Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Peningkatan Pemahaman Konsep dan Kemampuan Pemecahan Masalah Logaritma melalui Penerapan PBL Berbasis Keagamaan: Penelitian Khairi, Ahmad Khotibul Umam; Hidayah, Shofia; Musthofa, Musthofa
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.3772

Abstract

This classroom action research (CAR) investigates the efficacy of implementing the modified Problem Based Learning (PBL) model, synchronized with intrinsic religious values, aiming to enhance students’ essential conceptual mastery and complex problem-solving skills in the Logarithm subject matter. The study involved 24 students from the X-Grade Religious Specialization Class at MA Nurul Jadid. This intervention was urgently initiated due to a severe empirical gap, where the pre-cycle assessment revealed a 0% classical learning completeness rate, a failure primarily induced by conceptual misunderstandings, persistent procedural difficulties, and consequential operational carelessness. The PBL methodological solution was executed through a spiral-reflective approach across three distinct cycles, with specific actions focusing on authentic problem inquiry, deeply supported by the internalization of systematic thinking and responsibility attitudes derived from a religious perspective. Quantitative findings emphatically revealed a progressive and substantial increase in student achievement: 0% in the Pre-Cycle, steadily increasing to 25% in Cycle I, 46% in Cycle II, and ultimately reaching the optimal target of 83% in Cycle III. The most substantial leap (37%) was recorded in Cycle III, following interventions specifically targeting the affective domain, which successfully mitigated non-cognitive errors by instilling the moral responsibility for result verification. The definitive conclusion affirms that the Modified PBL Model based on Religious Context serves as a proven, highly effective, and comprehensive strategy to overcome Logarithm learning difficulties and holistically satisfy the mandated classical success criteria.
Analisis Kemampuan Siswa dalam Menyelesaikan Soal Pemecahan Masalah Matematika: Penelitian Brilian Tyas Pitaloka; Hidayah, Shofia; Eka Titik Susiani
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2024): JERKIN: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 1 Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5502

Abstract

Kemampuan untuk menyelesaian masalah merupakan usaha untuk mendapatkan solusi dari berbagai tantangan demi mencapai tujuan yang sulit dicapai. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kemampuan siswa dalam mengerjakan soal pemecahan masalah matematika yang berhubungan dengan materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV). Latar belakang penelitian ini terkait dengan rendahnya kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal-soal non-rutin, terutama dalam langkah-langkah yang direkomendasikan dalam model pemecahan masalah yang dikemukakan oleh Polya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan subjek berjumlah 6 siswa dari kelas IX MTs Miftahul Ulum yang dipilih dari 20 siswa berdasarkan kategori kemampuan yang berbeda, yakni rendah, sedang, dan tinggi. Instrumen dalam penelitian ini meliputi soal tes berbentuk esai dan wawancara. Temuan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa siswa dengan kategori tinggi mampu menyelesaikan soal sesuai dengan tahapan yang ada dalam model Polya, sementara siswa kategori sedang dan rendah masih mengalami kesulitan, terutama pada tahap pelaksanaan rencana dan pengecekan kembali solusi. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya pembelajaran yang berfokus pada strategi penyelesaian yang sistematis serta pelatihan dengan soal-soal non-rutin untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah para siswa.
Analisis Kesulitan Siswa SMP IX dalam Menyelesaikan Soal Statistika: Penelitian Intan Putri Wardani; Ardilatus Sholehah; Ira Yulita; Wasilatus Saniyah; Hidayah, Shofia
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2024): JERKIN: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 1 Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i1.5551

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesulitan siswa kelas IX E SMPN 1 Kotaanyar dalam menyelesaikan soal statistika, khususnya pada materi mean, median, dan modus data berkelompok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan subjek sebanyak 25 siswa. Instrumen penelitian yang digunakan berupa tes uraian statistika, pedoman wawancara, serta lembar validasi instrumen yang melibatkan validator dosen dan guru. Proses validasi dilakukan untuk memastikan kelayakan instrumen dari aspek isi, konstruksi, dan bahasa. Hasil validasi menunjukkan bahwa instrumen tes dan pedoman wawancara berada pada kriteria valid dan layak digunakan, baik dengan maupun tanpa revisi sesuai saran validator. Sebelum tes diberikan, siswa memperoleh penjelasan singkat mengenai materi statistika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun nilai siswa relatif tinggi, masih ditemukan kesulitan yang dominan pada materi median. Kesulitan tersebut meliputi kesalahan dalam menentukan kelas median, menghitung frekuensi kumulatif, serta menentukan komponen rumus median. Berdasarkan hasil wawancara, kesulitan siswa disebabkan oleh kurangnya pemahaman konsep dasar statistika dan ketidaktelitian dalam perhitungan. Temuan ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi guru dalam merancang strategi pembelajaran statistika yang lebih efektif.
Analisis Kemampuan Siswa SMP dalam Menyelesaikan Soal Cerita SPLDV Berdasarkan Perbedaan Gender: Penelitian Ahmad Khotibul Umam Khairi; Mohammad Alaika Nashrul Azizi; Alifi Ilma Zakaria; Silvia Dwi Yanti; Hidayah, Shofia
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2024): JERKIN: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 1 Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5552

