Claim Missing Document
Check
Articles

Inovasi Pelayanan Ritmik Enerjik di RSUD Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro Rahmawati, Wahyu Ambar; Januwarso, Arief; Suhindarno, Heny; Novianto, Herta
JIAN (Jurnal Ilmiah Administrasi Negara) Vol. 9 No. 1 (2025): February 2025
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/jian.v9i1.1145

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis sebuah inovasi pelayanan yang disebut Ritmik Enerjik yang diterapkan di RSUD R Sosodoro Djatikusumo Bojonegoro. Inovasi ini dianalisis dengan menggunakan teori Difusi Inovasi dari Rogers. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan analisis data kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inovasi pelayanan Ritmik Enerjik sebagian besar memenuhi atribut inovasi menurut teori Rogers. Namun, masih ada beberapa masalah, seperti kesulitan masyarakat dalam pemahaman dan interaksi dengan program, kurangnya pemahaman esensi inovasi oleh pihak rumah sakit, kurangnya pengawasan dalam pelaksanaan program, dan ketidaksesuaian program dengan yang seharusnya. Selain itu, terdapat kekurangan dalam jumlah tenaga kerja yang diperlukan dan beberapa petugas yang belum mengikuti pelatihan. Untuk memperbaiki masalah-masalah tersebut, RSUD R Sosodoro Djatikusumo Bojonegoro perlu melakukan secara rutin agar inovasi pelayanan Ritmik Enerjik dapat memberikan pelayanan terbaik.
TATA KELOLA PARIWISATA BERBASIS ECOTOURISM (STUDI KASUS DI TAMAN WISATA GOA NGERONG KECAMATAN RENGEL) Ramadhan, Adinda Alya; Huda, Muhammad Miftahul; Suhindarno, Heny
Jurnal Ilmiah Dinamika Sosial Vol 9 No 1 (2025)
Publisher : Universitas Pendidikan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38043/jids.v9i1.5971

Abstract

Penelitian ini melatarbelakangi tentang peristiwa penambangan batu kapur ilegal di atas Goa Ngerong yang menyebabkan keruntuhan tebing, terganggunya ekosistem air dan penurunan jumlah populasi bulus hingga menjadi langka pada Tahun 2024. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana tata kelola pariwisata yang ada di Taman Wisata Goa Ngerong (TWG) berbasis Ecotourism. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus untuk memperdalam informasi yang diambil oleh peneliti dengan melibatkan 4 informan pada bulan November 2024. Berdasarkan hasil penelitian TWG telah mengalami fase pengembangan hingga mencapai fase stagnan dan jumlah pengunjung yang mengalami penurunan. Untuk mengatasi hal ini ada rekomendasi terkait tata kelola yang berkelanjutan dengan pendekatan inovasi konservasi dan pelestarian lingkungan perlu diimplementasikan secara serius. Langkah-langkah ini harus mencakup penguatan kolaborasi antara pihak pengelola, pemerintah, dan masyarakat lokal, serta penerapan prinsip ekowisata yang berkelanjutan. Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman tentang pentingnya menjaga ecotourism lingkungan wisata dan memberikan saran-saran yang membangun kepada pihak pengelola (BUMDES) demi keberlanjutan TWG.
Dampak Ekonomi Kreatif Terhadap Peningkatan Kualitas Hidup Di Pasar Kota Bojonegoro Heny Suhindarno; Ridha Dewi, Berliana; Awaludin Surahman; Ahmad Bayhaq; Amellia Dwi Renatasya
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i2.8117

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi dampak ekonomi kreatif terhadap kualitas hidup masyarakat di Pasar Kota Bojonegoro dengan pendekatan campuran (mixed methods). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekonomi kreatif berkontribusi dalam tiga aspek utama: peningkatan pendapatan, pelestarian budaya lokal, dan penguatan kohesi sosial. Responden mengalami kenaikan pendapatan rumah tangga setelah terlibat dalam sektor kuliner khas, kerajinan kayu jati, dan tekstil tradisional. Selain itu, ekonomi kreatif mendorong rasa bangga terhadap warisan budaya serta memperkuat komunitas melalui jejaring sosial yang inklusif. Namun, beberapa tantangan diidentifikasi, seperti kurangnya akses pembiayaan, keterbatasan teknologi, dan infrastruktur yang belum memadai. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan langkah strategis, termasuk peningkatan akses modal, pelatihan teknologi dan pemasaran, pengembangan infrastruktur, promosi produk lokal, serta kolaborasi antar pemangku kepentingan. Dengan strategi tersebut, ekonomi kreatif di Pasar Kota Bojonegoro diharapkan terus berkembang dan memberikan manfaat ekonomi, sosial, serta budaya bagi masyarakat.
Analisis Stakeholder Mapping dalam Pelaksanaan pendidikan Inklusi: Power dan Interest perspektif Sari, Tasya Pradita; Septian, Esa; Suhindarno, Heny
Jurnal Noken: Ilmu-Ilmu Sosial Vol. 11 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33506/jn.v11i1.3971

