Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI LEAN MANUFACTURING UNTUK MEMINIMASI WASTE MENGGUNAKAN METODE VALUE STREAM MAPPING PADA PT. MJ DI PASURUAN Muja Afrianto; Nelly Budiharti; Sony Haryanto
Jurnal Valtech Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v5i2.5435

Abstract

PT. MJ merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi minuman dalam kemasan gelas. Produk yang dihasilkan PT. MJ ialah minuman teh dalam kemasan gelas dengan merk Seven Tea dan minuman sari asam jawa dalam kemasan gelas dengan merk Asam Jawa. Masalah yang terjadi pada PT. MJ yaitu adanya pemborosan (Waste) dalam proses produksi akibat aktivitas operator. Penelitian ini menggunakan Metode Waste Assessment Model dan Value Stream Mapping, yang melakukan pendekatan menggunakan Analisa kuantitatif deskriptif yaitu Analisa mendalam terkait dengan fakta yang telah ditemukan. Berdasarkan hasil rekapitulasi perhitungan menggunakan metode Waste Assessment dapat diketahui bahwa Waste terbesar yaitu Waste Defect dengan prosentase 21,6% diikuti oleh Waste Overproduction 16,9% diurutan kedua dan selanjutnya Waste Inventory 16,3% diurutan ketiga. Berdasarkan Analisa menggunakan Value Stream Analysis Tools dihasilkan usulan perbaikan untuk masing-masing waste yang terjadi yaitu, penambahan departemen PPIC guna melakukan perencanaan dalam pembelian bahan baku, penjadwalan dalam produksi dan penambahan operator dalam proses penyortiran agar bahan baku yang harus disortir agar lebih teliti sehingga bahan baku yang akan digunakan merupakan bahan baku dengan kualitas yang baik.
ANALISA SYSTEMATIC HUMAN ERROR REDUCTION DAN JOB SAFETY PADA KECELAKAAN KERJA DI UD MEBEL BIMA Ibnu Phansyahri; Nelly Budiharti; Emmalia Adriantantri
Jurnal Valtech Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v5i2.5446

Abstract

Abstrak, Pada UD. Mebel Bima proses pekerjaan di lakukan secara manual yang menyebabkan kecelakaan kerja di antaranya seperti, mata kemasukan serpihan kayu, tertimpa potongan kayu, jari tangan terpotong akibat mesin profil kayu, kecelakaan kerja yang terjadi diakibatkan oleh beberapa faktor yang di sebabkan tidak hanya dari human error saja melainkan dari lingkungan dan fasilitas kerja yang di sediakan. perusahaan UD. Mebel Bima mempunyai kesadaran akan kesehatan dan keselamatan kerja masih terbilang rendah. Tujuan penelitian ini adalah menganalisa human error kecelakaan kerja di UD.Mebel Bima serta memberikan usulan tahapan pekerjaan kerja di UD.Mebel Bima dengan aman. Dari uraian hasil pengamatan serta pengelolahan analisis data menggunakan metode Sherpa dan Job Safethy Analysis diperoleh 6 jenis pekerjaan yang memiliki nilai probabilitas tertinggi dari semua jenis pekerjaan. Dari uraian hasil Form Job Safety Analysis diusulkan tahapan pekerjaan yang aman ialah: pada pemindahan bahan baku, lakukan pengecekan pada alat angkat bahan baku sebelum digunakan dan pastikan alat penopang pada ruangan produksi bisa bekerja sebelum meletakkan bahan baku pada ruang produksi. pada pemotongan bahan baku ialah: lakukan pengecekan sebelum menyalakan mesin pemotong dan pastikan tidak ada bahan baku ataupun alat yang berada pada alas mesing pemotong agar tidak menggangu jalanya proses pemotongan.
ANALISA PEMILIHAN SUPPLIER UTAMA PADA PRODUK UMKM. LOCA NUSA DENGAN METODE FUZZY AHP DAN TOPSIS M. Fahmi Ainun Najib; Nelly Budiharti; Emmalia Adriantantri
Jurnal Valtech Vol 5 No 2 (2022): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v5i2.5479

