Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pelatihan Budi Daya Jamur Kuping pada Masyarakat Desa Sampora Kecamatan Cisauk Kabupaten Tangerang Canti, Meda; Hartanti, Anastasia Tatik; Subali, Dionysius; Suryadi, Jimmy; Natalia, Christine
Abdimas Galuh Vol 6, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i1.13349

Abstract

Masyarakat Desa Sampora, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang menjadi mitra sasaran tim pengabdi Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya dalam melakukan kegiatan pengabdian. Kondisi Desa Sampora saat ini terletak di wilayah pembangunan yang sangat pesat. Namun, warganya tidak memiliki keterampilan yang cukup, masih banyak berpendidikan rendah, dan penduduk asli banyak yang kehilangan mata pencahariannya. Selain itu yang mendasari diadakan kegiatan pengabdian ini ialah kurangnya pemahaman dan pengetahuan masyarakat Desa Sampora tentang budi daya jamur kuping; masih ada warga yang ingin meningkatkan penghasilan dalam rumah tangga; dan adanya permintaan jamur kuping yang cukup tinggi di Indonesia. Berdasarkan permasalahan mitra tersebut, solusi yang dapat ditawarkan adalah memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang budi daya jamur kuping dan mengarahkan masyarakat untuk menambah penghasilan keluarga dengan budi daya jamur kuping. Metode pengabdian dilaksanakan melalui empat tahapan yaitu persiapan, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi. Tahapan persiapan dilakukan dengan menyiapkan materi pengabdian, pembelian alat dan bahan untuk praktik budi daya jamur kuping. Kegiatan pelatihan budi daya jamur kuping meliputi teknik pembuatan medium, inokulasi, pemeliharaan medium tanam, menyiram medium tanam dan pemanenan. Sementara itu, tahap monitoring dan evaluasi dilakukan secara langsung mengunjungi mitra dan menggunakan sarana komunikasi WhatsApp Grup. Mitra sangat setuju (100%) bahwa kegiatan pengabdian ini berguna dan menambah pemahaman warga mengenai budi daya jamur kuping. Masyarakat Desa Sampora sukses melakukan budi daya jamur kuping secara mandiri sampai dengan panen.
Metabolic Diseases Predictor Analysis Based on Single Nucleotide Polymorphisms and Lifestyle Factors: Preliminary Study in Indonesia Subali, Dionysius; Setiawan, James; Kimberly, Patricia; Dijaya, Rendy; Kartawidjajaputra, Felicia; Antono, Lina; Christos, Revelo Eved; Wibisana, Lenny Mulianie; Shih, Yang-Chia
Journal of Health and Nutrition Research Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jhnresearch.v4i3.527

Abstract

Type 2 Diabetes Mellitus (T2DM) and cardiovascular disease (CVD) emerged as a cause of high mortality rates in low-middle-income countries, including Indonesia. Understanding predictor variables to the commonly used biomarkers, including lipid profiles and blood glucose levels, can thus be beneficial in disease prevention strategies. To support that, this study aims to analyze the genetic, lifestyle, and disease history variables as predictors towards lipid and blood glucose profiles. The respondent’s data were collected from clinical data, food recall, health history, and genetic profiling. From the results, APOA5 rs662799 is positively correlated with triglyceride (TG) levels. Sugar, fat, fiber, and calorie intake also significantly affect lipid and blood glucose profiles. Exercise conditions such as aerobic and flexibility exercise duration significantly correlated with low-density lipoprotein cholesterol (LDL-C) and high-density lipoprotein cholesterol (HDL-C) profiles. Disease history in individuals and families emerged as additional variables associated with the response variables. These findings can serve as a preliminary study for understanding health predictors that can be used to predict incident of metabolic diseases in the Indonesian population.
Effects of Tele-Exercise on Body Composition, Lipid Profile, Mental Health, and SIRT1 Gene Expression in Obese Office Employees in Indonesia Kuswari, Mury; Rimbawan, Rimbawan; Hardinsyah, Hardinsyah; Dewi, Mira; Gifari, Nazhif; Pamungkas, Rian Adi; Seprianto, Seprianto; Himarwan, Aditya; Putra, Felicia Kartawidjaja; Dijaya, Rendy; Subali, Dionysius
Media Gizi Indonesia Vol. 21 No. 1 (2026): MEDIA GIZI INDONESIA
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mgi.v21i1.75-89

Abstract

Tele-exercise delivers remote physical activity programs via digital platforms, enhancing accessibility and adherence, making it a promising strategy to address obesity among workers. This study aimed to evaluate the effects of tele-exercise programs on body fat percentage, lipid profile, mental health measures and Sirtuin 1 (SIRT1) gene expression measured via venipuncture & RT-PCR in obese office employees. A total of 33 overweight or obese employees (male/female, 18-45 years old, Body Mass Index (BMI) 23-30 kg/m2) were randomly assigned to the strength (SE) group, strength-cardio (SC) group, and control (CT) group. The strength exercise protocol included core training, circuit training, High Intensity Interval Training (HIIT) and Tabata training; cardio exercise includes low-high impact aerobic exercises. Each group was given nutrition education, whereas the two intervention groups participated in tele-exercise three times/week for twelve weeks. Tele-exercise was delivered via ZOOM application. Mental health indicators were measured using the Depression Anxiety Stress Scale (DASS-42) questionnaire. Compliance levels between intervention groups did not differ significantly (p>0.05). There was a significant reduction in bodyweight in the SC group (p=0.046). Blood High Density Lipoprotein (HDL) levels increased only in the SC group (0.50 mg/dL), but decreased in the SE group and CT group. SIRT1 gene expression increased in SE and CT groups (2.39- and 5.33-fold, respectively), whereas a significant decrease was observed in the SC group (p=0.043). Only the SE group showed a significant reduction in stress level (p=0.03), with a decrease of 30.9%. Strength exercise intervention improves total cholesterol level by -19.09 mg/dL.Â