Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Power Monitoring and Passenger Classification on Logistics Elevator Hafidz, Isa; Putra, Aldhitiansyah; Montolalu, Billy; Adiputra, Dimas; Putranto, Rifky Dwi; Daffaldi, Rafly; Ulfa, Dinda Karisma
Elinvo (Electronics, Informatics, and Vocational Education) Vol. 6 No. 2 (2021): November 2021
Publisher : Department of Electronic and Informatic Engineering Education, Faculty of Engineering, UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.938 KB) | DOI: 10.21831/elinvo.v6i2.43689

Abstract

The elevator has an important role in assisting transportation and logistics activities in a building. However, if the elevator is not used wisely, then the power consumption will be inefficient. A policy of elevator usage is necessary to ensure the effectiveness of elevator power consumption. Therefore, in this study, elevator power consumption monitoring is proposed. The power consumption behavior can be learned so a suitable policy can be made accordingly. Two elevators in Telkom Campus Surabaya are monitored to understand the daily electrical energy usage. Internet of Things (IoT) based real-time power monitoring system is used to monitor the electrical energy usage of the elevator. A raspberry pi is used to collect the data of electrical usage via a current and power sensor. The data is sent to the cloud, which later is displayed through a dashboard website. The result shows that the elevator usage on weekdays and weekends is different. The peak power on weekdays is obtained from 15.00 to 16.00, meanwhile, on weekends, the peak occurs from 9:00 to 10:00. On weekdays, the total power consumed by the elevator is 51.74kW, while on weekends, it is 11.94kW. Restrictions on the use of lifts are applied to periods when the lift has few passengers and has a short distance. From the results obtained, the total power consumed can decrease by an average of 37%. It is expected that the suggested policies can reduce elevator power consumption and the monthly cost of electrical energy.
Enhanced ankle physiotherapy robot with electromyography - triggered ankle velocity control Adiputra, Dimas; Nismara, Radithya Anjar; Lubis, Muhammad Rafli Ramadhan; Rizkianingtyas, Nur Aliffah; Satrio, Kensora Bintang Panji; Arif, Rangga Roospratama; Salsabila, Annisa
International Journal of Electrical and Computer Engineering (IJECE) Vol 15, No 6: December 2025
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijece.v15i6.pp5314-5326

Abstract

Previous ankle physiotherapy robots, called picobot rely on predefined trajectories continuous passive movement without considering patient intent, limiting the encouragement of user-intent motion. This study then integrates electromyography (EMG) signals as triggers into picobot with an ankle velocity-based control system. The upgraded robot activates movement in specific gait phases based on muscle activity, synchronizing therapy with the patient’s intent. Functionality test on 7 young male healthy subjects investigates leg muscles, such as Tibialis Anterior, Soleus, and Gastrocnemius muscles for the most significantly contribute to ankle movements. Then, the muscle is tested to trigger picobot movements. Functionality tests revealed the Tibialis muscle significantly contributes to gait phases 2, the Soleus is prominent in phases 3 and 4, and gastrocnemius is active on phase 1. The robot successfully performs plantarflexion when EMG signals exceed a 1.58 V threshold, reaching a target position of -0.11 rad at a constant velocity of -0.62 rad/s. These findings establish a foundation for future trials since patient testing has not yet been conducted. By promoting active participation, this innovation has the potential to enhance rehabilitation outcomes. Incorporating user-intent triggers may accelerate recovery and improve healthcare accessibility in Indonesia, offering a significant advancement in physiotherapy technologies.
PENGEMBANGAN VENDING MACHINE OBAT DENGAN SISTEM DETEKSI BERBASIS MIKROKONTROLER tsani, naufal tsani firjatulloh; Faricha, Anifatul; Adiputra, Dimas
Telkatika: Jurnal Telekomunikasi Elektro Komputasi & Informatika Vol. 4 No. 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Perpustakaan Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas perancangan dan pengujian Sistem Refrigerasi Kompresi Uap (SRKU) sebagai pendingin kondensor pada ekstraktor soxhlet. Latar belakang penelitian adalah perlunya sistem pendingin yang efisien dan berkelanjutan untuk proses ekstraksi yang berlangsung secara kontinu. Metode yang digunakan meliputi desain dan perakitan SRKU, pengujian performa menggunakan beban panas dari heater, serta verifikasi kinerja melalui aplikasi pada sistem soxhlet dengan pelarut etanol. Parameter utama yang diukur meliputi kapasitas pendinginan (Q), Coefficient of Performance (COP),laju produksi kondensat,dan Specific Energy Consumption (SEC). Hasil pengujian menunjukkan bahwa SRKU mampu menghasilkan kapasitas pendinginan 100–140 W, yang cukup untuk melawan panas yang dihasilkan dari pemanas soxhlet sebesar 100 W. Nilai COP meningkat saat laju aliran air diturunkan, sedangkan laju produksi kondensat optimal terjadi pada set point suhu menengah. Hasil laju produksi kondensat yang mempunyai hasil terbaik pada suhu menengah Kesimpulan utama adalah bahwa SRKU yang dirancang dapat diintegrasikan dengan sistem soxhlet dan memiliki kinerja yang memadai untuk kebutuhan pendinginan, serta berpotensi untuk dikembangkan lebih lanjut. Kata   kunci: motor DC, pelayanan kesehatan, rotary encoder, sensor ultrasonik, vending machine obat  
Implementasi Fuzzy Inference System untuk Klasifikasi Gas Karbondioksida Faricha, Anifatul; Arif, Rangga R.; Adiputra, Dimas; Dwi Putranto, Rifki
Jurnal Algoritma Vol 22 No 2 (2025): Jurnal Algoritma
Publisher : Institut Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33364/algoritma/v.22-2.2840