Abstract

UMKM. Loca Nusa merupakan UMKM yang bergerak dibidang distribusi bubuk kopi dengan. Dalam memenuhi kebutuhan pasokan biji kopi tersebut, UMKM. Loca Nusa telah bekerja sama dengan 4 supplier biji kopi untuk mendukung proses produksinya. Dalam memenuhi kebutuhan pasokan biji kopi UMKM. Loca Nusa hanya bergantung pada ketersedian dan kesepakatan harga yang ditawarkan oleh kedua belah pihak, dan tidak mempertimbangkan foktor-faktor lain dalam menentukan supplier. Berdasarkan masalah tersebut maka rumusan masalah penelitian ini adalah Bagaimana Menentukan Supplier Berdasararkan Kriteria yang Dibutuhkan UMKM. Loca Nusa. Tujuan dari penelitian ini sendiri yakni yang pertama mengidentifikasi nilai bobot kriteria kepentingan prioritas dalam pemilihan supplier dengan menggunakan metode Fuzzy AHP dan yang kedua menentukan urutan prioritas supplier sesuai dengan kriteria terpilih dengan menngunakan metode TOPSIS. Pengumpulan data dalam penelitian ini sendiri yakni menggunakan 3 kuesioner, yaitu kuesioner penentuan kriteria, kuesioner perbandingan berpasangan antar kriteria dan kuesioner penentuan alternatif. Penelitian ini menggunakan metode Fuzzy AHP yang bertujuan untuk mengidentifikasi nilai bobot kriteria kepentingan prioritas dalam pemilihan supplier dan dilanjutkan menggunakan metode TOPSIS untuk menentukan urutan prioritas supplier sesuai dengan kriteria terpilih. Hasil kuesioner I menunjukkan terdapat 4 kriteria dan 12 sub kriteria pada penelitian ini. Pengolahan data pada kuesioner ke II berdasarkan hasil perhitungan metode Fuzzy AHP, kriteria kepentingan prioritas yaitu kualitas & kuantias dengan nilai bobot 0,2787. Hasil penelitian pada kuesioner ke III yang sudah diolah menggunakan metode Fuzzy AHP dan TOPSIS didapatkan supplier dengan nilai solusi alternatif terbaik dan nilai prefrensi tertinggi yaitu supplier C dengan nilai nilai prefrensi sebesar 0,8731.
PENERAPAN MATERIAL REQUIREMENT PLANNING PADA PERENCANAAN BAHAN BAKU PRODUK MESIN INDUSTRI: STUDI KASUS PT. INOVASI ANAK NEGERI Naomi Damayanti Manik; Nelly Budiharti; Thomas Priyasmanu
Jurnal Valtech Vol 6 No 1 (2023): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v6i1.6096

Abstract

Perencanaan, pengadaan dan pengendalian bahan baku adalah hal yang mutlak dimiliki dalam sistem produksi perusahaan. Perhitungan manual berdasarkan pengalaman di masa lalu menjadi penyebab terjadinya kekurangan atau kelebihan bahan baku yang terjadi pada PT. Inovasi Anak Negeri. Penelitian ini dilakukan secara observasi langsung pada PT. Inovasi Anak Negeri, start-up yang bergerak dibidang riset dan produksi berbagai mesin manufaktur yang inovatif, modern, dan berteknologi tinggi. Proses perhitungan Material Requirement Planning menggunakan metode peramalan regresi linier (trend), moving average, dan double exponential smoothing, dan perhitungan jumlah dan waktu pemesanan bahan baku menggunakan Period Order Quantity (POQ), Lot For Lot, dan Economic Order Quantity (EOQ). Hasil penelitian mendapatkan bahwa peramalan dengan tingkat kesalahan terendah adalah peramalan dengan metode regresi linier dengan tingkat kesalahan 42,6361 dengan metode penjadwalan pemesanan bahan baku mesin retort pada PT. Inovasi Anak Negeri menggunakan metode lot for lot dengan penghematan biaya hingga Rp.90.000,00 (sebesar 59%).
UPAYA PENCEGAHAN TERJADINYA KECELAKAAN KERJA DENGAN METODE JSA (JOB SAFETY ANALYSIS) PADA BAGIAN ADHESIVE DI PT. PAMOLITE ADHESIVE INDUSTRY PROBOLINGGO Lia Sovia; Nelly Budiharti; Heksa Galuh
Jurnal Valtech Vol 6 No 1 (2023): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v6i1.6388

