Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat Tani dan Milenial Melalui Sosialisasi Hukum Agraria di Desa Tebing, Bangka Barat: Empowering Farmers and Millennials Through Agrarian Law Socialization in Tebing Village, West Bangka Al Kodri, M. Adha; Lestari, Zakia Ayu; Kusumadeni, Deri; Ronaldi, Ronaldi; Mariska, Resvi
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Media Publikasi Cendekia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56303/jppmi.v4i2.949

Abstract

Pertanian dan perkebunan merupakan bagian dari potensi sumber daya alam desa Tebing. Dalam pertanian, masyarakat menanam padi tanah hujan dan padi sawah. Sementara di sektor perkebunan, masyarakat bertanam kelapa sawit, karet, dan lada. Potensi tersebut berisiko menimbulkan konflik. Konsorsium Perbaruan Agraria menyebutkan bahwa angka konflik agraria pada tahun 2024 meningkat 21 persen bila dibandingkan dengan tahun 2023. Angka ini menempatkan Indonesia berada diurutan teratas sebagai negara paling banyak terjadinya konflik agraria dari enam negara Asia. Karenanya, dilakukanlah Sosialisasi Pendidikan Hukum Agraria. Sosialisasi bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang hukum agraria dan konflik yang terjadi. Kegiatan dilaksanakan melalui presentasi interaktif, diskusi, dan studi kasus. Dalam pelaksanaannya, dibahas berkaitan dengan dasar-dasar hukum agraria, konflik pertanahan, proses-proses pelaporan, dan penyelesaian kasus melalui restorative justice. Kegiatan sosialisasi ini berkontribusi pada peningkatan kesadaran masyarakat terhadap potensi atau bahaya konflik agraria dan meningkatkan proaktif masyarakat terkait kelengkapan adminsitrasi atas tanah yang dimiliki. Sebagai tindak lanjut, direkomendasikan adanya pembinaan berkelanjutan dan pembentukan forum masyarakat peduli agraria
Tinjauan Viktimologi Terhadap Korban Tindak Pidana Pemerasan Dengan Modus Video Call Sex (VCS) Di Kota Palangka Raya Ronaldi, Ronaldi; Kartika, Yuni
MORALITY: Jurnal Ilmu Hukum Vol 10 No 1 (2024): Morality : Jurnal Ilmu Hukum
Publisher : Fakultas Hukum Universitas PGRI Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52947/morality.v10i1.530

Abstract

Maraknya tindak pidana pemerasan dengan modus Video Call Sex (VCS) di kota Palangka Raya nyatanya tidak luput dari adanya peran korban yang juga turut memicu terjadinya suatu kejahatan, oleh sebab itu diperlukan upaya untuk mencegah adanya korban kejahatan sehingga angka kasus kejahatan pemerasan dengan modus Video Call Sex (VCS) dapat ditekan. Tujuan penelitian untuk mengetahui dan memahami peran korban dalam tindak pidana pemerasan dengan modus Video Call Sex (VCS) dan upaya Polda Kalimantan Tengah dalam mencegah adanya korban kejahatan tindak pidana pemerasan dengan modus Video Call Sex (VCS). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian yuridis empiris dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara langsung dengan narasumber dan studi kepustakaan yang sesuai dengan permasalahan dalam penelitian ini. Kemudian data-data tersebut dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam tindak pidana pemerasan dengan modus (VCS) Peran korban adalah participating victims yaitu mereka yang tidak menyadari atau memiliki perilaku lain sehingga memudahkan dirinya menjadi korban kejahatan. Upaya Polda Kalimantan Tengah dalam mencegah adanya korban kejahatan tindak pidana pemerasan dengan modus Video Call Sex (VCS) ada tiga yaituPre-emptif melakukan penyuluhan dan sosialisasi yang ditujukan kepada masyarakat khususnya kalangan yang rentan melakukan penyimpangan Video Call Sex (VCS). Preventif melakukan patroli siber di media sosial, melakukan kampanye kesadaran publik dan melakukan pelatihan kepada kepolisian. Represif kepolisian melakukan serangkaian kegiatan penyelidikan dan penyidikan hingga sampai kepada tahap penyerahan berkas perkara kepada penuntut umum.
PELATIHAN PENULISAN ARTIKEL ILMIAH BAGI PENGHULU SEBAGAI TENAGA FUNGSIONAL Lahmi, Ahmad; Sobhan, Sobhan; Ritonga, Mahyudin; Kholidah, Kholidah; Ronaldi, Ronaldi
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 4 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i4.1578-1585

Abstract

The ability to write scientific articles and their publications requires continuous training, as part of the functional workforce requires these skills to support future career development. Therefore, this activity aims to provide training to the ruler in West Pasaman Regency in terms of writing and publication of scientific works. The activity is carried out with training, technically the service team provides theoretical explanations and demonstrates the steps of submitating articles to the targeted journal. The result of this activity is that trainees know the types of scientific work, platforms that can help write scientific articles, steps to submit articles in targeted journals.
PREDIKSI HASIL PANEN PADI MENGGUNAKAN ARTIFICIAL NEURAL NETWORK (ANN) Kaputra, Hendrik; Rouza, Erni; Badawi, Rahmad; Sihombing, Ervin Roy F.; Ronaldi, Ronaldi
Journal of Information System and Technology (JOINT) Vol. 6 No. 3 (2025): Journal of Information System and Technology (JOINT)
Publisher : Program Sarjana Sistem Informasi, Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/joint.v6i3.11508

