Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Peningkatan Karakter Mahasiswa Universitas Negeri Semarang Melalui Media Edugame Berbasis Living Values Education Wiratomo, Giri; Komalasari, Kokom; Rahmat, Rahmat; Masyitoh, Iim Siti
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 1 (2025): Volume 10, Nomor 1 - Juni 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i1.10956

Abstract

Pendidikan Kewarganegaraan memainkan peran penting dalam membentuk karakter privat dan publik mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi tingkat karakter mahasiswa (civic disposition) dengan menggunakan media Edugame berbasis Living Values Education (LVE). Penelitian ini menggunakan mix-methods dengan sampel jenuh 58 mahasiswa Universitas Negeri Semarang. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner skala Likert (skor 1-5) dan wawancara terstruktur, yang dianalisis dengan aplikasi SPSS 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa skor rata-rata civic disposition mahasiswa berkisar antara 3,71 hingga 4,29, menunjukkan persepsi positif terhadap pembelajaran berbasis Edugame. Selain itu, hasil reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach’s Alpha sebesar 0,953, menandakan konsistensi yang tinggi. Kemudian variabel karakter mahasiswa untuk menghormati, melindungi, dan menggunakan hak yang dimiliki secara setara kepada setiap orang (X3) mendapatkan penghargaan tinggi responden dan variabel karakter mahasiswa untuk berpartisipasi secara bertanggungjawab dalam kehidupan politik/kewarganegaraan (X4) mendapatkan skor terendah. Responden lebih memilih media visual dan interaktif, seperti Peraga, Presentasi, Edugame, dan Video untuk meningkatkan civic disposition warga negara. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media Edugame berbasis LVE dapat dikembangkan lebih lanjut sebagai media pembelajaran yang interaktif dan meningkatkan karakter mahasiswa.
Representasi Nilai Karakter Bangsa dalam Tradisi Mandai Ulu Taon Masyarakat Mandailing Rokanhulu Provinsi Riau Prayogi, Ryan; Komalasari , Kokom; Sundawa , Dadang; Rahmat, Rahmat; Masyitoh, Iim Siti
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 10 No 2 (2025): Volume 10, Nomor 2 - Desember 2025
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v10i2.11371

Abstract

Penelitian ini bertujuan melakukan kajian mendalam tentang representasi nilai-nilai karakter bangsa dalam tradisi mandai ulu taon masyarakat Kaiti sebagai upaya mempertahankan karakter bangsa, meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat dan generasi muda akan nilai-nilai karakter dalam tradisi mandai ulu taon. Penelitian ini dilaksanakan di Kaiti Desa Rambah Tengah Barat Kecamatan Rambah Kabupaten Rokanhulu, Provinsi Riau. Sedangkan narasumber penelitian dalam penelitian ini melibatkan Tokoh Agama Tokoh Adat, Tokoh budaya, Tokoh Pemuda, Tokoh Masyarakat, pelaku budaya, Pemerintah Desa dan Kecamatan Serta Masyarakat Desa Kaiti. Penelitian ini sebagai penelitian kualitatif dengan pendekatan metode etnografi, teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi dan teknik analisis data melalui reduksi data, display data, dan verifikasi data, serta triangulasi. Hasil penelitian menunjukan terdapat nilai-nilai karakter bangsa dalam tradisi mandai ulu taon masyarakat Desa Rambah Tengah Barat meliputi tahapan dari tradisi mandai ulu taon yang meliputi tahapan persiapan mandai ulu taon (nilai musyawarah, nilai kebersamaan, nilai peduli lingkungan, nilai kepercayaan), tahapan malaksanaon mandai ulu taon (nilai gotong royong, nilai tanggung jawab, nilai kesenian, dan nilai rasa bangga budaya daerah), tahapan pangaluon mandai ulu taon (nilai religius, nilai cinta damai dan nilai toleransi).
Developing the value clarification technique of law (VCTL) model to strengthen digital citizenship in high school learning Angraini, Rita; Sapriya, Sapriya; Rahmat, Rahmat; Masyitoh, Iim Siti; Habibah, Siti Maizul; Isnarmi, Isnarmi; Kurniawati, Eni
International Journal of Education and Learning Vol 6, No 3 (2024): December
Publisher : Association for Scientific Computing Electrical and Engineering(ASCEE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31763/ijele.v6i3.2075