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kemampuan siswa kelas IX SMPN 1 Pajarakan dalam menyelesaikan soal cerita SPLDV ditinjau dari perbedaan gender. Menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini melibatkan 27 siswa sebagai subjek awal yang nantinya dipilih menjadi 6 subjek utama berdasarkan tingkat kemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Data dikumpulkan melalui tes berbasis tahapan Polya yang dimodifikaasi dan wawancara semi-terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 51,85% siswa berkemampuan tinggi, 33,33% sedang, dan 14,81% rendah. Secara kuantitatif, siswa laki-laki mendominasi kategori tinggi (9 orang), sementara siswa perempuan lebih banyak di kategori rendah (3 orang). Berdasarkan analisis tahapan Polya, siswa perempuan kategori tinggi lebih detail dan sistematis dalam pengerjaan dibandingkan laki-laki. Siswa berkemampuan sedang mengalami kendala pada ketelitian eliminasi dan pemeriksaan kembali. Sedangkan siswa berkemampuan rendah mengalami hambatan mendasar pada tahap memahami masalah dan menyusun rencana. Penelitian ini menyimpulkan adanya perbedaan karakteristik proses berpikir dan tingkat ketelitian antara laki-laki dan perempuan dalam memecahkan masalah matematika.
Analisis Kemampuan Spasial Matematis Siswa dalam Menyelesaikan Soal Teorema Phythagoras Menggunakan Algoritma Penyelesaian: Penelitian Dwi Riska Nur Wahyuni; Lilik Nur Susilowati; Jauharotul Maknunah; Anik Marliana Ningsih; Hidayah, Shofia
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2024): JERKIN: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 1 Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i1.5553

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis kemampuan spasial matematis siswa SMP kelas 8 menyelesaikan soal-soal pada materi Teorema Pythagoras. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah siswa kelas VIII pada satu kelas yang dipilih sebagai kelas penelitian, dan beberapa siswa dipilih berdasarkan hasil tes. Instrumen Penelitian berupa tes kemampuan spasial yang sudah tervalidasi serta memenuhi kaidah penulisan instrumen untuk penelitian. Pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu tes soal, wawancara, serta dokumentasi. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Dari enam subjek penelitian, dua siswa (33,3%) berada pada kategori kemampuan spasial tinggi, dua siswa (33,3%) kategori sedang, dan dua siswa (33,3%) kategori rendah.
Kemampuan Berpikir Kritis Siswa dalam Menyelesaikan Masalah Materi Segitiga dan Segiempat : Penelitian Nheiaka Windarta Putra Haryanto; Hidayah, Shofia; Fiisyatil Kamilah
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2024): JERKIN: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 1 Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i1.5556

Abstract

Berpikir kritis adalah salah satu proses berpikir yang logis dan bertanggung jawab, yang digunakan untuk membantu menyelesaikan suatu masalah. Dalam kegiatan belajar, kemampuan berpikir kritis dianggap penting karena menjadi bagian yang ditekankan dalam Kurikulum 2013 maupun Kurikulum Merdeka. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini dilakukan di MTs Mambaul Ulum dengan melibatkan 22 siswa kelas VII C. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan soal-soal yang berkaitan dengan materi segitiga dan segiempat, dengan mengacu pada indikator FRISCO. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, yaitu jenis penelitian yang bertujuan mengumpulkan informasi tentang suatu fenomena dan menggambarkannya sesuai dengan kondisi sebenarnya. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah soal tes dan pedoman wawancara. Subjek penelitian terdiri dari enam siswa, yang dipilih masing-masing dua siswa dari kategori kemampuan tinggi, sedang, dan rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada satu pun dari keenam siswa yang mampu menjawab soal dengan benar sesuai dengan indikator FRISCO. Dari hasil ini dapat disimpulkan bahwa kemampuan berpikir kritis siswa pada materi segitiga dan segiempat masih tergolong rendah.
Analisis Kesulitan Peserta Didik dalam Menyelesaikan Soal Cerita Pada Materi Bangun Ruang Sisi Lengkung: Penelitian Rini Yuliana Nur Susanti; Hidayah, Shofia; Ika Rizqiyanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2024): JERKIN: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 1 Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v3i1.5557

