Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

EFFECT OF SOAKING TREATMENT AND FLOUR TYPE ON THE QUALITY AND SENSORY ATTRIBUTES SHALLOTS Anggarkasih, Made Gayatri; Nurlela, Nurlela; Tunggadewi, Andini Tribuana; Merdekawati, Eka
Jurnal Sains Terapan : Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian Vol. 15 No. 1 (2025): Jurnal Sains Terapan: Wahana Informasi dan Alih Teknologi Pertanian
Publisher : IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jstsv.15.1.14-24

Abstract

Shallots are a key ingredient in Indonesian cuisine, both traditional and modern, and offer added value when processed into fried shallots. This study aimed to determine the best treatment combination regarding yield, chemical quality (moisture and fat content), and sensory acceptance (color, taste, aroma, appearance). The shallots were sourced from local markets in Bogor and processed in the Vocational School Laboratory at IPB University using a Completely Randomized Design (RAL) with six treatment combinations, involving soaking and flour coating variations. Data were analyzed using ANOVA followed by Duncan's test at a 95% significance level. Results showed that soaking and flour type significantly affected yield, chemical quality (moisture and fat content), and sensory quality. The treatment involving soaking and wheat flour produced the crispiest texture with the lowest moisture content (4.01%) and was the most preferred by panelists.
Analisis Pelaksanaan Prosedur Audit atas Persediaan dalam Upaya Menilai Kewajaran Laporan Keuangan Klien (Studi pada KAP X) Sonjaya, Aulia Puteri; Anggraeni, Ela; Sitorus, Sintauli; Aulia, Azka; Merdekawati, Eka
Jurnal Akuntansi Keuangan dan Bisnis Vol. 3 No. 3 (2025): Oktober - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to evaluate the implementation of audit procedures on inventory accounts at KAP X and assess their compliance with the relevant Auditing Standards (SA), particularly SA 315, SA 330, and SA 501. Inventory is an account with a high risk of misstatement, requiring adequate audit procedures to ensure its existence, valuation, and completeness. The study employs a qualitative case study approach through interviews, observations, and review of audit documentation. The results indicate that most of the audit procedures performed by KAP X are in accordance with the Standards, especially in terms of physical inventory inspection, reconciliation of inventory records, evaluation of valuation methods, and assessment of the client’s internal controls. However, several challenges were identified, such as limited supporting documents for inventory movements, suboptimal timing of stock-taking, and audit documentation that has not fully complied with SA 230. Overall, the audit procedures are considered adequate to provide reasonable assurance regarding the fairness of the inventory balance, although improvements are still needed in the areas of audit evidence and documentation consistency.
Sustainable Agropreneurship: Transformasi Santri Pesantren Al-Qudwah Tasikmalaya Menuju Wirausaha Hijau dan Berkelanjutan Rahmani, Hani Fitria; Septiani, Delina Herdian; Mauludina, Muhammad Alam; Hapsari, Kharisma Fitri; Pratiwi, Ratih; Merdekawati, Eka; Hadiansah, Rizky
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2026): Januari-JPM
Publisher : PDPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58818/jpm.v4i1.138

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas santri Pesantren Al-Qudwah Tasikmalaya dan ibu-ibu Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Cikalang dalam bidang agropreneurship dan literasi keuangan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan observasi, perancangan modul, pelatihan, pendampingan, serta evaluasi. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan pengemasan produk pertanian menjadi kemasan premium dengan label “Produk Santri Al-Qudwah” yang lebih higienis dan bernilai jual tinggi. Selain itu, literasi keuangan peserta juga meningkat, ditandai dengan kemampuan menggunakan buku kas sederhana dan meningkatnya kesadaran risiko finansial seperti pinjaman online dan judi online. Kegiatan ini bermanfaat dalam membentuk ekosistem kewirausahaan hijau berbasis pesantren dan desa, memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, serta mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs).
Stabilisasi Kelembagaan Koperasi Desa Melalui Implementasi Sistem Akuntansi Digital Terintegrasi Sesuai Permenkop UKM No. 2 Tahun 2024 Pebriani, Reny Aziatul; Yustini, Tien; Frastuti, Melia; Merdekawati, Eka
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS) Vol 7 No 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (ABDIKEMAS)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Politeknik Kesehatatan Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/abdikemas.v7i2.3684

