Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal Basicedu

Kemampuan Menyelesaikan Soal-Soal Fisika Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Nadrah, Nadrah
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i2.2306

Abstract

Proses pembelajaran yang berpusat pada guru adalah salah satu penyebab emampuan menyelesaikan soal-soal fisika masih rendah. Salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah yang berkaitan dengan proses pembelajaran adalah dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif. Model ini menempatkan peserta didik sebagai pusat pembelajaran, dimana peserta didik diberi ruang untuk aktif saat pembelajaran berlangsung. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan jenis penelitian yang berisi perencanaan (planning), tindakan (acting), pengamatan (observing), dan refleksi (reflecting). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan metode kooperatif untuk meningkatkan kemampuan penyelesaian soal-soal fisika. Subyek penalitian ini adalah kelas XI IPA-7  SMA Negeri 2 Makassar. Berdasarkan hasil penelitian yang dilkukan diperoleh hasil bahwa pembelajaran melalui Model Pembelajaran Kelompok (Cooperative Learning) dapat meningkatkan keaktifan siswa dan membantu siswa untuk memahami materi yang sedang dipelajari. Hal ini dapat dilihat pada skor rata-rata yang diperoleh peserta didik pada tes akhir siklus dapat meningkat dari 74.15 pada siklus I menjadi 80.50 pada siklus II.
Increasing Elementary School Students’ Science Learning Outcomes through the Inquiry Approach Nadrah, Nadrah
Jurnal Basicedu Vol. 6 No. 6 (2022)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v6i6.4043

Abstract

This action research aims to determine how much increase in learning activities and learning outcomes of fifth grade students at SD Negeri Mangkura III Makassar. The inquiry approach in science learning is used in this study. The subjects of this study were fifth grade students of SD Negeri Mangkura III Makassar, with a population of 29 people consisting of 17 male students and 12 female students. This research was carried out in three cycles and each cycle consisted of four main components, namely: (1) action planning, (2) action implementation, (3) observation and evaluation, and (4) analysis and reflection. To collect data on learning outcomes used observation sheets. Furthermore, the data obtained were analyzed using qualitative and quantitative analysis. The results of the study revealed that learning activities and learning outcomes in science learning with an inquiry approach had increased. This is evidenced by the increase in the average score obtained and the high percentage of students who have very high learning outcomes, as well as the increasing percentage of student learning activities.