Abstract

Dalam konteks matematika, banyak peserta didik menganggap matematika rumit dan sulit. Salah satu aspek yang menantang adalah pemahaman tentang bangun ruang sisi lengkung. Materi ini memerlukan pemahaman yang mendalam tentang bentuk dan dimensi benda dalam ruang, serta bagaimana bagian-bagiannya saling terhubung. Menganalisis tantangan yang dihadapi peserta didik saat mereka menghadapi soal cerita yang berisi materi bangun ruang sangatlah penting. Berdasarkan tahapan Polya yaitu, memahami soal, merencanakan penyelesaian, melaksanakan rencana, dan memeriksa kembali hasil penelitian ini berupaya mengidentifikasi dan menganalisis berbagai tantangan yang dihadapi peserta didik saat mereka menyelesaikan soal cerita pada materi bangun ruang sisi lengkung. Metode deskriptif kualitatif yang digunakan dalam studi ini dipraktikkan di MTs Mambaul Ulum. Enam anak kelas delapan yang dipilih berdasarkan tingkat kemampuan tinggi, sedang, dan rendah menjadi partisipan studi. Penilaian tertulis dan wawancara digunakan untuk mengumpulkan data. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa peserta didik dari seluruh tingkat kemampuan menghadapi kendala pada tahap pelaksanaan rencana dan tahap pemeriksaan kembali, dengan bentuk kesulitan yang bervariasi sesuai dengan kemampuan individu masing-masing. Subjek dengan kategori tinggi cenderung mengalami kesalahan dalam perhitungan meskipun telah memahami konsep, sedangkan subjek dengan kategori sedang dan rendah menunjukkan kesulitan sejak tahap perencanaan hingga memeriksa kembali. Bahkan, beberapa peserta didik dari kategori rendah tidak mampu melalui keempat tahapan penyelesaian. Faktor penyebab kesulitan di antaranya adalah kurangnya pemahaman terhadap soal, kesalahan penggunaan rumus, kelemahan dalam operasi hitung (terutama perkalian pecahan), dan kurangnya ketelitian dalam menghitung. Temuan ini menegaskan pentingnya pembelajaran yang menekankan pemahaman konsep, serta kebiasaan melakukan refleksi terhadap jawaban. Hasil temuan dalam penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pendidik dalam merancang dan mengembangkan strategi pembelajaran yang lebih efektif. Strategi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kemampuan peserta didik dalam menyelesaikan soal-soal matematika, khususnya yang berkaitan dengan materi bangun ruang sisi lengkung.
Analisis Kemampuan Penalaran Matematis Berdasarkan Kemandirian Belajar Siswa SMP Islam Ar-Rafiiyah Pada Materi Lingkaran: Penelitian Leny Nur Kholisah Mustamam; Diana Putri; Nur Kamiliatus Syarifah; Nur Fadilah; Hidayah, Shofia
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 3 No. 1 (2024): JERKIN: Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 3 Nomor 1 Juli
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5558

Abstract

Kemampuan penalaran matematis merupakan salah satu kemampuan berpikir tingkat tinggi yang berperan penting dalam pembelajaran matematika. Penalaran matematis berkaitan erat dengan pemahaman konsep, sehingga perlu dikembangkan melalui proses belajar yang tepat. Salah satu faktor yang memengaruhi kemampuan penalaran matematis siswa adalah kemandirian belajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan penalaran matematis siswa berdasarkan tingkat kemandirian belajar pada materi lingkaran di SMP ISLAM AR-RAFIIYYAH Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Sampel penelitian diambil secara acak berdasarkan kelas dalam populasi, dengan kelas VIII C SMP ISLAM AR-RAFIIYYAH tahun pelajaran 2025/2026 sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa dengan kemandirian belajar rendah dapat dikategorikan kemampuan penalaran matematisnya rendah, siswa dengan kemandirian belajar sedang dapat dikategorikan kemampuan penalaran matematisnya juga sedang, dan siswa dengan kemandirian belajar tinggi dapat dikategorikan kemampuan penalaran matematisnya yang tinggi. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara kemandirian belajar dan kemampuan penalaran matematis siswa. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi guru dalam merancang pembelajaran yang mendorong kemandirian belajar serta meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa.