Claim Missing Document
Check
Articles

HUBUNGAN KEPERCAYAAN DIRI DENGAN PENYESUAIAN SOSIAL PADA REMAJA PANTI ASUHAN Sufi, Madina Ansoria; Aspin, Aspin; Silondae, Dodi Priyatmo
Jurnal Sublimapsi Vol 1, No 3 (2020): September
Publisher : Jurusan Psikologi FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/sublimapsi.v1i3.14293

Abstract

Masa remaja adalah masa transisi dari kanak-kanak menuju dewasa. Di mana masa remaja dinilai lebih rawan daripada tahap-tahap perkembangan manusia yang lain. Salah satu tugas perkembangan pada masa remaja yang tersulit adalah hubungan penyesuaian sosial. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi penyesuaian sosial adalah kepercayaan diri, dengan adanya kepercayaan diri akan membuat remaja berhasil dalam menjalani suatu proses penyesuaian sosial. Rasa percaya diri pada remaja panti asuhan yang bersekolah di sekolah umum akan memudahkan dalam berinteraksi dengan lingkungan sekolahnya tanpa adanya hambatan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah ada hubungan kepercayaan diri dengan penyesuaian sosial pada remaja panti asuhan yang bersekolah di sekolah umum di Kota Kendari.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif korelasional.Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan skala kepercayaan diri dan skala penyesuaian sosial.Responden dalam penelitian ini berjumlah 64 individu remaja yang dipilih berdasarkan teknik purposive sampling. Hasil analisis korelasi Product Moment Person menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kepercayaan diri dengan penyesuaian sosial pada remaja panti asuhan (p=0,002<0,05) dan r = 0,365 yang artinya semakin tinggi kepercayaan diri maka semakin tinggi pula penyesuaian sosial.
PENGARUH SELF-EFFICACY TERHADAP MOTIVASI BELAJAR PADA SISWA Sucitno, Fitra; Sumarna, Nana; Silondae, Dodi Priyatmo
Jurnal Sublimapsi Vol 1, No 3 (2020): September
Publisher : Jurusan Psikologi FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/sublimapsi.v1i3.14307

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh dan seberapa besar sumbangan efektif self-efficacy terhadap motivasi belajar pada siswa kelas XI di SMAN 1 Wawotobi Kabupaten Konawe. Populasi berjumlah 317 siswa. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 64 siswa. Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif. Uji hipotesis menggunakan analisis regresi sederhana pada program SPSS 21.0 dengan taraf signifikan p=0,05. Hasil penelitian ini : terdapat pengaruh self-efficacy secara signifikan terhadap motivasi belajar kelas XI di SMAN 1 Wawotobi Kabupaten Konawe, self-efficacy  memberikan sumbangan efektif terhadap motivasi belajar siswa SMA Negeri 1 Wawotobi sebesar 20%. Adanya self-efficacy pada siswa maka dapat menumbuhkan motivasi yang tinggi untuk mencapai tujuan. Bagi Sekolah siswa dapat membuka jam pelajaran tambahan diluar jam sekolah. Bagi siswa agar mencapai tujuan yang diinginkan dalam belajar. Bagi peneliti selanjutnya lebih meningkatkan desain penelitian yaitu desain eksperimen.
Harapan Orang Tua dan Minat Melanjutkan Studi ke Perguruan Tinggi Azlina, Nur Azlina; Aspin, Aspin Aspin; Silondae, Dodi Priyatmo
Jurnal Sublimapsi Vol 2, No 3 (2021): Juli
Publisher : Jurusan Psikologi FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/js.v2i3.11477

Abstract

Minat  melanjutkan  studi ke perguruan  tinggi merupakan  suatu  ketertarikan siswasetelah tamat dari SMA. Namun minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi disebabkan olehadanya harapan orang tua. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara harapan orang tua dengan minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi pada siswa kelas XI dan XII MAN 1 Buton Selatan. Subjek penelitian ini dipilih menggunakan teknik random sampling pada kelas XI dan XII yang berjenis kelamin laki-laki  dan perempuan berusia 17-18 tahun sehingga diperoleh 56 subjek. Populasi penelitian berjumlah 140 siswa. Jenis penelitian berupa  kuantitatif korelasional. Data penelitian diukur dengan menggunakan skala harapan orang tua dan skala minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi. Teknik analisis data menggunakan  korelasi product moment dengan menggunakan SPSS versi 21.0. Hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan antara harapan orang tua dengan minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi pada siswa kelas XI dan XII MAN 1 Buton Selatan. Dari hasil uji korelasi menunjukan bahwa terdapat hubungan  positif antara  harapan orang tua dengan minat melanjutkan studi ke perguruan tinggi dengan nilai koefisien  korelasi    sebesar0,583  dan nilai  signifikansi  0.000, nilai ini lebih  kecil  dari 0,05. Kesimpulan ada hubungan positif    yang   signifikan  antara   harapan   orang  tua   dengan   minat  melanjutkan  studi keperguruan   tinggi  pada siswa kelas XI dan XII MAN 1 Buton Selatan.                                                                                      
PENGARUH LAYANAN BIMBINGAN KELOMPOK TERHADAP ETIKA PERGAULAN SISWA Miyarni, Miyarni; Silondae, Dodi Priyatmo
Jurnal Ilmiah Bening : Belajar Bimbingan dan Konseling Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bening.v5i2.13345

