Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Motives for Physical Activity among Deaf Students: A Descriptive Analysis Ekawati, Febriani Fajar; Tri Winarti Rahayu; Budhi Satyawan; Ismaryati; Deddy Whinata Kardiyanto; Bambang Wijanarko
INKLUSI Vol. 12 No. 2 (2025)
Publisher : PLD UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/ijds.120212

Abstract

Participation in physical activity offers important health and social benefits for Deaf students, including opportunities for skill development, social interaction, and enhanced self-confidence. However, limited attention has been given to the motivational factors that shape their engagement in physical activity within inclusive education contexts. This study aimed to examine the types of motivation influencing Deaf students’ participation in sports and physical activities. Employing a quantitative descriptive design, the study involved 43 Deaf students aged 12–19 years who completed an adapted version of the Motives and Barriers for Physical Activity and Sport (MBAFD) questionnaire. The findings indicated that intrinsic motivation—particularly enjoyment, learning new movements, and perceived well-being—emerged as the dominant factor driving participation in physical activity. These results underscore the importance of fostering autonomy-supportive and enjoyable physical education environments to promote sustained engagement among Deaf students and inform the development of more inclusive and context-responsive physical education practices. Partisipasi dalam aktivitas fisik memberikan manfaat kesehatan dan sosial yang penting bagi siswa Tuli, termasuk pengembangan keterampilan, peningkatan interaksi sosial, dan penguatan kepercayaan diri. Namun, kajian yang secara khusus menelaah faktor-faktor motivasional yang memengaruhi keterlibatan siswa Tuli dalam aktivitas fisik masih terbatas, khususnya dalam konteks pendidikan inklusif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji jenis motivasi yang memengaruhi partisipasi siswa Tuli dalam aktivitas olahraga dan aktivitas fisik. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 43 siswa Tuli berusia 12–19 tahun yang mengisi kuesioner Motives and Barriers for Physical Activity and Sport (MBAFD) versi adaptasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi intrinsik, terutama yang berkaitan dengan kesenangan, pembelajaran gerak baru, dan persepsi kesejahteraan, merupakan faktor dominan yang mendorong partisipasi aktivitas fisik. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan lingkungan pendidikan jasmani yang mendukung otonomi, menyenangkan, dan responsif terhadap kebutuhan siswa Tuli guna mendorong keterlibatan yang berkelanjutan serta memperkuat praktik pendidikan jasmani inklusif.
Hubungan Antara Motivasi dan Mental Toughness dengan Prestasi Atlet Beladiri Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Kota Surakarta Prianggono, Budiman; Ekawati, Febriani Fajar
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 11 No 1 (2026): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/kejaora.v11i1.7490

Abstract

Penelitian ini dirancang untuk mengeksplorasi keterkaitan antara motivasi dan mental toughness dengan prestasi atlet beladiri terutama di Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Kota Surakarta. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan survey dan studi korelasional. Populasi yang digunakan pada penelitian ini adalah seluruh atlet beladiri di Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Kota Surakarta dengan jumlah 46 atlet, sedangkan untuk sampel terdapat 46 atlet. Pengambilan data sampel menggunakan teknik probability sampling, sedangkan pengumpulan data menggunakan instrumen angket Sport Motivasional Scale – 28 (SMS – 28) untuk motivasi, dan untuk mental toughness menggunakan instrument angket Mental Toughness Index (MTI), untuk prestasi menggunakan lembar penilaian poin prestasi. Pengujian statistik menggunakan Korelasi Pearson Product Moment untuk mengetahui hubungan antar variabel secara partial dan regresi linier berganda untuk mengetahui hubungan antar variabel secara simultan. Hasil yang diperoleh memperlihatkan motivasi memiliki korelasi secara signifikan dengan prestasi (0.000 < 0.05) dan mental toughness memiliki korelasi secara signifikan dengan prestasi (0.006 < 0.05). Secara simultan, motivasi dan mental toughness menunjukkan hubungan yang signifikan dengan prestasi (0.000 < 0.05). Simpulan yang dapat ditarik adalah motivasi dan mental toughness memiliki hubungan dalam mendukung peningkatan prestasi atlet beladiri Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Kota Surakarta.