Abstract

Good air quality is vital for human health, one important factor being the range of carbon dioxide levels that can be tolerated by the respiratory system. In this study, the type of gas sensor used was an electrochemical sensor, which has a higher level of selectivity than semiconductor sensors, resulting in more accurate carbon dioxide gas measurements and easier air quality classification. For carbon dioxide readings, this study used an MG-811 gas sensor. Carbon dioxide readings were also compared with a commercial gas measuring device, namely BOSEAN. In addition, the fuzzy inference system method was used to classify air quality into three levels of conditions, namely low, normal, and alert. Based on the data analysis results, the mean absolute percentage error (MAPE) value for the comparison of carbon dioxide gas readings between the MG-811 gas sensor and BOSEAN is 2.23%. Overall, the fuzzy inference system that has been developed works well and can be used to classify air quality automatically.
Pengembangan Sistem Prediksi Risiko Banjir Berdasarkan Ketinggian Air Menggunakan Logika Fuzzy Hazel Dimas Prayogi, Mohammad; Adiputra, Dimas; Tri Rasmana, Susijanto
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Sistem prediksi risiko banjir berbasis ketinggian air telah dirancang menggunakan logika Fuzzy untuk memprediksi risiko banjir berdasarkan perubahan ketinggian air. Sistem ini menggunakan Arduino MKR Wi-Fi 1010 dan sensor ultrasonik HC-SR04 sebagai perangkat utama. Data ketinggian air diolah menggunakan logika Fuzzy untuk mengklasifikasikan risiko banjir menjadi "aman", "siaga", dan "bahaya". Hasil prediksi ditampilkan melalui LCD dan disimpan dalam Firebase Database secara real-time. Hasil pengujian menunjukkan sensor ultrasonik memiliki rata-rata error 2,37%, sedangkan prediksi logika Fuzzy memiliki akurasi tinggi dengan error 0,01%. Sistem ini dapat memberikan informasi risiko banjir secara akurat, meskipun pengiriman data ke Firebase masih tergantung pada kestabilan koneksi internet. Kata kunci— banjir, logika Fuzzy, Arduino, prediksi risiko, sensor ultrasonik.
Sistem Monitoring dan Kontrol Suhu Pada Budidaya Maggot BSF Menggunakan Metode ANN Aliffah Rizkianingtyas, Nur; Adiputra, Dimas; Sari Oktarina, Eka
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Pertumbuhan maggot Black Soldier Fly (BSF) sangat dipengaruhi oleh suhu lingkungan, terutama pada fase budidaya intensif. Untuk menjaga kestabilan suhu kandang, penelitian ini merancang sistem monitoring dan kontrol suhu otomatis berbasis Artificial Neural Network (ANN). Sistem memanfaatkan sensor DHT22 untuk membaca suhu secara real-time dan menghasilkan sinyal Pulse Width Modulation (PWM) guna mengatur kecepatan kipas pendingin. Nilai error suhu dihitung dari selisih suhu aktual dengan suhu target 28°C, kemudian dijadikan input pelatihan ANN pada MATLAB. Model ANN dirancang dengan satu input layer, satu hidden layer (3 