Claim Missing Document
Check
Articles

Scoping Review: Comparison Of Organizational Culture Engineering Concepts Of Habit Formation, Shook, And Schein Models In Project Organizations Iftitah Ruwana; Nanta Sigit; Nelly Budiharti; Prima Vitasari; Renny Septiari; Mariza Kertaningtyas; Diah Wilis Basuki; Sutanto Hidayat
International Journal of Technology and Education Research Vol. 3 No. 04 (2025): October - December, International Journal of Technology and Education Research
Publisher : International journal of technology and education research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/ijeter.v3i04.2687

Abstract

Organizational culture is part of an integrated system, whether it's a structured organization or an unstructured community. Most research on organizational culture discusses the relationship between culture and other variables within the organization, or how to measure culture within an organization. In an era of technological advancement, rapid change, and high complexity, a method is needed to effectively change organizational culture. This study attempts to examine three concepts that offer methods for changing organizational culture. All three concepts offer the same paradigm: that cultural change does not begin with changing something abstract and soft-system. Rather, cultural change needs to begin with changing something concrete and tangible. This includes procedures, work methods, infrastructure, and other artifacts within the company organization. These three concepts are then synthesized to produce a proposed concept. This proposed concept is expected to be easier to implement and understand for activists and researchers in the field of organizational culture.
Optimasi Industri Peternakan Ayam Broiler Di UD. Sumber Urip Kabupaten Jember Nesfian, Dwi Apink Dela; Nelly Budiharti; Mariza Kertaningtyas
Jurnal Serambi Engineering Vol. 11 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

UD. Sumber Urip is a UMKM engaged in broiler chicken farming. As market demand for chicken meat continues to rise, the implementation of proper broiler farm management must also be improved. The analysis was conducted using the FMEA method to identify risks based on the RPN value, followed by developing priority improvement proposals using the 5W+1H method. Optimization of harvest output was then analyzed using Linear Programming based on the proposed improvements. The data results show that the highest RPN values in the FMEA assessment were feed not meeting standards and age-phase mismatch, with an RPN of 225, and chicken density not being properly calculated, with an RPN of 240. The proposed improvements focus on aligning the appropriate amount of feed and considering proper stocking density. Furthermore, the optimization analysis using Linear Programming with POM-QM software produced the following results: the initial condition yielded 50,866 kg, condition 1 yielded 50,866 kg, condition 2 produced 55,029 kg, and condition 4 produced 54,638.7 kg. Condition 2 was identified as the most optimal, where House A required 6,500 kg of S00 feed, 15,000 kg of S11 feed, and 38,000 kg of S12 feed with a density of 14 chicken/m². Meanwhile, House B required 4,000 kg of S00 feed, 7,500 kg of S11 feed, and 19,000 kg of S12 feed with a density of 13 chicken/m².
Implementasi Website Paguyuban Lentera Kasih Sebagai Sarana Pemasaran Produk Kreasi Penyandang Disabilitas Myrtanti, Reiny Ditta; Budiharti, Nelly; Septiari, Renny; Ruwana, Iftitah
JUPITER (JURNAL PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO) Vol. 7 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jupiter.v7i2.14031

Abstract

Paguyuban Lentera Kasih merupakan salah satu paguyuban yang menangani anak-anak berkebutuhan khusus atau penyandang disabilitas yang berada di wilayah Kecamatan Blimbing – Kota Malang. Kecamatan Blimbing adalah kecamatan pertama di Kota Malang yang memiliki paguyuban orang tua penyandang disabilitas seperti ini, dimana terdapat 187 penyandang disabilitas yang membutuhkan pendampingan dan konseling. Dari penyandang disabilitas tersebut, banyak diantara mereka yang mampu berkreasi dalam membuat produk kerajinan tangan dan barang seni lainnya (misalnya: lukisan, taplak meja, keset, dll). Permasalahan yang muncul adalah belum maksimalnya proses pemasaran dari produk atau kreasi penyandang disabilitas tersebut. Solusi yang ditawarkan adalah pembuatan perangkat lunak website profile Paguyuban Lentera Kasih yang telah disesuaikan dengan permintaan dan kebutuhan, kemudian dilakukan pelatihan serta pendampingan untuk pengoperasian dan pengelolaan website profile tersebut. Dalam website tersebut akan ditampilkan profil paguyuban, katalog dari produk kreasi penyandang disabilitas, talenta (bakat) yang dimiliki oleh penyandang disabilitas dan contact person dari pengurus paguyuban. Pembuatan website profile Paguyuban Lentera Kasih akan berfungsi sebagai media atau sarana pemasaran secara elektronik (online) yang telah menggunakan teknologi informasi untuk menampilkan katalog produk-produk kreasi dari penyandang disabilitas, sehingga masyarakat luas dapat melihat dan membeli produk-produk dalam katalog tersebut.
Penerapan Rekayasa Pewarnaan Alami Berbasis Limbah Daun Ketapang untuk Produksi Batik Ramah Lingkungan Nelly Budiharti; Sutanto Hidayat; Iftitah Ruwana; Sigit, Nanta; Wirawan Aryanto Balol; Faidliyah Nilna Minah
CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2026): April
Publisher : Ilin Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31960/caradde.v8i3.3358

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan teknik pewarnaan batik menggunakan pewarna alami berbasis limbah daun ketapang serta meningkatkan keterampilan mitra dalam menghasilkan produk batik ramah lingkungan. Metode yang digunakan adalah pendekatan eksperimen terapan dan pelatihan kepada anggota Paguyuban Pembatik Ikat Bulan Asri di Karanglo, Malang. Eksperimen dilakukan dengan variasi bentuk bahan baku (daun, serbuk, dan bubuk), jenis pelarut (air hangat, alkohol 70%, dan metanol 99%), serta metode fiksasi menggunakan tunjung dan tawas. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa daun ketapang tua menghasilkan warna dengan intensitas paling tinggi (very bold), sedangkan bentuk bubuk menghasilkan warna yang lebih lembut (soft colour). Penggunaan fiksasi tunjung menghasilkan warna lebih gelap dibandingkan tawas. Selain itu, peserta pelatihan menunjukkan peningkatan keterampilan dalam proses pewarnaan alami dan mampu menghasilkan produk batik dengan variasi warna yang lebih konsisten. Kegiatan ini juga membuka peluang pengembangan usaha batik berbasis pewarna alami yang lebih ramah lingkungan. Dengan demikian, pemanfaatan limbah daun ketapang terbukti efektif sebagai sumber pewarna alami yang berpotensi meningkatkan kualitas produk sekaligus mendukung keberlanjutan lingkungan dan ekonomi masyarakat.