Claim Missing Document
Check
Articles

Found 54 Documents
Search
Journal : Respon Publik

PERAN DINAS SOSIAL P3AP2KB DALAM PERLINDUNGAN ANAK UNTUK MENEKAN ANGKA KASUS PELECEHAN SEKSUAL TERHADAP ANAK DI KOTA MALANG Aisyah Fira Rahmawati; Nurul Umi Ati; Agus Zainal Abidin
Respon Publik Vol 16, No 4 (2022): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (61.872 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terjadinya kasus pelecehan seksual di Kota Malang yang mencapai angka 40 kasus pada tahun 2016-2020. Kasus pelecehan seksual terjadi dalam bentuk pencabulan, sodomi, dan persetubuhan yang masih terjadi setiap tahunnya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran Dinas Sosial dalam perlindungan anak untuk menekan angka kasus pelecehan seksual terhadap anak di Kota Malang serta mengetahui faktor pendukung dan penghambatnya. Berdasarkan uraian latar belakang tersebut, maka penulis menyusun fokus penelitian, yaitu: (1) Peran Dinas Sosial dalam perlindungan anak untuk menekan angka kasus pelecehan seksual terhadap anak di Kota Malang (2) Faktor pendukung peran Dinas Sosial dalam perlindungan anak untuk menekan angka kasus pelecehan seksual terhadap anak di Kota Malang (3) Faktor penghambat peran Dinas Sosial dalam perlindungan anak untuk menekan angka kasus pelecehan seksual terhadap anak di Kota Malang. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pengecehan keabsahan data menggunakan metode triangulasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peran Dinas Sosial dalam perlindungan anak untuk menekan angka kasus pelecehan seksual terhadap anak di Kota Malang meliputi pencegahan dan penanganan dengan didukung faktor mitra kerjasama, pengarsipan data korban, dan sarana serta prasarana. Faktor penghambat dalam pengurusan program, keterbatasan jumlah tenaga kerja dan kondisi klien. Kata Kunci : Kata Kunci: Peran, pelecehan seksual, anak
IMPLEMENTASI PROGRAM URBAN FARMING DALAM MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP MASYARAKAT PERKOTAAN (Studi pada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Malang) Shinta Devy Setyaningrum; Nurul Umi Ati; Suyeno Suyeno
Respon Publik Vol 15, No 4 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.706 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini merupakan hasil penelitian yang menggambarkan pelaksanaan program urban farming salah satu wujud dari upaya pemerintah Kota Malang dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat perkotaan dalam hal kebutuhan mereka dibidang pangan. Dengan program ini dapat meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan keluarga serta memotivasi mereka membentuk kelompok pertanian guna membangun dirinya menjadi lebih mandiri dan maju. latarbelakang penulis membuat penelitian ini didasarkan pada hasil pengematan awal penulis melihat dari masalah pergeseran lahan pertanian akibat pembangunan infrastruktur di Kota Malang cukup menganggu bagi kondisi pangan dan gizi masyarakat, oleh karena itu penulis ingin mengetahui bagaimana implementasi program urban farming dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat perkotaan dan faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan program urban farming di Kota Malang. Metode penelitian ini adalah dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian deskriptif. pada pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Peneliti menggunakan perpanjangan pengeamatan, meningkatan ketekunan, treangulasi, diskusi, analisis negative, membercheck yang bertujuan unutk mengecek keabsahan data penelitian. Analisi data dalam penelitian ini menggunakan lima komponen yaitu peneliti sendiri, pedoman wawancara, pedoman observasi, catatan lapangan, rekaman wawancara. Hasil peneltian ini menunjukan bahwa (1) pelaksanaan program urban farming di Kota Malang sudah sesuai dengan apa yang dipaparkan oleh Van Meter dan Van Horn yang dikutip oleh Wahab (2014:125). (2) implementasi program urban farming di Kelurahan Dinoyo dan Kelurahan Penanggungan dilakukan dengan baik. hal ini sudah sesuai dengan yang dipaparkan oleh Van Meter dan Van Horn (dalam Winarno (2014:159-168) dalam model-model implementasi kebijakan ada enam variabel yang mempengaruhi kinerja implementasi. (3) faktor pendukung yang sudah sesuai deng apa yang sudah dijelaskan oleh Edwards III bahwa ada 4 poin yang dapat mendorong kebrhasilan implementasi kebijakan yang diantanya adalah: (1) komunikasi (2). sumber daya (3). Sikakp birokrasi dan pelayanan (4). Struktur organisasi dan tata aliran kerja birokrasi. Kata Kunci : Implementasi, program urban farming, di Kota Malang.
DAMPAK PENGEMBANGAN LOKASI WISATA PASIR PUTIH (WPP) TERHADAP PERUBAHAN SOSIAL EKONOMI MASYAKAT (Studi Kasus di Desa Dalegan, Kecamatan Panceng, Kabupaten Gresik) Indati Aulia Rahmah; Nurul Umi Ati; Agus Zainal Abidin
Respon Publik Vol 14, No 3 (2020): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.84 KB)

