Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan Labsheet Pratikum Bahan Bangunan pada Prodi Pendidikan Teknik Bangunan Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan Hutria, Wahyu; Putri, Mita Dwi; Dirga, Muh. Fisqi; Fatahillah, Al; Atika, Liana; Zuwida, Nidal
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30539

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan labsheet Praktik Bahan Bangunan yang sudah ada sebelumnya sebagai upaya meningkatkan efektivitas pembelajaran mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan Universitas Negeri Medan dalam ranah sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Latar belakang penelitian ini didasari oleh temuan awal terkait keterbatasan isi materi, ketidaksesuaian prosedur kerja dengan peralatan laboratorium, serta kurangnya inovasi dalam media ajar yang tersedia. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan Plomp yang meliputi tiga tahap: investigasi awal, pengembangan prototipe, dan penilaian. Instrumen validasi menggunakan angket berbasis skala Likert untuk menilai aspek keterbacaan, relevansi isi, dan efektivitas penggunaan. Proses evaluasi dilakukan melalui tahapan self-evaluation, expert review, dan one-to-one evaluation. Hasil validasi menunjukkan skor rata-rata sebesar 3,71 dari skor maksimum 4,00 atau persentase kelayakan 92,64%, yang mengindikasikan bahwa labsheet berada pada kategori “Sangat Layak”. Dengan demikian, produk labsheet yang dikembangkan terbukti valid dan siap digunakan dalam mendukung pembelajaran praktikum berbasis konstruksi teknik bangunan secara lebih efektif dan kontekstual.
Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis Digital untuk Mata Kuliah Menggambar Teknik Prodi Pendidikan Teknik Bangunan Putri, Mita Dwi; Hutria, Wahyu; Dirga, Muh. Fisqi; Fatahillah, Al; Trimailuzi, Trimailuzi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 2 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i2.30540

Abstract

Pembelajaran Menggambar Teknik belum mencapai tingkat yang terbaik dan salah satu sebab yang bisa dilihat adalah kurangnya media pembelajaran yang mendorong mahasiswa untuk belajar. Modul yang berbasis digital bisa jadi solusi untuk mendukung cara belajar di masa kini yang serba digital. Penelitian ini bertujuan untuk membuat modul pembelajaran berbasis digital untuk mata kuliah menggambar teknik di Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D) dengan menerapkan model 4-D yang terdiri dari empat tahapan: pendefinisian, perencanaan, pengembangan dan penyebaran. Subjek penelitian adalah mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan di Universitas Negeri Medan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa desain media dan isinya dianggap valid berdasarkan kriteria didaktik, konstruksi dan teknis. Selain itu dari segi kualitas isi, metode pengajaran, interaksi dan tampilan modul berbasis digital dinilai sangat praktis menurut umpan balik dari dosen dan mahasiswa. Dalam segi kemudahan,efesiensi waktu serta penggunaan serta dari perspektif waktu, kemudahan dan manfaat menurut respon mahasiswa, dapat disimpulkan bahwa modul berbasis digital ini praktis dan valid untuk digunakan dalam proses belajar mengajar.
Trends and hotspots in environmental education research: Insights from a comparison of Indonesia and USA Prayogo, Wisnu; Putra, Riansyah; Atika, Liana; Trimailuzi, Trimailuzi; Fitria, Laili; Fatahillah, Al; Estim, Abentin; Sarwa, Sarwa; Darwin, Darwin; Zubir, Moondra; Awfa, Dion; Siregar, Januar Parlaungan; Anggamulia, Muh. Ilham; Azizah, Rifka Noor
Journal of Environment and Sustainability Education Vol. 4 No. 2 (2026)
Publisher : Education and Development Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62672/joease.v4i2.120

Abstract

Environmental education plays a critical role in shaping awareness, sustainable behavior, and civic responsibility. Despite the global growth of environmental education research, comparative analyses between countries with different socio-political and academic contexts remain limited. This study aims to examine the research landscape and thematic evolution of environmental education in Indonesia and the USA. A systematic bibliometric and thematic analysis was conducted on WoS publications from 1975–2025. The study integrates PRISMA-based systematic screening with bibliometric mapping using VOSviewer, enabling transparent article selection while revealing structural relationships among keywords, institutions, and research themes. A total of 812 articles were included after screening and eligibility assessment. The results reveal clear contrasts in research focus and collaboration structures. In the USA, dominant themes include pro-environmental behavior, science education, and urban green spaces, supported by dense institutional collaboration networks led by the University of Florida, Stanford, and Cornell. In contrast, Indonesian environmental education research emphasizes health, sanitation, education, and slum communities, with relatively limited inter-institutional collaboration. Keyword co-occurrence analysis indicates that while global clusters center on “environmental education” and “students,” Indonesian studies integrate context-specific topics such as “COVID-19,” “slums,” and “coastal communities.” This study contributes to environmental education knowledge mapping by providing a systematic cross-national bibliometric comparison that clarifies thematic priorities, collaboration patterns, and emerging research directions. The findings also support SDG-aligned research and policy development, particularly SDG 4.7 (education for sustainable development) and SDG 13 (climate action), by identifying opportunities to strengthen international collaboration and diversify thematic research agendas in environmental education.