Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

KEJADIAN DISMINORHEA BERDASARKAN KARAKTERISTIK REMAJA di PONDOK PESANTREN Susanti, Neny Yuli; Oktadiana, Isma; NIKMAH, NURUN
JURNAL ILMIAH OBSGIN : Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan & Kandungan P-ISSN : 1979-3340 e-ISSN : 2685-7987 Vol 14 No 2 (2022): JUNI
Publisher : NHM PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36089/job.v14i2.623

Abstract

Nyeri menstruasi terjadi karena prostaglandin, yaitu zat yang menyebabkan otot rahim berkontraksi. Pada sebagian perempuan, nyeri menstruasi yang dirasakan dapat berupa nyeri samar, tetapi bagi sebagian yang lain dapat terasa kuat bahkan bisa membuat aktivitas terganggu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kejadian disminorea dengan karakteristik remaja di Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Situbondo Jenis penelitian ini adalah analitik dengan desain Cross Sectional. Populasinya meliputi remaja SMA di pondok pesantren salafiyah syafiiyah Situbondo, sedangkan sampel yang diambil sebanyak 65 anak secara Multistage Random Sampling. Variabel independen adalah kejadian disminorea. Variabel dependen adalah karakteristik remaja. Metode pengumpulan data menggunakan kuesioner dan dianalisa dengan uji Rank Spearman. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 65 remaja didapatkan hasil Prevalensi kejadian disminorea pada remaja SMA dan sederajat di Pondok Pesantren Salafiya Syafiiyah Situbondo Tahun 2022 50,76% mengalami Disminore nyeri ringan. Hasil uji rank spearman untuk Kejadian disminorea dengan IMT menyatakan tidak ada hubungan namun untuk kejadian disminorea dengan tingkat stress mendapatkan hasil ada hubungan yang signifikan antara keduanya dengan hasil p<0,05. Upaya untuk mengurangi kejadian disminorea dengan menurunkan tingkat stress dapat ditangani dengan beberapa cara seperti mendengarkan music, olahraga, menulis diare atau menyanyi dan menari. Oleh karena itu remaja putri disarankan untuk melakukan control terhadap diri sendiri sehingga mengurangi tingkat stress yang dialami karena jika berada pada keadaan yang tenang, resiko mengalami disminorea pun akan semakin berkurang.”
Pelatihan Teknik Aseptik Pencampuran Sediaan Steril di RS Efarina Pangkalan Kerinci: The Training of Aseptic Dispensing Technique for Sterile Preparations at Efarina Hospital, Pangkalan Kerinci Sumule, Arsiaty; Oktadiana, Isma
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 11 (2024): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v9i11.8184

Abstract

Pharmacy is part of the health service that is oriented towards patient service, providing quality and affordable medicines for all levels of society. Patients deserve to receive comprehensive clinical pharmacy services, one of which is through dispensing sterile preparations. To avoid contamination when mixing sterile preparations, personnel need to apply aseptic techniques. Therefore, pharmacists need to receive regular training to improve their knowledge and skills in ensuring the quality of service. Thus, patient safety can be guaranteed. The purpose of this community service is to improve pharmacists’ skills in carrying out aseptic techniques for dispensing sterile preparations at Efarina Hospital, Pangkalan Kerinci. This training consists of several series including presentation through lectures, giving modules to participants, showing videos and practice, learning evaluation through pre-tests and post-tests, and training evaluation. There was an increase in the average pre-test score of 62.2 and the average post-test score of 81.4. The evaluation of the activity received a good response from the participants and they hoped that there would be a continuation of the training program with various topics. Community service was carried out well and proven effective in increasing the knowledge of pharmacists at Efarina Hospital, Pangkalan Kerinci regarding aseptic dispensing techniques for sterile preparations.
ANALISIS KRONOFARMAKOLOGI PENGGUNAAN PARACETAMOL PADA PASIEN COVID-19 DI RSUD DR. SOEDOMO TRENGGALEK Prasetyawan, Fendy; Saristiana, Yuneka; Muslikh, Faisal Akhmal; Mildawati, Ratna; Oktadiana, Isma; Arifin, Chandra; Rofiq, Abd; Febriana, Laela; Besan, Emma jayanti; Fadel, Muhammad Nurul
Journal of Social Science and Multidisciplinary Analysis Vol. 1 No. 1 (2024): Journal of Social Science and Multidisciplinary Analysis (Jossama), February 20
Publisher : Noble Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The global COVID-19 pandemic has presented complex challenges to global health. Dr. Soedomo Regional General Hospital in Trenggalek has actively engaged in managing COVID-19 patients. This study aims to analyze the chronopharmacology of paracetamol usage in COVID-19 patients at the hospital, focusing on the body's biological response to the drug at various time points within the 24-hour cycle. In the treatment of COVID-19, the use of paracetamol has become a primary strategy for addressing symptoms such as fever. However, it is crucial to understand how the timing of paracetamol administration can influence the body's response to the treatment. A chronopharmacological study involving 100 patients analyzed body temperature before and after therapy at three different times: 08:00 AM, 04:00 PM, and 10:00 PM. The results revealed a significant decrease in body temperature after therapy, particularly at 04:00 PM. These findings support the concept of "the right time, the right dose" in clinical practice. Analysis of the body's circadian rhythm emphasizes the need to consider the timing of drug administration to achieve optimal outcomes. Despite the limited sample size, this research provides a foundation for the development of more precise practical guidelines for administering paracetamol to COVID-19 patients.
KESESUAIAN PENGELOLAAN OBAT BERDASARKAN INDIKATOR PADA PERIODE 2024 DI INSTALASI FARMASI RUMAH SAKIT EFARINA ETAHAM KOTA PEMATANGSIANTAR Tampubolon, Reni Oktavia; Oktadiana, Isma; Nababan, Octavian A.; Marbun, Meyana
Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 14 No. 1 (2025): Medic Nutricia : Jurnal Ilmu Kesehatan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5455/nutricia.v14i1.11663

