Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

The Effect of Arbuscular Mycorrhiza-Enriched Biocompost and Organic Fertilizer in Reducing Heavy Metal Absorption in Shallots Akib, Muhammad Akhsan; Antonius, Sarjiya; Kuswinanti, Tutik; Syatrawati, Syatrawati; Dewi, Tirta Kumala; Sutisna, Entis
PLANTA TROPIKA Vol. 13 No. 1 (2025)
Publisher : Department of Agrotechnology, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/pt.v13i1.21684

Abstract

Shallots have physiological and pharmacological effects on the human body and have been cultivated intensively using biocompost, which may be contaminated with heavy metals. Enrichment of arbuscular mycorrhizal (AM) fungi in biocompost and the addition of biological organic fertilizer (BOF) to reduce the absorption of heavy metals in shallot bulbs is the main objective of this research. The study used a Randomized Block Design with five treatments, namely: shallots cultivation method by indigenous farmers/control(B0); Dose of biocompost enriched with AM fungi 100kg plot-1(B1); 200kg plot-1(B2); 100kg plot-1+BOF(B3); 200kg plot-1+BOF(B4), has been carried out in Enrekang district, South Sulawesi by observing the components of heavy metal content in plant organs and the level of infection of AM fungi in plant roots. Results showed that a dose of biocompost enriched with AM fungi 200 kg plot-1, and 100kg plot-1+BOF could increase Cr, Cu, and Pb accumulation in roots and leaf, as well as reduce metal accumulation in shallot bulbs, with level AM fungi infection classified as very high. The novelty of this study is that organic fertilizer enriched with AM fungi can reduce the absorption of heavy metals that accumulate in shallot bulbs and is essential information for farmers.
RESPON Vigna radiate L. TERHADAP VESIKULA ARBUSKULA MIKORIZA PADA BERBAGAI BENTUK SEDIAAN Akib, Muh. Akhsan; Siti Wahyuni; Syatrawati; Retno Prayudyaningsih; Syamsiar Zamzam
Jurnal Agrotech Vol. 13 No. 1 (2023)
Publisher : FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS ALKHAIRAAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/agrotech.v13i1.123

Abstract

Kacang hijau (Vigna radiata L) tergolong salah satu komoditi yang resisten terhadap cekaman kekeringan. Meski demikian, kacang hijau juga memiliki periode kritis khususnya pada periode perkecambahan, menjelang berbunga dan pengisian polong. Peningkatan serapan air dan unsur hara di lahan kering dan kurang subur dapat dilakukan dengan mengaplikasikan agen hayati vesikula arbuskula mikoriza (VAM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon pertumbuhan kacang hijau akibat VAM pada berbagai bentuk sediaan dan diharapkan dapat menjadi bahan informasi pada masyarakat mengenai pemanfaatan VAM dalam berbagai bentuk sediaan. Penelitian ini dilaksanakan di Kelurahan Bukit Harapan, Kecamatan Soreang Kota Parepare, Sulawesi Selatan pada ketinggian 37 m dpl dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) satu faktor yaitu aplikasi VAM dalam bentuk sediaan tablet, shazet dan serbuk. Peubah yang diukur adalah panjang akar, volume akar, tinggi tanaman, jumlah daun, dan berat kering. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk sediaan VAM memberikan pengaruh positif terhadap peubah panjang akar, volume akar, tinggi tanaman dan berat kerig tanaman kacang hijau. Sehingga bentuk sediaan tablet dan sachet dapat direkomendasikan sebagai bentuk sediaan alternatif untuk meningkatkan pertumbuhan kacang hijau di area pertanaman.