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menggambarkan peran pemangku kepentingan dalam pelaksanaan pendidikan inklusi di Kabupaten Bojonegoro. Masalah difokuskan pada analisis power dan interest para pemangku kepentingan dalam mendukung pendidikan inklusi. Guna mendekati masalah ini dipergunakan acuan teori stakeholder mapping dari Fran Ackermann dan Colin Eden (2011). Data-data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen, kemudian dianalisis secara kualitatif. Kajian ini menyimpulkan bahwa dalam analisis power Kepala sekolah memiliki kewenangan tinggi dalam pengambilan keputusan di sekolah, sedangkan Dinas Pendidikan memiliki kekuatan formal melalui kebijakan, namun belum menyusun juknis atau juklak. Guru memiliki power teknis tetapi rendah dalam kebijakan, sementara masyarakat umum dan media lokal memiliki power rendah karena tidak terlibat langsung dalam pengambilan keputusan. Dalam analisis interest, kepala sekolah, guru, dan guru pendamping khusus (GPK) menunjukkan tingkat kepentingan tinggi, sedangkan orang tua siswa, meski memiliki interest besar, bersikap lebih pasif. Sebaliknya, masyarakat umum dan media lokal menunjukkan interest rendah karena tidak terlibat langsung dalam pelaksanaan pendidikan inklusi. Kolaborasi antar pemangku kepentingan diperlukan untuk mengatasi tantangan seperti minimnya pelatihan guru, keterbatasan fasilitas, dan ketiadaan regulasi teknis. Penelitian ini kontribusi berkontribusi memberikan rekomendasi strategis untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan pendidikan inklusi di tingkat lokal.
PENINGKATAN KINERJA PEGAWAI DILINGKUNGAN UPT. PSDA DI BOJONEGORO HENY SUHINDARNO
JIAN (Jurnal Ilmiah Administrasi Negara) Vol. 1 No. 1 (2017): February 2017
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/jian.v1i1.57

Abstract

Aparatur Sipil Negara (disingkat ASN) adalah profesi bagi Pegawai Negeri Sipil dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja yang bekerja pada instansi pemerintah. Pegawai ASN terdiri dari Pegawai Negeri Sipil dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja yang diangkat oleh pejabat pembina kepegawaian dan diserahi tugas dalam suatu jabatan pemerintahan atau diserahi tugas negara lainnya dan digaji berdasarkan peraturan perundang- undangan. Maka dengan ini sebagai Kepala UPT. PSDA di Bojonegoro berkewajiban untuk bagaimana “Peningkatan Kinerja Pegawai di Lingkungan UPT PSDA di Bojonegoro”, berjalan dengan baik.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. populasi sejumlah karyawan/karyawati UPT PSDA di Bojonegoro sejumlah 80 (delapan puluh) orang pegawai (PNS). Dengan jumlah tersebut itu diharapkan sudah memenuhi persyaratan dalam pengambilan data. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Metode pengumpulan data yang dipakai yaitu observasi, dokumentasi dan wawancara.Simpulan penelitian bahwa Kepala UPT. PSDA di Bojonegoro dalam menciptakan disiplin kerja pegawai sudah cukup baik. pegawai sangat antusias mentaati peraturan yang telah dibuat oleh Kepala UPT.PSDA di Bojonegoro. Padahal dengan adanya disiplin kerja dapat melatih para pegawai untuk memperbaiki sikap dan perilakunya.
SOSIALISASI PEMILU DALAM PENYELENGGARAAN PEMILU KEPALA DAERAH DAN WAKIL KEPALA DAERAH BOJONEGORO TAHUN 2014 DI KABUPATEN BOJONEGORO Heny Suhindarno
JIAN (Jurnal Ilmiah Administrasi Negara) Vol. 1 No. 2 (2017): August 2017
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/jian.v1i2.62