Abstract

This study aims to analyze and develop the Value Clarification Technique of Law (VCTL) learning model to strengthen high school students’ understanding of digital rights and responsibilities in Padang City. While students have the freedom to access internet technology, they are also expected to use it responsibly and respect the rights of others in digital spaces. The development of the VCTL model was motivated by the growing concern over students’ unwise behavior in using the internet, highlighting the need for an educational approach that fosters ethical awareness and value-based decision-making. This research adopts a Research and Development (RD) methodology using the ADDIE model, which includes the phases of Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation. The final product is a model book designed to assist teachers in implementing the VCTL approach in high school classrooms. The findings indicate that the VCTL model effectively enhances students’ digital responsibility by engaging them in structured value clarification processes anchored in legal and ethical considerations. The model encourages students to critically choose, clarify, and act upon values related to digital citizenship.
Hak dan Tanggung Jawab Digital Siswa SMA dalam Penggunaan Teknologi Internet di Kota Padang Angraini, Rita; Sapriya, Sapriya; Rahmat, Rahmat; Masyitoh, Iim Siti
Journal of Moral and Civic Education Vol 9 No 2 (2025): Journal of Moral and Civic Education
Publisher : Jurusan Ilmu Sosial Politik Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/8851412922025895

Abstract

This paper aims to analyze the digital rights and responsibilities of students in Padang City in their use of internet technology. The rapid development of technology requires students to be not only active users, but also to understand the ethical norms, rights, and responsibilities inherent in online activities. On one hand, students have the freedom to access internet technology, but on the other, they are required to be responsible and respect the rights of others. This study is a qualitative descriptive research. The authors proposed 24 statements indicating students' digital rights and responsibilities. Data was collected through observation, interviews, and questionnaires, which were then interpreted. The results found that students understood their digital rights and responsibilities and maintained their own and others' digital privacy well. However, their academic ethics tended to be low, as students considered actions like copying material and downloading videos to be a normal practice. In terms of reporting digital rights theft and harassment, the students' awareness was quite good, but they did not know the proper procedures. Therefore, socialization is needed for relevant institutions, such as the Padang City Education Office, school supervisors, and teachers, regarding the digital rights and responsibilities of high school students in using internet technology wisely.
Implementasi Civic Participation P3BC Dalam Melestarikan Kearifan Lokal Pada Batik Mega Mendung Di Desa Trusmi Kabupaten Cirebon Adipriyani, Intan Permata; masyitoh, Iim Siti; Insani, Nisrina Nurul
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20620

Abstract

Penelitian ini bertujuan memahami kontribusi P3BC dalam pelestarian batik, strategi yang dijalankan, serta pentingnya edukasi masyarakat dan regulasi pemerintah dalam menjaga nilai kearifan lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus untuk mengungkap kekhasan dan karakteristik unik kasus pelestarian batik Mega Mendung di Desa Trusmi, Kabupaten Cirebon. Subjek penelitian meliputi pemerintah daerah, pengurus P3BC, perajin, pelaku usaha batik, dan masyarakat lokal, dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, studi dokumentasi, serta instrumen tambahan seperti kuesioner dan catatan lapangan. Data dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Validitas data diperkuat dengan triangulasi teknik dan sumber, member check, audit trail, dan peer debriefing. Berdasarkan hasil penelitian, pelestarian batik Mega Mendung sebagai warisan budaya khas Cirebon merupakan proses yang kompleks dan berlapis, melibatkan unsur edukasi, sosial, ekonomi, dan teknologi. P3BC berperan sebagai penggerak komunitas dalam mengedukasi generasi muda, memberdayakan pengrajin lokal, serta menjalin kerja sama strategis dengan instansi pemerintah dan sektor pariwisata. Dengan demikian, tantangan serius masih dihadapi, seperti menurunnya minat generasi muda, maraknya batik printing, reduksi nilai filosofis, serta keterbatasan akses terhadap teknologi dan pasar. Oleh karena itu, pelestarian batik Mega Mendung membutuhkan sinergi antaraktor, integrasi nilai budaya ke dalam pendidikan, serta adaptasi terhadap era digital agar tetap relevan dan bermakna lintas generasi.