Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Konflik Israel–Palestina dan Kerapuhan Penegakan Hukum Humaniter: Peran Hak Veto dalam Skema Keadilan Global Sunadi, Sunadi; Achyar, Mohammad; Susilo, Tarsisius; Basuki, Tedy; Akad, Andy Mustafa
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v5i1.3126

Abstract

Penelitian ini menganalisis efektivitas hukum internasional dalam mengatur konflik bersenjata, dengan mengambil konflik Israel–Palestina sebagai studi kasus utama. Melalui pendekatan normatif dan empiris, kajian ini menyoroti bagaimana instrumen hukum internasional—terutama International Court of Justice (ICJ) dan International Criminal Court (ICC)—belum mampu memberikan respons yang efektif terhadap pelanggaran hukum perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan. Analisis diperkuat dengan data survei terhadap 40 responden dari kalangan strategis dan akademis, yang menunjukkan tingkat kepercayaan yang rendah terhadap daya pengaruh hukum internasional dalam meredam konflik. Temuan mengindikasikan bahwa hak veto di Dewan Keamanan PBB, lemahnya mekanisme enforcement, serta dominasi kepentingan politik dan ekonomi negara besar merupakan faktor utama yang menghambat implementasi hukum humaniter secara optimal. Melalui pendekatan analisis SWOT dan Diagram Kartesius, jurnal ini menunjukkan bahwa sistem hukum internasional saat ini berada dalam posisi defensif, yang menandakan perlunya reformasi struktural di tingkat global. Selain itu, jurnal ini menekankan pentingnya peran negara-negara berkembang, termasuk Indonesia, dalam mendorong pembaruan sistem hukum internasional, membatasi penggunaan hak veto, serta memperkuat kapasitas nasional dalam mengintegrasikan prinsip-prinsip hukum humaniter ke dalam doktrin militer. Kesimpulan utama dari kajian ini menegaskan bahwa tanpa reformasi yang menyeluruh, hukum internasional akan terus digunakan secara selektif dan berpotensi gagal menegakkan keadilan dalam konflik bersenjata kontemporer.
Pelatihan Pengembangan Model Manajemen Kinerja Berbasis Kompetensi Untuk Meningkatkan Produktivitas Umkm Di Asrama Haji Jakarta Sunadi, Sunadi; Widiyastuti, Indah Ayu; Dewi, Ita Kania; Firdaus, Muhammad Wildan; Firdaus, Rizki Agung; Hamsinah, Hamsinah; Sunarsi, Denok
Jurnal Abdi Masyarakat Humanis Vol. 7 No. 1 (2025): Jurnal Abdi Masyarakat Humanis
Publisher : LPPM Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/jamh.v7i1.54651

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) merupakan pilar penting dalam perekonomian Indonesia, berkontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) dan penyerapan tenaga kerja. Namun, banyak UMKM yang masih menghadapi tantangan dalam manajemen kinerja dan pengelolaan sumber daya manusia, yang berdampak pada produktivitas dan daya saing mereka. Dalam konteks ini, pelatihan "Pengembangan Model Manajemen Kinerja Berbasis Kompetensi untuk Meningkatkan Produktivitas UMKM" di Asrama Haji Jakarta bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan yang diperlukan bagi pelaku UMKM. Melalui pendekatan berbasis kompetensi, pelatihan ini tidak hanya mengajarkan teori, tetapi juga praktik yang aplikatif, sehingga peserta dapat langsung menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam usaha mereka. Dengan fokus pada penyusunan indikator kinerja utama dan pemetaan kompetensi, diharapkan pelaku UMKM dapat mengelola kinerja karyawan secara lebih efektif, meningkatkan efisiensi operasional, dan pada akhirnya, mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Program ini juga menekankan pentingnya pendampingan pasca-pelatihan untuk memastikan implementasi yang sukses dan keberlanjutan sistem manajemen kinerja. Melalui kolaborasi yang erat dengan pengelola dan pelaku UMKM, diharapkan hasil dari pelatihan ini dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi komunitas dan ekonomi lokal.
RESPON BAWANG MERAH (Allium cepa L.) TERHADAP KOMPOS PERVEG Ernita, milda; Ermawati, Ermawati; Thesiwati, Aslan Sari; Diyanti, afri Rona; sunadi, sunadi; Ediwirman, ediwirman
Jurnal Embrio Vol 17 No 2 (2025): Jurnal Embrio
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31317/embrio.v17i2.1269