Abstract

Berdasarkan Badan Penyelenggaraan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Indonesia, telah terjadi 129.305 kasus kecelakaan kerja pada tahun 2020. Angka kecelakaan kerja yang ditampilkan sudah terbilang relatif tinggi penyebab kecelakaan kerja tidak lain dan tidak bukan dikarenakan perilaku ceroboh dan kondisi lingkungan yang kurang aman. PT. Pamolite Adhesive Industry merupakan manufaktur penghasil lem dan formalin dengan kapasitas 15 ton/hari, untuk kapasitas tersebut terbilang besar. Formalin dalam konsentrasi yang sangat kecil (<1%) dapat digunakan sebagai pengawet untuk berbagai bahan non pangan seperti pembersih rumah tangga, pelembut, lilin dan karpet. Kegunaan formalin lainnya adalah obat pembasmi hama untuk membunuh virus, bakteri, jamur, dan benalu yang efektif pada konsentrasi tinggi, bahan peledak dan sebagainya. Penelitian ini menggunakan (Job Safety Analysis) JSA, pendekatan menggunakan analisa kualitatif deskriptif yaitu analisa mendalam terkait dengan fakta yang diteliti dan meluas. Job Safety Analysis (JSA) merupakan salah satu langkah utama dalam analisa bahaya dan kecelakaan dalam usaha menciptakan keselamatan kerja. Penilaian risiko yang diperoleh dari identifikasi bahaya adalah sebagai berikut: pada aktivitas produksi Urea Adhesive diperoleh 8 risiko kecelakaan kerja dengan 1 risiko kecelakaan kerja yang berada pada level low risk, 4 risiko kerja dengan level medium risk, dan 3 risiko kerja dengan level high risk. Pada aktivitas produksi Melamin Adhesive diperoleh 7 risiko kecelakaan kerja dengan 1 risiko kerja dengan level low risk, 4 risiko kerja dengan level medium risk, dan 2 risiko kerja dengan level high risk. Pada aktivitas produksi Phenol Adhesive ditemukan sebanyak 7 risiko kecelakaan kerja dengan 1 risiko kerja dengan level low risk risiko kecelakaan kerja 4 risiko kecelakaan kerja yang berada pada level medium risk dan 2 risiko kecelakaan kerja dengan level high risk.
ANALISIS POTENSI BAHAYA DENGAN MENGGUNAKAN METODE HAZOP (HAZARD AND OPERABILITY STUDY) PADA BAGIAN PRACETAK (Studi Kasus: PT. Gudang Garam Tbk. Direktorat Grafika-Waru) M Rudi Basri; Nelly Budiharti; Sanny Andjar Sari
Jurnal Valtech Vol 7 No 1 (2024): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v7i1.9278

