Articles
Kepatuhan Perawat dalam Melakukan Dokumentasi Asuhan Keperawatan
Ni Kadek Erna;
Ni Luh Putu Thrisna Dewi
Holistic Nursing and Health Science Vol. 3, No. 1 (2020): June
Publisher : Master of Nursing, Faculty of Medicine, Universitas Diponegoro, Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.14710/hnhs.3.1.2020.17-23
Introduction: Nurses' lack of understanding and non-compliance in nursing documentation resulted in low quality of documentation and nursing services. One of factors which affects nursing documentation is self-efficacy. The purpose of this study was to know the correlation of self-efficacy and the compliance of nurses in the nursing documentation. Methods: This research used cross-sectional design with the descriptive documentation approach. The sample of the study was 23 nurses in a hospital recruiting with a nonprobability technique type i.e. total sampling. The inclusion criteria in this study were nurses who were willing to be respondents and had at least a diploma in nursing education. The instrument used was a self-efficacy questionnaire and the nursing care documentation compliance observation sheet. Data analysis used Rank Spearman test with the meaning level 0.05. Results: Most of nurses had high self-efficacy (69.9%) and majority nurse obey in nursing care documentation (73.9%). The statistic test showed p value = 0.000 < (0.05) with r = 0.898. Conclusion: This result confirmed that there is a relation between self-efficacy and the compliance of nurses in nursing documentation at hospital.
Pengaruh Terapi Yoga (Paschimottanasana dan Adho Mukha Padmasana) terhadap Intensitas Nyeri pada Remaja Putri yang Mengalami Dismenore Primer
Tri Rahayuning Lestari;
Ni Made Nopita Wati;
I Gede Juanamasta;
Ni Luh Putu Thrisnadewi;
Ni Komang Ayu Sintya
Journal of Health Science and Prevention Vol. 3 No. 2 (2019): JHSP Vol 3 No 2 - 2019
Publisher : State Islamic University of Sunan Ampel
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (751.588 KB)
|
DOI: 10.29080/jhsp.v3i2.221
Dismenore primer merupakan nyeri menstruasi yang sering mengganggu aktivitas pada remaja putri, sehingga diperlukan upaya untuk mengatasinya. Yoga merupakan salah satu cara non farmakologi untuk mengatasi nyeri dismenorhea. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Terapi Yoga (Paschimottanasana dan Adho Mukha Padmasana) terhadap Intensitas Nyeri pada Remaja Putri yang mengalami Dismenore Primer di SMPN 3 Mengwi. Jenis penelitian ini adalah quasi eksperiment dengan rancangan pretest-posttest with control group design. Pengambilan sampel dengan teknik porpusive sampling sebanyak 28 orang siswi (14 kelompok kontrol, 14 kelompok perlakuan). Instrumen pengumpulan data menggunakan Verbal Descriptor Scale. Hasil uji Shapiro-Wilk diperoleh p=0,061>0,05 yang bermakna data berdistribusi normal. Hasil uji Paired T-Test pada kelompok perlakuan menunjukan terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah diberikan yoga dengan nilai p=<0,001 maka p<0,05, hasil pada kelompok kontrol tidak terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah dengan nilai p=0,583>0,05. Hasil uji Independent T-Test menunjukan terdapat Pengaruh Terapi Yoga (Paschimottanasana dan Adho Mukha Padmasana) terhadap Intensitas Nyeri pada Remaja Putri yang Mengalami Dismenore Primer dengan nilai p=0,001<0,05. Berdasarkan penelitian ini, terapi yoga (Paschimottanasana dan Adho Mukha Padmasana) dapat digunakan sebagai manajemen non farmakologi untuk mengurangi nyeri dismenore pada remaja putri.
Literatur Review : Penerapan Perilaku Caring Perawat Terhadap Loyalitas Pasien Dirumah Sakit
Ni Luh Putu Ari Widyantari;
Ni Made Nopita Wati;
Ketut Lisnawati;
Ni Luh Putu Thrisna Dewi
JIKP Jurnal Ilmiah Kesehatan PENCERAH Vol 10 No 1 (2021)
Publisher : LPPM STIKES Muhammadiyah Sidrap
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (429.066 KB)
|
DOI: 10.12345/jikp.v10i1.178
Loyalitas pasien sebagai pengguna jasa rumah sakit dapat dikatakan sebagai kesetiaan pasien dalam menggunakan pelayanan pada suatu rumah sakit melalui implementasi perilaku caring perawat terhadap pasienya. Literature review ini bertujuan untuk mengetahui penerapan perilaku caring perawat terhadap loyalitas pasien di rumahsakit. Metode yang digunakan yaitu penelusuran melalui database elektronik menggunanakan Proquest, Science Direct, PubMed, google scholar dan SINTA, kriteria inklusi dalam proses literature review adalah jurnal nasional dan internasional yang membahas mengenai perilaku caring atau loyalitas pasien, tahun terbit artikel lima tahun terakhir (2015-2020). Hasil review menunjukkan bahwa perilaku caring perawat memiliki hubungan yang signifikan terhadap loyalitas pasien dalam menggunakan pelayanan kesehatan kembali, termasuk rumah sakit.
