Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Penerapan Bimbingan Kelompok Dalam Membentuk Kepribadian Remaja Dipanti Asuhan Griya Yatim dan Dhuafa Bukittinggi A, Angreni; Putra, Dodi Pasila; Hendri, Budi
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 2, No 1 (2024): Madani, Vol. 2, No. 1 2024
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.10541579

Abstract

Group guidance is an activity carried out in the form of discussions by utilizing dynamics, which supports individual development to reach the next stage of the task, because every human being certainly has a different personality, character, behavior and habits. This causes individuals to experience difficulties in adapting to the environment, as stated in Q.S Al-Hujarat verse 13 explaining that humans must have sensitivity in social life. The aim of the research is to find out whether the implementation of group guidance services is effective in shaping teenagers' personalities. The type of research is qualitative based on facts and the results of observations in the field using mask techniques. The sources and research subjects are the orphanage administrators and group members. The results of the research state that the application of group guidance services is effectively used in forming the personality of teenagers in the orphanage. Based on the results obtained, it is known that after implementing the service there was a good change, namely that initially the children tended to close themselves off, now they have started to try and try to open themselves up, this is because The children have received information and understanding about the impacts that will occur if they always isolate themselves from the environment, so that by implementing group guidance it is hoped that they will be able to have a positive influence on the personality of teenagers at the Griya Yatim and Dhuafa Orphanage
Kesehatan Mental Siswa Pasca Pembelajaran Daring di SMA N 2 Pulau Punjung Kabupaten Dharmasraya Rahmadani, Desi; Putra, Dodi Pasila; Afrinaldi, Afrinaldi; Syawaluddin, Syawaluddin
Asian Journal of Islamic Studies and Da'wah Vol 2 No 5 (2024): Asian Journal of Islamic Studies and Da'wah
Publisher : Darul Yasin Al Sys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/ajisd.v2i5.3885

Abstract

This study was motivated by the fact that some students felt stressed, had feelings of insecurity and discomfort with the changing learning system. They also often feel tired, lethargic in the teaching and learning process, they also often experience anxiety and feelings of stress. Some students also feel less confident, less good at understanding themselves, and less satisfied with their social relationships so that they do not feel happy with the learning system and they also find it difficult to adapt to their environment as a result of post-online learning. This type of research is descriptive qualitative research that describes the mental health of students after online learning at SMAN 2 Pulau Punjung. In collecting data, researchers used observation and interview techniques. Meanwhile, to analyze it, researchers used data reduction, data presentation, and data verification steps. The results of the study showed that the mental health of students after carrying out online learning at SMAN 2 Pulau Punjung, namely students have good mental health. More students have good mental health than bad, students have a healthy mentality characterized by students feeling comfortable and safe while studying, having high self-confidence, being able to understand themselves, getting satisfaction in social relationships (social interactions), having emotional maturity that is appropriate for their age, not having a disturbed personality, and being able to adapt to their environment and being happy with their current situation.
Perhatian Orang Tua terhadap Masalah Belajar Anak di Kanagarian Pulakek Koto Baru Norita, Riza Vefri; Putra, Dodi Pasila
MASALIQ Vol 3 No 2 (2023): MARET
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/masaliq.v3i2.918

Abstract

Parents' attention to children's learning problems is lacking, parents ignore children's learning problems, parents leave early in the morning and come home in the evening to earn a living, generally as farmers. The purpose of this study was to determine the attention of parents in Kangarian Pulakek Koto Baru to the learning problems of elementary school level children, which are related to attention to children's discipline in learning, homework, completeness of learning facilities, textbooks, and guiding children in learning. The research method is a qualitative descriptive method. Key informants were parents of children and informants supporting the nagari nagari guardians and children of both high school and junior high school students in Kanagarian Pulakek Koto Baru. The research results show; 1) the attention of parents in Kanagarian Pulakek Koto Baru to the discipline problem of children learning less, 2) the attention of parents in Kanagarian Pulakek Koto Baru has not given enough attention to their children in doing schoolwork at home, 3) the attention of parents in Kanagarian Pulakek Koto There is also a lack of new learning facilities for children and 4) The attention of parents in Kanagarian Pulakek Koto Baru in guiding their children to study at home is very lacking. Based on the data above, it can be concluded that parents in Kangaria Pulakek Koto Baru still do not pay enough attention to the learning problems faced by their children.
ANALISIS Q.S AN-NAHL AYAT 125 SEBAGAI METODE DALAM KONSELING ISLAMI Marhumah, Nafaisul; Putra, Dodi Pasila
Jurnal Bimbingan Penyuluhan Islam Vol. 6 No. 2 (2024): Jurnal Bimbingan Penyuluhan Islam
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/xhwgyn17

