Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Puitika

Alih Kode dan Campur Kode dalam Novel Kambing dan Hujan Karya Mahfud Ikhwan Septriani, Hilda
Puitika Vol. 21 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Literary works have an essence as a medium of communication between the author and the reader. Authors write their creative ideas based on their experiences and record the dynamics of the society around them. In general, the author raised some characteristics, both in storytelling techniques and the use of local language as an identity. This study aims to reveal the phenomenon of code-switching and code-mixing in Mahfud Ikhwan's "Kambing dan Hujan" and analyze the ideology behind the language phenomenon. The Indonesian language, the language of unity, is considered less able to be an agency in carrying the local nuances displayed in the novel. Switching and mixing languages in cultural dialogue further shows an ideological process in creating a work. The results show that localized words such as "mindo, wedding, monggo, mbok, rek, cak" and others in the novel are considered more capable and represent the delivery of cultural messages more comprehensively. The local language is retained because if it is replaced with Indonesian, it is considered less able to convey the essence because of the change in meaning. In addition, the phenomenon of code-switching and mixing with local languages can also be a strategy to maintain the cultural meaning of the story.
Kritik Sosial pada Cerpen Makhluk di Belakang Rumah Karya Pramoedya Ananta Toer Septriani, Hilda
Puitika Vol. 20 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/puitika.v20i2.657

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengelaborasi representasi nilai-nilai kritik sosial yang muncul pada cerpen Makhluk di Belakang Rumah karya Pramoedya Ananta Toer melalui tinjauan sosiologi sastra. Keadaan sosial yang digambarkan dalam sebuah karya sastra dapat menjadi penanda penting realitas yang terjadi pada masa karya tersebut diciptakan oleh pengarangnya. Melalui karyanya, pengarang ingin menyampaikan kritik sosial terhadap berbagai kesenjangan yang terjadi di masyarakat. Oleh karena itu, tulisan ini juga akan menguraikan gambaran kondisi sosial masyarakat di dalam cerita dan fenomena sosial pada masyarakat yang ditunjukkan pada masa setelah revolusi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kepustakaan dan simak catat dari korpus yang digunakan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan membaca keseluruhan cerita dari cerpen, membuat kategori, dan menganalisis nilai-nilai kritik sosial yang tergambar di dalamnya. Berdasarkan hasil penelitian ditunjukkan representasi keadaan sosial masyarakat yang terdapat pada cerita Makhluk di Belakang Rumah dan nilai-nilai kritik sosial yang terkandung di dalam cerpen seperti kritik sosial moral, kritik sosial pendidikan dan eksploitasi anak, kritik sosial terhadap nilai-nilai kemanusiaan, dan kritik sosial nilai moral.