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya pengaruh layanan bimbingan kelompok terhadap etika pergaulan siswa di SMP Negeri 3 Unaaha. Jenis penelitian ini adalah penelitian Pre Eksperimen dengan menggunakan desain One Group Pre Test and Post Test. Subjek dalam penelitian ini berjumlah 9 orang siswa dari 25 siswa yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan dengan menggunakan angket skala etika pergaulan siswa. Berdasarkan data hasil analisis deskriptif persentase menunjukkan bahwa etika pergaulan siswa sebelum diberikan perlakuan berupa layanan bimbingan kelompok berada pada kategori rendah dengan rata-rata mencapai 56,62% . Sesudah diberikan perlakuan berada pada kategori tinggi dengan rata-rata mencapai 77,13%. Berdasarkan hasil rata-rata etika pergaulan siswa mencapai peningkatan sebesar 20,51%. Maka dapat disimpulkan bahwa layanan bimbingan kelompok berpengaruh terhadap etika pergaulan siswa SMP Negeri 3 Unaaha.
Konsep Diri Dan Kecemasan Komunikasi Fatullah, Siti Sari Dewi; Aspin, Aspin; Silondae, Dodi Priyatmo
Jurnal Sublimapsi Vol 3, No 1 (2022): Jurnal Sublimapsi
Publisher : Jurusan Psikologi FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/sublimapsi.v3i1.18947

Abstract

Siswa yang memiliki konsep diri positif dapat mengatasi rasa cemasnya ketika dihadapkan dengan situasi yang mengharuskannya berkomunikasi di depan banyak orang. Sedangkan siswa yang memiliki konsep diri negatif tidak dapat mengatasi rasa cemasnya karena kurangnya kepercayaan diri dalam menghadapi berbagai situasi yang mengharuskannya melakukan komunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsep diri dan kecemasan komunikasi pada siswa SMA Negeri 1 Raha. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian ini berjumlah 277 siswa. Sampel penelitian berjumlah 52 siswa diambil menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria sampel yaitu siswa kelas XI jurusan IPA IPS SMA Negeri 1 Raha, berusia 15-17 tahun dan mengalami kecemasan dalam berkomunikasi. Instrumen penelitian ini menggunakan skala konsep diri dan kecemasan komunikasi. Teknik analisis data menggunakan analisis inferensial meliputi uji normalitas, linearitas dan hipotesis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara konsep diri dengan kecemasan komunikasi pada siswa SMA Negeri 1 Raha yang ditunjukkan dengan nilai signifikansi sebesar 0,004 yang artinya ada hubungan antara konsep diri dengan kecemasan komunikasi pada siswa. Sehingga hipotesis penelitian diterima. Hasil penelitian juga menunjukkan angka koefisien korelasi sebesar 0,420.
LAYANAN KONSELING TRAUMATIK BAGI KORBAN BENCANA BANJIR DI KONAWE UTARA Sumarlin, Sumarlin; Hamdiansah, Hamdiansah; Silondae, Dodi Priyatmo; Yusuf, Harlin
WELL-BEING: Journal of Social Welfare Vol 1, No 2 (2020): December Issue
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.873 KB) | DOI: 10.52423/well-being.v1i2.17035

Abstract

Traumatic counseling is a counselor's effort to help traumatized clients through the process of personal relationships so that clients can understand themselves in relation to the trauma they have experienced and try to overcome them as best they can. As a natural process, flooding occurs due to the very high flow of river water that exceeds the capacity of the river channel and then overflows into the surrounding area. Meanwhile, flooding can also occur due to human error. There are two possible assistance counseling services that can be applied to overcome post-trauma, namely: 1) psychological reconstruction through help to overcome the past, and 2) social reconstruction through restoring relationships. In its implementation, a communication facility team needs to be formed to provide services and activities regarding conflict for each victim. Therefore, the government should immediately dispatch volunteers who are tasked with providing traumatic counseling services in the form of trauma counseling services which is no less important for flood victims to prioritize.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMENGARUHI PERILAKU ASERTIF SISWA Sakawuni, Sakawuni; Silondae, Dodi Priyatmo
Jurnal Ilmiah Bening : Belajar Bimbingan dan Konseling Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling, FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bening.v6i1.21680