Abstract

Pengembangan dibidang sektor pariwisata merupakan upaya yang dilakukan untuk menambah dan meningkatkan pendapatan pada daerahnya. Dalam pengembangan wisata disuatu daerah harus didasarkan pada perencanaan, pengembangan dan pengelolaan wisata yang jelas agar semua potensi yang dimiliki suatu daerah wisata tersebut dapat diberdayakan dengan optimal. Wisata Pasir Putih (WPP) merupakan wisata yang terletak di Desa Dalegan Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik memilki obyek dan daya tarik wisata yang banyak potensi untuk dikembangkan. Upaya yang telah dilakukan pemerintah desa dalam pengembangan Wisata Pasir Putih (WPP) mulai menarik wisatawan untuk datang berkunjung. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tentang “Dampak Pengembangan Lokasi Wisata Pasir Putih (WPP) Terhadap Perubahan Sosial Ekonomi Masyarakat (Studi Kasus di Desa Dalegan Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan ekploratif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukan bahwa WPP merupakan wisata yang mengandalkan panorama pantai yang masih alami sebagai daya tarik dan mempunyai ciri khas banyak terdapat pohon waru yang rindang dan teduh, wisata yang dikelolah langsung oleh pemerintah desa dan dibentuk petugas pengelolah wisata yang bekerja langsung dilapangan. Upaya pengembangan yang telah dilakukan dengan menambah fasilitas wisata seperti taman, area berfoto, meperbanyak tempat istirahat, dan menata ulang tempat makan disekitar wisata. Dampak dari adanya pengembangan wisata pasir putih menambah peningkatan pengunjung disetiap harinya. Peningkatan pengunjung memberikan dampak terhadap perubahan sosial ekonomi masyarakat sekitar wisata yang mana dari peningkatan pengunjung wisata mendorong masyarakat sekitar wisata untuk beriwirausaha, menciptakan peluang kerja baru dan peningktan pendapatan masyarakat. Kata kunci: Pengembangan Wisata, Dampak Wisata, Perubahan Sosial Ekonomi.
IMPLEMENTASI PEMBAYARAN UANG PENGGANTI DALAM PERKARA TINDAK PIDANA KORUPSI (Studi Kasus di Kantor Kejaksaan Negeri Batu) Novenda Amellia Sandra Pramaisella; Nurul Umi Ati; Retno Wulan Sekarsari
Respon Publik Vol 15, No 2 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.931 KB)