Manfaat Musik Tradisional terhadap Stres: A Literature Review
Anak Agung Sri Sanjiwani;
Ni Luh Putu Thrisna Dewi
Jurnal Penelitian Kesehatan SUARA FORIKES Vol 13, No 2 (2022): April 2022
Publisher : FORIKES
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33846/sf13210
Stress describes the existence of a demand that is felt by the individual as an effort from the body and mind to adapt. A person who experiences prolonged stress can experience physical, mental and emotional impacts. The use of music as therapy is said to help individuals in dealing with stressful conditions. This literature review aims to describe the benefits of traditional music therapy on stress reduction. The method in this study was a literature review with literature searches obtained from three databases, namely Science Direct, Google Scholar and ProQuest. Based on 10 literatures analyzed, it was found that traditional music therapy has benefits for a person's stress condition. Traditional music therapy besides being able to help reduce stress, also has benefits in stabilizing emotions, helping to create a relaxed condition that affects the body's physiological systems. The role of traditional music is also associated with cultural elements including beliefs and beliefs of a person who contribute psychologically and physically in the healing process of the human body.Keywords: traditional music; stress; music therapyABSTRAK Stres menggambarkan adanya suatu tuntutan yang dirasakan oleh individu sebagai upaya dari tubuh dan pikiran untuk beradaptasi. Seseorang yang mengalami stres berkepanjangan dapat mengalami dampak secara fisik, mental dan emosional. Penggunaan musik sebagai terapi disebutkan dapat membantu individu dalam menghadapi kondisi stres. Tinjuan literatur ini bertujuan untuk menggambarkan manfaat dari terapi musik tradisional terhadap penurunan stres. Metode dalam penelitian ini adalah literature review dengan pencarian literatur yang diperoleh dari tiga database yaitu Science Direct, Google Scholar dan ProQuest. Berdasarkan 10 literatur yang dianalisis, ditemukan bahwa terapi musik tradisional memiliki manfaat terhadap kondisi stres seseorang. Terapi musik tradisional selain dapat membantu penurunan stres, juga memiliki manfaat dalam menstabilkan emosi, membantu menciptakan kondisi relaks yang mempengaruhi sistem fisiologis tubuh. Peran musik tradisional juga dikaitkan dengan unsur budaya meliputi kepercayaan dan keyakinan seseorang yang berkontribusi secara psikologis dan fisik dalam proses penyembuhan tubuh manusia.Kata kunci: musik tradisional; stres; terapi musik
Peran Mindfulness-Based Cognitive Therapy dalam Menurunkan Kecemasan dan Depresi pada Pasien Kanker: Literature Review
Anak Agung Sri Sanjiwani;
Ni Luh Putu Thrisna Dewi
Psycho Idea Vol 20, No 1 (2022): Psycho Idea
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (59.812 KB)
|
DOI: 10.30595/psychoidea.v20i1.11048
Kecemasan dan depresi menjadi permasalahan psikologis yang paling sering dialami oleh pasien kanker. Mindfulness-Based Cognitive Therapy (MBCT) merupakan salah satu intervensi yang digunakan untuk membantu mengatasi dampak psikologis pada pasien kanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penurunan kecemasan dan depresi pada pasien kanker setelah diberikan intervensi MBCT. Hasil pencarian pada empat database Science Direct, PubMed, Proquest dan Springerlink didapatkan lima artikel yang dianalisis. Proses pengumpulan, seleksi dan analisis berdasarkan empat database dilakukan selama periode bulan Mei 2021- Juni 2021. Pencarian awal dengan menggunakan kata kunci ditemukan sebanyak 475 artikel dari keseluruhan database hingga terseleksi menjadi lima artikel sesuai dengan kriteria dan dilakukan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MBCT (Group & e-MBCT) terbukti dapat menurunkan kecemasan dan depresi pada pasien kanker. Latihan-latihan meditasi dalam MBCT membantu pasien untuk dapat menerima kondisi yang dialami dan menurunkan kemunculan emosi negatif.
