Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Implementasi Pembelajaran Blanded Learning di Madrasah Ibtidaiyah Negeri Kabupaten Indragiri Hilir Masriani, Masriani; Liana, Dina; Devianti, Rika; Munawaroh, Faridatul
NUR EL-ISLAM : Jurnal Pendidikan dan Sosial Keagamaan Vol. 9 No. 1 (2022): (April 2022)
Publisher : Institut Agama Islam Yasni Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51311/nuris.v9i1.386

Abstract

Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui implementasi serta kendala yang terjadi pada saat pelaksanaan bleanded learning di MIN Indragiri Hilir. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa implementasi bleanded learning telah terlaksana dengan baik, namun terdapat beberapa kendala seperti sulit dalam menyampaikan materi dikarnakan terkendala oleh media pembelajaran, selanjutnya kendala terdapat pula pada guru yang mengalami kesulitan dalam menilai secara objektif.
Implementation of Counseling Techniques: Art Therapy Techniques to Explore the Problems of Introverted Students Who Experience Academic Procrastination Devianti, Rika; Nurhafiza, Nurhafiza; Pane, Riem Malini
Educational Guidance and Counseling Development Journal Vol 7, No 2 (2024): EGCDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/egcdj.v7i2.33533

Abstract

This research aim is to describe the implementation of art therapy technique in individual conseling to explore the problems of introvert students. The research method was qualitative method with case study approach. the research subject was 1 student at x grade students in Tembilahan. The technique in collecting data used interview, observation and documentation. the research data analyzed triangulation data. Based on the result, it shws that the art therapy technique can explore the problems of introvert students. the students can tell their story, and have confidence in solving their problems after following conseling by art therapy technique. art therapy technique in conseling can apply flexsibley as a tool to open the conversation, or combine the media of art therapy technique with the profesional abilty of conseling teacher as communication media in therapeutic relathionship. Art therapy technique can help the students to express their thought and feelings througt drawing, painting, or coloring the observed object based on feeling and mood. art thechnique can help the students who cannot express their problems verbally and this technique can help the students to express their problems implicitly through a series of arts.
Metode Bermain: Upaya Menstimulusi Perkembangan Matematika Anak Usia Dini Handayani, Fitri Febri; Munawaroh, Faridatul; Kurniawan, Nova Adi; Devianti, Rika
Mitra Ash-Shibyan: Jurnal Pendidikan dan Konseling Vol. 5 No. 02 (2022): Mitra Ash-Shibyan: Jurnal Pendidikan dan Konseling
Publisher : STAI Auliaurrasyidin Tembilahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46963/mash.v5i02.529

Abstract

Mathematics is still considered one of the difficult and frightening subjects to learn. The play method is considered to be able to make the mathematics learning process more enjoyable, so that it can stimulate children's mathematical abilities. The purpose of this study was to determine the mathematical development of Group B children of PAUD Kasih Ibu. This research is a Classroom Action Research (PTK) in collaboration with class teachers. The subjects in this study were as many as 14 children. Data were collected using child ability test sheets, observations, field notes, and documentation. Data analyzed using P= . The results showed that children's mathematical ability in pre-cycle was 42%, cycle I was 72.3% and Cycle II was 99.1%. In addition, children have also been seen 1) like to play, 2) like new things, and 3) children are easily bored, so they need a variety of media and learning methods.
Development of Early Childhood Gender Identity Flashcards; Prevention of Gender Dysphoria of Islamic Generation Raja Ahmad, Raja Rahima Munawarah; Suryani, Lilis; Mansor, Norwati Binti; Devianti, Rika; Hasgimianti, Hasgimianti
CAKRAWALA DINI: JURNAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Vol 16, No 1 (2025): (ONLINE FIRST) MAY 2025
Publisher : UPI Kampus Cibiru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to test the feasibility of gender identity flashcards based on Islamic teachings for early childhood. Various developments of flashcards for early childhood have been developed, but flashcards about gender identity have not received much attention. The research was located in Pekanbaru City, the research subjects were 37 young children. This research has used an RD approach. Data has been collected using interviews and Likert model questionnaires. Data has been analyzed using percentages and categorization. The results of this research have shown that the gender identity flashcard media is very suitable to be used as a learning medium to introduce gender identity according to Islamic teachings in early childhood based on the results of the combined validity test (89.04%). The results showed that these flashcards are suitable for use in early childhood learning to recognize gender identity according to Islamic teachings, to prevent gender dysphoria. This research can be used by early childhood education teachers and guidance and counseling teachers in designing lessons containing gender recognition for children.
Internalization of Islamic Values in Counseling Services to Improve The Mental Health of Adolescents Devianti, Rika; Safitri, Nur’aini
Educational Guidance and Counseling Development Journal Vol 8, No 1 (2025): EGCDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/egcdj.v8i1.36735