Abstract

Pengelolaan obat perlu dilakukan dengan baik, karena pengelolaan obat yang baik akan menjamin kelangsungan ketersediaan dan keterjangkauan pelayanan obat yang Efisiensi, Efektif dan Rasional. Pengelolaan perbelakan farmasi yang baik khususnya obat sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya kerugian akibat kesalahan pada tata kelolanya yang meliputi proses perencanaan kebutuhan obat, Pemilihan, Perencanaan Kebutuhan, Pengadaan/Permintaan, Penerimaan/Pemeriksaan, Penyimpanan, Pendistribusian, Pemusnahan Dan Penarikan, Pengendalian, Administrasi (Pencatatan Dan Pelaporan). Berdasarkan Indikator Standar Pengelolaan Obat yaitu Pudjaningsih (1996) dan Indikator Kemenkes (2010). Pengelolaan obat yang meliputi Perencanaan Kebutuhan, Pengadaan/Permintaan, Penyimpanan, Pendistribusian, Administrasi (Pencatatan dan Pelaporan) merupakan salah satu tugas dari Instalasi Farmasi Rumah Sakit Efarina Etaham Kota Pematangsiantar. Pengelolaan obat yang buruk akan memberikan dampak negatif terhadap mutu pelayanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pengelolaan obat pada bulan Januari-Juni Tahun 2024 di Instalasi Farmasi Rumah Sakit. Penelitian ini dilakukan pada bulan Juli- Agustus Tahun 2024. Penelitian ini bersifat Deskriptif dengan Data Kuantitatif yang diperoleh secara Retrospektif (Sugiyono, 2012). Hasil penelitian menunjukan bahwa Perencanaan Kebutuhan, Pengadaan/Permintaan, Penyimpanan, Pendistribusian, Administrasi (Pencatatan dan Pelaporan) di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Efarina Etaham Kota Pematangsiantar sudah sesuai dengan standar kefarmasian.
INVENTORY OF MEDICINAL PLANTS AND THEIR UTILISATION BY THE COMMUNITY OF RENGEL SUB-DISTRICT, TUBAN DISTRICT Klau, Ivan Charles Seran; Ambari, Yani; Sulistiani, Vidia Dwi; Leki, Karol Giovani Battista; Oktadiana, Isma; Negara, Yohanes Adrian Kapri; Lepangkari, Jaka Seprianto
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 10 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Ahmad Dahlan Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v10i2.999