HUBUNGAN PENGGUNAAN GADGET TERHADAP KEJADIAN MIOPIA PADA ANAK USIA SEKOLAH
Ni Made Dwipayanti;
Ni Made Nopita Wati;
Ni Luh Putu Thrisna Dewi
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 5 No 2 (2020): Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (526.693 KB)
|
DOI: 10.35728/jmkik.v5i2.128
Latar belakang : Anak usia sekolah yang lebih sering menatap layar gadget akan berisiko mengalami miopia dikarenakan gaya hidup yang buruk dalam menggunakan gadget yang tidak memperhatikan durasi dan frekuensi ketika menggunakan gadget. Penggunaan gadget yang tidak memperhatikan durasi dan frekuensi saat menggunakannya dan kurangnya pengawasan dari orang tua akan semakin meningkatnya penggunaan gadget dengan intensitas tinggi terhadap kejadian miopia. Tujuan : Untuk menganalisa hubungan penggunaan gadget terhadap kejadian miopia pada anak usia sekolah kelas V dan VI di SD Negeri 5 Penatih. Metode : Menggunakan metode deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional yang dilakukan terhadap 64 sampel yang menggunakan teknik sampling yaitu non probability sampling dengan teknik purposive sampling. Hasil : Hasil uji koefisien kontingensi didapatkan hasil p=0,000 (<0,05) dengan nilai koefisien kolerasi = 0,631 yang berarti terdapat hubungan yang kuat antara penggunaan gadget terhadap kejadian miopia pada anak usia sekolah kelas V dan VI di SD Negeri 5 Penatih. Kesimpulan : Kejadian miopia pada anak usia sekolah tergantung pada penggunaan gadget yang tidak memperhatikan durasi dan frekuensinya, upaya yang harus dilakukan seharusnya dengan memberikan pengawasan dan membatasi anak dalam menggunakan gadget sehingga durasi dan frekuensi anak dalam menggunakan gadget tidak berlebihan.
Pengaruh Gayatri Mantra & Emotional Freedom Technique (GEFT) terhadap Self Efficacy Mahasiswa Keperawatan dalam Menyusun Skripsi
Ni Luh Putu Thrisna Dewi;
Ni Made Nopita Wati
Jurnal Medika : Karya Ilmiah Kesehatan Vol 6 No 1 (2021): Jurnal Medika Karya Ilmiah Kesehatan
Publisher : ITKES Wiyata Husada Samarinda
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (312.901 KB)
|
DOI: 10.35728/jmkik.v6i1.666
Kesenjangan waktu yang dialami oleh mahasiswa dalam menyelesaikan skripsi bukan hanya tergantung dari kendala ektrinsik tetapi juga intrinsik, sehingga berdampak pada kelangsungan masa mahasiswa tersebut dalam proses pembelajaran atau rendahnya sefl eficacy. Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan self eficacy saat menyusun skripsi adalah dengan menerapkan GEFT. GEFT merupakan penggabungan antara Gayatri Mantra dengan Emotional Freedom Technique. Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh Gayatri Mantra dengan Emotional Freedom Technique terhadap Self Efficacy Mahasiswa Keperawatan dalam Menyusun Skrpisi. Metode : Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan desain penelitian quasi experiment pre and post with control group design. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 32 responden yang dibagi menjadi 2 kelompok yaitu perlakuan dan kontrol. Kemudian dianalisa data menggunakan Uji Wilxocon Signed Rank untuk mengetahui perbedaan pada satu kelompok berpasangan pre-post dan Uji Mann Whitney untuk menganalisis perubahan sesudah pada dua kelompok yang berbeda post-post. Hasil : penelitian menunjukkan nilai p value pada kelompok perlakuan = 0,002 yang artinya ada pengaruh GEFT terhadap self efficacy mahasiswa keperawatan dalam menyusun skripsi, sedangkan pada kelompok kontrol tidak ada perbedaan dengan nilai p value = 0,105. Kesimpulan : Perubahan self efficacy mahasiswa setelah diberikan GEFT dikarenakan adanya kombinasi antara mantra spiritual dengan teknik ketukan pada sistem energi tubuh sehingga merubah kondisi kimiawi otak dan merangsang pengeluaran hormon untuk mengubah kondisi emosional kearah positif.
