Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Buku Ajar Pecahan Berorientasi pada Pemecahan Masalah Matematis Siswa: Riset Pengembangan pada Siswa Sekolah Dasar Rismala, Rismala; Ilyas, Muhammad; Ma'rufi, Ma'rufi; Patmaniar, Patmaniar
Kognitif: Jurnal Riset HOTS Pendidikan Matematika Vol. 3 No. 2 (2023): July - December 2023
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/kognitif.v3i2.1113

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: strategi yang digunakan dalam mengembangkan buku ajar matematika materi pecahan dan untuk mengetahui efektifitas buku ajar matematika materi pecahan dalam meningkatkan kemampuan menyelesaikan masalah pada siswa kelas IV SD. Pengembangan media pembelajaran yang dilakukan berdasarkan prosedur penelitian & pengembangan menggunakan model ADDIE yang terdiri dari tahapan Analisis (Analysis), Desain (Design), Pengembangan (Development), Implementasi (Implementation), dan Evaluasi (Evaluation). Penelitian ini menghasilkan produk berupa buku ajar matematika yang berorientasi pada pemecahan masalah pada materi pecahan.. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buku ajar matematika berorientasi pemecahan masalah pada materi pecahan di kelas IV SDIT Insan Madani Palopo, berada pada kategori valid. Dilihat dari nilai rata-rata validasi buku ajar matematika berorientasi pemecahan masalah dengan kategori sangat valid, praktis, dan efektif
ANALISIS PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DI SDN KECAMATAN KALAENA Lusina, Elkana; Patmaniar, Patmaniar; Alam, Syamsu; Ma'rufi, Ma'rufi
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 4 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i4.7213

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Tujuan penelitian untuk mengetahui implementasi pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran matematika di SDN Kecamatan Kalaena. Penelitian ini dilaksanakan di SDN Kecamatan Kalaena Kabupaten Luwu Timur Provinsi Sulawesi Selatan pada semester Genap Tahun Ajaran 2024/2025. Subjek dalam penelitian ini adalah guru SDN di Kecamatan Kalaena. Penentuan subjek penelitian dengan menggunakan teknik purposive sampling. Subjek dalam penelitian ini yaitu satu guru non penggerak. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilaksanakan melalui Observasi, Wawancara, Dokumentasi dan catatan lapangan. Analisis data pada penelitian ini terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini adalah (1) Implementasi pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran matematika yang dilakukan di SDN Kecamatan Kalaena oleh guru non penggerak memenuhi 9 aspek, yaitu analisis kurikulum, tahap awal perancangan pembelajaran, motivator pembelajaran, tahap pelaksanaan awal pembelajaran, asesmen diagnostik, pelaksanaan kegiatan pembelajaran berdiferensiasi aspek konten, pelaksanaan kegiatan pembelajaran berdiferensiasi proses, pelaksanaan kegiatan pembelajaran berdiferensiasi produk, dan tahap refleksi, (2) pada tahap pelaksanaan kegiatan pembelajaran berdiferensiasi aspek konten, guru non penggerak memberikan tugas kelompok berupa LKPD yang berisi soal yang sama untuk setiap kelompok, (3) pembelajaran yang dilakukan guru non penggerak cenderung berpusat pada guru.
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KINERJA PELAYANAN DI PUSKESMAS KOTA TOMOHON Londok, Inggrit Fredrika Vira; Ma'rufi, Ma'rufi; Montolalu, Freddy Chandra; Zamli, Zamli
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32078

Abstract

Puskesmas merupakan suatu penyedia jasa atau pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Dengan melihat semakin tingginya tuntutan lingkungan terhadap kualitas pelayanan, diperlukan usaha peningkatan kinerja pelayanan dengan membandingkan antara layanan yang diharapkan dengan layanan yang dirasakan oleh masyarakat. Peneltian ini menggunakan desain yang bersifat cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah petugas pelayanan kesehatan Puskesmas Kota Tomohon sebanyak 299 orang. Sampel penelitian menggunakan teknik pengambilan sampel secara Random Sampling dengan perhitungan Rumus Slovin  dan jumlah sampel yang di dapatkan sebesar 171 responden. Analisis data dalam penelitian menggunakan analisis univariat, bivariat dan multivariat. Hasil penelitian menunjukan terdapat hubungan kedisiplinan petugas puskesmas dengan kinerja pelayanan di Puskesmas Kota Tomohon dengan nilai p=0.000 (<0.05), hubungan kualitas pelayanan dengan kinerja pelayanan di Puskesmas Kota Tomohon dengan nilai p=0.000 (<0.05), terdapat hubungan kompetensi dengan kinerja pelayanan di Puskesmas Kota Tomohon dengan nilai p=0.000 (<0.05), terdapat hubungan kelengkapan fasilitas dengan kinerja pelayanan di Puskesmas Kota Tomohon dengan nilai p=0.000 (<0.05) dan kualitas pelayanan merupakan variabel yang paling berperan dengan kinerja pelayanan di Puskesmas Kota Tomohon dengan nilai PR=15.883.
ANALISIS FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF PADA BAYI 0-6 BULAN DI PUSKESMAS BANTILANG KABUPATEN LUWU TIMUR Ritmala; Ma'rufi, Ma'rufi; Montolalu, Freddy Chandra; Zamli, Zamli
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 5 No. 3 (2024): SEPTEMBER 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v5i3.32330

Abstract

Asi eksklusif adalah sumber dengan komposisi seimbang dalam kebutuhan pertumbuhan dan perkembangan bayi dan sumber utama kehidupan sehingga diupayakan hanya meminum ASI tanpa ada tambahan lainnya seperti susu formula, madu, dll. Rendahnya pemberian ASI eksklusif dapat berdampak pada kualitas dan daya hidup generasi penerus. Salah satu indikator yang berperan dalam tingginya angka kematian bayi yaitu rendahnya cakupan ASI eksklusif. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan metode penelitian analitik observasional dengan rancangan cross sectional dan uji chisquare menggunakan SPSS 26 for windows. Populasi dalam penelitian ini yaitu ibu yang memiliki anak usia lebih dari 6 bulan. Sampel penelitian berjumlah 56 orang menggunakan teknik purposive sampling dengan perhitungan rumus slovin. Analisis data penelitian ini yaitu univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh pengetahuan Ibu terhadap pemberian ASI eksklusif dengan nilai p value = 0,690 (>0,05), terdapat pengaruh pendidikan ibu terhadap pemberian ASI eksklusif dengan nilai p value = 0,004 (<0,05), terdapat pengaruh pekerjaan Ibu terhadap pemberian ASI eksklusif dengan nilai p value = 0,015 (< 0,05), dan terdapat pengaruh dukungan keluarga terhadap pemberian ASI eksklusif dengan nilai p value = 0,003 (<0,05) di Puskesmas Bantilang Kabupaten Luwu Timur.
Analisis Pelaksanaan Inisiasi Menyusu Dini Bayi Baru Lahir dengan Persalinan Sectio Caesarea di Rumah Sakit Umum Daerah Sawerigading Kota Palopo Asmita, Ita; Ma'rufi, Ma'rufi; Sudirman, Sudirman; Zamli, Zamli
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 5 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i5.13932

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali, memahami, mengungkapkan, dan menganaisis pelaksanaan penerapan Inisiasi Menyusu Dini (IMD) bayi baru lahir dengan persalinan Sectio Caesarea (SC) di Rumah Sakit Umum Sawerigading Kota Palopo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk mendapatkan gambaran nyata mengenai pelaksanaan IMD bayi baru lahir dengan persalinan SC di Rumah Sakit Umum Sawerigading Kota Palopo. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menemukan bahwa kegagalan pelaksanaan IMD dipengaruhi oleh kurangnya pengetahaun ibu, sikap ibu, kurang mendukungnya fasilitas kesehatan, dan kurangnya dukungan tenaga kesehatan dalam pelaksanaan IMD pada persalinan SC Di Rumah Sakit Umum Daerah Sawerigading Palopo.
Pengaruh Konseling Kesehatan Reproduksi terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja dalam Pengendalian Pernikahan Dini di Desa Bonepute Tahun 2024 Misliarna, Misliarna; Ma'rufi, Ma'rufi; Sudirman, Sudirman
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.13953

Abstract

Remaja merupakan kelompok potensial yang perlu mendapat perhatian serius karena remaja dianggap sebagai kelompok yang mempunyai risiko secara seksual maupun kesehatan reproduksi dimana mereka memiliki rasa keingintahuan yang besar dan ingin mencoba sesuatu yang baru. Masa remaja seringkali menjadi masa dimana remaja melakukan perilaku seksual pranikah hingga terjadi kehamilan sampai pernikahan usia muda. Penelitian ini bertujuan pengaruh konseling kesehatan reproduksi terhadap pengetahuan dan sikap remaja dalam pengendalian pernikahan dini di Desa Bonepute tahun 2024. Desain penelitian menggunakan quasi – eksperimen dengan pendekatan one group design. Penelitian ini dilaksakanakan di desa Bonepute sebagai salah satu wilayah kerja Puskesmas Larompong Selatan. Populasi dan sampel adalah remaja yang ada di desa Bonepute sebanyak 40 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Instrumen menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Analisis data menggunakan uji wilcoxon. Hasil penelitian diperoleh bahwa ada pengaruh konseling kesehatan reproduksi terhadap pengetahuan (p=0,000) dan sikap remaja (p=0,000). Konseling kesehatan reproduksi efektif meningkatkan pengetahuan sikap remaja dalam pengendalian pernikahan dini, sehingga diperlukan peningkatan layanan konseling kesehatan reproduksi bagi remaja dengan memperhatikan prinsip dan pendekatan secara behaviour.
Efektifitas Edukasi Keluarga Dalam Pencegahan ISPA Pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Lasusua Kabupaten Kolaka Utara Jumriani, Jumriani; Ma'rufi, Ma'rufi; Zamli, Zamli
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.14113

