Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

Peran Komunikasi Pemasaran Industri Kreatif Festival Budaya Dieng 2018 dalam Pembentukan Identitas Kota Tuti Widiastuti; Eli Jamilah Mihardja; Prima Mulyasari Agustini
Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 16, No 3 (2018)
Publisher : Univeritas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jik.v16i3.3207

Abstract

Dieng merupakan sebuah tempat yang kental dengan sejarah dewa yang pernah tinggal di sana. Pada awal mulanya Dieng merupakan tempat dengan penghasil tanaman perkebunan dataran tinggi yang terkenal, kemudian sampailah kepada isu lingkungan yang menyerang Dieng. Adanya hal tersebut, salah satu penduduk Dieng membuat kegiatan Dieng Culture Festival atau DCF yang dapat mengembalikan perekonomian yang sempat hancur. Hingga, DCF 2018 segala bentuk industri kreatif yang dibentuk oleh para masyarakatnya sukses dan menjadi suatu barang yang wajib dibeli saat mengunjungi Dieng. Sehingga, pada saat ini masyarakat tidak terlalu bergantung kepada alam tetapi memiliki sumber hasil usaha yang lain. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa DCF 2018 dan industri kreatif merupakan dua hal yang tidak bisa dipisahkan dan saling mendukung satu sama lain.
LIVING IN ASIA: THE DUTCH SETTLEMENT IN THE SEVENTEENTH CENTURY OF MALACCA AND AYUTTHAYA Prima Nurahmi Mulyasari
Khazanah Pendidikan Vol VII No 1 September 2014
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jkp.v7i1.663

Abstract

Sebagai akibat dari ekspansi besar VOC (Persekutuan Dagang Hindia Timur) di Asia administrasi perusahaan multinasional pertama di dunia itu berkembang luar biasa. Oleh karena itu perlu usaha untuk mengakomodasi pemukiman bagi orang-orang Belanda yang terlibat dalam kegiatan perdagangan yang dilakukan VOC. Pada saat itu, dengan perjalanan panjang dari Belanda ke Asia yang membutuhkan waktu lebih dari setengah tahun mereka harus berjuang menghadapi iklim ekstrim yang berbeda dari iklim di negerinya serta tantangan lainnya selama tinggal di Asia yang kebanyakan wilayahnya beriklim tropis. Dengan demikian, strategi bertahan diperlukan untuk mengatasi situasi ini. Tujuan penulisan artikel adalah untuk membandingkan pemukiman pegawai VOC di dua kota pelabuhan penting di Asia Tenggara pada masa itu, yakni Malaka dan Ayutthaya berdasarkan bentuk fisik dan pengaturan administrasinya. Abad ke-17 menjadi kerangka waktu karena periode tersebut adalah masa-masa gemilang VOC selama ekspansinya melintasi samudera dan benua. Dengan menggunakan sumber-sumber sekunder artikel ini tidak akan mencoba untuk menemukan sesuatu yang baru, tetapi hanya untuk mendapatkan wawasan lebih mengenai pemukiman VOC di kota-kota pelabuhan di Asia Tenggara. Keywords: VOC, Malacca, Ayutthaya, settlement
Analisis “Brand Equity” Siaran Berita Stasiun Televisi Swasta Indonesia Arif Sugiono; Prima Mulyasari Agustina
MediaTor (Jurnal Komunikasi) Vol 5, No 2 (2004): Seorang Periset yang Baik Mesti Memiliki Sikap Enteng
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) LPPM Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mediator.v5i2.1164

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keadaan berbagai merek siaran berita stasiun televisi swasta berdasarkan dimensi ekuitas mereknya, dengan memfokuskan pada empat dimensi ekuitas merek, yang meliputi loyalitas merek, kesadaran merek, persepsi kualitas, dan asosiasi merek. Metode yang digunakan metode deskriptif, dengan analisis data menggunakan tabulasi dan teknik skala. Hasil penelitian dari dimensi loyalitas merek tiga besar siaran berita secara berurutan adalah Buser, Patroli dan Liputan 6 Petang. Dari dimensi Kesadaran Merek tiga siaran berita yang disebut adalah Buser, Patroli dan Liputan 6 Petang. Dari segi asosiasi merek, Buletin Siang dan Liputan 6 Siang (44%), diasosiasikan sebagai siaran berita yang penyajiannya cepat. Patroli (62%) diasosiasikan siaran berita yang penyajiannya akurat (benar dan obyektif) Info Manca Negara (56%) diasosiasikan sebagai siaran berita yang penyajiannya cukup menarik. Dari dimensi persepsi kualitas yang dijadikan pedoman adalah, kecepatan berita 31%, keakuratan aberita 36%, penyajian berita 33%, dengan urutan merek siaran berita Liputan 6 Siang, Buser, dan Patroli.
Membangun Loyalitas Pelanggan “Citilink” Garuda: Tinjauan Manajemen Hubungan Pelanggan Prima Mulyasari Agustini
MediaTor (Jurnal Komunikasi) Vol 8, No 2 (2007): Proses Berkesenian = Proses Berkomunikasi
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) LPPM Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mediator.v8i2.1255