Pengaruh gayatri emotional freedom technique (GEFT) terhadap kelelahan kerja perawat
Ni Made Nopita Wati;
Ni Luh Putu Thrisna Dewi;
I Gede Juanamasta;
R. Tri Rahyuning Lestari;
Ria Anggraini
Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Aisyiyah Vol 18, No 1 (2022): Juni
Publisher : Universitas Aisyiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (341.799 KB)
|
DOI: 10.31101/jkk.1366
Perawat yang mengalami kelelahan kerja mengakibatkan penuruanab kinerja, produktivitas kerja dan kualitas pelayanan yang diberikan ke pasein. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisa GEFT terhadap kelelahan kerja perawat. Quasi-experimental design with control group sebagai desain penelitian ini. Sebanyak 30 orang perawat digunakan sebagai sampel dalam penelitian ini yang terbagi menjadi 2 kelompok melalui purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan pada kelompok intervensi nilai p = 0,000 sedangkan pada kelompok kontrol dengan nilai p = 0,615. Perbandingan kelompok intervensi dan kontrol didapatkan nilai p = 0,000 yang berarti ada perbedaan. Pihak RS agar dapat mengatasi kelelahan kerja dengan melalukan terapi GEFT.
Edukasi Metode CERDIK Dan PATUH Modifikasi Gaya Hidup Sehat Dalam Upaya Mencegah Kejadian Stroke Berulang
Ni Luh Putu Thrisna Dewi;
Ni Made Nopita Wati;
Desak Made Ari Dwi Jayanti;
Ni Kadek Yuni Lestari;
I Nyoman Sudarma
Jurnal Empathy Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Empathy Pengabdian Kepada Masyarakat Volume 3 Nomor 1 Tahun 2022
Publisher : Poltekkes Kemenkes Surakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37341/jurnalempathy.v0i0.91
Background: The prognosis of stroke after an attack is very diverse. Some can recover, as usual, and some live with residual symptoms such as mild to severe disability. However, a stroke for the first time has a significant risk of a repeat attack. So it is necessary to make lifestyle modifications to the risk factors they have, one of which is through the community movement (GERMAS) in the form of education about the CERDIK and PATUH Healthy Lifestyle, which synergizes with this PKM, which is to increase the understanding of families and post-stroke sufferers so that they behave to improve their lifestyle so that it can prevent recurrent strokes. Methods: This community service is carried out to anticipate recurrent stroke events, which involves the community service team from Stikes Wika and people with stroke who still need to understand managing risk factors for recurrent attacks. Community service is conducted offline through counseling with activity partners under the auspices of the Amaranne Foundation. (Tapasya Stroke Center) Tabanan Bali. Results: Of community service activities, people with stroke can change their behavior for the better after knowing how to prevent repeated attacks, with a post-test score of 72% on good points. Conclusion: This illustrates that understanding stroke survivors and their families will stimulate a healthy lifestyle without repeated attacks.
PENERAPAN PROGRAM PENANGGULANGAN STUNTING: PEMBERIAN EDUKASI DAN TABLET TAMBAH DARAH (TTD) UNTUK MENCEGAH ANEMIA PADA REMAJA PUTRI
Ni Kadek Yuni Lestari;
Desak Made Ari Dwi Jayanti;
Ni Luh Putu Thrisna Dewi;
Ni Made Nopita Wati;
Nyoman Sudarma
Aptekmas Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol 6 No 1 (2023): APTEKMAS Volume 6 Nomor 1 2023
Publisher : Politeknik Negeri Sriwijaya
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36257/apts.v6i1.4828
Stunting is one of the indicators of chronic malnutrition that occurs due to deficiency of nutrient intake or infectious diseases that occur in a long period of time. Iron affects the hemoglobin levels of adolescents who are growing and the increased need for iron caused by the menstrual process. Giving Blood Add Tablets to prospective brides, pregnant women and young women is a joint effort between the government and the community to prevent stunting. This community service activity was carried out through four stages, namely socialization of activities to teachers and students, distributing questionnaires before and after the activity to measure the level of knowledge and attitudes of students, providing health education and finally giving blood tablets and involving teachers as program evaluators. The results of community service activities were 28 people (78%), female respondents aged 16 years (78%), female sex as many as 36 people (100%), the level of knowledge before being given counseling the majority were in the less category as many as 24 people (67%) and after being given counseling some Majority in the good category as many as 17 people (47%), adolescent attitudes in preventing anemia before being given counseling were mostly in the less category as many as 18 people (50%) and after being given counseling mostly in the good category as many as 24 people (67%). It is suggested to the school to form a monitoring team for taking medication from the peer group as an effort to monitor students in taking medication regularly. Keywords: Stunting, education, anemia