Abstract

Remaja rentan mengalami gangguan kesehatan mental. Tanda-tanda remaja yang mengalami gangguan kesehatan mental yaitu seperti terlihat tidak bersemangat, nafsu makan berkurang, susah tidur, dan rasa cemas atau khawatir yang berlebihan. Konseling adalah proses bantuan yang diberikan oleh seorang profesional untuk meningkatkan kesehatan mental remaja. Dalam pelaksanaan konseling perlu internalisasikan nilai-nilai islam seperti Q.S. al-Baqarah:155 tentang bersabar dalam menghadapi ujian, Q.S. al-Anbiya:90 tentang berserah diri dan berdo’a kepada Allah ketika menghadapi ujian, Q.S. al-A’raf:201 tentang perintah bertakwa kepada Allah ketika ditimpa perasaan was-was, dan Q.S. al-Baqarah:286 tentang Allah menguji atau membebani hambanya sesuai dengan kesanggupannya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis library research. Pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan penelaan terhadap berbagai literatur-literatur yang relevan dengan kajian penelitian yang kemudian dianalisis dengan menggunakan analisis isi dan hasilnya dipaparkan secara deskriptif. Dari hasil penelaan beberapa literatur diperoleh sepuluh jurnal yang relevan dengan kajian yang diteliti dengan hasil bahwa internalisasi nilai-nilai Islam dalam layanan konseling dapat meningkatkan kesehatan mental remaja. Remaja yang mengalami gangguan kesehatan mental dapat memahami bahwa ujian atau masalah yang sedang dialaminya merupakan ujian dari Allah, senantiasa selalu bersabar dan berserah diri kepada Allah ketika sedang mengalami suatu masalah dalam hidupnya, dan tidak melakukan tindakan-tindakan yang merugikan dirinya sendiri. Internalisasi nilai-nilai Islam dalam konseling menjadi hal yang penting untuk dilakukan dalam upaya mewujudkan remaja yang memiliki mental yang sehat.
PARENTING ANAK BERKUALITAS DI GENERASI ALPHA Devianti, Rika; Ningrum, Sutria; Kencana, Rita; Siswanto, Iwan; Amalia, Nur
Jurnal Sentra Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Sentra Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/sentra.v2i2.4236

Abstract

Generasi alpha, yang lahir antara tahun 2010-2025, tumbuh seiring dengan kemajuan teknologi dan digital. Mereka dikenal sebagai kelompok yang terampil dalam menggunakan perangkat digital dan dijuluki sebagai generasi instan atau maju. Oleh karena itu, tidak mengherankan melihat anak-anak usia dini mampu memanfaatkan ponsel cerdas tanpa kesulitan. Perkembangan teknologi dan digital yang pesat memberikan kemudahan dalam memenuhi kebutuhan serta mengakses informasi. Namun demikian, perkembangan ini juga menantang orang tua dalam mengarahkan pembentukan karakter anak. Anak-anak cenderung lebih banyak menghabiskan waktu dengan ponsel cerdas daripada bersama orang tua, yang dapat berdampak negatif pada aspek kognitif, afektif, psikomotorik, dan perkembangan karakter mereka. Tujuan penelitian ini untuk melihat bagaimana gaya pengasuhan anak dan pola asuh anak berkualitas di generasi alpha. Metode yang digunakan adalah metode library research dengan pendekatan kualitatif yang mendeskripsikan hasil temuan dari berbagai sumber buku/jurnal dari media cetak atau media elektronik. Hasil penelitian ditemukan gaya pengasuhan ada 4, yaitu permissive (too sot)/permisif, authoritarian (too hard)/otoriter, authoritative (just right)/demokratis, uninvolved/tidak terlibat, Dalam konteks generasi alpha, strategi pendidikan yang berkualitas mencakup aspek menjadi teladan positif bagi anak, tidak memberikan perlakuan yang berlebihan, meluangkan waktu berkualitas bersama anak, mendorong pertumbuhan kemandirian, menjalankan pengawasan, mengatur penggunaan teknologi secara ketat, mengimplementasikan disiplin yang konsisten, memberikan penghargaan dan kasih sayang, mengajarkan etika bersosialisasi, serta mengedukasi nilai berbagi.
Penggunaan Aplikasi Instrumentasi pada Pelayanan Bimbingan dan Konseling di Sekolah Devianti, Rika; Sari, Suci Lia
Indonesian Journal of Counseling and Development Vol. 2 No. 1 (2020): July 2020
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kerinci, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/ijcd.v2i01.875

Abstract

Abstrak. Lembaga pendidikan merupakan lembaga yang menyediakan berbagai pelayanan bagi peserta didik untuk membantu perkembangan potensi yang optimal. Salah satunya adalah pelayanan Bimbingan dan Konseling (BK) yang merupakan bagian integral dari upaya untuk membantu mengembangkan potensi peserta didik seperti bakat, minat, dan kemampuannya. Salah satu pelayanan yang perlu dilakukan oleh guru BK adalah pelayanan BK dengan kegiatan pendukung, yaitu aplikasi instrumentasi. Namun, tidak semua guru BK memahami penggunaan aplikasi instrumentasi dengan kaitannya pada penempatan dan penyaluran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan aplikasi instrumentasi dalam layanan dan penyaluran di sekolah. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan penelitian kepustakaan. Temuan pada penelitian ini adalah penggunaan aplikasi instrumentasi harus dilakukan oleh guru BK/konselor yang memiliki latar belakang pendidikan S-1 BK, mengikuti pelatihan aplikasi instrumentasi, memahami petunjuk penggunaan dan pelaporan instrumentasi, memahami tahapan instrument mulai dari Koleksi Instrumen; Perencanaan dan Penyiapan Instrumen; Pengadministrasian instrument; pengelolaan dan pemaknaan jawaban responden; Pelaporan atau Penyampaian hasil instrument; Evaluasi;Tindak lanjut atau Penggunaan hasil instrument; dan Pelaksana.