Abstract

Penelitian dilantar Belakangi oleh keinginan untuk menggali metode konseling Islam, yang diambil dari Qs An-Nahl 125 bahwasanya Agama merupakan pondasi utama manusia tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia telah dijelaskan dalam al-Quran, Al-Quran sebagai pedoman hidup manusia. Adapun jenis penelitian kepustakaan dan data yang di peroleh di analisis dengan menggunakan analisis isi dari hasil penelitian terdapat 3 metode konseling dalam surah An-Nahl 125, Ada tiga metode yaitu Al-Hikmah, metode yang dilakukan penuh kebijaksanaan dan penuh hikmah, jenis metode ini di tujukan kepada klien Mauidzah Hasanah, yaitu metode yang bertujuan agar konselor mampu memberikan nasehat pembelajaran yang baik. Konsep jadilhum Billati Hiya ahsan, yakni dialog yang baik tujuan konseling untuk mengatai klien yang bersikap angkuh. Hasil analisis dan imlementasi dari konseling islam bahwasanya agama adalah utama yang paling kuat yang berperan penting dalam kehidupan yang sudah jelas tertuang dalam Al-Quran yang peneliti lakukan dan dapat memberikan wawasan mengenai metode bimbingan dan konseling islam cara bijaksana , kelembutan dan dialog yang benar
Gambaran Perilaku Konsumtif Pada Siswa SMKN 4 Payakumbuh Ramadani, Delvi; Putra, Dodi Pasila
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.25649

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena yang peneliti temukan dilapangan, bahwa terdapat siswa yang terindikasi melakukan tindakan konsumtif, yang tanpa mereka sadari bahwa perilaku tersebut sudah terindikasi kepada tindakan atau perilaku konsumtif. Sebagai contoh dapat dilihat dari cara siswa yang memakai pakaian yang tidak seharusnya digunakan. Memakai aksesoris dan berbagai barang sebenarnya bukan merupakan priritas. Penelitian ini berupa penelitian lapangan (field reserch) dan bersifat deskriptif. Penelitian ini menggamparkan tentang perilaku konsumtif siswa SMKN 4 Payakumbuh dengan cara melihat secara langsung tindakan siswa selama jam sekolah serta mewawancarai siswa yang terindikasi melakukan tindakan tersebut dan juga mewawancarai pihak terkait lainnya. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa, sebagian siwa masih dapat membatasi diri agar tidak terjerumus kedalam tindakan konsumtif, akan tetapi sebagian juga masih belum bisa membatasi diri untuk membeli barang-barang yang sebenarnya kurang dibutuhkan, dan tidak masuk kedalam prioritas. dari observasi dan wawancara yang peneliti lakukan dapat dilihat bahwa kebanyakan dari siswa tersebut tidak menyadari secara langsung tindakan konsumtif yang mereka lakukan.
Upaya Orang Tua dalam Membentuk Kesehatan Mental Anak di Nagari Tabek Patah Jorong Koto Alam Kabupaten Tanah Datar Putri, Mery Karmila; Putra, Dodi Pasila; Syam, Hidayani; Hartati, Sri
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v8i1.13166