Abstract

Penerapan pidana uang pengganti sudah lama diakui dan dijalankan dalam sistem hukum pidana Indonesia, namun dalam praktiknya pelaksanaan pidana uang pengganti masih tersendat-sendat. Padahal pidana tambahan uang pengganti ini ditujukan selain untuk memberikan efek jera terhadap pelaku, juga sebagai upaya memulihkan keuangan negara akibat tindak pidana korupsi. Kejaksaan mempunyai peran penting dalam upaya memulihkan keuangan negara melalui pelaksanaan pidana uang pengganti. Di Kejaksaan Negeri Batu dalam kurun waktu dua tahun terakhir tunggakan terkait uang pengganti selalu mengalami peningkatan. Penelitian dilakukan untuk mengetahui bagaimana mekanisme pembayaran uang pengganti dan apa saja faktor pendukung dan faktor penghambat dalam pengembalian uang pengganti di Kejaksaan Negeri Batu. Dengan hasil penelitian tersebut terjawab, bahwa implementasi pembayaran uang pengganti akibat tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Batu sudah cukup optimal, Namun dalam pelaksanaannya masih terdapat beberapa kendala, seperti faktor yuridis, faktor terpidana, serta faktor sumber daya manusia.  Kata Kunci: korupsi; uang pengganti; kejaksaan negeri batu.
EFEKTIVITAS SISTEM PELAYANAN PERPUSTAKAAN UMUM KOTA PROBOLINGGO PADA MASA PANDEMI COVID-19 TAHUN 2020-2021 Rizky Nur Amaliah; Nurul Umi Ati; Hirshi Anadza
Respon Publik Vol 16, No 6 (2022): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.946 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui permasalahan tentang bagaimana efektivitas sistem pelayanan Perpustakaan Umum Kota Probolinggo pada masa pandemi Covid-19 tahun 2020-2021 serta faktor-faktor pendukung dan penghambat yang mempengaruhi efektivitas sistem pelayanan pada masa pandemi Covid-19 di Perpustakaan Umum Kota Probolinggo. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi dan penelusuran data online sumber data menggunakan data primer dan sekunder, teknik analisis data dengan 4 tahap yang pertama pengumpulan data, kedua reduksi data, ketiga penyajian data, dan keempat kesimpulan hasil penyajian data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum efektivitas sistem pelayanan Perpustakaan Umum Kota Probolinggo pada masa pandemi Covid-19 masih belum dapat dikatakan efektif. Hal tersebut ditinjau berdasarkan 3 kriteria untuk mengukur efektivitas kerja organisasi yang dikemukakan oleh Sondang P. Siagian (1996) yakni; Waktu, Kecermatan, Gaya Pemberian Pelayanan dan 2 kriteria mengenai ukuran efektivitas yang dikemukakan oleh David Krech, Ricard S. Cruthfied dan Egerton L. Ballachey dalam bukunya Individual and Society yang dikutip Sudarman Danim (2004) yakni; Tingkat Kepuasan dan Intesitas. Faktor pendukung dalam efektivtas sistem pelayanan di lokasi tersebut yakni; Transparansi, Kemudahan Akses, Pengadaan Event, dan Gaya Pemberian Pelayanan. Adapun faktor penghambatnya ialah; Jam Operasional Layanan, Koleksi Bahan Pustaka, Minim Inovasi, dan Anggaran. Kata Kunci: Efektivitas, Sistem Pelayanan, Pandemi Covid-19
EKSISTENSI PEMERINTAH DESA DALAM PRAKTIK RENTENIR TERHADAP MASYARAKAT MISKIN DI DESA SAMBIPONDOK KECAMATAN SIDAYU KABUPATEN GRESIK Vina Nurul Firdausi; Nurul Umi Ati; Agus Zainal Abidin
Respon Publik Vol 15, No 7 (2021): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.886 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya masyarakat miskin di Desa Sambipondok yang terjerat oleh praktik rentenir yang mempunyai bunga pinjaman cukup besar bahkan sampai tidak bisa dibayar oleh masyarakat Desa Sambipondok. Ketertarikan masyarakat ini dikarenakan mudahnya proses transaksi peminjaman ke rentenir bahkan tidak melalui proses administrasi seperti dalam pinjaman lembaga sehingga uang mudah untuk dicairkan. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mendeskripsikan masyarakat miskin di Desa Sambipondok, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, 2) mengetahui eksistensi praktik rentenir terhadap masyarakat miskin di Desa Sambipondok, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, dan 3) mengetahui upaya pemerintah desa, faktor pendukung, dan penghambat eksistensi pemerintah desa dalam menanggulangi rentenir di Desa Sambipondok, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, yang artinya perolehan datanya bukan berupa angka melainkan kata-kata tertulis atau bisa juga lisan, kemudian gambar dari informan telah ditetapkan, serta perilaku sesuai realita yang terjadi. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hail dari penelitian ini 1) masyarakat miskin di Desa Sambipondok tergolong masih banyak, hal ini dipengaruhi oleh faktor pendidikan yang rendah, letak geografis yang kurang mendukung, serta perkembangan zaman yang semakin pesat sehingga mengakibatkan pola konsumtif masyarakat tinggi tetapi tidak diimbangi dengan pendapatan yang dihasilkan, 2) Eksistensi praktik rentenir di Desa Sambipondok masih tetap berjalan di Desa Sambipondok. Meskipun sudah berkurang dari tahun ke tahun tetapi masih sulit dihapuskan dikarenakan sebagian masyarakat cara berpikirnya kurang maju dan pendapatan masyarakat yang belum bisa mencukupi kebutuhannya, 3) eksistensi pemerintah desa untuk menghapus praktik rentenir adalah dengan membuat program-program untuk desa yakni pemberdayaan masyarakat melalui BM, Pembinaan Pokdarwis, penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat, pengadaan lomba karya cipta, serta meningkatkan fasilitas desa untuk mendukung pemasaran masyarakat supaya bisa meningkatkan pendapatan. Masyarakat yang bisa diajak kerjasama dalam program-program tersebut menjadi faktor pendukung bagi pemerintah desa dalam mengurangi praktik rentenir. Tetapi sebagian masyarakat yang sulit untuk diajak berubah. Kata Kunci: Eksistensi, Pemerintah, Masyarakat Miskin, Sosialisasi, Pembinaan
PERAN PELAYANAN PERPUSTAKAAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA TERHADAP KEPUASAN PEMUSTAKA (Studi Pada Perpustakaan Nasional Republik Indonesia Di Jakarta) Andi Angga Maulana Maliku Taufiq; Nurul Umi Ati; Retno Wulan Sekarsari
Respon Publik Vol 14, No 2 (2020): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.771 KB)

