Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Analisis Beban Kerja Dengan Metode Full Time Equivalent (FTE) Untuk Mengoptimalkan Jumlah Pegawai Tim PLTA X Maulana, Wahyu; Sari, Santika; Fajriah, Nur
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2023: SNTIKI 15
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PLTA X merupakan Pembangkit Listrik Tenaga Air yang berada di Sumatera Utara. Dalam menjalankan proses produksinya, PLTA X mengalami permasalahan yaitu belum terciptanya pola kerja yang optimal, tingginya angka lemburan, dan keterbatasan tim maintenance sehingga menyebabkan proses maintenance memerlukan waktu lebih banyak. Lamanya proses maintenance menyebabkan tidak tercapainya target produksi tersebut terjadi karena kekurangan karyawan (manpower) dan beban kerja yang tidak merata pada PLTA X. Untuk itu, perlu dilakukan pengukuran beban kerja sebagai dasar perhitungan kebutuhan tenaga kerja. Penelitian ini menggunakan metode Full Time Equivalent (FTE). Setelah didapatkan hasil perhitungan FTE pada setiap posisi PLTA X, diketahui bahwa Support & Finance, Adm. Warehouse Staff, CSR/Humas Staff, Security masuk kedalam kategori indeks FTE underload. Plant Manager, Driver, House Keeping, DANRU Security masuk kedalam kategori indeks FTE Fit. Spv. Operation, Spv. Maintenance, HSE Spv, Operator Bendung, Operator Power House, Operator Headpond, Teknisi Mechanical, Teknisi Electrical masuk kedalam kategori indeks FTE overload.
Analisis Risiko Keluhan Otot pada Aktivitas Mengemudi Bus dengan Metode HARM Fajriah, Nur; Faza, Tsaniya Barrani
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2023: SNTIKI 15
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada umumnya, masalah gangguan muskuloskeletal merupakan salah satu kondisi kesehatan yang sering terjadi akibat pekerjaan. Musculoskeletal Disorders (MSDs) dapat disebabkan oleh bermacam faktor yaitu faktor individu meliputi umur, ukuran tubuh, kebiasaan merokok dan kesegaran jasmani. Aspek ergonomi menjadi penting dalam melakukan evaluasi secara menyeluruh guna menilai keseuaian desain sistem kerja yang ada, baik dari pekerjaan dan pekerjanya. Seperti dilakukannya identifikasi risiko keluhan otot untuk mengurangi risiko MSDs dan kelelahan sebagai human error penyebab kecelakaan lalu lintas. Pengemudi bus pariwisata yang berjumlah 14 orang di PT Sahabat Prima Abadi, rata-rata bertugas 9-10 jam per hari dengan durasi istirahat yang tak tentu. Hal ini menyebabkan adanya keluhan otot yang dirasakan pengemudi. Tujuan dari penelitian ini mengetahui tingkat risiko keluhan otot pada pengemudi bus dengan metode HARM (Hand And Arm Risk Method), melihat hubungan antara faktor individu (umur, ukuran tubuh, kebiasaan merokok dan kesegaran jasmani) dengan gangguan musculoskeletal disorder dan memberikan rekomendasi perbaikan yang sesuai. Didapatkan hasil skor penilaian metode HARM sebesar 73,5, mengindikasikan tingkat risiko keluhan otot yang tinggi pada leher, lengan dan bahu dan membutuhkan tindakan perbaikan segera. Uji spearman menunjukkan adanya hubungan signifikan dan korelasi kuat antara faktor individu (p<0,05) yaitu umur, kebiasaan merokok dan kesegaran jasmani dengan keluhan otot. Sedangkan faktor individu ukuran tubuh mempunyai korelasi yang lemah dan tidak signifikan (p>0,05  . Rekomendasi perbaikan yang dapat dilakukan dengan cara rekayasa teknik dan rekayasa manajemen.
Analysis and Minimization of Waste in The Production Area of PT. XYZ With Lean Manufacturing Approach and System Simulation Fajriah, Nur; Mahfud, Halim; Hayati, Hayati
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 22, No. 2, December 2023
Publisher : Department of Industrial Engineering Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jiti.v22i2.22464

Abstract

PT. XYZ is a manufacturing company engaged in the manufacture of packaging cardboard. In the production process at PT. XYZ still found the presence of waste, especially in defects, waiting, and excessive transportation. This study aims to minimize or eliminate waste by providing recommendations for improvement using a lean manufacturing approach, then the improvement recommendations are designed through system simulation using proModel software. The lean manufacturing method used in this research is Value Stream Mapping (VSM) to map the entire value stream in the production process from start to finish, where the VSM manufacturing process is supported based on the tools selected from the Value Stream Analysis Tools (VALSAT). Furthermore, to find the root cause of waste, Fishbone Diagram is used, and to determine the cause of the most critical waste, the Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) method is used. The results showed that with the improvement recommendations given, the processing time could be reduced from 9743.70 seconds to 6417.15 seconds, and based on the simulation results the improvement showed an increase in the average number of products per month which was 64.26% with an increase from 52962 pcs to 87000 pcs.
Pengukuran Laju Paparan Radiasi Pada Ruang Pesawat Konvensional Di Instalasi Radiologi RSUP Dr Tadjuddin Chalid Makassar Normawati, Sitti; Rustiah, Waode; Ansar, Asnaeni; Harun, Herlinda Mahdania; Aryanto, Bambang; Fajriah, Nur
Madu : Jurnal Kesehatan Vol 12, No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Program Studi DIV Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/mjk.12.1.98-103.2023

Abstract

The purpose of writing to find out how the value of radiation exposure rate in the convensional room at the radiology installation of Dr Tadjuddin Chalid Makassar sentral general hospital.This research was conducted at installation of Dr Tadjuddin Chalid Makassar sentral general hospital 2020/2021 with descriptive method.the operational space Radiology of Dr Tadjuddin Chalid Makassar sentral general hospita is obtained is ≤ 10 mGray / hour then the convensional room space Radiologyif you look at the exposure tolerance limit 10 mGray / hour from the dose limit value provisions 20 mGray/ year is categorized as safe for workers and the environment The rate of radiation exposure in.