Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ECOTOURISM SUSTAINIBILITY: PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PENERAPAN TEKNOLOGI INOVASI BERBASIS PENGUATAN HOSPITALITY DAN PENGEMBANGAN SDM Sanaba, Hardiman Faramit; Juminah, Juminah; Sabaria, Sabaria; Putri, Lutfia Hermawati; Alhazen, Tito; Astuti, Sri
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i1.27902

Abstract

Abstrak: Kampung Adat Malasigi merupakan kampung persiapan yang saat ini masih menjadi bagian dari Kampung Klayili, Distrik Klaiyli, Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat Daya. Kampung ini memiliki memiliki banyak potensi yang dapat diasah dan digalih secara berkelanjutan, sehingga harapannya bisa menjadi kampung definitif dengan memiliki masyarakat yang cakap dan terampil pada aspek hospitality dengan tetap mempertahankan adat istiadat, memanfaatkan potensi lokal secara optimal, hingga tetap menjaga dan melestarikan lingkungan. Oleh karena itu, sangat penting masyarakat Malasigi mendapatkan pengembangan kapasitas diri melalui beragam pelatihan dan pendampingan demi keberlanjutan hidup masyarakat setempat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas SDM masyarakat Malasigi pada aspek hospitality dan kemandirian ekonomi untuk menunjang ekowisata yang berkelanjutan. Metode yang dipilih dalam pelaksanaan program ini meliputi observasi, FGD, ceramah, pelatihan, dan pendampingan. Masyarakat sasaran penerima manfaat berjumlah 46 orang yang berasala dari kelompok Lembaga Pengelola Hutan Kampung (LPHK). Program ini melibatkan pendekatan partisipatif, masyarakat diberikan pelatihan dan pendampingan dalam pengembangan usaha mikro, pengelolaan produk kerajinan tangan, serta peningkatan keterampilan dalam pemasaran digital untuk produk-produk lokal, pelatihan hospitality dan pelatihan produksi olahan keripik pisang. Sistem evaluasi yang digunakan yakni angket dari (pre-test dan post-test), hasil yang diperoleh dari pengabdian ini yakni bisa meningkatkan pengetahuan, pengolahan sumberdaya alam, dan melakukan pemasaran yang meningkat 100% dari sebelum penerapannya. Program ini diharapkan dapat menjadi role model bagi pengembangan komunitas adat lainnya dalam memanfaatkan potensi lokal secara berkelanjutan.Abstract: Malasigi Traditional Village is a preparatory village which is currently still part of Klayili Village, Klaiyli District, Sorong Regency, Southwest Papua Province. This village has a lot of potential that can be honed and exploited in a sustainable manner, so the hope is that it can become a definitive village by having people who are capable and skilled in the hospitality aspect while still maintaining customs, utilizing local potential optimally, and continuing to protect and preserve the environment. Therefore, it is very important for the Malasigi community to receive capacity development through various training and assistance for the sustainability of the lives of the local community. This service activity aims to increase the human resource capacity of the Malasigi community in aspects of hospitality and economic independence to support sustainable ecotourism. The methods chosen for implementing this program include observation, FGD, lectures, training and mentoring. The target beneficiary community is 46 people from the Village Forest Management Institution (LPHK) group. This program involves a participatory approach, the community is given training and assistance in developing micro businesses, managing handicraft products, as well as improving skills in digital marketing for local products, hospitality training and training in the production of processed banana chips. The evaluation system used is a questionnaire from (pre-test and post-test), the results obtained from this service are being able to increase knowledge, processing of natural resources, and marketing which has increased 100% from before implementation. It is hoped that this program can become a role model for the development of other traditional communities in utilizing local potential in a sustainable manner.
PELATIHAN PENEREPAN TEKNOLOGI DAN INOVASI DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN OMSET INDUSTRI PARIWISTA Nasri, Juminah; Sanaba, Hardiman Faramit; Sabaria, Sabaria; Hadi, Syamsul; Astirin, Okid Parama; Rahayu, Muji; Putri, Lutfia Hermawati; Gozali, M. Didit; Marchivanalia, Pinkan Olivia
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 8, No 3 (2024): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v8i3.21661

Abstract

Abstrak:Secara geografis Kampung Malasom Distrik Aimas memiliki potensi strategis karena terletak di pusat kota dan pemerintahan Kabupaten Sorong Provinsi Papua Barat Daya. Berangkat dari Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Kabupaten Sorong Tahun 2023 ditemukan data bahwa tingkat kesejahteraan masyarakat masih rendah. Temuan ini didukung dengan data BPS Kabupaten Sorong yang menunjukkan bahwa angka kemiskinan sejak tahun 2020 - 2022 terus meningkat. Oleh karena itu, tujuan pengabdian ini yakni: (1) Meningkatkan omset mitra sasaran, (2) Meningkatkan pengetahuan dan skill SDM mitra sasaran, (3) penerapan teknologi pada aspek produksi dan pemasaran. Metode pengabdian masyarakat mencakup pra kegiatan (observasi dan wawancara), pelaksanaan kegiatan (FGD, sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan), serta evaluasi kegiatan melalui lembar analisis level keberdayaan mitra sasaran serta wawancara partisipatif pasca pelaksanaan program. Hasil pengabdian kolaborasi sosial UNS dan UNIMUDA Sorong yang membawa semangat tourismpreneur berhasil membawa mitra sasaran Rumah Etnik Papua dan Pemuda Karang Taruna Malasom naik level dari aspek omset meningkat hingga 525%, kualitas pengetahuan dan skill SDM terpenuhi 100%, serta aspek aksesibilitas digital (penerapan teknologi) terpenuhi 100%.Abstract: Geographically, Malasom Village, Aimas District has strategic potential because it is located in the city center and government of Sorong Regency, Southwest Papua Province. Based on the 2023 Sorong Regency Regional Development Plan (RPD), data was found that the level of community welfare is still low. This finding is supported by Sorong Regency BPS data which shows that the poverty rate from 2020 - 2022 continues to increase. Therefore, the objectives of this service are: (1) Increasing the turnover of target partners, (2) Increasing the knowledge and skills of target HR partners, (3) applying technology to production and marketing aspects. Community service methods include pre-activity (observation and interviews), implementation of activities (FGD, socialization, training and mentoring), as well as activity evaluation through target partner empowerment level analysis sheets and participatory interviews after program implementation. Results of UNS and UNIMUDA Sorong social collaboration service which carries the Tourismpreneur spirit, succeeded in bringing the target partners Rumah Etnik Papua and Karang Taruna Malasom Youth to a level up in terms of turnover increasing to 525%, the quality of HR knowledge and skills being met 100%, and the aspect of digital accessibility (application of technology) being fulfilled 100%.