neuron), dan satu output layer, menggunakan fungsi aktivasi tansig dan purelin. Konfigurasi ini menunjukkan performa terbaik dengan Mean Squared Error (MSE) sebesar 0,00000092005 dan koefisien regresi mendekati 1. Sistem berhasil merespons suhu ekstrem hingga 41,4°C dengan PWM maksimum 225. Validasi selama tiga hari menunjukkan keandalan sistem dalam menjaga suhu tetap stabil dan mendukung pertumbuhan maggot secara optimal. Perbandingan terhadap sistem tanpa kontrol otomatis membuktikan bahwa sistem ANN lebih efektif, ditunjukkan oleh peningkatan berat maggot dari 540 gram menjadi 590 gram, sementara pada sistem konvensional justru menurun hingga 500 gram. Dengan akurasi pembacaan ±0,3°C, sistem ini dinilai efisien dan layak digunakan secara langsung dalam budidaya. Kata kunci— Maggot BSF, Suhu, Artificial Neural Network
Rancang Bangun Solar Tracker Portable Menggunakan Sensor Ldr Berbasis Algoritma Fuzzy Dony Setiawan, Ananda; Adiputra, Dimas; Yanuar Hariyawan, Mohammad
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Saat ini, para peneliti berlomba-lomba mengembangkan energi terbarukan karena energi fosil semakin menipis. Fokus penelitian ini adalah pada Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Namun, PLTS saat ini belum optimal karena bersifat statis, sedangkan rotasi bumi terus berubah. Oleh karena itu, para peneliti mengembangkan teknologi solar tracker. Penelitian ini bertujuan menyajikan penelitian dan literatur terkini tentang sistem pelacakan fotovoltaik untuk produksi energi listrik, terutama bagi mereka yang terdampak bencana atau tinggal di daerah terpencil yang sulit dijangkau energi listrik. Selain itu, penelitian ini bertujuan mengurangi penggunaan energi listrik dari sumber tidak ramah lingkungan seperti batu bara, minyak bumi, dan gas alam. Penelitian ini juga memberikan gambaran komprehensif tentang sistem pelacakan fotovoltaik serta studi terbaru dalam beberapa tahun terakhir. Penelitian ini mengintegrasikan algoritma fuzzy untuk mengoptimalkan kinerja solar tracker. Algoritma fuzzy, khususnya metode fuzzy Sugeno, digunakan untuk meningkatkan efisiensi dan output energi dari sistem panel surya dengan lebih akurat mengikuti pergerakan matahari. Penggunaan algoritma fuzzy memungkinkan penghematan energi dan optimisasi orientasi sumbu panel surya, sehingga produksi energi dapat meningkat hingga 30% lebih efektif dibandingkan panel surya konvensional yang statis. Implementasi solar tracker dengan algoritma fuzzy juga sangat berguna dalam situasi darurat pasca-bencana, menyediakan sumber listrik kritis untuk operasi darurat, pusat medis, dan fasilitas pengungsian. Kata kunci— solar tracker, fotovoltaik, portable
PENERAPAN PICOBOT UNTUK FISIOTERAPI BERJALAN PASIEN PASCA STROKE DI RUMAH SAKIT WILAYAH JAWA TIMUR Rachmaningrum, Nilla; Adiputra, Dimas; Kusumawati, Aris
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 4 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i4.32954