Abstract

PT Gudang Garam, Tbk. Direktorat Grafika Waru Sidoarjo merupakan salah satu cabang perusahaan yang memiliki wewenang untuk melakukan produksi khususnya pengemasan. Dalam proses produksi kemasan terdapat berbagai divisi yang salah satunya adalah Bagian Pra Cetak. Pada tahapan-tahapan proses produksi tersebut tidak terlepas dari masalah-masalah yang berkaitan dengan kecelakaan kerja yang banyak terjadi. Kecelakaan kerja adalah suatu kejadian yang tidak terduga dan tidak diinginkan yang terjadi di tempat kerja yang dapat mengakibatkan luka atau bahkan kematian bagi pekerja yang terlibat di dalamnya. Penelitian ini mengidentifikasi potensi bahaya dan risiko sehingga dapat dikelola dengan menggunakan metode HAZOP. Metode HAZOP dapat digunakan untuk mengidentifikasi masalah yang mengganggu berbagai proses dan risiko kerusakan dari sistem yang ada terhadap lingkungan, manusia maupun fasilitas Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa masih ditemukan banyak potensi bahaya. Dari 47 temuan tersebut ada 12 jenis sumber bahaya (hazard) meliputi: Sikap pekerja, material berserakan, kabel mesin las, ragum mesin cut off, lantai basah, cairan kimia, blower, crane, v-belt, gram tembaga, band ezer, dan troly. Dari 12 sumber hazard, risiko yang tergolong "Ekstrem" sebanyak 3 sumber hazard, yaitu sikap kerja yang kurang baik, cairan kimia yang tumpah dan mengenai bagian tubuh, dan lantai di area galvanish yang basah. Untuk risiko yang tergolong ‘‘Risiko Sedang‘‘ ditemukan sebanyak 3 sumber hazard, yaitu v-belt tanpa penutup, gram tembaga yang berceceran, dan sisa potongan band ezer yang berserakan dan tidak pada tempatnya. Untuk risiko yang tergolong ‘‘Risiko Rendah‘‘ ada 1 sumber hazard, yaitu ragum Cut Off yang tidak bisa menjepit maksimal.
ANALISIS PENERAPAN SISTEM ENTERPRISE RESOURCE PLANNING PADA PROSES PRODUKSI TAHU DI PABRIK TAHU RDS Luthfia Maharani; Nelly Budiharti; Sony Hariyanto
Jurnal Valtech Vol 7 No 2 (2024): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v7i2.11155

Abstract

Penelitian ini mengkaji masalah pemborosan bahan baku dalam produksi dan menawarkan solusi untuk pemilik perusahaan yang tidak bisa selalu hadir di lokasi produksi karena jadwal yang padat. Metode yang digunakan adalah kuantitatif, dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pemilik Perusahaan Pabrik Tahu RDS dan karyawan. Data pendukung mengenai jumlah produksi selama penelitian digunakan untuk mendukung solusi yang diajukan, yaitu penggunaan platform ERP. Penelitian ini menggunakan software Odoo16, yaitu ERP untuk mengolah data jumlah produksi. Diantara 30 modul inti yang disediakan oleh Odoo, terdapat dua modul yang digunakan secara bersamaan untuk mendukung penelitian ini, yaitu Modul Manufacturing dan modul Inventory. Urutan penelitian ini adalah: 1. Pegambilan data dari lokasi penelitian, 2. Memuat data yang didapat dari lokasi penelitian pada aplikasi Odoo16 . 3. Membuat rencana simulasi produksi dengan Odoo16. Pada akhir penelitian, ditemukan hasil bahwa pengguaan Odoo16 dapat menjadi solusi efektif untuk mengatasi halangan pemilik dalam mengawasi pabrik secara langsung. Pemborosan bahan baku sebesar 7,69% terjadi selama proses produksi, dan Odoo16 dapat memberikan informasi real-time mengenai produksi, yang diterima dengan baik oleh pemilik perusahaan.
ANALISIS PENERAPAN METODE JIT (JUST IN TIME) DAN DIGITAL MARKETING PADA PRODUK SAMBAL SAMBISA Adinda Kristiana Kusuma Dewi; Nelly Budiharti; Emmalia Adriantantri
Jurnal Valtech Vol 7 No 2 (2024): Jurnal Valtech
Publisher : Teknik Industri - ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/valtech.v7i2.11471

