Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Keperawatan

Pengaruh Kompres Hangat dan Kompres Dingin terhadap Nyeri Insersi Av Fistula pada Pasien yang Menjalani Hemodialisa Rahman, Zakiah; Eka Putri, Mawar; Yuvianur
Jurnal Keperawatan Vol 12 No 2 (2022): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59870/jurkep.v12i2.130

Abstract

Hemodialisa merupakan tindakan pengobatan pada pasien gagal ginjal kronik agar mampu bertahan hidup. Penatalaksanaan nyeri akibat insersi av fistula pada pasien hemodialisis dengan akses vaskular AV fistula. Salah satu terapi non farmakologi dengan kompres hangat dan kompres dingin. Tujuan penelitian ini untuk menganalisa Pengaruh kompres hangat dan kompres dingin terhadap nyeri insersi AV fistula pada pasien hemodialisa. Metode penelitian menggunakan teknik quasi experimen pre and posttest with control group design.  Jumlah sampel 18 orang pada kelompok kompres dingin dan 18 orang kompres hangat. Alat ukur yang digunakan Numeric Rating Scale (NRS) dan lembar observasi. Analisa data menggunakan Mann Withney Test. Hasil uji statistik Mann Withney Test sesudah kompres hangat nilai Mean rank 9.58, SD 0.686, sedangkan sesudah dilakukan kompres dingin nilai Mean rank 9.83, SD 0.616 dengan nilai ρ value 0.001( <0,05), artinya ada perbedaan intensitas nyeri insersi AV fistula sesudah kompres hangat dan kompres dingin pada pasien hemodialisa. Kompres hangat lebih berpengaruh terhadap penurunan intensitas nyeri insersi AV fistula pasien hemodialisa di RS-BLUD Kota Tanjungpinang.
Pengaruh Foot Self Care dengan Kejadian Neuropati Perifer pada Pasien Diabetes Mellitus di RSUD Palmatak Agustina Sinurat, Nora; Rahman, Zakiah; Nirnasari, Meily; Hendra Sintindaon, Soni
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59870/jurkep.v14i2.158

Abstract

Neuropati diabetik adalah kerusakan saraf yang bersifat fokal atau difus akibat keadaan kadar gula darah yang sangat berlebihan. Neuropati diabetik menyebabkan kerusakan saraf khususnya pada kaki dan menyebabkan gangguan fungsi jalan. Salah satu bentuk penanganan neuropati adalah foot self-care.  Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Foot Self Care Dengan Kejadian Neuropati Perifer pada Pasien Diabetes Mellitus di RSUD Palmatak. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental (pre eksperimental design). Desain yang digunakan one group pretest postest design. Waktu penelitian 11 juli sampai 30 Juli 2023. Populasi Seluruh pasien diabetes mellitus di RSUD Palmatak sejumlah 75 responden. Sampel diambil dengan metode purposive sampling, sebanyak 22 responden. Uji bivariat menggunakan Uji Wilcoxon Signed Rank Test. Pada Pretest didapatkan sebanyak 22 responden (100%) mengalami penurunan sensasi. Setelah dilakukan tindakan Foot Self Care, sebanyak 17 responden (77%) mengalami perbaikan sensitivitas kaki menjadi normal dan 5 responden (23%) masih mengalami penurunan sensasi. Hasil Uji Wilcoxon Signed Rank Test didapatkan nilai Asymp Sig. (2-tailed) sebesar  0.000 (<0.05), maka dapat disimpulkan bahwa terdapat Pengaruh Foot Self Care Dengan Kejadian Neuropati Perifer pada Pasien Diabetes Mellitus di RSUD Palmatak.
Hubungan Antara Lingkungan Pergaulan Dengan Perilaku Seks Bebas Pada Remaja Di Sman 1 Jemaja Tahun 2023 Ardana, Fairus; Pujiati , Wasis; Rahman, Zakiah; Ria Kurniati, Safra
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59870/jurkep.v14i2.180

Abstract

Cases of sexual behavior are increasing and endangering adolescents and there is always an increase. Risky sexual behavior in adolescents if not handled properly can lead to unwanted pregnancies (KTD), trigger unsafe abortions, infanticide, STIs and HIV/AIDS, and even death. Seeing the impact above, it is necessary to know the factors that influence risky sexual behavior. The purpose of this study was to find out the relationship between the social environment and free sex behavior in adolescents at Jemaja 1 Public High School in 2023. The research design is Quantitative Descriptive Correlation with a cross sectional approach. The subjects of the study were 192 students in grades X - XI. Stratified Random Sampling sample collection technique. Respondents with a negative social environment were 136 (70.8%.) and respondents with a positive social environment were 56 (29.2%.) people. Respondents with bad sexual behavior were 127 (66.1%.) and respondents with good sexual behavior were 65 (33,9%.) people. Based on the p-value (0.020) <α 0.05 means that the social environment has a significant relationship to free sex behavior in adolescents. For adolescents, it is hoped that they can choose a place or social environment that is good with conditions and an atmosphere that can support and seek information about reproductive health and sex from trusted sources so that free sex behavior in adolescents does not occur between pre and post knowledge and behavior towards occupational health and safety education in Sri Tanjung village.
Faktor Risiko Kejadian Barotrauma Telinga pada Nelayan Penyelam Tradisional di Desa Ladan Kecamatan Palmatak Kartika, Sofia; Rahman, Zakiah; Ernawati
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 2 (2024): Jurnal Keperawatan
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah Tanjungpinang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59870/jurkep.v14i2.185

Abstract

Nelayan penyelam tradisional, sebagai bagian dari profesi nelayan, mencari tangkapan berharga dengan menyelam di perairan dalam. Meskipun memiliki peran penting dalam perekonomian lokal dan menyumbang sebagian besar penghasilan penduduk pesisir, nelayan penyelam tradisional menghadapi tantangan seperti keselamatan kerja, peningkatan keterampilan dan teknologi dalam penangkapan ikan, serta risiko kejadian barotrauma telinga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor resiko kajdian barotrauma telinga pada nelayan penyelam tradisional di Desa Ladan Kecamatan Palmatak. Desain Penelitian kuantitatif dengan metode korelatif analitik dengan pendekatan cross sectional study, jumlah sampel 76 responden dengan teknik total sampling. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data mengunggunakan uji spearman rank dengan signifikan <0,05. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara umur, masa kerja, kedalaman menyelam, penggunan alat kerja, lama menyelam dan frekuensi menyelam terhadap kejadian barotrauma telinga pada nelayan penyelam tradisional di Desa Ladan Kecamatan Palmatak, yang ditunjukkan melalui hasil analisis uji spearman rank dengan nilai p=0,000 untuk semua faktor yang memberi pengaruh. Pembahasan dari berbagai faktor resiko kejadian barotrauma telinga, frekuensi menyelam merupakan faktor yang paling berpengaruh terhadap kejadian barotrauma telinga nelayan penyelam tradisional.