Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Laporan Keuangan Pelaku Usaha Mikro, Kecil, Dan Menengah (UMKM) Di Desa Badran Sari Julianty, Dila Tirta; Listiani, Amalia; Lestari, Fuji; Sofia, Ayu; Rivai, Muklas; Mahrani, Dwi; Fitriawati, Andi
RENATA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kita Semua Vol. 3 No. 3 (2025): Renata - Desember 2025
Publisher : PT Berkah Tematik Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61124/1.renata.140

Abstract

Hingga saat ini terdapat sekitar 15 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah yang ada di Desa Badran Sari. Kegiatan usaha yang dilakukan oleh UMKM tidak terlepas dari transaksi keuangan baik transaksi masuk maupun keluar. Apabila transaksi tersebut diolah dengan baik maka dapat menghasilkan laporan keuangan yang tepat untuk berbagai periode waktu. Dengan adanya laporan keuangan yang tepat, maka bisa didapatkan informasi yang tepat mengenai kondisi keuangan dari suatu usaha sehingga bisa membuat keputusan yang tepat untuk masa yang akan datang. Dengan rendahnya kemampuan masyarakat desa dalam mengolah informasi sehingga menjadikan para pelaku UMKM tidak dapat memanfaat informasi keuangan yang mereka miliki sebagai dasar dalam pengambilan keputusan dan pengembangan usahanya. Oleh karena itu perlu diadakannnya suatu pelatihan terkait pembuatan laporan keuangan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat Desa Badran Sari yang memiliki UMKM sehingga tercapainya masyarakat informasi dan berbasi pengetahuan. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan ukuran usaha UMKM dan meningkatkan kegiatan perekonomian di Desa Badran Sari, Kecamatan Punggur, Kabupaten Lampung Tengah. Setelah dilaksanakannya pelatihan mengenai penyusunan laporan keuangan, jumlah peserta yang memiliki tingkat pemahaman rendah mengalami penurunan dari semula 68,18% menjadi 36,36% dan jumlah responden dengan tingkat pemahaman sedang mengalami peningkatan lebih dari dua kali lipat dari semula 27,27% menjadi 59,09%
Comparative Modeling of Pineapple Production Using Gaussian GLM and Random Forest Regression Radot MH Siahaan; Indah Gumala Andirasdini; Fuji Lestari; Dwi Mahrani; Amalia Listiani
ZERO: Jurnal Sains, Matematika dan Terapan Vol 10, No 1 (2026): Zero: Jurnal Sains Matematika dan Terapan
Publisher : UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/zero.v10i1.28721

Abstract

This study aims to conduct a comparative modelling of pineapple production at PT Great Giant Pineapple (GGP) using Gaussian GLM as parametric statistical approach and Random Forest Regression method as machine learning based on monthly data from 2014 to 2022. Multicollinearity testing and distribution fitting were conducted to validate the Gaussian assumption. For the Random Forest Regression, hyperparameters were optimized by tuning the number of trees (ntree) and the number of predictors at each split (mtry) with model stability evaluated using Out-of-Bag (OOB) error. The Gaussian GLM achieved a MAPE of 8.41% (R² = 0.106) for the GP3 clone and 11.27% (R² = 0.149) for the F180 clone. Random Forest Regression produced a testing MAPE of 9.28% (R² = 0.144) for GP3 and 12.11% (R² = 0.105) for F180. While both models achieved low prediction error based on MAPE, they differed in identifying influential variables and showed limited explanatory power as indicated by low R² values. The Gaussian GLM identifies air pressure as significant for both clones and rainfall for F180 clone, while Random Forest consistently identifies rainfall as the most influential predictor. These findings confirm the complementary strengths of parametric and machine learning approaches in supporting climate-based production planning and risk mitigation.
Edukasi Pencegahan Stunting Dengan Pangan Olahan Jamur Tiram Di Desa Banjar Agung, Lampung Selatan Untia Ramadhani; Juwana Janu; Mubarika Sekarsari Yusuf; Jatmiko Eko Witoyo; Noveliska Br Sembiring; Dila Tirta Julianty; Amalia Listiani; Eka Nur’azmi Yunira; Syaira Miranti; Aurelia Stephanie Lo; Anggi Cinta Tamania
Mejuajua: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2026): April 2026
Publisher : Yayasan Penelitian dan Inovasi Sumatera (YPIS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52622/mejuajuajabdimas.v5i3.332

Abstract

Stunting merupakan permasalahan kesehatan yang berdampak jangka panjang terhadap pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak akibat kekurangan asupan gizi dalam kurun waktu yang lama. Data Dinas Kesehatan Lampung Selatan (2022) melaporkan prevalensi stunting di Desa Banjar Agung, Lampung Selatan mencapai 21, 3%. Jamur tiram mengandung protein nabati yang cukup tinggi kaya vitamin B kompleks, serat, dan mineral seperti zat besi, kalsium, kalium, dan fosfor yang berperan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan anak. Pemanfaatan bahan pangan lokal bergizi tinggi seperti jamur tiram menjadi salah satu solusi berkelanjutan dalam pencegahan stunting. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu dan kader posyandu di Desa Banjar Agung, Lampung Selatan dalam rangka pencegahan stunting melalui edukasi dan pelatihan pengolahan jamur tiram tiram menjadi produk nutraseutika dalam bentuk pangan fungsional dari olahan jamur tiram yang dibuat menjadi nugget dan pepes jamur tiram. Kegiatan dilaksanakan dengan menggunakan metode pendekatan partisipatif yang meliputi edukasi terkait stunting dan pemanfaatan gizi jamur sebagai pangan fungsional yang berperan dalam pencegahan stunting, diskusi interaktif serta pelatihan praktek pembuatan nugget dan pepes jamur tiram. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan 30 orang ibu-ibu dan kader posyandu sebesar 20 % yang ditunjukkan dari hasil evaluasi pretest dan posttest peserta kegiatan yang mengikuti kegiatan edukasi dan pelatihan. Selain bertambahnya tingkat pengetahuan, ibu-ibu dan kader posyandu juga mendapatkan ketrampilan dalam mengolah pangan fungsional olahan berbasis jamur tiram yang dihasilkan. Kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pemahaman jamur tiram tiram sebagai alternatif pangan yang mendukung upaya menurunkan angka stunting.