Abstract

Building a loyal customer community is the aim of transportation business. Citilink as one of national flag carrier manages its customer relation by maintaining communication among customer, corporate, and workforce. Using communication management approach to build a close connection among its customers, Citilink focused on 4 aspects: makes regular repeat purchase, purchases across products and service lines, refers others, and demonstratesimmunity to the pull of competition. A system of customer satisfaction fulfillment needs to be established to ensure customer loyalty.
Kompetisi Industri Transportasi: Tinjauan Komunikasi Pemasaran Jasa PT Kereta Api Indonesia Prima Mulyasari Agustini
MediaTor (Jurnal Komunikasi) Vol 9, No 1 (2008): Isu Komunikasi Kesehatan yang Ter-”Pojok”-kan
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) LPPM Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mediator.v9i1.1147

Abstract

The development of transportation industry has removed the train business from its monopolistic business. Sooner or later, the government will open up opportunity for private parties to participate in the train business. In order to successfully anticipate this future, PT Kereta Api Indonesia (KAI) needs to change its communication strategy. Integrated Service Marketing Communication (ISMC) was recommended as a strategic approach covering management of service promise, management of customer expectation, customer education improvement, and management of internal marketing communication.
Samarinda City Branding through Tourism Communication of Dayak Village in Pampang Tuti Widiastuti; Eli Jamilah Mihardja; Prima Mulyasari Agustini
MediaTor (Jurnal Komunikasi) Vol 13, No 1 (2020): (Accredited Sinta 2)
Publisher : Pusat Penerbitan Universitas (P2U) LPPM Unisba

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/mediator.v13i1.5654

Abstract

The Dayak village in Pampang, Samarinda in East Kalimantan has cultural potential, especially the performing arts that is utilized to support the development of regional tourism. For this reason, this study aims to find out how Dayak cultural symbols in the village of Pampang is used for the strategy of Samarinda city branding. The symbolic of interaction perspective is used to analyze the use of cultural symbols in the imaging of a city. The research method used is descriptive qualitative. Data are collected from interviews with various informants from the government, community leaders, and traditional leaders. Finding of the research indicated that the performing arts is used as a resource in tourism development with a cultural perspective. Cultural symbols in the performing arts can be a means of symbolic interaction of the Dayak culture in Pampang among the community, domestic and foreign tourists who come to this village. This cultural performing can be an attraction of Samarinda City, which has minimal potential for a nature tourism. The utilization of regional cultural potential can be maximized by increasing support from formal and informal institutions to manage this potential to support the image of the city.
THE URGENCY OF PREPARING REGIONAL REBRANDING THAT INCLUDES DISASTER MITIGATION STRATEGIES IN INDONESIA Eli Jamilah Mihardja; Prima Mulyasari Agustini; Sofia W Alisjahbana; Fatin Adriati
Jurnal Sosial Humaniora Vol. 13 No. 2 (2022): OKTOBER
Publisher : Universitas Djuanda Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jsh.v13i2.6730

Abstract

Local Governments can make their own branding, as an identity and also the basis for regional marketing so that they can provide the maximum benefit for the community, nation and state. However, the branding strategy should also include disaster mitigation considering that Indonesia is a disaster-prone country. By ensuring disaster mitigation in the area's branding strategy, the community and visitors will feel relatively safe. This article is sourced from a research report through a grant from the Indonesian Ministry of Education and Culture. The research was conducted in Lombok in 2021 and continued in 2022 by also including benchmarking in the Toba and Yogyakarta regions. The results show that West Nusa Tenggara is relatively successful in establishing its regional branding with the theme of sport-tourism and is also currently including islands other than Lombok, However, the implementation of disaster mitigation has not yet been integrated into the branding plan
Pengaruh Kualitas Website Terhadap E-Satisfaction, E-Trust Dan E-Loyalty Pengguna Website Tvonenews.Com Di Jakarta Timur Rendy Putra Suryadiningrat; Prima Mulyasari Agustini
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 4 No. 4 (2023): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v4i4.2012