Abstract

Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah orang tua Nagari Tabek Patah Jorong Koto Alam Kabupaten Tanah Datar telah melakukan berbagai upaya agar anak mereka tumbuh dan kembang dengan memiliki kesehatan mental yang baik. Dalam hal ini, orang tua berusaha agar tetap dekat dan menyediakan waktu khusus untuk mendidik anak, membawa anak ke masjid terutama ketika ada kegiatan wirid pengajian/ceramah agama atau kegiatan keagamaan lainnya, mengadakan komunikasi dan kerjasama dengan tokoh masyarakat dan guru untuk ikut membantu orang tua dalam mendidik dan menjaga anak-anak mereka. Oleh karena itu adapun penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang upaya orang tua dalam membentuk kesehatan mental anak di Nagari Tabek Patah Jorong Koto Alam Kabupaten Tanah Datar. Namun demikian, upaya tersebut belum dapat dilaksanakan secara optimal. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (fied research), yaitu penelitian yang dilakukan disuatu lokasi, ruangan yang luas atau di tengah-tengah masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif, yaitu penelitian yang bertujuan untuk mendiskripsikan secara sistematis faktual, dan akurat mengenai fakta-fakta dan sifat-sifat populasi tertentu untuk mencoba menggambarkan fenomena secara detail. Informan kunci dalam penelitian ini adalah orang tua anak yang berjumlah 11 orang. Sedangkan informan pendukung berjumlah 3 orang diantaranya adalah wali nagari, wali jorong dan uztazah MDA/TPA. Dalam mengumpulkan data penulis menggunakan wawancara dan observasi. Adapun hasil penelitian ini adalah orang tua di Nagari Tabek Patah Jorong Koto Alam Kabupaten Tanah Datar telah melakukan berbagai upaya dalam membentuk kesehatan mental anak. Orang tua telah menanamkan ajaran agama Islam kepada anak. Namun demikian terdapat beberapa hal yang belum maksimal dilakukan oleh orang tua dalam membentuk kesehatan mental anak di antaranya; membentuk hubungan yang baik dengan anak, menumbuhkan kepercayaan diri anak, mengajak dan membiasakan anak berpikir positif. Berdasarkan data di atas dapat disimpulkan bahwa orang tua telah melakukan berbagai upaya dalam membentuk kesehatan mental anak di Nagari Tabek Patah Jorong Koto Alam Kabupaten Tanah Datar.
Hubungan Intensitas Mengakses Instagram dengan Body Image Remaja Putri di Jorong Tobo Ladang Kanagarian Pakan Sinayan Kecamatan Banuhampu Afriani, Hanifa; Yarni, Linda; Afrinaldi, Afrinaldi; Putra, Dodi Pasila
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dari hasil pengamatan peneliti penggunaan instagram yang seharusnya digunakan sebagai media komunikasi juga berbagi foto dan video, saat ini kebanyakan digunakan untuk unjuk diri agar terlihat lebih bagus. Sedangkan pada body image dimana persepsi atau gambaran seseorang secara pikiran atau penilaian terhadap tubuhnya sendiri, saat ini kebanyak individu memandang dirinya tidak sesuai dengan apa yang dipikirkan atau yang diharapkannya. Hal ini bisa disebabkan karena lingkungan sosial dan juga media sosial yang marak digunakan dikalangan remaja. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan intensitas mengakses instagram dengan body image remaja putri di Jorong Tobo Ladang Kanagarian Pakan Sinayan Kecamatan Banuhampu. Penelitian ini merupakan penelitian kuanititatif korelasional. Adapun populasi dari penelitian ini 30 orang remaja putri di Jorong Tobo Ladang Kanagarian Pakan Sinayan Kecamatan Banuhampu. Dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling, maka sampel penelitian ini adalah 30 orang remaja putri. Dalam penelitian ini akan digunakan dua instrument yaitu instrument intensitas mengakses instagram dan instrument body image. Teknik pengolahan data mencari mean, range, % skor dan standar deviation, sedangkan uji prasyarat analisis menggunakan uji normalitas dan uji linearitas, sedangkan untuk pengujian hipotesis mencari Product Moment yang mensyaratkan hipotesis diterima apabila lebih besar dari. Hasil penelitian diperoleh = 0,377, maka hipotesis diterima yang menyatakan adanya hubungan signifikan antara intensitas mengakses instagram dengan body image. Hal ini disebabkan = 0,377 yang berada pada interval koefisien 0,20-0,399 sehingga tingkat korelasi antar kedua variabel termasuk dalam kategori lemah atau rendah dengan kategori hubungan positif. Kemudian hasil dari pengujian hipotesisi menunjukkan adanya hubungan antara intensitas mengakses instagram dengan body image dengan nilai r hitung > r tabel atau 0,377 > 0,361 maka diterima dan ditolak.
Motivasi Belajar Siswa MTsN 2 Mandailing Natal Rangkuti, Mutiah; Arjoni, Arjoni; Putra, Dodi Pasila; Elviana, Elviana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v10i1.36796

Abstract

Motivasi belajar merupakan faktor penting yang memengaruhi keberhasilan siswa dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat motivasi belajar siswa di MTsN 2 Mandailing serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas beberapa siswa yang menunjukkan indikasi motivasi belajar rendah, yang dipilih melalui teknik purposive sampling berdasarkan rekomendasi guru dan hasil observasi awal. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa dipengaruhi oleh faktor intrinsik dan ekstrinsik. Faktor intrinsik meliputi minat belajar, tujuan akademik, dan kepercayaan diri siswa, sedangkan faktor ekstrinsik meliputi dukungan keluarga, peran guru, metode pembelajaran, serta lingkungan sekolah. Rendahnya motivasi belajar terlihat dari kurangnya keaktifan siswa dalam pembelajaran, ketidakdisiplinan dalam mengerjakan tugas, serta rendahnya perhatian saat proses belajar mengajar berlangsung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan motivasi belajar siswa memerlukan kerja sama antara guru, orang tua, dan pihak sekolah melalui strategi pembelajaran yang inovatif serta bimbingan yang berkelanjutan.
Kesadaran Beragama Santri di Pondok Pesantren Abinnur Al-Islami Anisah, Juli; Putra, Dodi Pasila
YASIN Vol 3 No 1 (2023): FEBRUARI
Publisher : Lembaga Yasin AlSys

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58578/yasin.v3i1.878

Abstract

This research is motivated by the existence of problems that occur at the Abinnur Al-Islami Islamic Boarding School, especially class VIII, namely the religious awareness of students who are considered to be good enough as seen from awareness in carrying out religious orders such as praying on time, fasting sunnah, participating in religious activities and so on. . However, there are still students who are negligent in carrying out religious orders such as leaving prayers, delaying prayers, leaving the obligatory fast, namely during the month of Ramadan, there are still students who are lazy in participating in religious activities, tend to get emotional quickly and speak harshly, do not care about other people and so on. This study aims to determine the religious awareness of Class VIII students at the Abinnur Al-Islami Islamic Boarding School. This type of research is quantitative research that is descriptive in nature by describing, explaining and interpreting events in accordance with the facts obtained, the results of which are in the form of numbers. The population in this study was 447. The samples taken were 82 people from the population using simple random sampling technique. Data was collected using a questionnaire instrument with a Likert scale type. Data analysis techniques and raw data processing using Microsoft Excel with the percentage formula. The results of this study indicate that the religious awareness of students at the Abinnur Al-Islami Islamic Boarding School, especially Class VIII, as a whole there are two indicators that are in the medium category, namely worship awareness with 75 students in the medium category with a percentage of 91.46% and 7 students in the category low with 8.54% and indicators of awareness of the morals of students with 65 students in the medium category with a percentage of 79.27% and 17 students in the high category with a percentage of 20.73%. As for muamalah awareness with 48 people in the very low category with a percentage of 58.54% and 34 people in the low category with a percentage of 41.46% and in social awareness there are 79 students in the very low category with a percentage of 96.34% and 3 people in low category with a percentage of 3.66%. This means that the muamalah and social awareness of the santri is not good and the pesantren should understand the problems experienced by the santri, especially those related to muamalah and social awareness so that the santri can increase their muamalah and social awareness.