Abstract

Abstrak, Penelitian ini dilakukan pada UMKM yang memproduksi sambal berbahan dasar ikan asap. Jumlah yang diproduksi melebihi jumlah permintaan produk sambal, sehingga menyebabkan persediaan bahan baku dalam proses produksi tidak terencana dengan baik. Tujuan penelitian ini adalah meminimalisir pemborosan pada jumlah bahan baku dan meningkatkan efektivitas pemasaran . Metode yang digunakan penelitian ini Just In Time (JIT) untuk meminimalisir pemborosan pada jumlah bahan baku sehingga total biaya persediaan dan pembelian yang optimal. Metode Digital Marketing untuk meningkatkan efektivitas pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan kebutuhan bahan baku sebesar 167,5 Kg dengan frekuensi pemesanan 13 kali dan kuantitas optimal 165 Kg, mengurangi total biaya pemesanan dari Rp 48.750,- menjadi Rp 27.455,-. Usulan perbaikan Digital Marketing mencakup penambahan media sosial instagram.
Usulan Perbaikan Sistem Kerja pada Proses Produksi Kue Koya di CV. Sumbermas Cipta Agung Rahmawati, Putri; Budiharti, Nelly; Sari, Sanny Andjar
Jurnal SENOPATI : Sustainability, Ergonomics, Optimization, and Application of Industrial Engineering Vol 6, No 2 (2025): Jurnal SENOPATI Vol 6, No 2
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.senopati.2025.v6i2.7391

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk memperbaiki sistem kerja pada CV. Sumbermas Cipta Agung. Perbaikan sistem kerja pada CV. Sumbermas Cipta Agung dengan menggunakan analisis Macro Ergonomic Analysis and Design (MEAD) untuk menyelesaikan permasalah yang ada di perusahaan. Dari hasil analisis yang dilakukan, perbaikan sistem kerja pada CV. Sumbermas Cipta Agung yaitu dengan pembuatan SOP proses pembuatan kue koya untuk mempermudah proses produksi dan transfer pengetahuan dari pekerja senior dan pekerja junior. Proses transfer pengetahuan dilakukan dengan mengadakan pelatihan dan mentoring pembuatan kue koya serta membuat jadwal rotasi tutor, dimana pada saat rotasi tutor juga dilakukan pengkaderan guna mempermudah dan mempercepat proses transfer pengetahuan tersebut.
Analisis Produktivitas Produksi Roti Sisir di Best Dough Bakery Malang Ahana, Gloria Irene Rambu; Budiharti, Nelly; Myrtanti, Reiny Ditta
Industrika : Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 9 No. 4 (2025): Industrika: Jurnal Ilmiah Teknik Industri
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/vvp8v954

Abstract

Best Dough Bakery is a bread business that produces comb bread as its main and superior product. However, there is a problem encountered, where there is a deviation between the production results and the predetermined production target. This indicates a problem in production productivity so it is necessary to measure productivity. The methods used in this research are objective matrix (OMAX) and fishbone diagram. The results obtained from the highest productivity value occurred in July which was 501.25 while the lowest productivity occurred in April which was 352. The highest score is in criterion 5, which is the comparison between total machine downtime and machine usage time with a total score of 43. While the lowest score is in criterion 2, which is the comparison between production results and employee working hours with a score of 29. Therefore, criterion 2 is the priority for improvement as well as the main problem in the productivity of comb bread production. The results of the analysis of the causes of problems in criterion 2 with the fishbone diagram show that there are differences in labour capabilities and lack of coordination, irregular raw material stocks, limited work areas, no routine maintenance schedule and insufficient oven capacity, the bread cutting process is still manual and documentation regarding raw material stocks is not consistent. Keywords: Fishbone Diagram, Objective Matrix, Productivity