Abstract

Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis deskriptif kualitatif dengan tujuan untuk mendeskripsikan dan menggambarkan suatu fenomena yang berkenaan dengan masalah yang diteliti. Penelitian ini difokuskan pada salah satu tahapan penyelenggaraan Pemilukada yakni Sosialisasi Pemilu dalam Penyelenggaraan Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Bojonegoro tahun 2014 di Kabupaten Bojonegoro. Namun demikian tentunya tidak mungkin untuk diteliti dan diamati secara individual dalam populasi karena keterbatasan waktu dan untuk menjamin keakuratan data dalam penelitian ini, sehingga penelitian dilakukan pada sampel. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara Simple Random Sampling ( pengambilan sampel secara sederhana dimana pengambilan sampel dari semua anggota populasi dilakukan secara acak tanpa memperhatikan strata yang ada dalam anggota populasi itu). Metode pengumpulan data yang digunakan adalah : Library Reserach (studi kepustakaan) dan Field Research ( riset lapangan) melalui metode observasi, wawancara(interview). Data-data yang diperoleh dilapangan perlu diolah sedemikian rupa sebelum dianalisis. Adapun data yang diperoleh selanjutnya dikelompokkan dengan cara sebagai berikut: Koding, editing, dan tabulating. Setelah data-data atau informasi terkumpul secukupnya, maka data-data atau informasi tersebut disusun kembali untuk kemudian diolah dan dianalisis. Cara analisis data yang digunakan adalah analisa komperatif deskriptif yang bersifat kualitatif yang mengelola data dengan jalan menganalisa dan menguraikan penafsiran data yang diperoleh dari hasil wawancara dan dokumenter, kemudian ditarik kesimpulan akhir. Kesimpulan dari hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa : (1) Kegiatan sosialisasi dalam kegiatan persiapan pemilu kada Bojonegoro di tingkat kecamatan atau desa di wilayah Kabupaten Bojonegoro cukup baik, ( 2 ) Sosialisasi inventarisasi dan pemutakhiran data pemilih Pemilu Kada Bojonegoro tahun 2012 di Kabupaten Bojonegoro masih kurang, ( 3) Penyelenggaraan pemilu kada Bojonegoro tahun 2012 berjalan dengan baik, namun diliat dari jumlah pemilih yang hadir hanya 72 % dari DPT yang ada. Hal ini menunjukkan bahwa sosialisasi masih kurang.
PERAN LURAH DALAM MENINGKATKAN DISIPLIN KERJA PEGAWAI (Suatu Studi di Kelurahan Banjarejo Kecamatan Bojonegoro Kabupaten Bojonegoro) Heny Suhindarno
JIAN (Jurnal Ilmiah Administrasi Negara) Vol. 2 No. 1 (2018): February 2018
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/jian.v2i1.68

Abstract

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2010 Tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil dijelaskan bahwa yang dimaksud dengan Pelanggaran disiplin adalah setiap ucapan, tulisan, atau perbuatan PNS yang tidak menaati kewajiban dan/atau melanggar larangan ketentuan disiplin PNS, baik yang dilakukan di dalam maupun di luar jam kerja, adapun tingkat kedisiplinan kerja pegawai Kelurahan Banjarejo dirasa masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan peran lurah dalam meningkatkan disiplin kerja pegawai. Metode yang digunakan ialah pendekatan kualitatif dengan pengambilan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Penentuan informan menggunakan purposive sampling , adapun informan teriventarisir sejumlah 6 orang. Analisis data menggunakan data collection, data reduction, data display, and conclusion drawing/verifying. Teknik pengambilan informan menggunakan teknik purposive snowball sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa Peran lurah dalam meningkatkan disiplin pegawai sudah cukup baik.
UPAYA SEKRETARIS DESA DALAM MENINGKATKAN TERTIB ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN (Suatu Studi Di Desa Napis Kecamatan Tambakrejo Kabupaten Bojonegoro) Heny Suhindarno
JIAN (Jurnal Ilmiah Administrasi Negara) Vol. 2 No. 2 (2018): August 2018
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/jian.v2i2.82