Abstract

Perpustakaan memiliki peranan vital sebagai jembatan penyambung menuju ilmu pengetahuan, dan menjadi tempat rekreasi. Perpustakaan berkontribusi penting terhadap informasi yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan, selain itu perpustakaan merupakan inti bagi kehidupan aktifitas akademik, karena dengan adanya perpustakaan dapat diperoleh informasi yang bisa digunakan sebagai dasar pengembangan terhadap sebuah ilmu pengetahuan. Berangkat dari hal tersebut maka peneliti ingin mengetahui beberapa hal terkait dengan bagaimana pelayanan, faktor pendukung dan kendala di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Yang hasilnya akan berdampak terhadap kepuasan pemustaka. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dan mendeskripsikan terkait dengan pelayanan yang diselenggarakan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia terhadap kepuasan pemustaka, serta untuk mendeskripsikan faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam proses pencapaian pelayan yang prima di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia. Untuk mencapai tujuan tersebut peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif, dimana dalam analisisnya peneliti menggunakan teori indikator kualitas pelayanan oleh Zethhml et al 1990, teori oleh Riyanto 2004 dimana teori ini membahas terkait dengan faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan pemustaka, teori kepuasan pemustaka oleh Lasa HS 2009, dan teori tentang pelayanan dari George dan Wall 2004. Hasil penelitian menunjukan bahwa : 1) pelayanan di Perpustakaan Nasional Republik Indonesia telah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang telah ditetapkan. 2) Pemustaka, OPAC (Online Public Access Catalog), dan pelayanan yang diberikan oleh pustakawan merupakan faktor pendukung dalam mencapai pelayanan yang prima. 3) Sedangkan beberapa fasilitas fisik (lift, kursi kantin), jam operasional, layanan sirkulasi, dan kelengkapan bahan pustaka menjadi faktor penghambat dalam mencapai pelayanan yang prima. 4) Secara keseluruhan terkait pelayanan yang disediakan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia telah dapat memberikan kepuasan bagi pemustaka. Kata Kunci : Perpustakaan, Pelayanan, Kepuasan, Pemustaka, Pustakawan
PENGARUH DISIPLIN KERJA DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI PUSKESMAS KECAMATAN WATES KABUPATEN BLITAR Agung Wicaksono; Nurul Umiati; Agus Abidin
Respon Publik Vol 13, No 6 (2019): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.263 KB)

