Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Strategi Komunikasi Pemasaran & Identitas Merek UMKM Pepes H Dirja Untuk Mempertahankan Usaha Kulinernya dan Meningkatkan Pengunjung Objek Wisata Bendungan Walahar Karawang Sari, Mega Puspita; Agustini, Prima Mulyasari
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.6908

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan melihat apa yang dilakukan UMKM Pepes H. Dirja dalam memanfaatkan strategi komunikasi pemasaran yang baik dan identitas merek yang sudah dikenal luas untuk dijadikan strategi agar bisa tetap bertahan sebagai kuliner legendaris khas Karawang, dan mendukung peningkatan kunjungan wisatawan ke Bendungan Walahar di era modern saat ini. Dalam kondisi persaingan usaha kuliner yang semakin ketat, serta tantangan pemsaran dan penjualan online di era digital, maka pelaku UMKM dituntut tidak hanya bisa dalam mengolah produk, tapi juga harus bisa dalam memasarkan produk secara online dan membangun identitas merek yang kuat. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, teknik pengumpulan data penelitian ini yaitu melalui wawancara langsung dengan keluarga pemilik pepes H. Dirja dan menggunakan studi pustaka seperti dari jurnal penelitian sebelumnya dan juga buku. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pepes H. Dirja mampu bertahan dan berkembang karena strategi komunikasi pemasaran yang baik, mulai dari pemanfaatan media sosial Instagram, layanan pemesanan online lewat GoFood dan WhatsApp, hingga pengiriman untuk luar kota Karawang menggunakan jasa kurir Pixel express. Keberhasilan ini juga didukung oleh kekuatan merek “Pepes H. Dirja” yang sudah di kenal luas oleh masyarakat Karawang maupun diluar kota Karawang sejak tahun 1986 sebagai pelopor pepes pertama di Karawang. Strategi yang dilakukan tak hanya bisa untuk mempertahankan usaha kulinernya, tapi juga bisa meningkatkan kedatangan pengunjung objek wisata Bendungan Walahar Karawang. Penelitian ini menunjukkan bahwa penggabungan antara strategi komunikasi pemasaran yang baik dan identitas merek (brand) yang sudah terkenal mampu menjadi kunci keberhasilan dan berkembangnya UMKM di era modern saat ini.
Telaah Penggunaan Media Sosial Untuk Pengembangan UMKM Pariwisata: Studi Kasus Mahapena Indonesia Wicaksono, Rizal Nino; Agustini, Prima Mulyasari
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.6920

Abstract

Penelitian ini menjelaskan tentang penggunaan media sosial untuk mengembangkan pertumbuhan usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di sektor swasta, Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis bagaimana media sosial memengaruhi pertumbuhan bisnis. Hal ini dipengaruhi oleh meningkatnya penetrasi media sosial dan internet di Indonesia, serta UMKM di industri pariwisata. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan sumber data wawancara yaitu  mewawancarai pemilik UMKM Mahapena Indonesia, studi ini mengkaji fungsi utama media sosial dalam bisnis, seperti identifikasi pelanggan, komunikasi dua arah, memahami preferensi, meningkatkan keterlibatan, membangun hubungan, membangun reputasi, dan membina komunitas. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan media sosial Mahapena Indonesia yang telah dilakukan sejak tahun 2020 telah memberikan dampak positif dan berguna terhadap pengembangan usaha UMKM Mahapena Indonesia. Media sosial merupakan alat komunikasi yang berguna untuk memengaruhi pasar, mendorong interaksi, memahami kebutuhan pelanggan, dan menciptakan komunitas serta dapat membentuk citra dan reputasi yang baik. Penelitian ini melihat pentingnya media sosial bagi pelaku UMKM di era digital dan menyarankan penelitian lebih lanjut untuk mengidentifikasi isu-isu terkait penggunaan media sosial di luar bidang UMKM.
Agricultural Branding: Nine Routes Wijaya, Bambang Sukma; Agustini, Prima Mulyasari
Jobmark: Journal of Branding and Marketing Communication Vol. 2 No. 2 (2021): JOBMARK Vol 2 No 2 (January-June 2021)
Publisher : Graduate School of Communication Universitas Bakrie

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36782/jobmark.v2i2.155

Abstract

As an enduring sector, agriculture requires new approaches to develop and communicate its values to remain relevant and meaningful. Agricultural branding is a powerful alternative solution amid a thriving agricultural industry, business, and technology. This article paves the way for agricultural branding strategies and studies by providing nine routes to explore: 1) agricultural policies and programs, 2) production and commodities, 3) distribution and services, 4) consumption and accessibility, 5) agricultural communication and education, 6) culture and resources, 7) investment and sustainability, 8) collaboration and diversification, and 9) technology and innovation. This article is helpful as a reference for academic research and an insightful resource for professional practitioners and industry in developing a more advanced agricultural sector.