Abstract

Beberapa peranan ibu dalam melakukan upaya perawatan ISPA pada anakanya yaitu ibu harus mengetahui tentang ISPA mulai dari pengertian, penyebab, tanda dan gejala, proses perjalanan penyakit, komplikasi dan cara mengobati dan merawat anak semasa sakitnya tersebut agar bisa melakukan perawatan sedini mungkin dan sudah tahu bagaimana cara pencegahan ISPA tersebut. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui efektifitas edukasi keluarga dalam pencegahan ISPA pada balita di Wilayah Kerja Puskesmas Lasusua Kabupaten Kolaka Utara. Jenis dan metode penelitian Quasi experiment semu merupakan pengembangan dari true experimental design dengan pretest posttest. Populasi dalam penelitian ini adalah semua balita yang mengalami ISPA dan berkunjung di poli (MTBS) Manajemen Terpada Balita Sakit (MTBS) Puskesmas Lasusua Kabupaten Kolaka Utara bulan April s/d Mei 2024 sebanyak 62 orang dengan menggunakan teknik pengambilan sampel secara Total Sampling maka semua jumlah populasi dijadikan sebagai sampel. Hasil penelitian menunjukkan kelompok intervensi sebelum diberikan edukasi keluarga, rata-rata responden berada kategori pencegahan ISPA kurang (42,19). Sedangkan sesudah diberikan edukasi keluarga rata-rata responden berada kategori pencegahan ISPA baik (91,58) dengan selisih (49,39). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelompok kontrol pada pengukuran pertama rata-rata responden berada kategori pencegahan ISPA kurang (48,58). Sedangkan pengukuran kedua rata-rata responden berada kategori pencegahan ISPA baik (88,09) dengan selisih (39,51). Hasil penelitian menunjukkan bahwa edukasi keluarga efektif dalam pencegahan ISPA pada balita dimana diperoleh nilai p=0,004 dan p=0,041 yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Disarankan kepada petugas kesehatan agar terlibat langsung ke lapangan untuk mengadakan penyuluhan pada warga, terutama tentang pencegahan ISPA pada balita.
Analisis Perilaku Keluarga Penderita Tuberkulosis Di Wilayah Kerja Puskesmas Wara Utara Ismayanti, Ismayanti; Ma'rufi, Ma'rufi; Sudirman, Sudirman
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 4 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i4.14114

Abstract

Perilaku Keluarga dalam Upaya Pencegahan Tuberkulosis merupakan salah satu faktor yang dapat membantu mencegah penularan Tuberkulosis Paru, selain itu keluarga juga memegang peranan penting dalam keberhasilan pengobatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap keluarga penderita Tuberkulosis Paru dengan upaya pencegahan penularan Tuberkulosis Paru di wilayah kerja Puskesmas Wara Utara Kota Palopo. Jenis penelitian korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi berjumlah 67 orang dengan sampel sebanyak 57 orang. Pengambilan sampel menggunakan rumus Slovin. Instrumen terdiri dari 20 pertanyaan untuk setiap variabel dan dilakukan uji validitas dan reliabilitas terhadap 10 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan analisis data menggunakan uji chisquare. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah responden yang berpengetahuan baik sebanyak 48 orang (84,2%) dengan sikap positif yaitu 49 orang (86%). Terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap keluarga penderita tuberkulosis dengan upaya pencegahan tuberkulosis dengan keikutsertaan keluarga sebagai responden dalam uji coba dengan nilai p kurang dari 0,05. Simpulan, terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap keluarga penderita tuberkulosis paru dengan upaya pencegahan tuberkulosis paru.
POST-ACCREDITATION EFFICACY IN PUBLIC HEALTH INTERVENTIONS: A QUALITATIVE INQUIRY INTO COMMUNITY HEALTH CENTERS' PERFORMANCE -, Syamsuddin; Ma'rufi, Ma'rufi; zamli, zamli
Indonesian Journal of Health Science Vol 9 No 1 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24269/ijhs.v9i1.9928

