Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

PENGARUH MOTIVASI TERHADAP KINERJA APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) PADA DINAS PERTANAHAN DAN LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN BALANGAN Saputra, Hendra; Jumaidi, Jumaidi; Noorrahman, Moh. Fajar
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 1 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.1.1331

Abstract

Motivasi merupakan salah satu hal yang dapat mempengaruhi Kinerja ASN ditemukan beberapa fenomena yang ditemukan yaitu tiap pegawai memiliki perilaku dan keingnan yang beragam sehingga sulit menerima dan memahami motivasi dari pimpinan. Kurangnya kerja sama tim dan masih adanya pegawai yang terlambat datang dan pulang sebelum waktunya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Motivasi Terhadap Kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) Pada Dinas Pertanahan Dan Lingkungan Hidup Kabupaten Balangan.Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif, dengan jumlah sampel sebanyak 35 responden. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah kuesioner, observasi, dan dokumentasi Setelah data terkumpul kemudian dianalisis dengan uji regresi linier sederhana, uji linearitas dan Uji Koefisien Determinasi (r2) dengan menggunakan program IBM SPSS Statistics 25 untuk membuktikan adanya pengaruh dan seberapa besar pengaruh Motivasi Kerja Terhadap Kinerja Pegawai Pada Dinas Pertanahan Dan Lingkungan Hidup Kabupaten Balangan.Berdasarkan hasil analisis data dan pembahasan maka kesimpulan penelitian ini adalah variabel motivasi (x) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja Aparatur Sipil Negara pada Dinas Pertanahan dan Lingkungan Hidup Kabupaten Balangan yang. Dari persentase pengaruh motivasi kerja terhadap kinerja ASN dapat dinjelaskan besarnya nilai korelasi/hubungan (R) yaitu sebesar 0,868 dari output tersebut diperoleh koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,754 yang mengandung pengertian bahwa pengertian pengaruh variabel bebas (Motivasi Kerja) terhadap Variabel Terikat (Kinerja ASN) adalah sebesar 75,4%.
KUALITAS PELAYANAN PEMBUATAN PASPOR PADA KANTOR IMIGRASI KELAS III NON TEMPAT PEMERIKSAAN IMIGRASI (TPI) BALANGAN Purnama, Tania Adelita; Affrian, Reno; Jumaidi, Jumaidi
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 1 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.1.1335

Abstract

Permasalahan berkaitan dengan kualitas pelayanan pembuatan Paspor pada Kantor Imigrasi Kelas III Non Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Balangan meliputi waktu penyelesaian pelayanan yang tergolong lama dan kurang efektif, informasi pelayanan yang masih kurang optimal, kepuasan masyarakat yang masih kurang tercapai. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kualitas pelayanan pembuatan Paspor pada Kantor Imigrasi Kelas III Non Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Balangan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penentuan informan secara purposive sampling, Teknik analisis data meliputi Kondensasi Data, Penyajian Data dan Penarikan kesimpulan dan Verifikasi. Hasil dari penelitian menyatakan bahwa Kualitas Pelayanan Pembuatan Paspor di Kantor Imigrasi Kelas III Non TPI Balangan tergolong cukup baik. Aspek Tangibles menunjukkan fasilitas yang memadai, meskipun beberapa peralatan sering rusak dan cadangan terbatas. Personil pelayanan profesional, namun informasi kurang terperinci. Aspek Reliability menunjukkan petugas dapat memenuhi layanan sesuai prosedur dengan menjaga kerahasiaan data, meskipun terkadang ada kendala teknis yang mempengaruhi waktu pelayanan. Aspek Responsiveness menunjukkan petugas sangat responsif. Aspek Assurance terlihat dari pengetahuan petugas yang baik tentang prosedur dan keamanan data yang terjaga, meningkatkan kepercayaan masyarakat. Aspek Empathy menunjukkan petugas peduli dan proaktif terhadap kebutuhan masyarakat, menciptakan pengalaman pelayanan yang nyaman. Faktor yang mempengaruhi kualitas pelayanan pembuatan paspor meliputi kendala teknis seperti server error dan perangkat yang kurang memadai, keterbatasan informasi yang tersedia, faktor pendukung utama adalah profesionalisme petugas, pengetahuan teknis yang baik, komunikasi yang efektif, serta jadwal operasional dan proses pelayanan yang jelas, yang meningkatkan kepercayaan dan kepuasan masyarakat.
KINERJA TENAGA ADMINISTRASI SEKOLAH PADA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI ( SMKN) 1 AMUNTAI KABUPATEN HULU SUNGAI UTARA Mubarak, Khairil; Jumaidi, Jumaidi; Noorrahman, Mohammad Fajar
Al Iidara Balad Vol. 7 No. 1 (2025): Al Iidara Balad
Publisher : PPPM STIA Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36658/aliidarabalad.7.1.1341

