Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

The Effect of Service Quality on Student Satisfaction at Aisyah University of Pringsewu Nurzanah, Eka; Marthalena, Yenny; Nugroho, Tri Adi; Wahyudi, Dian Arif; Lestari, Sastri Ayu; Soleha, Uswatun Maratu; Imelda, Vivi
Nusantara Journal of Behavioral and Social Science Vol. 1 No. 1 (2022)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/20223

Abstract

This objective of the study was to determine the effect of the quality of academic services owned by Aisyah University of Pringsewu on student satisfaction. The method used in this research is descriptive quantitative method. The types of data needed for research are primary data and secondary data. Sampling was carried out using a probability sampling method of simple random sampling, with a total of 198 respondents. The data analysis technique uses descriptive analysis and multiple regression analysis. Based on the results of the T-test there are 2 variables that have an effect, namely the Responsivenss variable (responsiveness) and Tangible variable (physical evidence), while the Reliability (reliability), Assurance (Assurance) and Emphaty (empathy) has no effect on student satisfaction. The results of this study based on the F test is the Quality of Service which consists of Reliability (reliability), Responsivenss (responsiveness), Assurane (Guarantee), Empathy (empathy) and Tangible (physical evidence) have a simultaneous and significant effect on student satisfaction. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas layanan akademik yang dimiliki oleh Universitas Aisyah Pringsewu terhadap kepuasan mahasisiswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif deskriptif. Jenis data yang dibutuhkan untuk penelitian adalah data primer dan data sekunder. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode probability sampling jenis simple random sampling, dengan jumlah responden sebanyak 198 responden. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan analisis regresi berganda.Berdasarkan hasil uji T terdapat 2 variabel yang berpegaruh yakni variabel Responsivenss (daya tanggap) dan variabel Tangible (bukti fisik), sedangkan variabel Reliability (kehandalan), Assurane (Jaminan) dan Emphaty (empati) tidak berpengaruh terhadap kepuasan mahasiswa. Hasil dari penelitian ini berdasarkan uji F adalah Kualitas Pelayanan yang terdiri dari Reliability (kehandalan), Responsivenss (daya tanggap), Assurane (Jaminan) , Emphaty (empati) dan Tangible (bukti fisik) berpengaruh secara simultan dan signifikan terhadap kepuasan mahasiswa
PENGARUH MODIFIKASI LAUK NABATI TERHADAP CITA RASA DAN DAYA TERIMA MENU MAKAN PAGI PASIEN RAWAT INAP Rosida, Oktania; Akhriani, Mayesti; Junita, Dera Elva; Wahyudi, Dian Arif
JOURNAL HEALTH AND NUTRITIONS Vol 11, No 2 (2025): Health and Nutritions
Publisher : Jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52365/jhn.v11i2.1342

Abstract

The acceptability of hospital food is reflected by the amount of food left over. High levels of leftover food result inadequate nutrition for patients and economy aspect indicate wasted costs, which makes the food budget inefficient and ineffective. The study was aimed to determine the effect of plant-based dish modification on the taste and acceptability of the breakfast menu for Class III inpatient patients. The study was quantitative that used a quasi-experimental design with a static group comparison design, conducted in October 2024, at Batin Mangunang Regional General Hospital. The sample consisted of all Class III soft food diet patients with total 30 respondents using purposive sampling as the sampling technique. The total population was 30 patients. Bivariate analysis in this study used the Wilcoxon test. Data collected was using the instrument questionnaire. The results of the study showed that there was an effect of modifying the plant-based dish (tofu) on acceptability and preference levels for appearance (p-value 0.000), color (p-value 0.001), shape (p-value 0.001), portion (p-value 0.001), presentation (p-value 0.001), taste (p-value 0.001), aroma (p-value 0.001), cooking level (p-value 0.001), seasoning (p-value 0.001), and temperature (p-value 0.001). Based on the results of the analysis, it was concluded that there was a relationship between modifications of the vegetable side dish menu of tofu and the acceptability which could affect the patient's food intake. Jumlah makanan yang tersisa sangat sedikit, menunjukkan daya terima makanan pasien rumah sakit. Tingkat sisa makanan yang tinggi dapat mengurangi kebutuhan gizi pasien dan secara ekonomis dapat menyebabkan anggaran makanan kurang efisien dan efektif. Tujuan penelitian untuk mengetahui bagaimana perubahan lauk nabati berdampak pada cita rasa dan daya terima menu makan pagi pasien rawat inap kelas III. Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan rancangan perbandingan grup statis, dan telah dilakukan di RSUD Batin Mangunang pada bulan Oktober 2024. Pada penelitian ini, subjek yang digunakan ialah seluruh pasien diet makanan lunak kelas III, yang berjumlah 30 responden. Teknik pengambilan sampel adalah purposive sampling dengan total populasi 30 pasien. Penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon untuk analisis bivariat. Pengumpulan data menggunakan instrumen kuesioner. Hasil penelitian menyatakan bahwa terdapat pengaruh modifikasi lauk nabati tahu terhadap daya terima dan tingkat kesukaan penampilan (p-value 0,000), warna (p-value 0,000), bentuk (p-value 0,000), porsi (p-value 0,000), penyajian (p-value 0,000), rasa (p-value 0,000), aroma (p-value 0,000), tingkat kematangan (p-value 0,000), bumbu (p-value 0,000), dan suhu (p-value 0,000). Berdasarkan hasil analisis disimpulkan terdapat hubungan diantara modifikasi menu lauk nabati tahu dengan daya terima yang dapat memengaruhi asupan makan pasien.
Penyuluhan tentang diabetes melitus dan senam kaki diabetikum pada lansia Susanto, Giri; Wahyudi, Dian Arif
Indonesia Berdaya Vol 4, No 4 (2023)
Publisher : UKInstitute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/ib.2023594

