Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Efektivitas Penyuluhan Kesehatan Mental melalui Ceramah Interaktif pada Siswa Kelas XII SMA Xaverius Pringsewu Putri, Dian Utama Pratiwi; Budiati, Endang; Yoesuf, Indrawan; Arwadi, Muhammad Al Farouq; Amelia, Kristi
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat: Janua
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal Bekerjasama dengan CV Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/psnpkm.v5i1.7076

Abstract

Tekanan akademik, sosial, dan perubahan emosional yang terjadi pada remaja meningkatkan risiko masalah kesehatan mental. Di SMA Xaverius Pringsewu, pengabdian ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan siswa kelas XII tentang kesehatan mental. Ceramah interaktif selama sembilan puluh menit dan diskusi kelompok selama tiga puluh menit digunakan. Sebelum kegiatan dimulai, siswa menjalani tes pra-latihan untuk mengukur pemahaman awal mereka. Kemudian, setelah penyuluhan, siswa menjalani tes setelah penyuluhan untuk mengukur peningkatan pengetahuan mereka. 40 siswa mengikuti kegiatan ini, yang dilakukan dalam satu hari. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 59,5 menjadi 74,3. Siswa juga terlihat aktif dan antusias selama kegiatan berlangsung. Temuan ini menunjukkan bahwa metode pendidikan yang melibatkan diskusi dan ceramah dapat secara efektif meningkatkan pemahaman siswa tentang kesehatan mental. Agar siswa lebih menyadari pentingnya menjaga kesehatan mental sejak dini, program serupa harus diberikan secara teratur.
Penyuluhan tentang Diabetes Melitus dan Hipertensi pada Anggota Prolanis Senam Klinik Maharaja Medical Centre Budiati, Endang; Adyas, Atikah; Rustika, Rustika; Sartono, Puji; Winarto, Ari; Putri, Dian Utama Pratiwi
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat: Janua
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal Bekerjasama dengan CV Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/psnpkm.v5i1.7078

Abstract

Penyakit tidak menular seperti diabetes melitus (DM) dan hipertensi (HT) saat ini menjadi dua kondisi kronik yang prevalensinya terus meningkat di masyarakat. Kelompok usia lanjut sangat rentan terhadap komplikasi akibat kurangnya pengetahuan dan kesadaran dalam pengelolaan kedua penyakit ini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa penyuluhan dilakukan pada 9 Maret 2024 pukul 09.11 WIB di Klinik Maharaja Medical Centre, dengan sasaran 35 orang peserta Prolanis Senam. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta terkait gejala, pencegahan, dan pengendalian DM dan HT. Metode kegiatan terdiri dari pre-test, penyuluhan interaktif, demonstrasi pengukuran tekanan darah dan gula darah, diskusi kelompok, serta post-test. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan peserta dengan rata-rata skor pre-test sebesar 58,3 meningkat menjadi 84,7 pada post-test. Sebanyak 91,4% responden menunjukkan peningkatan pemahaman, dan sebagian besar mengaku termotivasi untuk menerapkan pola hidup sehat.
Analysis of Factors Related to Family Assistance of People with Schizophrenia Doris, Doris; Budiati, Endang; Rahayu, Dewi; Adyas, Atikah; Karyus, Aila
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 6 No 4 (2024): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v6i4.3473

Abstract

Schizophrenia is a complex chronic mental health. The role of family is very important in fulfilling basic needs, the cost of maintaining the, treatment and prevention a recurrence. In the onion, often still found the stigma and discrimination, and poor family assistance in patients, that is allegedly affected by low support officers to educate.Objective: Research objectives and analyze factors associated with assistance schizophrenic Method: kind of research with a quantitative approach cross sectional. The population research even all patients with schizophrenia and a 590, sample is 247 respondents. Simple random sampling techniques of sampling, analisis Data using univariate, bivariate and multivariate analysis using logistic regression tests. Results: is a knowledge of the known with p-value 0,016 (<0,05 & OR 2.248), p-value attitude 0,040 (<0,05 OR 2.04), the role of health workers p-value 0,004 (< 0,05 & OR 2.612), access to information p-value 0,028 (<0,05 & OR 2.110), the family motivation p-value 0,009 (<0,05 & OR 2.404). The dominant factor associated with the role of family assistance schizophrenic health workers with p-value 0,002 & OR 2.793. Conclusions Advice to improved access and coordination services, promoting access to mental health services, facilitate coordination between health workers, help family in navigating the health care system.
Analisis Faktor Risiko Kejadian Preeklampsia Berat di Kabupaten Mesuji Irawati, Candra; Budiati, Endang; Rahayu, Dewi
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 5 (2023): Volume 3 Nomor 5 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.834 KB) | DOI: 10.33024/mahesa.v3i5.9858