Abstract

Bertitik tolak dari latar belakang lembaga pendidikan, khususnya sekolah, memiliki peran penting dalam mencetak sumber daya manusia yang bermoral dan berakhlak sesuai dengan tujuan dasar negara. Untuk mencapai tujuan pendidikan yang bermutu, diperlukan iklim sekolah yang mendukung, yang salah satunya dipengaruhi oleh pelaksanaan administrasi sekolah yang efektif. Keberhasilan sekolah juga sangat bergantung pada manajemen sumber daya manusia, terutama kinerja tenaga administrasi sekolah dalam memberikan pelayanan yang baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja tenaga administrasi sekolah di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara, serta menggali berbagai faktor yang mempengaruhi kinerja tersebut. Dalam upaya mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan wawancara mendalam, observasi langsung, dan analisis dokumentasi. Data yang diperoleh dari berbagai sumber ini kemudian dianalisis untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kinerja tenaga administrasi di sekolah tersebut. Subjek penelitian ini Adalah Kinerja Teanaga Administrasi Sekolah dan objek penelitian ini adalah Sekolah Menebgah kejuruan Negeri 1 Amuntai Kabupaten Hulu Sungau Utara. Teknik pengumpulan data menggunakan Observasi wawancara dan dokumentasi Adapun data dianalisis menggunakan metode desktiptif kualitataif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keinerja Tenaga Administrasi Sekolah Pada Sekolah Meneghah Kejuruan Negeri 1 Amuntai baik meskipun masih ada jabatan yang dibatu oleh guru disebabkan kekurangan Tenaga Adminstrasi.
KUAT TARIK ANGKER KANTILEVER DENGAN METODE PENDEKATAN JRC (STUDI KASUS JALAN KANTILEVER KM. 461+480 TAPAKTUAN) Jumaidi, Jumaidi; Munirwansyah, Munirwansyah; Saleh, Sofyan M.
JURNAL TEKNIK SIPIL Vol 1, No 3 (2018): Volume 1 Special Issue, Nomor 3, Januari 2018
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jts.v1i3.10010