Abstract

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 37 Tahun 2017 Tentang Administrasi Kependudukan dijelaskan bahwa yang dimaksud dengan Administrasi Kependudukan adalah rangkaian kegiatan penataan dan penertiban dokumen data kependudukan melalui pendaftaran penduduk, pencatatan sipil, pengelolaan informasi administrasi kependudukan serta pendayagunaan hasilnya untuk pelayanan publikdan pembangunan sektor lain, adapun tingkat pencatatan administrasi kependudukan Desa Napis dirasa masih rendah. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan upaya Sekretaris Desa dalam melakukan administrasi pencatatan kependudukan. Metode yang digunakan ialah pendekatan kualitatif dengan pengambilan data observasi, wawancara dan dokumentasi. Penentuan informan menggunakan purposive sampling , adapun informan teriventarisir sejumlah 41 orang. Analisis data menggunakan data collection, data reduction, data display, and conclusion drawing/verifying. Teknik pengambilan informan menggunakan teknik purposive snawball sampling. Hasil penelitian menunjukan bahwa upaya Sekretaris Desa dalam melakukan pencatatan administrasi kependudukan sudah cukup baik.
Kualitas Pelayanan Kredit Usaha Rakyat (Kur) Di Bank Bri Unit Trunojoyo Suhindarno, Heny
JIAN (Jurnal Ilmiah Administrasi Negara) Vol. 3 No. 1 (2019): February 2019
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/jian.v3i1.352

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji: (1) kualitas pelayanan kredit usaha rakyat di BRI Unit Trunojoyo. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan menggunakan data primer, populasi dalam penelitian ini adalah seluruh nasabah yang melakukan nasabah kredit usaha rakyat Bank BRI Unit Trunojoyo. Kualitas Pelayanan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Unit Trunojoyo yang dilihat menggunakan 5 (lima) dimensi Kualitas Pelayanan menurut Parasuraman-Zeithaml-Berry, yaitu dimensi Tangibles (bukti fisik), dimensi Reliability (kehandalan), dimensi Responsiveness (daya tanggap) , dimensi Assurance (jaminan), dan dimensi Emphaty (empati). Metode pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner yang disebarkan kepada nasabah KUR Bank BRI Unit Trunojoyo pada tahun 2018. Analisis ini meliputi uji statistic.Hasil uji statistic menunjukkan kualitas pelayanan berpengaruh terhadap kualitas pelayanan.
Strategi Kpu Kabupaten Bojonegoro Dalam Meningkatkan Partisipasi Angka Pemilih Pilbub 2018: (Suatu Studi Di Kpud Bojonegoro) Suhindarno, Heny
JIAN (Jurnal Ilmiah Administrasi Negara) Vol. 3 No. 2 (2019): August 2019
Publisher : Universitas Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56071/jian.v3i2.354

Abstract

Pemilihan umum (pemilu) merupakan proses pemilihan seorang wakil rakyat untuk menduduki jabatan. Masyarakat Indonsia masih banyak yang tidak menyuarakan pilihannya (golput) hal ini menjadi masalah yang dialami oleh pemerintah Indonesia. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi komisi pemilihan umum (KPU) Kabupaten Bojonegoro dalam meningkatkan partisipasi angka pemilih dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati pada tahun 2018. Adapun jenis penelitian pada penelitian ini yaitu penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini berfokus pada sasaran sosialisaso pemilihan dan metode sosialisasi meliputi sosialisasi untuk pemilih, penyediaan RPP untuk pemilih, goes to campus untuk partisipasi pemilih, gethering untuk menyampaian sosialisasi kepada pemilih. Dalam penelitian ini metode analisa data yang digunakan adalah analisa kualitatif non statistik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sosialisasi yang dilakukan oleh KPU untuk meningkatkan partisipasi pemilih sudah dilakukan semua sesuai dengan jadwal yang ditentukan oleh KPU Bojonegoro. Rumah Pintar Pemilu dalam strategi KPU Bojonegoro untuk meningkatkan partisipasi pemilih belum efektif, karena masih banyak masyarakat Bojonegoro yang belum bisa datang ke KPU. Sosialisasi dengan goes to campus kurang baik, karena dari semua kampus yang ada di bojonegoro tidak seluruhnya digunakan. KPU juga melakukan pendekatan kepada para media untuk melakukan pendidikan sekaligus pengawasan terhadap media.