Abstract

Penyakit degeneratif merupakan penyakit yang disebabkan karena penurunan fungsi organ tubuh. Beberapa penyakit degeneratif yaitu hipertensi, jantung koroner, diabetes melitus, asam urat, dll. Diabetes melitus (DM) adalah gangguan metabolisme yang menyebabkan hiperglikemia kronis, suatu kondisi patogenesis yang dapat mencakup kerusakan sekresi dan/atau kerja insulin. Tujuan kegiatan pengabdian pada masyarakat ini adalah untuk mensintesis gagasan kreatif melalui sebuah program edukasi dengan menitikberatkan pada usaha preventif dan promotif dalam mencegah dan mengatasi masalah kesehatan pada lansia khususnya masalah diabetes mellitus. Sasaran dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini diikuti oleh lansia yang berada di Puskesmas gadingrejo yang berjumlah 18 orang. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan kesehatan melalui ceramah, dan diskusi serta tanya jawab serta kegiatan senam kaki diabetikum. Hasil penyuluhan kegiatan didapatkan bahwa setalah dilakukan kegiatan penyuluhan kesehatan tentang diabetes mellitus dan juga senam kaki diabetikum didapatkan hasil pengetahuan lansia meningkat. Dengan demikian, pemberian penyuluhan kesehatan dengan metode klasikal dengan pemberian leaflet tentang diabetes mellitus dan cara pencegahannya dapat meningkatkan pengetahuan lansia tentang pencegahan yang dapat dilakukan agar terhindar dari diabetes mellitus
Hubungan Psychosocial Care Perawat Dengan Kecemasan Pasien di Ruang Rawat Inap Dewasa RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung Elasari, Yunina; Brinka, Belli; Agustriyani, Feri; Wahyudi, Dian Arif
Journal of Nursing Invention Vol. 4 No. 2 (2023): Journal of Nursing Invention
Publisher : LPPM Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33859/jni.v4i2.310

Abstract

Background: Anxiety is one of the primary indicators of the quality of health services in hospitals. It often occurs in hospitalized patients. Data from WHO in 2016 shows that about 3.6% of the entire population in the world is experiencing mental anxiety disorders. Psychosocial nursing care, which is psychological and social care, can reduce the anxiety level of inpatients. Objective: The study aimed to determine the correlation between psychosocial nursing care with patient anxiety in the adult inpatient room at the Regional Public Hospital of Dr.H Abdul Moeloek in Lampung Province. Method: The research design employed in this study was descriptive correlation utilizing a cross-sectional method. The population in this study was 112 patients in the adult inpatient rooms at the Regional Public Hospital of Dr.H Abdul Moeloek in Lampung Province, with samples of 100 people Result: The bivariate analysis in this research is conducted using the Chi-Square test. The research findings obtained p-value= 0.000, showing a significant relationship between psychosocial nursing care and patient anxiety in adult inpatient rooms. Conclusion: Psychosocial nursing care encompasses the domains of empathy, support, and information fulfillment. The importance of nurses in providing complete and accurate information about the patient's health condition in the inpatient room in an effort to reduce patient anxiety.