Abstract

Village cooperatives are a vital pillar in strengthening community economics, but many cooperatives still face management challenges, particularly in administrative and accounting aspects. This activity is carried out to provide solutions for the weakness of cooperative institutionalization through the implementation of an integrated digital accounting system that refers to Permenkop UKM No. 2 of 2024 on Cooperative Accounting Standards. The activity's partner is Village Cooperative Limau, which has not yet implemented modern financial recording. The activity will be implemented in Limau Village in August 2025 with 20 participants consisting of cooperative managers, village apparatus, and community members. The activity methods include cooperative regulation awareness campaigns, training on digital accounting-based applications, workshops on cooperative financial report preparation, and system implementation support. The activity results show an 78% increase in participants' understanding of cooperative accounting, an 85% improvement in practical digital recording skills, and the formation of financial recording SOPs compliant with Permenkop No. 2 of 2024. Additionally, the cooperative now has a digital transaction database and a simple financial report format. This activity proves that the implementation of a digital accounting system can strengthen village cooperative institutionalization and improve transparency, accountability, and the cooperative's readiness for digitalization.
Evaluasi Penggunaan Crowdfunding sebagai Alternatif Pendanaan bagi Startup Fintech UMKM di Sulawesi Selatan Merdekawati, Eka; Nasrun, Muhammad
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.4634

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi potensi dan tantangan penggunaan crowdfunding, khususnya securities crowdfunding (SCF) dan fintech peer-to-peer lending (P2P Lending), sebagai alternatif sumber pendanaan bagi startup fintech yang berfokus pada pemberdayaan UMKM di Sulawesi Selatan. Akses pembiayaan yang terbatas menjadi kendala bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), dimana lebih dari 888 ribu pelaku UMKM di wilayah ini belum tersentuh layanan kredit perbankan. Startup fintech lokal berpotensi menjembatani kesenjangan ini, namun sering kali menghadapi tantangan permodalan untuk mengembangkan skema pembiayaan digital yang inklusif. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur kualitatif dengan menganalisis data sekunder dari laporan OJK, media lokal, regulasi terbaru, serta inisiatif dari platform fintech seperti Amartha dan Modalku yang telah beroperasi di Sulawesi Selatan. Selain itu, digunakan juga analisis tematik terhadap wacana publik dan opini pelaku industri diperoleh dari berbagai sumber daring seperti forum komunitas finansial. Hasil penelitian menunjukkan  crowdfunding dapat menjadi solusi yang efektif dalam meningkatkan akses permodalan UMKM, terutama melalui pendekatan berbasis teknologi yang cepat dan efisien. Keunggulan dari SCF dan P2P Lending meliputi proses pendanaan yang lebih fleksibel, potensi kolaborasi antara fintech dan perbankan daerah, serta kemampuan menjangkau segmen usaha mikro yang tidak dilayani bank konvensional. Namun, implementasi crowdfunding di Sulawesi Selatan menghadapi sejumlah kendala seperti rendahnya literasi keuangan digital, ketidakpastian regulasi di tingkat lokal, rendahnya penetrasi infrastruktur digital di daerah pedesaan, serta minimnya pemahaman terhadap risiko investasi oleh UMKM maupun investor ritel. Hasilnya menunjukkan crowdfunding memberi jalur inklusif bagi pelaku fintech-UMKM, namun efektivitasnya bergantung pada edukasi keuangan, dukungan regulator, dan adopsi model lokal.
EFEKTIVITAS PELAKSANAAN PROGRAM PRAKTEK KERJA INDUSTRI DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN : EFEKTIVITAS PELAKSANAAN PROGRAM PRAKTEK KERJA INDUSTRI DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Hasanah; Syahrul; Merdekawati, Eka
Jurnal MEKOM (Media Komunikasi Pendidikan Kejuruan) Volume 3, Issue 2, Agustus 2016
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efektivitas program prakerin Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di kota Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif bersifat ex post facto dengan populasi SMK 37 dan jumlah sampel 5 SMK, sedangkan populasi peserta didik 182 orang dengan jumlah sampel 65 orang dengan populasi DUDI 50 dan jumlah sampel DUDI ada 11. Pemilihan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling untuk SMK dan DUDI, sedangkan peserta didik dipilih secara random acak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi, wawancara dan angket. Hasil penelitian disimpulkan bahwa; (i) Persiapan pelaksanaan program prakerin yang dikelolah oleh pokja sudah terlaksana dengan sangat baik. Hal ini terlihat dari hasil penelitian kepada lima SMK diperoleh nilai mean berada pada kategori sangat baik;(ii) Pelaksanaan pembelajaran prakerin di industri sudah terlaksana dengan sangat baik. Hal ini terlihat dari hasil penelitian kepada lima SMK diperoleh nilai mean masuk kedalam kategori sangat baik. (iii) Tingkat kompetensi peserta didik setelah melaksaanakan prakerin sudah baik, hal ini dapat dilihat dari mean nilai yang diberikan oleh DUDI berada pada kategori sangat baik karena nilai tersebut melewati nilai KKM yang telah ditetapkan bahwa pembelajaran dapat dikatakan tuntas apabila peserta didik memperoleh nilai 75 dalam peningkatan hasil belajar khusunya pelajaran produktif; (iv) Berdasarkan indikator efektif program dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan program prakerin yang dilakukan oleh SMK dengan DUDI di kota Makassar ditinjau dari keterlaksanaan seluruh komponennya sudah masuk kategori efektif.