Abstract

ABSTRACT According to WHO (2021), around 295,000 women die, the most common causes being bleeding, high blood pressure, infection and unsafe abortion. The aim of this research is to find out the risk factors for the occurrence of severe preeclampsia in Mesuji Regency in 2023. This type of quantitative research with a case control approach design. The study population was all pregnant women at 22 weeks' gestation with a total of 2,710 mothers, with a total of 105 research respondents. The results of the bivariate analysis stated that there was a relationship between completeness of ANC visits p-value 0.000, history of hypertension p-value 0.023, nutritional status p-value 0.000, obesity p-value 0.027 and family support p-value 0.016 with the incidence of severe preeclampsia. There is no relationship between maternal age and a p-value of 0.599 with the incidence of severe preeclampsia. The results of the multivariate analysis showed that the mother's nutritional status was the dominant factor associated with the incidence of severe preeclampsia with a p-value of 0.000 and an OR (odds ratio) of 8.588. Suggestions for the community health centre to increase mentoring and education on the importance of intake patterns and improving the nutrition of pregnant women, and it is hoped that the local government can bridge the collaboration between various sectors and interested stakeholders in efforts to improve nutrition and strategies for receiving health services for all people, especially those with low accessibility in Mesuji Regency Keywords: Risk Factors, Severe Preeclampsia  ABSTRAK Preeclampsia merupakan penyebab umum kematian ibu paa masa kehamilan dan persalinan. Menurut WHO (2021), sekitar 295.000 wanita meninggal, penyebab paling umum yaitu perdarahan, tekanan darah tinggi, infeksi dan aborsi tidak aman. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui faktor risiko kejadian preeclampsia berat di Kabupaten Mesuji tahun 2023. Jenis penelitian kuantitatif dengan desain pendekatan case control. Populasi penelitian yaitu seluruh ibu hamil usia kehamilan 22 minggu dengan jumlah 2.710 ibu, dengan total responden penelitian sejumlah 105 orang. Berdasarkan penelitian, diketahui bahwa ada hubungan kelengkapan kunjungan ANC p-value 0,000, riwayat hipertensi p-value 0,023, status gizi p-value 0,000, obesitas p-value 0,027 dan dukungan keluarga p-value 0,016 dengan kejadian preeclampsia berat. Tidak ada hubungan umur ibu dengan nilai p-value 0,599 dengan kejadian preeclampsia berat. Variabel status gizi ibu menjadi faktor dominan yang berhubungan dengan kejadian preeclampsia berat dengan p-value 0,000 dan OR (odd ratio) 8,588. Saran bagi puskesmas meningkatkan pendampingan dan edukasi pentingnya pola asupa dan perbaikan gizi ibu hamil, serta diharapkan pemerintah daerah dapat menjembatani terjalinnya kolaborasi antar berbagai sektor dan stakeholder yang berkepentingan dalam upaya perbaikan gizi dan strategi penerimaan layanan kesehatan kepada seluruh masyarakat terutama dengan aksesibilitas rendah di Kabupaten Mesuji. Kata Kunci: Faktor Risiko, Preeklampsia Berat
Analisis Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Perilaku Merokok Pada Remaja Laki-Laki di SMA N 2 Bandar Lampung Za'im, Ammar; Irianto, Sugeng Eko; Setiaji, Bambang; Rahayu, Dewi; Budiati, Endang; Fadhila, Syifa Rahmi
Jurnal Dunia Kesmas Vol 13, No 3 (2024): Volume 13 Nomor 3
Publisher : Persatuan Dosen Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jdk.v13i3.15634

Abstract

Pola asuh orang tua memiliki peran penting dalam memberikan pengaruhnya terhadap proses pembentukan perilaku anak. Perilaku merokok remaja paling banyak dimulai sejak usia 15-19 tahun, yakni usia SMA. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pola asuh orang tua dengan perilaku merokok pada remaja laki-laki di SMAN 2 Bandar Lampung. Penelitian ini merpakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Jumlah sampel minimal adalah 210 orang yang diambil dengan teknik consecutive sampling. Pengambilan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner pola asuh orang tua dan perilaku merokok remaja, kemudian dianalisis, dan disajikan dalam analisis univariat, bivariat, dan multivariat, menggunakan chi square dan regresi logistik ordinal. Prevalensi siswa yang merokok dengan pola asuh tidak demokratis sebesar 59,8%, otoriter 48,6%, dan permisif 55,8%. Ada hubungan yang bermakna antara pola asuh demokratis (p=0,001) dan permisif (p=0,003) terhadap perilaku merokok remaja. Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa pola asuh demokratis (p=0,001 OR=2,51) merupakan variabel yang paling dominan berhubungan dengan perilaku merokok dan pola asuh orang tua dapat mempengaruhi perilaku merokok siswa laki-laki di SMAN 2 Bandar Lampung sebesar 11,3%, sisanya dipengaruhi oleh faktor di luar pola asuh. Variabel yang berhubungan dengan perilaku merokok remaja adalah pola asuh demokratis dan permisif dengan pola asuh demokratis yang paling dominan berhubungan.