Abstract

Plant inventory is an activity aimed at documenting and classifying plant species within a specific area. This study investigated the utilization of traditional medicines in the Lengger District, Tuvan Province, focusing on the types of medicinal plants, their properties, uses, and the specific plant parts employed. A qualitative descriptive method was applied, and data were collected through observations and interviews. The sampling technique followed a snowball sampling approach, where key informants were identified based on predefined criteria, and additional informants were selected through recommendations. The findings revealed that the community in the Lengger District utilizes 54 types of medicinal plants for traditional healing practices. The conclusion of this research is that preserving traditional medicinal knowledge is very important to prevent the loss of information about the benefits and uses of medicinal plants that have been passed down from generation to generation. Further research is needed to reveal the bioactive content, effectiveness, and safety of medicinal plants so that they can be developed into scientifically based therapies. Given the community's dependence on medicinal plants, conservation efforts through sustainable cultivation and protection of natural habitats must be implemented to ensure their availability in the future and maintain ecosystem balance. Keywords: Inventory, Types of medicinal plants, Rengel District, Tuban Regency
Evaluasi Rasionalitas Penggunaan Obat Pada Pasien Hipertensi Rawat Jalan Di RSUD Perdagangan Tahun 2024 Oktadiana, Isma; Asrita Pinem, Mia; Sugesti, Emi; Siregar, Ananda
Duta Pharma Journal Vol. 4 No. 2 (2024): DUTA PHARMA JOURNAL
Publisher : Universitas Duta Bangsa Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47701/bzd25959

Abstract

         Hipertensi merupakan suatu kejadian dimana terjadinya peningkatan tekanan darah yang melebihi batas nirmal yaitu tekanan darah sistolik lebih dari 140mmHg dan tekanan darah diastolik lebih dari 90 mmHg. Penggunaan obat antihipertensi yang rasional pada penderita hipertensi adalah salah satu hal penting tercapainya kualitas Kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui rasionalitas penggunaan obat antihipertensi pada pasien hipertensi rawat jalan Rumah Sakit Umum Perdagangan berdasarkan tepat pasien, tepat indikasi, tepat obat dan tepat dosis. Penelitian ini merupakan penelitian jenis deskriptif, atau data sekunder berupa rekam medis dan resep pasien periode Januari-Maret 2024 yang memenuhu probability sampling. Hasil penelitian mengenai kerasionalan penggunaan obat pada pasien hipertensi 60 orang di RSUD perdagangan dapat disimpulkan bahwa evaluasi kerasionalan penggunaan obat pada pasien hipertensi berdasarkan tepat pasien (100%), tepat indikasi (100%), tepat obat (100%), dan tepat dosis (90%). Hal ini menunjukan bahwa pada penelitian ini untuk rasionalitas penggunan obat pada pasien hipertensi sangat penting dilakukan karena akan berdampak pada efektifitas dan efisiensi biaya penobatan, serta mencegah terjadinya efek yang tidak diharapkan yang dapat merugikan pasien.
Evaluasi Penggunaan Antibiotik Kategori Watch Dengan Metode Gyssens Pada Pasien Rawat Inap Dirumah Sakit Tentara TK IV 01.07.01 Kota Pematangsiantar Simanihuruk, Friska; Amanda, Nabila Dhea; Oktadiana, Isma
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.12417

Abstract

Resisitensi antibiotik masih menjadi permasalahan global yang penting. Penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri memerlukan penggunaan antibiotik yang tepat untuk mencegah resistensi antimikroba. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan antibiotik kategori Watch dengan metode Gyssens pada pasien rawat inap di Rumah Sakit Tentara TK IV 01.07.01 Kota Pematangsiantar. Penelitian ini menggunakan desain observasi deskriptif analitik dengan pendekatan retrospektif, melalui resep dan rekam medis pasien yang menggunakan antibiotk kategori Watch pada Januari dan Februari 2025 dari 84 pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Hasil penelitian menunjukkan pasien dengan jenis kelamin perempuan yang mendapat terapi antibiotik kategori Watch sebanyak 54 orang (64,3%) dan pasien laki-laki sebanyak 30 orang (35,7%). Berdasarkan rentang usia yang terbesar adalah usia 21–30 tahun yaitu sebanyak 22 pasien (26,2%), dan yang terkecil adalah usia 61–70 tahun berjumlah 6 pasien (7,1%).Dari 116 antibiotik kategori Watch yang diresepkan ceftriaxone adalah yang paling banyak digunakan (86,2%), diikuti oleh cefixime (11,2%) dan cefotaxime (2,6%). Evaluasi dengan metode Gyssens menunjukkan bahwa 78,45% penggunaan antibiotik tepat (kategori 0), 18,1% diberikan dengan durasi terlalu singkat (kategori IIIb), dan 3,45% diberikan tanpa indikasi (kategori V). Tidak ditemukan penggunaan yang tidak tepat dalam hal dosis, interval, atau rute pemberian.Kesimpulan dari penelitian ini meskipun penggunaan antibiotik kategori Watch di rumah sakit ini tergolong rasional, masih ada ruang untuk perbaikan, terutama dalam durasi pemberian. Pengawasan dan evaluasi berkelanjutan sangat diperlukan untuk meningkatkan efektivitas penggunaan antibiotik dan meminimalkan risiko resistensi