Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Penguatan Kapasitas Aparatur Sipil Negara Sebagai Pelayanan Publik Berbasis HAM di Kabupaten Soppeng dan Wajo Randiawan, Randiawan; Ridhoh, M Yunasri; Supratman, Andi; Muntazarah, Fediyatun; Ridha, Muh Rasyid; Tri Astuti, Zulaikha
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jpkm.v1i6.1676

Abstract

Penguatan kapasitas aparatur sipil negara sebagai pelayan publik yang menerapkan prinsip-prinsip hak asasi manusia sangat penting dan merupakan salah satu bentuk pemajuan hak asasi manusia di lingkungan birokrasi pemerintahan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah partisipatif-edukatif sebagai salah satu bentuk penguatan hak asasi manusia dalam pelayanan publik melalui pendekatan di Kabupaten Soppeng dan Wajo, Sulawesi Selatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode ini mampu meningkatkan kesadaran Aparatur Sipil Negara (ASN) terhadap prinsip-prinsip hak asasi manusia, memperluas peran serta masyarakat, dan menciptakan ruang dialog kolaboratif antara pemerintah dan warga negara. Melalui forum diskusi, pendidikan kontekstual, dan penguatan mekanisme pengaduan, telah terjadi perubahan signifikan dalam sikap ASN dan budaya organisasi menuju pelayanan yang lebih inklusif, nondiskriminatif, dan berorientasi pada martabat manusia. Pendekatan partisipatif memberikan ruang bagi masyarakat, termasuk kelompok rentan, untuk berperan aktif dalam peningkatan pelayanan, sedangkan dimensi edukatif memperkuat pemahaman ASN dan warga negara tentang hak dan kewajiban dalam pelayanan publik. Nilai-nilai budaya Bugis, yaitu sipakatau, sipakale'bi, dan sipakainge', membentuk landasan etika yang sejalan dengan prinsip-prinsip hak asasi manusia. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa pendekatan edukatif-partisipatif tidak hanya meningkatkan kualitas layanan, tetapi juga membangun hubungan yang lebih egaliter dan setara antara negara dan warga negaranya.
Akses terhadap Pemenuhan Hak Kewarganegaraan bagi Penyandang Disabilitas dalam Layanan Administrasi Kependudukan Riskawati, Riskawati; Badaruddin, Sukri; Muntazarah, Fediyatun; Narwin, Muh.
SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya Volume 21, Nomor 1 (Januari 2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/supremasi.v21i1.77344

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara komprehensif bagaimana penyandang disabilitas di Kabupaten Majene mengakses hak kewarganegaraannya, khususnya dalam konteks layanan pencatatan sipil. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, yuridis-empiris, dan sosiologis, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Analisis data mengikuti model interaktif yang melibatkan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa, meskipun terdapat kerangka hukum dan kebijakan yang inklusif, implementasinya masih terhambat oleh keterbatasan infrastruktur, sumber daya manusia yang kurang memadai, stigma sosial, dan penyebaran informasi yang kurang memadai. Hambatan-hambatan ini berkontribusi pada akses layanan yang kurang optimal bagi penyandang disabilitas. Meskipun demikian, terdapat inisiatif positif seperti kolaborasi antara Kantor Catatan Sipil dan organisasi disabilitas, serta dukungan dari tokoh masyarakat yang menghadirkan model yang menjanjikan untuk memperkuat penyediaan layanan yang inklusif.
Women’s Character Education and Gender Equality in Indonesia: A Pancasila-Based Ethical Analysis Riskawati, Riskawati; Muntazarah, Fediyatun
Pedagogi : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/pedagogi.v6i1.4166

Abstract

Study of education character and gender equality in Indonesia in general focused on expansion access education and participation women, but not yet in a way adequate analyze How education character reproduce or challenge relation gender power in framework Pancasila values. The gap This show the need analysis ethics that places Pancasila not just as a normative slogan, but as framework evaluative critical. This article aim analyze in a way conceptual relation between education character women and gender equality in Indonesia through perspective Pancasila ethics. Research This use approach qualitative with design analysis conceptual based studies literature to journal scientific accredited, literature international reputable, and books relevant academic​ with education character, gender studies, and Pancasila philosophy. Analysis done in a way thematic with emphasize the principle just and civilized humanity​ as well as justice social. Study results show that education character Woman Still tend normative and adaptation oriented social, so that potential maintain double moral standards and limitations agency women. This article contribute to clarification theoretical about the position of Pancasila as framework ethical critical for reconstruct education more characters​ equal. The implications, policies and practices education need directed at an empowering and gender equitable approach.