Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS DENGAN METODE SIX SIGMA DALAM UPAYA MENGURANGI TINGKAT CACAT PRODUKSI ABAYA PADA CV. LATANSA MODE DI KABUPATEN PASURUAN Kamilatul Hikmah; Dwita Laksmita R; Hari Wahyuni
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 1 (2025): September
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i1.5680

Abstract

CV. Latansa Mode, perusahaan konveksi yang memproduksi abaya, menghadapi masalah tingginya tingkat cacat produksi seperti cacat jahitan, aksesoris, dan kain. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengendalian kualitas menggunakan metode Six Sigma dengan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) guna mengurangi jumlah produk cacat. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data produksi April 2024–Maret 2025 menunjukkan nilai DPMO sebesar 9.523 dan tingkat sigma 3,37, yang mengindikasikan proses produksi cukup baik. Analisis menggunakan diagram fishbone mengungkap bahwa faktor utama penyebab cacat berasal dari aspek manusia, metode, dan mesin. Rekomendasi perbaikan yang diberikan meliputi pelatihan tenaga kerja, perawatan mesin berkala, dan penyusunan SOP. Implementasi rekomendasi ini diharapkan dapat menurunkan tingkat cacat, meningkatkan efisiensi, dan memperkuat kualitas produk, serta mendukung penerapan Six Sigma di industri konveksi.
PENGARUH KUALITAS DAN HARGA TERHADAP PENGARUH KEPUTUSAN PEMBELIAN DI NILSYA COLLECTION KECAMATAN NGULING KABUPATEN PASURUAN Ayu Liasari; Bambang Sutikno; Hari Wahyuni
Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis (JEMB) Vol. 3 No. 1 (2025): September
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jemb.v3i1.5681

Abstract

Pentingnya faktor kualitas produk dan harga dalam mempengaruhi keputusan pembelian konsumen, khususnya di Nilsya Collection, sebuah perusahaan yang fokus pada penjualan pakaian dan skincare untuk perempuan di Pasuruan. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh kualitas produk dan harga terhadap keputusan pembelian pelanggan serta mengetahui tingkat pengaruh masing-masing variabel tersebut. Metodologi yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 75 responden yang dipilih secara accidental sampling dari populasi sebanyak 9.633 pelanggan. Keputusan pembelian apabila tingkat signifikansinya kurang dari 0,05, maka hasil tersebut menunjukkan bahwa kualitas produk memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap keputusan pembelian, dilanjutkan oleh sensory characteristic dimana produk yang dijual memiliki desain yang menarik sehingga pembeli tertarik untuk membeli produk di Nilsya Collection. Secara parsial, kualitas produk memiliki pengaruh yang lebih besar dibandingkan harga, dengan nilai koefisien masing-masing 0,661 dan 0,413. Responden menilai kualitas produk dan harga secara positif, dan kedua variabel tersebut berperan penting dalam mempengaruhi keputusan pembelian pelanggan di Nilsya Collection.
PEMANFAATAN BIODIVERSITAS TANAMAN HIAS SEBAGAI PELUANG GREENPRENEURSHIP BERBASIS EDUKASI DI DESA TUTUR KABUPATEN PASURUAN Sulistyawati, Sulistyawati; Purnamasari, Retno Tri; Wahyuni, Hari
Abdimas Galuh Vol 5, No 2 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v5i2.11773

Abstract

Keragaman biodiversitas yang dimiliki negara Indonesia cukup tinggi, khususnya tanaman. Banyak orang tidak paham tentang tanaman yang ada disekelilingnya. Dried flower merupakan suatu hasil dimana mempublikasikan biodiversitas tanaman kepada kalayak umum. Output yang dihasilkan berupa kreasi bunga serta tanaman kering yang dimodifikasi dengan barang kerajinan antara lain gantungan kunci, pembatas buku, lukisan, dan masih beragam lainnya. Dried Flower menguraikan terkait identifikasi tumbuhan, meliputi nama lokal, nama ilmiah, serta fungsinya dengan demikian menjadi sarana edukasi. Selain itu Dried Flower mempunyai keistimewaan dalam kreasi dan konservasi. Hasil survei lokasi di Dusun Kadipaten, Desa Tutur Kabupaten Pasuruan terdapat banyak limbah bunga potong dari seleksi bonga potong yang tidak layak untuk dijual, sehingga masyarakat hanya membuangnya. Formasi sampah bermanfaat untuk menghasilkan output yang mempunyai nilai ekonomis dan berpotensi dimanfaatkan dengan lebih baik. Hasil dari kegiatan pelatihan pembuatan dried flower program berjalan lancar dan semua peserta sangat bersemangat mengikuti kegiatan dan antusias untuk bertanya dan diskusi. Harapanya dari kegiatan ini pelaku usaha bunga potong dapat mengembangkan usaha pembuatan bunga potong agar mendapatkan tambahan income. kegiatan ini menurut kami sangat memberikan dampak positif untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan. Sedangkan jika dilihat dari aspek keuntungan pengabdian masyarakat ini juga memanfaatkan potensi lokal untuk menambah income pelaku usaha bunga potong sebagai tambahan pendapatan saat sedang terjadi pandemi covid 19.
Upaya Mengangkat Camilan Jadul Sebagai Potensi Lokal Desa Cukurgondang Pasuruan Erwantiningsih, Eni; Wahyuni, Hari; Ariesta, Wiwin
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 6 No 2 (2022): Volume 6 Nomor 2 Tahun 2022
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v6i2.16579

Abstract

Processing of the results of farming in Cukurgondang Village into various old school snacks so far is still done manually with thin plastic packaging and does not yet have a business license, so that the production has not been able to penetrate consumers widely. The purpose of this service is to provide assistance in the form of a sealing press machine that can help workers package products neatly and make labels on products to make them attractive and informative in the market. In addition, this service also helps obtain business permits so that MSMEs have the means to participate in programs launched by the government in the future, both training and the possibility of providing business assistance. The method is by surveying locations and markets, procuring press machines and making product labels, managing business licenses, handing over equipment and product labels as well as business license certificates, then machine operation training and providing insight regarding the benefits of obtaining a business license. The object of service is the craftsman of various old school snacks "Bu Cuplik", Cukurgondang Village, Pasuruan Regency. The contribution results show that after improving the quality and appearance of the packaging, it is able to attract consumer interest and have the opportunity to be marketed to outlets and stores.