Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

ANALISIS KESALAHAN SISWA SMA DALAM MENYELESAIKAN SOAL ATURAN KOSINUS DITINJAU DARI LANGKAH PEMECAHAN MASALAH MENURUT POLYA Azmi, Nadya Azmi; Aini, Putri Nur
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 4 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kesalahan siswa dalam menyelesaikan soal aturan kosinus berdasarkan langkah-langkah pemecahan masalah Polya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus pada 30 siswa kelas XI IPA B-3 MAN 1 Medan tahun ajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan kesalahan siswa terjadi pada hampir setiap tahap Polya, terutama dalam memahami informasi soal, memilih rumus yang tepat, serta memeriksa kembali hasil. Rendahnya kemampuan metakognitif dan pemahaman konsep trigonometri menjadi faktor utama penyebab kesalahan. Guru perlu menekankan penerapan langkah Polya secara eksplisit dan melatih siswa untuk selalu meninjau hasil pekerjaannya.
Tinjauan Farmakogenomik dan Variasi Genetik Yang Mempengaruhi Respons Terapi Tuberkulosis Di Indonesia Rahmadani, Elsi Fitri; Aini, Putri Nur; Jayanti, Rena Dwi
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3954

Abstract

Tuberkulosis (TB) masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat terbesar di Indonesia, terutama dengan tingginya beban kasus dan meningkatnya kejadian resistensi obat yang mengancam efektivitas terapi standar. Respons terhadap obat anti-tuberkulosis (OAT) dipengaruhi oleh interaksi kompleks antara faktor klinis, status imun pasien, kepatuhan pengobatan, serta variasi genetik baik pada host maupun Mycobacterium tuberculosis. Dalam beberapa tahun terakhir, farmakogenomik muncul sebagai pendekatan penting untuk memahami bagaimana polimorfisme genetik memengaruhi metabolisme obat, efektivitas terapi, serta potensi terjadinya toksisitas. Pada sisi patogen, mutasi pada gen katG, inhA, rpoB, embB, dan pncA telah diketahui berperan dalam mekanisme resistensi terhadap isoniazid, rifampisin, etambutol, dan pirazinamid, yang menjadi komponen utama regimen lini pertama. Di sisi host, variasi genetik seperti NAT2, SLCO1B1, CYP2E1, dan UGT1A1 berkontribusi terhadap perbedaan kecepatan metabolisme obat, distribusi farmakokinetik, dan kerentanan terhadap hepatotoksisitas yang sering menjadi penyebab penghentian terapi. Pemahaman yang lebih dalam terhadap kedua aspek genetik ini tidak hanya mendukung optimalisasi terapi yang lebih personal, tetapi juga berperan dalam strategi pencegahan resistensi lanjutan. Kemajuan teknologi, termasuk terapi gen dan gene editing, turut membuka peluang pengembangan pendekatan presisi dalam penatalaksanaan TB di masa depan. Dengan mengintegrasikan farmakogenomik, data genomik bakteri, serta informasi klinis pasien, pengobatan TB di Indonesia berpotensi menjadi lebih efektif, aman, dan berkelanjutan, sehingga memperkuat upaya nasional dalam menurunkan morbiditas, mortalitas, dan resistensi obat secara signifikan.