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang memengaruhi perilaku asertif siswa di SMP Negeri 5 Kendari. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah guru mata pelajaran, guru Bimbingan dan Konseling, dan siswa SMP Negeri 5 Kendari. Teknik pengumpulan data adalah wawancara dan studi dokumentasi. Metode analisis data menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif model Miles dan Huberman. Hasil Penelitian menunjukan bahwa faktor yang memengaruhi perilaku asertif siswa di SMP Negeri 5 Kendari adalah faktor usia, faktor Self-esteem, faktor pola pengasuhan orang tua dan faktor situasi lingkungan sekitar. Faktor Self esteem adalah keyakinan diri yang harus dimiliki oleh seseorang. Siswa yang memiliki kepercayaan diri yang tinggi akan dapat berperilaku asertif sehingga mereka dapat mengekspresikan pendapat dan perasaan mereka tanpa merugikan orang lain. Akan tetapi masih ada siswa yang belum percaya diri, merasa takut dan malu untuk mengungkapkan pendapatnya kepada teman-temannya.
PROFIL KETERAMPILAN SOSIAL SISWA SMKS KESEHATAN UNAAHA BERDASARKAN JENIS KELAMIN SISWA Dodi Priyatmo Silondae
Gema Pendidikan Vol 27, No 2 (2020): Juli, Gema Pendidikan
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/gapend.v27i2.12942

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan keterampilan sosial antara siswa laki-laki dan siswa perempuan di SMKS Kesehatan Unaaha tahun akademik 2012/2013. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMKS Kesehatan Unaaha sebanyak 74 orang yang tersebar pada 3 kelas. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling dikarenakan jumlah populasi yang kurang dari 100 orang. Hipotesis penelitian adalah terdapat perbedaan keterampilan sosial antara siswa laki-laki dan siswa perempuan di SMKS Kesehatan Unaaha tahun akademik 2012/2013. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala keterampilan sosial. Data dianalisis menggunakan  analisis statistik deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum siswa laki-laki di SMKS Kesehatan Unaaha pada tahun akademik 2012/2013 memiliki keterampilan  sosial yang lebih baik dibandingkan siswa perempuan. Skor keterampilan sosial siswa laki-laki mayoritas berada dalam kategori Tinggi yakni sebanyak 16 orang atau sebesar 59,26% sedangkan skor keterampilan sosial siswa perempuan mayoritas berada pada kategori Rendah yakni sebanyak 23 orang siswa atau sebesar 48,94%.
PERBANDINGAN MOTIVASI BELAJAR ANTARA SISWA JURUSAN IPA DAN JURUSAN IPS DI SMA NEGERI ANGGABERI KABUPATEN KONAWE DODI PRIYATMO SILONDAE
Gema Pendidikan Vol 26, No 2 (2019): Juli, Gema Pendidikan
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.027 KB) | DOI: 10.36709/gapend.v26i2.8174

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan motivasi belajar antara siswa jurusan IPA dan jurusan IPS di SMA Negeri Anggaberi tahun ajaran 2010/ 2011. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI dan XII SMA Negeri Anggaberi tahun pelajaran 2010/ 2011 sebanyak 174 orang yang tersebar pada 6 kelas. Pengambilan sampel menggunakan teknik proportional random sampling sejumlah 25% atau sebanyak 46 siswa. Hipotesis penelitian adalah terdapat perbedaan motivasi belajar antara siswa jurusan IPA dan jurusan IPS di SMA Negeri Anggaberi tahun ajaran 2010/ 2011. Pengumpulan data dilakukan menggunakan angket. Data dianalisis menggunakan  analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil analisis deskriptif menunjukkan perolehan nilai rata-rata motivasi belajar untuk siswa jurusan IPA adalah 123,78 dan untuk siswa jurusan IPS adalah 120,21. Hasil analisis inferensial menunjukkan perolehan nilai thitung (4,37) lebih besar dibanding ttabel (1,68) sehingga dapat disimpulkan bahwa hipotesis diterima yang berarti terdapat perbedaan motivasi belajar antara siswa jurusan IPA dan jurusan IPS. Kata Kunci: Motivasi Belajar Siswa, Jurusan IPA, Jurusan IPS
Implementasi Layanan Bimbingan Kelompok Terhadap Kemampuan Adversity Quotient Siswa Sekolah Menengah Pertama Alber Tigor Arifyanto; Dodi Priyatmo Silondae; Muhammad Akbar Abdi Darma
Psychocentrum Review Vol 2, No 1 (2020): Psychocentrum Review
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI, Jakarta, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/pcr.2196

Abstract

The objective of the research was to improve the students adversity quotient competence who have been studying at the eight graders of Public Junior High School. The students improvement in their adversity quotient competence was facilitated through group guidance service. This was pre-experimental research with one group pre-test and post test design. The subjects of the research were 9 students. The result of the study showed that, Before the students have been provided with group guidance service, the students pre-test average scores were 53%.  Their competences were in low category.  After the students have been provided with group guidance service, the students post-test average scores were 70.2%. The students competences are in high category. Overall, the students adversity quotient competence is improving into 17.2%. Based on the result of inferential analyses using Wilcoxon signed rank test, it was found that it’s significant was  a = 0,05 with its Pvalue = 0.008. Pvalue ˂ a (0.008 ˂ 0.05). The test result indicates that Ha is accepted. It can therefore be concluded that group guidance service is able to improve the students’ adversity quotient competence in Public Junior High School.