Abstract

Kompos perveg merupakan kompos yang terdiri dari bahan organik yang mampu meningkatkan pertumbuhan vegetatif tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompos perveg terhadap pertumbuhan dan produksi bawang merah. Percobaan dilaksanakan di lahan kering ultisol di Kelurahan Korong Gadang, Kecamatan Kuranji Kota Padang, ketinggian tempat 15 m dpl, dari April - Juli 2025. Percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan perlakuan dosis kompos perveg terdiri dari 6 taraf yaitu 0 ton/ha, 5 ton/ha, 10 ton/ha, 15 ton/ha, 20 ton/ha, dan 25 ton/ha. Variabel yang diamati yaitu tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah anakan, jumlah umbi per rumpun, bobot basah umbi per rumpun, bobot basah umbi per plot, bobot kering umbi per rumpun, bobot kering umbi per plot dan produksi per hektar, dan kualifikasi umbi. Hasil penelitian menunjukan pemupukan kompos perveg berpengaruh terhadap jumlah anakan, jumlah umbi, bobot basah umbi per rumpun, bobot basah umbi per plot, bobot kering umbi per rumpun, bobot kering umbi per plot dan produksi per hektar. Dosis kompos perveg terbaik yaitu 25 ton/ha dengan produksi 28ton/ha. Untuk meningkatkan produksi bawang merah disarankan menggunakan kompos perveg dengan dosis 25 ton/ha.
The application of organic liquid fertilizer C. glomerata and NPK Phonska to enhance agronomic efficiency in maize cultivation on Alluvial soil Jamilah, Jamilah; Aguswanto, Aguswanto; Ediwirman, Ediwirman; Sunadi, Sunadi; Novia, Prima
SAINS TANAH - Journal of Soil Science and Agroclimatology Vol 21, No 1 (2024): June
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/stjssa.v21i1.73667

Abstract

Fertilization is crucial in maize cultivation, and inorganic fertilizers can be expensive. Therefore, it is essential to provide alternative fertilizers to reduce dependence on inorganic fertilizers. This study investigated the role of organic liquid fertilizer C. glomerata (OLFC) in increasing the efficiency of NPK Phonska fertilizer, influencing soil chemical reactions, and enhancing the growth and yield of maize on alluvial soils. The materials used were hybrid maize of the Pioneer 32, OLFC, and NPK Phonska (15-15-15). The experiment was arranged in a completely randomized design (CRD) in factorial. The OLFC was applied at 0 mL L-1, 5 mL L-1, and 10 mL L-1; NPK Phonska Fertilizer at 0, 150, and 300 kg ha-1 in three replications. The data obtained were statistically analyzed using ANOVA at 5%. Level of significance and mean separation using the LSD at 5% probability. The following parameters were evaluated: soil chemical properties and agronomic factors, such as the height of crop, net assimilation rate, relative growth rate, weight of 100 seeds, yield, and agronomic efficiency (AE). The highest maize yield recorded was 4.83 tons per hectare, achieved by applying 150 NPK Phonska kg per hectare, supported by a fertilization efficiency of 11.28%. Adding 5 mL per liter of OLFC every two weeks to maize plants resulted in the highest AE, reaching 21.81%.
Biosurfactant-enriched organic fertilizer as a sustainable strategy to reduce chemical inputs and improve maize performance on Ultisols Jamilah, Jamilah; Effendi, Khairul; Sunadi, Sunadi; Haryoko, Widodo; Utama, M. Zulman Harja; Kassim, Nur Qursyna Boll
SAINS TANAH - Journal of Soil Science and Agroclimatology Vol 22, No 2 (2025): December
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/stjssa.v22i2.93202

Abstract

The increasing demand for maize in Indonesia is challenged by suboptimal productivity on acidic Ultisols, despite high doses of inorganic fertilizers being applied. This study aimed to evaluate soil pH dynamics and maize response to liquid organic fertilizer (LOF) enriched with Sapindus rarak biosurfactants as a substitute for chemical fertilizers. A factorial completely randomized design was used with two factors: inorganic fertilizer (NPK + Urea) doses (0%, 50%, and 100% of the recommended rate) and biosurfactant concentrations (0%, 0.1%, 0.2%, and 0.3%). Data were analysed using the F-test at a 5% significance level, with LSD tests applied for significant effects. Results showed that soil pH in maize crops decreased over time but remained slightly acidic. Higher NPK doses generally increased soil pH, especially at 45 days after planting (DAP). Biosurfactant-enriched LOF significantly impacted leaf area index (LAI), relative growth rate (RGR), and shoot-root ratio, particularly at 60 DAP. The highest maize yield, reaching 6.60 tons per hectare, was obtained with a combination of 50% of the recommended inorganic fertilizer and 50 mL L⁻¹ of 0.1% biosurfactant-enriched LOF. This yield is comparable to the normal yield obtained by farmers when applying 100% of the recommended rate of inorganic fertilizer. Optimising fertilizer application and planting strategies to effectively manage the shoot-to-root ratio is essential for improving maize productivity and enhancing resource use efficiency. The study highlights the potential to reduce chemical fertilizer use by up to 50%, lowering costs while improving soil pH and root development. It promotes efficient resource use, supports integrated nutrient management using local materials such as Sapindus rarak, and encourages farmer training and sustainable agricultural policies to restore productivity on degraded Ultisols.