Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Analisis Faktor-faktor Risiko Penyakit Kronis di Masyarakat: Pendekatan Epidemiologi dalam Pengembangan Program Intervensi Fitriani, Rosmauli Jerimia; Lidiyawati, Herlina; Purnamasari, Juni; Syam, Dedi Mahyudin; Batubara, Salamah Thomasita
Jurnal Cahaya Mandalika ISSN 2721-4796 (online) Vol. 3 No. 3 (2022)
Publisher : Institut Penelitian Dan Pengambangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas analisis faktor-faktor risiko penyakit kronis di masyarakat dengan pendekatan epidemiologi untuk pengembangan program intervensi. Melalui metode kualitatif, penelitian ini melakukan studi literatur dan riset perpustakaan untuk mengidentifikasi faktor-faktor risiko yang berkontribusi terhadap penyakit kronis dalam populasi. Studi literatur menyoroti berbagai faktor risiko yang telah diidentifikasi melalui penelitian epidemiologi sebelumnya, termasuk gaya hidup, lingkungan, genetik, dan faktor sosial ekonomi. Dengan menganalisis temuan dari berbagai sumber, artikel ini bertujuan untuk menyajikan pemahaman yang holistik tentang kompleksitas penyakit kronis dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Hasil analisis menyoroti pentingnya mempertimbangkan interaksi antara faktor-faktor risiko yang berbeda dan memahami konteks sosial, budaya, dan ekonomi dalam pengembangan program intervensi yang efektif. Artikel ini juga membahas tantangan dalam implementasi program intervensi, termasuk aksesibilitas layanan kesehatan, edukasi masyarakat, dan kebijakan publik yang mendukung.
HUBUNGAN FAST FOOD DAN LINGKAR PERUT PADA REMAJA PUTRI DI SMA MUHAMMADIYAH 5 YOGYAKARTA Fitriani, Rosmauli Jerimia
JURNAL MEDIKA USADA Vol. 8 No. 1 (2025): Jurnal Medika Usada
Publisher : STIKES ADVAITA MEDIKA TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54107/medikausada.v8i1.380

Abstract

Latar Belakang : Pola makan remaja yang tidak sehat seperti sering mengonsumsi fast food dapat menyebabkan obesitas. Obesitas pada remaja menimbulkan berbagai dampak kesehatan dan mental. Obesitas dapat diukur melalui lingkar perut. Tujuan : Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan konsumsi fastfood terhadap lingkar perut remaja SMA Muhammadiyah 5 Yogyakarta. Metode : Desain penelitian ini menggunakan cross-sectional study yang dilaksanakan di SMA Muhammadiyah 5 Yogyakarta. Jumlah populasi dalam penelitian ini adalah 210 remaja, setelah dihitung menggunakan rumus slovin diperoleh hasil sampel yaitu 68. Hasil : Mayoritas responden (94,1%) konsumsi fast food dalam kategori jarang dan 88,2% responden memiliki lingkar perut yang normal. Kesimpulan : Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara konsumsi fast food dengan lingkar perut remaja SMA Muhammadiyah 5 Yogyakarta dengan nilai p-value 0,065. Diharapkan dilakukan penelitian lebih lanjut dengan sampel yang lebih besar dan kuesioner yang lebih detail.
Hubungan Paparan Media Sosial dan Konsumsi Fast Food terhadap Status Gizi pada Remaja Madrasah Aliyah Negeri Kota Yogyakarta Astuti, Evy Yuly; Fitriani, Rosmauli Jerimia
JPP JURNAL KESEHATAN POLTEKKES PALEMBANG Vol 20 No 2 (2025): JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/jpp.v20i2.3155

Abstract

ABSTRAK Latar Belakang: Masa remaja merupakan fase transisi dari anak-anak menuju dewasa yang ditandai dengan perubahan fisik, psikologis, dan sosial, serta peningkatan kebutuhan zat gizi akibat percepatan pertumbuhan. Pada masa ini, remaja rentan mengalami masalah gizi yang dipengaruhi oleh gaya hidup dan pola makan yang tidak sehat, seperti konsumsi makanan tinggi lemak, gula, dan energi, rendah serat, kurang buah dan sayur, serta kebiasaan melewatkan sarapan. Salah satu pola konsumsi yang banyak ditemukan pada remaja saat ini adalah konsumsi fast food. Konsumsi fast food secara berlebihan dapat menyebabkan ketidakseimbangan energi dan penumpukan lemak tubuh. Selain itu, media sosial juga berperan dalam membentuk perilaku makan remaja melalui paparan iklan makanan dan tren makanan populer yang mendorong peningkatan konsumsi fast food Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan cross sectional atau potong lintang. Sebanyak 228 responden dipilih melalui teknik total sampling. Instrumen yang digunakan meliputi kuesioner paparan media sosial, Food Frequency Questionnaire (FFQ) untuk konsumsi fast food, serta timbangan digital dan stadiometer untuk mengukur status gizi. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square untuk mengetahui hubungan antarvariabel. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara paparan media sosial dan status gizi (p=0,436) . Selain itu, konsumsi fast food juga tidak memiliki hubungan yang signifikan dengan status gizi, (p= 1,000) Kesimpulan: Penelitian ini mengindikasikan bahwa tingkat paparan media sosial serta frekuensi konsumsi fast food tidak memberikan dampak yang berarti terhadap status gizi.