Abstract

Pada setiap orang  yang bekerja  atau dalam suatu kelompok kerja, kinerja selalu diharapkan bisa  senantiasa  baik kualitas  dan kuantitasnya.  Untuk mendapatkan hasil  itu sendiri  haruslah didukung  dengan penetapan tujuan dan diawali dengan perencanaan kerja yang rasional. Maksud penetapan tujuan kinerja adalah menyusun sasaran-sasaran yang  berguna  tidak hanya  sebagai  pedoman mencapai  tujuan, tetapi  juga  bisa  menjadi  sarana  evaluasi  kinerja  pada  akhir periode  dan  untuk mengelola  keadaan pasca  kerja  selama  periode  tersebut. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi Kinerja Pegawai, seperti Disiplin Kerja dan Budaya Organisasi. Obyek penelitian ini di Pusat Pelayanan Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Kecamatan Wates Kabupaten Blitar. Bila pegawainya tidak bisa meningkatkan kinerjanya melalui Disiplin Kerja dan Budaya Organisasi yang sudah baik, berarti  Kinerja  Pegawai cenderung  rendah. Adapun variabel independen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pengaruh Disiplin Kerja dan Budaya Organisasi terhadap Kinerja Pegawai di Pusat Layanan Kesehatan (Puskesmas) Kecamatan Wates Kabupaten Blitar. Penelitian ini menggunakan Data Primer, yaitu pengumpulan data  menggunakan Kuesioner. Teknik analisis yang digunakan adalah Regresi Berganda.  Hasil analisis dengan menggunakan SPSS Versi 13 menunjukkan bahwa: (1) Disiplin Kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap Kinerja  Pegawai. (2) Budaya  Organisasi  berpengaruh positif  dan signifikan terhadap  Kinerja Pegawai.
PERAN LEMBAGA SWADAYA MASYARAKAT (LSM) CAKRAWALA KEADILAN DALAM PEMBERDAYAAN LINGKUNGAN ( Studi Tentang Gerakan Peduli Sampah Di Desa Paciran Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan ) Firohatin Ronasifah; Nurul Umi Ati; Hayat Hayat
Respon Publik Vol 13, No 3 (2019): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (504.567 KB)

Abstract

Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) merupakan sebuah lembaga non pemerintah yang mempunyai peranan sebagai jembatan dari masyarakat terhadap pemerintah. LSM mempunyai peran yang sangat besar dalam kehidupan masyarakat dan melihat LSM sebagai alternatif untuk munculnya civil society (Affan Gaffar : 2006). Dalam peranan nya LSM harus mengetahui tugas dan fungsi. Suatu organisasi pasti memiliki program kerja yang akan dilakukan guna mencapai tujuannya. Penelitian ini bertujuan melihat peran LSM Cakrawala Keadilan memiliki program kerja yaitu pemberdayaan lingkungan tentang gerakan peduli sampah di Desa Paciran Kec. Paciran Kab. Lamongan. Pemberdayaan lingkungan yang dilakukan oleh LSM Cakrawala Keadilan bertujuan untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup. Meningkatkan kualitas lingkungan hidup sama saja dengan membantu pemerintah dalam tatanan desa. Permasalahan dalam penelitian yang dilakukan ini, mencakup faktor penghambat dan faktor pendorong dalam pemberdayaan lingkungan, dan juga bagaimana peran LSM Cakrawala Keadilan dalam pemberdayaan lingkungan desa Paciran, Kec. Paciran, Kab. Lamongan. Tujuan dalam penelitian adalah mencari dan mendeskripsikan peran LSM dalam pemberdayaan lingkungan Desa Paciran.Lingkungan atau lingkungan hidup adalah sebuah kesatuan yang meliputi berbagai makhluk hidup beserta seluruh komponen fisik, kimia, sosial budaya dan komponen lainnya. Kehidupan manusia tidak bisa dipisahkan dari lingkungannya. Baik lingkungan alam maupun lingkungan sosial. Kita bernapas memerlukan udara dari lingkungan sekitar. Kita makan, minum, menjaga kesehatan, semuanya memerlukan lingkungan sosial. Lingkungan inilah yang membentuk kepribadian seseorang.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, teknik pengumpulan data menggunakan dengan cara observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder, teknik analisis menggunakan model analisi dan interaktif yang dikemukakan oleh Miles dan Huberman (1994). Peran yang telah dilakukan oleh LSM Cakrawala Keadilan terkait pemberdayaan lingkungan adalah membuat gerakan peduli sampah, pembersihan sampah di bibir pantai Desa Paciran, pengambilan sampah di rumah warga Desa Paciran, dan menjadikan tempat wisata. Faktor pendorong kegiatan tersebut adalah kondisi lingkungan, masyarakat, kesadadaran atau kemauan LSM dan masyarakat, sedangkan faktor pengghambat adalah masyarakat Desa dan kurangnya komunikasi.   Kata Kunci : Pemberdayaan Lingkungan ; Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM)
IMPLEMENTASI KELOMPOK USAHA PERHUTANAN SOSIAL (KUPS) DALAM MENGEMBANGKAN WISATA SITI SUNDARI (Studi Kasus Di Desa Burno Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang) Elsa Tri Alivia; Nurul Umi Ati; Agus Zainal Abidin
Respon Publik Vol 16, No 9 (2022): Respon Publik
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (117.633 KB)