Abstract

Pertanian merupakan sektor penting dalam pembangunan ekonomi Indonesia terutama di wilayah provinsi riau kabupaten rokan hulu, terutama dalam penyediaan bahan pangan utama seperti padi. Namun, produktivitas hasil panen padi sering mengalami fluktuasi akibat faktor-faktor lingkungan seperti curah hujan, suhu, kelembapan udara, pH tanah, dan penggunaan pupuk. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan prediksi hasil panen padi menggunakan metode Artificial Neural Network (ANN) berbasis data simulasi yang mewakili kondisi pertanian di Indonesia. Dataset yang digunakan terdiri dari tujuh variabel input yaitu curah hujan, suhu, kelembapan, luas lahan, pH tanah, intensitas cahaya, dan penggunaan pupuk, serta satu variabel output yaitu hasil panen padi dalam ton per hektar. Model ANN dibangun menggunakan arsitektur 7-16-8-1 dengan fungsi aktivasi ReLU dan linear, serta dioptimalkan menggunakan algoritma Adam. Proses pelatihan dilakukan sebanyak 100 epoch dengan rasio data latih 80% dan data uji 20%. Hasil pengujian menunjukkan bahwa model ANN mampu menurunkan nilai loss secara signifikan dan mencapai akurasi prediksi di atas 90%. Dengan demikian, metode ANN terbukti efektif dalam memprediksi hasil panen padi secara lebih akurat dan dapat dijadikan acuan untuk mendukung pengambilan keputusan di bidang pertanian berbasis data, khususnya dalam upaya mendukung ketahanan pangan nasional
PENINGKATAN KAPASITAS KELOMPOK TANI TARUKO SAIYO DALAM PENGELOLAAN LIMBAH PERTANIAN UNTUK MEWUJUDKAN PERBAIKAN IKLIM MIKRO TANAMAN Ramadhan, Nugraha; Martinsyah, Rachmad Hersi; Obel, Obel; Ronaldi, Ronaldi; Nugroho, Danang; Al Hakim, Afif; Nadia, Nadia; Rayhaani, Aqila Ahda; Hutauruk, Santa Brightness; Sandi, Nofrita; Reski, Sepri
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 11 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i11.3171

Abstract

The Community Partnership Program to Support Business Development is partnering with the Taruko Saiyo Farmers Group in Koto Luar Village, Pauh District, Padang. This farmers' group has approximately 10 hectares of land and has the potential to become a model group in the field of sustainable agriculture. However, several challenges remain, such as limited practices in agricultural waste management, declining soil quality, and farmers' limited literacy and skills in applying appropriate technologies. Based on the identified issues, the solutions offered in this program include: (1) processing agricultural waste into compost, (2) creating biopore infiltration pits, (3) producing biochar from rice husk waste, and (4) implementing agricultural waste mulch made from straw on cultivated crops. This program's primary objective is to enhance partners' capacity in production management and socio-cultural aspects. In addition, this program also aims to improve partners' understanding, skills, and participation in agricultural waste management and the application of appropriate technology to create a more optimal microclimate for plants through the utilization of agricultural waste. Educational and empowerment activities in the Taruko Saiyo Farmer Group have succeeded in increasing the empowerment of farmers, both in terms of production management and socio-cultural aspects. Farmers demonstrated improved understanding and skills in managing agricultural waste by applying appropriate technologies. Additionally, farmer participation in all activities was very high, and some farmers began directly applying the training outcomes on their land. As a sustainability measure, the team also developed technical guidelines and simple documentation that can be used for further learning.
EDUKASI DAN PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI SAWIT KABUPATEN DHARMASRAYA MELALUI PEMANFAATAN KUMBANG ELAEIDOBIUS KAMERUNICUS UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS DAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT Martinsyah, Rachmad Hersi; Ramadhan, Nugraha; Obel, Obel; Rezki, Dewi; Suhendra, Dede; Jannatan, Robby; Ronaldi, Ronaldi; Siswandra, Diko Okta; Diansyah, Rohan
Jurnal Abdi Insani Vol 12 No 11 (2025): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v12i11.3286

Abstract

This community service activity aimed to enhance the knowledge, skills, and awareness of oil palm farmers regarding the crucial role of the pollinating weevil Elaeidobius kamerunicus in supporting the natural and sustainable increase of oil palm fruit productivity. Currently, the low productivity of smallholder oil palm farms is generally caused by suboptimal pollination processes, a lack of farmer understanding of the biology and life cycle of pollinating insects, and the limited application of environmentally friendly technologies. The implementation methods of this service included counseling, interactive discussions, and field demonstrations on the identification, conservation, and utilization strategies of E. kamerunicus in oil palm plantations. The activity results showed an increase in farmer knowledge by 76.92% (based on pre-test and post-test), improved farmer skills in recognizing and preserving the habitat of the pollinating weevil, and the growth of collective awareness to reduce the use of pesticides that potentially harm pollinator insect populations. The long-term impact of this program is expected to increase oil palm fruit productivity, strengthen the economic resilience of farmers, and support the realization of more environmentally friendly and sustainable oil palm cultivation practices. Thus, this education and empowerment activity makes a real contribution to improving the welfare of oil palm farming communities while preserving the plantation agroecosystem.