Abstract

Absrak: Stroke merupakan salah satu penyebab utama disabilitas di seluruh dunia, dengan gangguan mobilitas sebagai dampak yang paling umum. Pasien stroke sering mengalami kesulitan berjalan akibat kelemahan otot, spastisitas, dan gangguan koordinasi, yang menghambat kemandirian serta menurunkan kualitas hidup. Rehabilitasi dengan fisioterapi konvensional telah terbukti membantu pemulihan, tetapi keterbatasan tenaga fisioterapis dan lamanya proses terapi menjadi tantangan tersendiri. Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan fisioterapi robotik dapat meningkatkan keseimbangan, kekuatan otot, dan pola berjalan pasien stroke. Robot Picobot adalah robot yang berfungsi untuk asistensi fisioterapi engkel yang bekerja dengan menggerakkan engkel secara otomatis. Pada kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan pengukuran tingkat penerimaan teknologi robot picobot terhadap masyarakat sasar 30 pasien pasca struke dan tingkat kepuasan mitra terhadap pemanfaatan robot picobot untuk membantu fisoterapi berjalan dalam hal ini dokter dan tenaga Kesehatan. Adopsi teknologi baru dengan faktor atau pengukuran Use Behavior, Facilitating Conditions, Behavioral Intention, Effort Expectancy, Performance Expectancy, dan Social Influence memiliki nilai rata-rata 4,23. Berdasarkan interval (4,20< x ≤ 5,00) skala likert (1-5) dengan jumlah responden (n) 30, berada pada kategori "sangat setuju". Artinya “Teknologi Robotik Picobot untuk Rehabilitasi Pasien Stroke di RSUD Bhakti Dharma Husada Surabaya dapat diterima oleh 30 pasien fisioterapi sebagai responden”.Abstract: Stroke is one of the leading causes of disability worldwide, with mobility impairment being the most common impact. Stroke patients often experience difficulty walking due to muscle weakness, spasticity, and coordination disorders, which hinder independence and reduce quality of life. Rehabilitation with conventional physiotherapy has been proven to help recovery, but limited physiotherapists and the length of the therapy process are challenges. Research shows that the use of robotic physiotherapy can improve balance, muscle strength, and gait patterns of stroke patients. Picobot Robot is a robot that functions as an ankle physiotherapy assistance that works by moving the ankle automatically. In this community service activity, the level of acceptance of picobot robot technology was measured among the target community of 30 post-stroke patients and the level of partner satisfaction with the use of picobot robots to assist walking physiotherapy, in this case doctors and health workers. Adoption of new technology with factors or measurements of Use Behavior, Facilitating Conditions, Behavioral Intention, Effort Expectancy, Performance Expectancy, and Social Influence had an average value of 4.23. Based on the interval (4.20 < x ≤ 5.00) Likert scale (1-5) with the number of respondents (n) 30, it is in the “strongly agree” category. This means that “Picobot Robotic Technology for Stroke Patient Rehabilitation at Bhakti Dharma Husada Surabaya Regional Hospital can be accepted by 30 physiotherapy patients as respondents”.
Water Quality Monitoring with Regression Based PPM Sensor for Controlling Hydroponic Dissolved Nutrient Dimas Adiputra; Titus Kristanto; Abduh Sayid Albana; Gilbert Wednestwo Samuel; Syakira Andriyani; Christian Jose Anto Kurniawan; Nursyahjaya Ramadaniputra; Era Anzha Naelil Munna
Jurnal Ilmiah Teknik Elektro Komputer dan Informatika Vol. 9 No. 2 (2023): June
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jiteki.v9i2.25915

Abstract

Hydroponic cultivation requires rigorous monitoring and control of several parameters, such as turbidity, electric conductivity, acidity (pH), dissolved oxygen and nutrient, which usually be measured once a day manually. Therefore, automation in hydroponic cultivation requires those water quality information as the controlled variable. The dissolved nutrient is especially important because it significantly affects the hydroponic plant growth. Acquiring the dissolved nutrient can be done by using a PPM (parts per million) sensor, but most of the time the sensor needs further processing to obtain the desired measurement. This study presents a reading correction of a PPM sensor based on a regression method so the desired measurement can be done. Sample water with different PPM, such 309 PPM, 290 PPM, 762 PPM, 1910 PPM and 2420 PPM are measured first using a standard PPM meter. Then, the sample PPM is measured by using the PPM sensor. The study also investigates the best regression method to map the PPM sensor measurement to the standard PPM meter measurement by comparing several line equations, such as linear, exponential, polynomial and logarithmic. The function coefficient and bias is chosen by using least square methods. After comparing, the result shows that the polynomial function provides the best reading correction with average error of 76 PPM. The error is especially few when measuring the higher PPM (more than 500 PPM), which is suitable with hydroponic cultivation. Therefore, the PPM sensor with the polynomial function shown in this study can be used to measure the dissolve nutrient accurately in the automation of hydroponic activity compare to other line equations. This study is limited to small sample sizes to prove the concept. The generalization can also be considered in the future study.
Penerapan Teknologi Hidroponik Berbasis IoT Untuk Mendukung Pengembangan Desa Wisata Edukasi Adiputra, Dimas; Kristanto, Titus; Sayid Albana, Abduh; Wednestwo Samuel, Gilbert; Andriyani, Syakira; Jose Anto Kurniawan, Christian
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Riau Pesisir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v2i2.451