Abstract

Berdasarkan data google analitycs pada November 2021 jumlah returning visitors (pengunjung kembali) TvOnenews.com hanya sekitar 22,8%. Namun jumlah pengguna yang kembali pada website tvOnenews.com belum terbilang memadai untuk dikatakan memiliki pengguna yang loyal. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat pengaruh kualitas situs web (webqual), yaitu kegunaan, kualitas informasi, dan layanan interaksi, terhadap loyalitas yang dimediasi oleh e-satisfaction dan e-trust. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dalam bentuk survei. Pendekatan multistage cluster random sampling digunakan untuk mengumpulkan data, dengan masyarakat di kecamatan Kayu Manis yang dipilih sebagai sampel. Perangkat lunak SmartPLS3 menggunakan pendekatan Structural Equation Modeling (SEM) untuk menganalisis data. Penelitian ini menawarkan total enam hipotesis. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis, kualitas situs web berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan elektronik, kepercayaan elektronik, dan loyalitas elektronik. E-satisfaction memiliki dampak yang cukup menguntungkan terhadap e-loyalty. Sedangkan e-trust tidak memiliki dampak yang signifikan terhadap e-loyalty. Berdasarkan hasil penelitian, peneliti memiliki saran untuk meningkatkan kualitas website dari segi kemudahan menavigasi, tampilan website dan kejelasan dalam interaksi di website.
STRATEGY ANALYSIS “LAGOON AVENUE MALL” TOWARDS SDG 5 TARGET: (Case Study at Lagoon Avenue Mall Sungkono Surabaya) NDINI, AYU SEKAR; MULYASARI AGUSTINI, PRIMA
E-Jurnal Manajemen Trisakti School of Management (TSM) Vol. 4 No. 2 (2024): E-Jurnal Manajemen Trisakti School of Management (TSM)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34208/ejmtsm.v4i2.2461

Abstract

This research focuses on analyzing the digital marketing strategy implemented by Lagoon Avenue Mall Sungkono Surabaya to achieve the SDG 5 target, which focuses on women's empowerment. By using a qualitative approach, this research aims to explore and understand in depth the strategies that have been implemented by Lagoon Avenue Mall internal parties in order to increase sustainable development by strengthening the role of women in this context. Primary data for this research was obtained through in-depth interviews with internal parties at Lagoon Avenue Mall Sungkono Surabaya as well as parties from the community or event organizers who had collaborated in organizing events at the mall. By combining internal and external perspectives, this research produces a comprehensive understanding of the digital marketing strategies that have been implemented as well as the challenges faced by Lagoon Avenue Mall in achieving SDG 5 goals. The results of the analysis show that although Lagoon Avenue Mall Sungkono Surabaya has implemented several successful strategies , such as targeting specific market segments and focusing on developing events in malls, there are still several areas that require improvement. For example, a lack of precision in defining target audiences and evaluating campaign performance can reduce the effectiveness of their marketing efforts. Apart from that, less interesting content and low user engagement are also obstacles in achieving marketing goals. Other challenges include administrative issues related to rental contracts, uncertainty about the non-financial benefits of collaboration, and competition with other malls or events in the area. This research provides valuable recommendations for Lagoon Avenue Mall Sungkono Surabaya to improve their digital marketing strategy to support the achievement of SDG 5 targets, especially regarding women's empowerment. By improving existing strategies and overcoming the challenges faced, it is hoped that Lagoon Avenue Mall can be more effective in contributing to sustainable development and achieving the goals set in the SDG agenda.
Pelatihan Digital Marketing untuk Ibu-Ibu Rumah Tangga di Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur Iman Santoso, Berkah; Mulyasari Agustini, Prima; Kurnia, Ari
Indonesian Journal for Social Responsibility Vol. 2 No. 02 (2020): December 2020
Publisher : LPkM Universitas Bakrie

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36782/ijsr.v2i2.24

Abstract

Household economics reinforcement, especially in village areas, has become responsibility among government through village community empowerment programs and the family economic activity. Housewives, who were managing household economy, often lack of time, power and resources while managing their household economy. Meanwhile, the husband has main responsibility to support household economy to do their job in earning money. He also has limitation to fulfil household needs. One of the alternative breakthrough to empower housewives is using the digital media as an appropriate media which is one of the goods and services home production marketing channel through digital marketing. The writers has given digital marketing workshop using social media which has been installed in audience’s smartphone, in location Kejapanan Village, Gempol, Pasuruan, Jawa Timur to its related purpose. Furthermore, the workshop is aimed to develop creative-entrepreneur housewives in Kejapanan Villages which are able to use digital marketing media for promoting household products and services independently.