Abstract

Abstract: The Tapaktuan-Bakongan is the national road access to the South-West part of Aceh. Topographically shows that the road consist of canyon and a very steep cliff, which will be impossible to build more infracstructure using either blasting or cut and fill method with heavy equipment. Referring to the situation, the study about anchor tensile strength, which is used in construction of road access expansion using cantilever method is conducted. The research methode is begin by collecting the real data which are Standard Penetration Test data (SPT) SNI 4153-2018 and tensile graund anchor proving test (Bristish Satndard 8081:1981) and geological data taken from SPT drilling data. Furthermore, the data involved N-SPT, Joint Roughness Coefficient (JRC), shear stress will be analyzed and yield loading test value. Finally, from the loading test value, the reseacher will evaluate the stability of tensile capacity and safety factor (SF) of ground anchor. From the data analysis obtained that rock mass of STA 1+ 280 or KM. 461 +480 geologically contain unrigid and very strong limestone with N-SPT value greater than 50 where the rock condition is solid concrete and could be crushed using blasting method. Five samples are taken from the 10 meters driling for the laboratory test and obtain the minimum compressive strength is 51,10 MPa and maximum is 103,89 MPa with JRC from 2 to 20. In addition, the rock quality designation (RQD) calculation yield the average stone quality is 60,8% which means the rock has medium quality. Ground anchor failure if the proving test over 80% UTS(ultimate tensile strength) i.e. the load increment reaches 92,55% UTS or 54 MPa. Therefore, the proving test maximum capacity for ground anchor is 54 Mpa and safety factor is 1,85 which are suitable to geological condition research area.Abstrak: Ruas jalan Tapaktuan Bakongan merupakan ruas jalan nasional lintas Barat Selatan Aceh. Kondisi topografi ruas jalan terdiri dari tebing yang terjal dan lereng yang curam sehingga tidak memungkinkan dilaksanakan pelaksanaan kontruksi pembangunan/peningkatan dengan metode blasting (penggunaan bahan peledak) maupun metode cut and fill yang menggunakan alat-alat berat. Dari permasalahan tersebut dilakukan sebuah kajian mengenai kuat tarik angker yang digunakan pada pelaksanaan pembangunan pelebaran badan jalan dengan menggunakan metode kantilever untuk daerah dengan kondisi topograsi tebing yang terjal dan lereng yang curam. Metode yang diterapkan pada penelitian ini diawali dengan pengumpulan data riil yang meliputi data Standard Penetration Test (SPT) SNI 4153-2008 dan uji tarik proving test ground anchor (British Standard 8081:1981) dan data geologi yang dihasilkan dari data pengeboran SPT. Selanjutnya dari data-data yang diperoleh dilakukan analisis data yang meliputi analisis nilai N-SPT, Joint Roughnes Coefficient (JRC), gaya geser, yang menghasilkan angka loading test. Dari data hasil loading test dapat dievaluasi stabilitas kapasitas tarik dan safety factor (SF). Dari data analisis didapatkan bahwasanya kondisi geologi batuan di STA 1+ 280 atau KM. 461 + 480 terdiri dari batu gamping tidak lapuk dan sangat keras dan dapat dipecahkan dengan peledakan dengan nilai N-SPT lebih besar dari 50 dimana kondisi batuan sangat padat. Dari hasil pengeboran sepanjang 10 meter diambil lima sampel untuk di uji laboratorium dan diperoleh nilai compressive strength minimal 51,10 MPa dan maksimum 103,89 MPa dengan nilai JRC 2-20. Selain daripada itu hasil perhitungan rock quality designation (RQD) menunjukkan kualitas batuan pada lokasi kajian rata-rata 60,8% yang berarti kualitas batuannya adalah sedang. Ground anchor putus pada saat uji tarik proving test diatas pembebanan 80% UTS yaitu pembebanan sampai 92,55% UTS (ultimate tensile strength) atau sebesar 54 MPa. Dengan demikian kapasitas maksimum hasil uji tarik proving test ground anchor yaitu sebesar 54 MPa dengan faktor keamanan 1,85 sesuai dengan kondisi geologi daerah kajian.
EKSPLORASI MAKSIM KESANTUNAN BERBAHASA DALAM CHAT GRUP WA KELUARGA BESAR IKATAN MAHASISWA MUHAMMADIYAH UNVERSITAS HALU OLEO: TINJAUAN PRAGMATIK Gege, Muhammad Yazid Abd. Rachim; Jumaidi, Jumaidi
Seshiski: Southeast Journal of Language and Literary Studies Vol 3 No 2 (2023): Volume 3 Issue 2, December 2023
Publisher : Himpunan Sarjana Kesusastraan Indonesia, Komisariat Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53922/seshiski.v3i2.53

Abstract

This research aims to explore language politeness maxims in the Whatsapp Group chat of the Muhammadiyah Student Association of Halu Oleo University. The method used is descriptive qualitative by describing the chat speech of the Halu Oleo University Muhammadiyah Student Association's extended family chat group, the data of which was collected through screenshots in the group. The data was analyzed in 4 stages, namely 1) identifying the data, 2) classifying the data based on its form, 3) describing what had been previously classified, 4) analyzing the data, and 5) concluding the data. The results of the research show that the politeness maxims in the Whatsapp group chat of the Muhammadiyah Student Association of Halu Oleo University fulfill Leech's principles of the maxim of wisdom (6 data), the principle of the maxim of generosity (3 data), the principle of the maxim of respect (6 data), the principle of the maxim of humility heart (4 data), the principle of the maxim of consensus (8 data), the principle of the maxim of sympathy (5 data).