Abstract

Perkembangan teknologi di bidang pertanian berkembang pesat setiap tahun, sehingga dapat meningkatkan kualitas pertama terutama di bidang hidroponik. Kemajuan teknologi hidroponik membuat masyarakat lebih efektif dan efisien dengan memanfaatkan teknologi. Namun, banyak masyarakat belum memanfaatkan dan hasil yang diperoleh belum maksimal. Desa Songo merupakan sekelompok masyarakat yang mempunyai potensi ke arah ekonomi produktif. Desa Songo sukses mengembangkan konsep urban farming dengan budidaya tanaman, seperti budidaya tomat, cabai, bayam, seledri, dan sebagainya. Tetapi, pengetahuan masyarakat Desa Songo di bidang teknologi hidroponik masih belum paham. Sehingga dilakukan kegiatan pengabdian untuk memberikan gambaran dan wawasan masyarakat Desa Songo agar dapat mengembangankan konsep urban farming menggunakan teknologi hidroponik berbasis IoT.  Adapun tujuan dari kegiatan pengabdian adalah memberdayakan masyarakat Desa Songo sebagai upaya peningkatan perekonomian desa melalui teknologi hidroponik sebagai upaya dalam mengembangkan desa wisata edukasi. Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian adalah tahap persiapan dalam menggunakan teknologi hidroponik dan tahap inti dalam implementasi teknologi hidroponik berbasis IoT. Hasil dari kegiatan pengabdian adalah memberikan pembekalan pelatihan kepada masyarakat cara mengimplementasi hidroponik dengan bantuan teknologi, sehingga kedepannya dapat menjadikan salah satu objek wisata yakni sebuah desa wisata edukasi.
Co-Authors Abduh Sayid Albana Abdulloh Hamid Nushfi Aditya Yudhistira Ahmad Habibi Aldo Juan Widodo Aliffah Rizkianingtyas, Nur Aliffah Rizkiningtyas, Nur Andi Nur Halisyah Andriyani, Syakira Anifatul Faricha Annisa'ul Baroroh Ardiansyah Al Farouq Arif, Rangga R. Arif, Rangga Roospratama Aris Kusumawati Arthur Silitonga Bagas Wahyu Prakoso Christian Jose Anto Kurniawan Christian Jose Anto Kurniawan Daffaldi, Rafly Dimas Bagas Wicaksono Dony Setiawan, Ananda Eka Sari Oktarina Era Anzha Naelil Munna Faiz Fanani, Ahmad Fauzan Rasyid Gilbert Wednestwo Samuel Gilbert Wednestwo Samuel Halisyah, Andi Nur Hari Sulistiyo Budi Waspada Hazel Dimas Prayogi, Mohammad Helmy Widyantara Humaidi, Reza Isa Hafidz Jose Anto Kurniawan, Christian Khodijah Amiroh Lora Khaula Amifia Lubis, Muhammad Rafli Ramadhan Mas Aly Afandi Moch. Bagus Indrastata Moch. Fauzan Rasyid Moch. Iskandar Riansyah Mohammad Yanuar Hariyawan Montolalu, Billy Nadia Dinda Pratama Putri Nathalia, Vita Ayu Nilla Rachmaningrum Nisa Isrofi Nismara, Radithya Anjar Nursyahjaya Ramadaniputra Pangestu Widodo, Pangestu Putra, Aldhitiansyah Putranto, Rifky Dwi Ramadaniputra, Nursyahjaya Reza Humaidi Rifki Dwi Putranto Rizkianingtyas, Nur Aliffah Robin Addwiyansyah Alfaro Samrat SALSABILA, ANNISA Satria Fajar Rachmadianto Satrio, Kensora Bintang Panji Selamet, Sheila Shelvia Sevia Indah Purnama Shinvalraus Sains Raihan Kanzu Susijanto Tri Rasmana Syakira Andriyani Syakira Andriyani Titus Kristanto tsani, naufal tsani firjatulloh Ubaidillah Ulfa, Dinda Karisma Ully Asfari Wahyu Andy Prastyabudi Wednestwo Samuel, Gilbert Yosefan Alfeus Bayuaji