Abstract

Potensi sumber daya alam yang di miliki setiap daerah yang ada di Indonesia memberikan dampak positif bagi pembangunan terutama dalam sektor wisata. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui implementasi Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Wono Lestari dalam mengembangkan wisata Siti Sundari. Wisata Siti Sundari yang ada di Desa Burno Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang menawarkan wisata alam dan edukasi atau di sebut dengan ekowisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran wisata Siti Sundari, pengelola (KUPS) dan implementasi dalam mengembangkan wisata Siti Sundari serta faktor-faktor yang mempengaruhi dalam mengembangkan wisata Siti Sundari. Untuk mengetahuinya maka digunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data observasi, wawancara, dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa wisata Siti Sundari merupakan wisata yang dikelola oleh Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) dengan konsep wisata berbasis masyarakat dan komunitas. Dalam implementasi ini ada beberapa yang di kembangkan yaitu  infrastruktur dan kondisi lahan sebelum dan sesudah adanya wisata Siti Sundari. Untuk infrastrukur sendiri sebelum adanya wisata Siti Sundari itu sudah tersedia, saat ini pengelola hanya pengembangkan saja. Di dalam pembangunan wisata pasti ada pengaruh yaitu lingkungan sosial, dan lingkungan ekonomi. Faktor pendukung dalam mengembangkan wisata Siti Sundari yakni; Daya dukung sosial budaya, Daya dukung politik, Daya dukung sumber daya lokal, adapun faktor penghambatnya yakni; kurangnya sumber daya manusia dan tidak adanya sekertariatan KUPS. Adapun saran yang di berikan yaitu, perlunya menjada dan memelihara sumber daya alam dan budaya sebagai modal untuk meningkatkan wisatawan.   Kata Kunci : Wisata, Implementsi, Pengembangan
Co-Authors Adelia Meita Utari Adilla Rizki Amalia Agung Wicaksono Agus Abidin Agus Zainal Abidin Ainun Nahib Aisyah Fira Rahmawati Alifian Nur Rohman Amalya Dwi Suryana Andi Angga Maulana Maliku Taufiq Andri Rafsan Gani andriani agustina cahyaningsih Anis Widayati Anti Dwi Febriyani Bayu Agung Prasetya Delfi Mardiana Dia Ayu Reni Anggraeni Dionita Putri Anwar Dwi Oktavia Nur Cahyanti Elsa Tri Alivia Ernia Himamalini Fajar Trianto Firohatin Ronasifah Fitria Febrianti Gangga Febrianto Georgo Winaktu Hayat Hayat Hayat Hayat Hayat Hellanda Widiyanti Indah Mindarti, Lely Indah Rafika Amin Indati Aulia Rahmah Ita Suhermin Ingsih Jafitri Ayu Pramisya Milania Jumarti Jumarti Khoiron Khoiron Khoirul Muafi Kus Indarto Lintang Rahmawati Mahardhika, Brahmadhita Pratama Maziyatun Nafiah Mery Bela Oktavia MUHAMMAD AGUS SALIM Muhammad Agus Salim Muhammad Sirojuddin Mustika Nanda Adilah Nanik Mulyani Hidayah Nova Sagita Novenda Amellia Sandra Pramaisella Nur Khofifah Nuranisa Nuranisa Nurcholisa Dwi Lestari Nuriyanti, Ika Octivari Rosania Alfrida Pinastika Prajna Paramita Reka Dwi Mashitoh Retno Wulan Sekarsari Rizky Nur Amaliah Rofiatul Maghfiroh Roni Pindahanto Sara Prilia Sarwono Sarwono Shinta Devy Setyaningrum Shofia Uswatul Khasanah Shofiatul Jannah Sintia Bela Aprilia Siti Nur Azizah Soesilo Zauhar Sumiati Nafisah Sunariyanto Sunariyanto Susi Ratnawati Suyeno Suyeno Taufiq Rahman Ilyas Umi Kalsum Vina Nurul Firdausi Waliyatul Mardiyah Winaktu, Georgo Yazid Al Bustomi Yulia Syayidhatul Fitri Zainal Abidin