Abstract

Community Health Efforts (CHE) function as primary healthcare services with a predominant emphasis on preventive and promotive measures. This study addresses the issue of the performance efficacy of the Community Health Efforts (CHE)Program at the Katoi Community Health Center (Puskesmas) in North KolakaRegency following accreditation. This research aims to elucidate and critically analyze the performance of the Community Health Initiatives post-accreditation at Katoi Community Health Center. Employing a descriptive methodology with a qualitative approach, the study incorporates in-depth interviews, systematic observations, and comprehensive documentation. The collected data were subjected to analysis through processes of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that the performance of the Health Promotion, Environmental Health, Family Health, and Community Nutrition programs is classified as Excellent, whereas the performance of the Disease Prevention and Control program is rated as Satisfactory. Additionally, there is a discernible correlation between the accreditation status of the community health center and the performance metrics of the CHE program at Katoi Community Health CenterCommunity Health Efforts (CHE) function as primary healthcare services with a predominant emphasis on preventive and promotive measures. This study addresses the issue of the performance efficacy of the Community Health Efforts (CHE)Program at the Katoi Community Health Center (Puskesmas) in North KolakaRegency following accreditation. This research aims to elucidate and critically analyze the performance of the Community Health Initiatives post-accreditation at Katoi Community Health Center. Employing a descriptive methodology with a qualitative approach, the study incorporates in-depth interviews, systematic observations, and comprehensive documentation. The collected data were subjected to analysis through processes of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that the performance of the Health Promotion, Environmental Health, Family Health, and Community Nutrition programs is classified as Excellent, whereas the performance of the Disease Prevention and Control program is rated as Satisfactory. Additionally, there is a discernible correlation between the accreditation status of the community health center and the performance metrics of the CHE program at Katoi Community Health Center
Penguatan Literasi Numerasi Berbasis Lesson Study Bagi Guru-Guru MGMP Matematika SMP Kabupaten Luwu Utara Taufiq, Taufiq; Ma'rufi, Ma'rufi; Ilyas, Muhammad; Alam, Syamsu
Jurnal IPMAS Vol. 5 No. 1 (2025): Januari - April 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/ipmas.5.1.2025.553

Abstract

Program PKM Penguatan Literasi Numerasi Berbasis Lesson Study melibatkan 30 guru MGMP Matematika SMP Kabupaten Luwu Utara sebagai mitra. Data Hasil rapor Pendidikan jenjang SMP Kabupaten Luwu Utara tahun 2023 mengungkapkan bahwa kemampuan literasi dan numerasi siswa membutuhkan perhatian serius, dengan fakta bahwa satu dari tiga siswa memerlukan intervensi khusus untuk kemampuan literasi, dan dua dari tiga siswa membutuhkan intervensi khusus untuk kemampuan numerasi. Kondisi ini mencerminkan adanya kesenjangan antara standar kemampuan dasar yang diharapkan dengan realitas di lapangan, serta mengindikasikan bahwa pendekatan supervisi masih bersifat administratif dan belum optimal dalam mendukung perbaikan proses pembelajaran. Program ini diimplementasikan melalui tiga tahap utama, yaitu Pelatihan Praktik Lesson Study, Penguatan Literasi Numerasi berbasis Lesson Study, dan Refleksi Berbasis Lesson Study for Learning Community. Pada tahap pertama, para guru mengikuti orientasi intensif dan workshop yang membekali mereka dengan pemahaman mendalam mengenai konsep, tahapan, dan manfaat Lesson Study. Tahap kedua melibatkan penerapan strategi pengajaran inovatif dengan mengintegrasikan aspek literasi dan numerasi melalui problem solving dan diskusi interaktif, disertai observasi langsung di kelas untuk menyesuaikan materi pembelajaran dengan kebutuhan siswa. Tahap ketiga dilaksanakan melalui pertemuan rutin dalam forum diskusi, yang berfungsi sebagai wadah evaluasi, refleksi, dan perbaikan berkelanjutan secara kolaboratif, serta membentuk komunitas pembelajaran yang solid. Hasil program menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kesiapan guru. Sebelum PKM, pemahaman guru mengenai implementasi Lesson Study berada pada kisaran 40–47%, sedangkan setelah PKM meningkat menjadi 77–83%. Demikian pula, rata-rata pengetahuan guru terkait penguatan literasi numerasi meningkat dari 57% menjadi 82% pasca intervensi. Temuan ini menegaskan bahwa program PKM telah berhasil mentransformasi praktik mengajar para guru, sehingga mereka kini lebih mampu merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi proses pembelajaran secara kolaboratif, serta meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi siswa.