Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Perancangan Filter Zeolit Dan Sabut Stainless pada Knalpot Sepeda Motor untuk Menurunkan Emisi Gas Buang Royan Hidayat; Mustaqim Mustaqim; Galuh Renggani Willis; M Agus Shidiq; Soebyakto Soebyakto; Rusnoto Rusnoto; Ahmad Farid; Hadi Wibowo; Agus Wibowo
JURNAL ENGINEERING Vol. 15 No. 1 (2024)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jureng.v15i1.12

Abstract

Salah satu cara untuk mengurangi emisi gas buang adalah dengan menambahkan katalitik konverter atau filter. Pada penelitian ini penulis akan memodifikasi knalpot dengan menambahkan katalitik koverter berupa zeolit dan sabut stainlees. Uji coba akan dilakukan pada motor HONDA beat 110 cc menggunakan alat uji emisi yaitu Gas Analyzer. Pada penelitian ini akan digunakan tiga knalpot yang sudah dimodifikasi zeolit dan sabut stainless dengan perbandingan 1:2 , 1:1 dan 2:1. Penelitian ini dilakukan pada putaran 1000 rpm , 2000 rpm, 3000 rpm dan 4000 rpm. Parameter yang diuji adalah CO, NOx dan HC. Dari hasil penelitian diperoleh data penurunan emisi CO paling besar terjadi pada rasio zeolit dan sabut stainless 1:2 yaitu sebesar 67,55 %. Untuk emisi NOx penurunan terbesar terjadi pada rasio 1:1 yaitu sebesar 26,14 %. Dan untuk emisi HC penurunan terbesar terjadi pada rasio 2:1 yaitu sebesar 54,6 %. Dari hasil penelitian juga dapat simpulkan bahwa semakin tinggi putaran rpm nya maka suhunya juga semakin tinggi. Suhu paling tinggi terjadi pada rasio zeolit dan sabut stainles 1:2 yaitu dengan perbandingan zeolit 100 gram dan 200 gram sabut stainless.
Peningkatan Kualitas Nyala Api Pada Kompor Blower Rumah Tangga Berbahan Bakar Minyak Jelantah Ahmad Farid; Hadi Wibowo; Agus Wibowo; Royan Hidayat; Mustaqim Mustaqim; Irfan Santosa; Bambang Hermani
JURNAL ENGINEERING Vol. 14 No. 2 (2023)
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jureng.v14i2.13

Abstract

Upaya dalam penyelesaian permasalahan tentang penkoversian kompor elpiji dan permasalahan kompor listrik yaitu dengan mencari alternatif bahan bakar murah berupa bahan limbah atau bekas (telah digunakan) yaitu dari minyak goreng, tentunya diperlukan juga desain atau rancangan agar bahan bakar tersebut mampu terbakar sempurna dan memiliki efisiensi yang baik seperti halnya kompor elpiji atau listrik atau bahkan lebih baik dari keduanya. Pelaksanaan penelitian eksperimen ini menggunakan variable berupa variasi kecepatan blower kompor dengan pengaturan speed 1:1,5 m/s, speed 2:3.5m/s dan speed 3:5,5 m/s dengan bahan bakar berupa minyak jelantah. Kualitas nyala api pembakaran yang baik dari kompor berbahan bakar minyak jelantah yaitu menghasilkan warna api merah jingga dan merata yaitu pada pada kec.angin blower 5,5m/s dengan temperature api mencapai 497,1 0C, waktu pemasakan 6 menit dan jumlah minyak jelantah terbakar 92ml serta mencapai 7043,9Watt dengan efisiensi thermal 12,67, kemudian pada kecepatan angin blower 3,5m/s warna api kuning merata dengan temperature api 368,90C, waktu pemasakan air 14 menit, jumlah minyak jelantah terbakar 135ml dan daya kompor mencapai 4656,1Watt serta efisensi thermal 3,7 kemudian pada kecepatan angin blower kompor 1,5m/s warna api kuning tapi tidak merata waktu pemasakan air yaitu 25 menit dengan jumlah minyak jelantah terbakar 140ml, temperature api mencapai 308,10C dan daya kompor 3110,9Watt serta efisiensi thermal 1,71.
Kebutuhan Bahan Bakar Pertalite Dan Gas Pada Motor Metik Injeksi Royan Hidayat
JURNAL ENGINEERING Vol. 13 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : Universitas Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/jureng.v13i1.66

Abstract

Menipisnya cadangan bahan bakar dan tidak terkendalinya harga minyak dunia sehingga menjadi beban tambahan bagi warga Negara yang kurang mempu dibalik pencarian pengganti minyak bumi sebagi bahan bakar. Untuk dapat digunakan secara luas, bahan bakar alternatif memerlukan studi untuk melihat kemampuan dari bahan bakar tersebut, diantaranya uji emisi karbon dan konsumsi penggunaannya. LPG muncul sebagai salah satu bahan bakar alternatif karena banyak tersedia dan memiliki tekanan keluaran yang lebih rendah. Untuk dapat digunakan dalam pembakaran sepeda motor diperlukan adanya alat bantu konventer kit. Kit konverter ini digunakan untuk mengatur bahan bakar LPG agar dapat masuk kedalam ruang bakar dan dapat terbakar sempurna pada sepeda motor dengan kondisi tekanan yang stabil. Tekanan stabil, full silinder atau penguatan silinder rendah tidak mempengaruhi kendaraan dalam berakselerasi. Penelitian ini mencari data penggunaan bahan bakar pada sepeda motor jika menggunakan LPG.  Rancangan eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini  adalah persubject treatment, yaitu beberapa perlakuan yang berbeda diberikan secara berurutan pada sepeda motor yang sudah dilakukan perubahan kemudian diujii untuk mendapatkan data penggunaan bahan bakar. Dalam penelitian ini akan dilakukan pengujian pada kendaraan standard metik injeksi 110 dan pengujian eksperimen pada kendaraan yang sama dengan menggunakan bahan bakar LPG. Dari hasil percobaan didapatkan kesimpulan bahwasannya bahan bakar LPG dapat  digunakan dengan konsumsi yang lebih rendah pada jarak tempuh 10 Km dengan kondisi jalan yang sama.
Utilization of Flywheel Generators with Inertial Loads To Produce Optimal Power Hidayat, Royan; Willis, Galuh Renggani; Farid, Ahmad
FLYWHEEL : Jurnal Teknik Mesin Untirta Vol 11, No 1 (2025): April
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/fwl.v11i1.28851

Abstract

The increasing need for electrical energy encourages the development of more efficient alternative energy sources. This study aims to analyze the utilization of flywheel-based electric generators with inertial loads to produce optimal output power.The research method used is an experiment, by testing a flywheel-based electric generator with variations in flywheel mass, namely 26 kg, 28 kg, and 54 kg. Testing is carried out by measuring the rotational speed of the shaft, torque, and output power produced under various operational conditions.The results of the study showed that the use of a flywheel contributed to maintaining the stability of the generator rotation speed, so that the output power produced was more consistent. From the test results, a flywheel with a mass of 26 kg produced an optimal output power of 367.6 W compared to other flywheels. The flywheel is also able to store mechanical energy and release it as needed, increasing system efficiency. The conclusion of this study is that a flywheel-based generator with an inertial load can be a potential solution in the development of more efficient and sustainable alternative power plants.