Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Desain Stasiun Kerja Pembuatan Batik Cap untuk Menurunkan Gangguan Otot Rangka pada Pembatik Lady, Lovely; Muharni, Yusraini; Muhammad, Fadil
MITRA: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Vol. 9 No. 1 (2025): Mitra: Jurnal Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25170/mitra.v9i1.5946

Abstract

Stasiun kerja pembuatan batik cap kurang ergonomis sehingga perlu diperbaiki. Pada pengamatan yang telah dilakukan pada proses cap diidentifikasi beberapa postur tidak ideal, seperti saat membuat batik cap pembatik bekerja dengan posisi berdiri dalam waktu lama, postur badan membungkuk, tangan kanan mengangkat cetakan yang berat terbuat dari bahan perunggu dan melakukan pencipratan lilin secara berulang sebelum mengecap. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan mengidentifikasi postur janggal pada pembatik yang melakukan proses cap dan mendesain stasiun kerja yang ergonomis untuk stasiun cap, sehingga dapat mengurangi terjadinya gangguan otot rangka. Urutan kegiatan sebelum mendesain stasiun kerja adalah mengidentifikasi postur janggal saat bekerja, analisis proses kerja, kemudian mendesain stasiun kerja cap yang sesuai dengan ukuran antropometri pembatik, dan membuat stasiun kerja batik cap. Setelah stasiun kerja dibuat dilakukan sosialisasi penggunaan stasiun kerja. Dari penilaian postur janggal saat mengecap didapatkan potensi cidera tinggi pada otot-otot lengan, trunk, dan kaki sehingga perlu dilakukan investigasi dan perbaikan segera. Saat kegiatan memercikan lilin yang dilakukan secara repetitif didapatkan nilai potensi cidera tinggi pada otot lengan. Untuk mengurangi potensi cedera otot rangka maka dimensi meja batik cap didesain menggunakan data antropometri tinggi siku berdiri, rentang tangan ke depan, tinggi bahu, dan mempertimbangkan ukuran benda kerja dan tools yang digunakan.
Merancang Monitoring Perubahan Beban Akibat Perbaikan Faktor Daya Menggunakan PZEM004T Hartono, Hartono; Farkhan Wafir, Muhammad; Muharni, Yusraini
Journal of Systems Engineering and Management Vol 4, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/joseam.v4i1.32449

Abstract

Sensor PZEM004T merupakan perangkat multifungsi yang berfungsi untuk mengukur berbagai parameter kelistrikan. Perangkat ini mampu melakukan pengukuran daya aktif, arus listrik, tegangan bolak-balik (AC), frekuensi, dan konsumsi energi, dengan kebutuhan catu daya eksternal sebesar 5 volt. Studi ini bertujuan menganalisis kinerja alat koreksi faktor daya dalam menekan disipasi daya pada beban listrik sekaligus menilai efisiensi biaya perangkat pengurang rugi-rugi daya. Metode yang digunakan melibatkan pengambilan data secara langsung melalui pengukuran dan pengujian parameter kelistrikan. Hasil eksperimen menunjukkan peningkatan faktor daya pada beban lampu TL dari 0,35 (tanpa kapasitor) menjadi 0,86 setelah pemasangan kapasitor 5 mikrofarad. Temuan ini mengindikasikan bahwa penggunaan kapasitor yang sesuai dapat meningkatkan faktor daya pada beban induktif. Analisis efektivitas alat menunjukkan nilai 0,81 untuk beban lampu TL 20 watt, mengalami peningkatan signifikan dari nilai awal 0,35. Hal ini membuktikan bahwa implementasi alat koreksi faktor daya mampu meningkatkan efisiensi sistem distribusi tenaga listrik secara nyata.
Menggali Potensi Kharaj dan Ushr dalam Mendorong Ekonomi Hijau: Perspektif Islam untuk Masa Depan Berkelanjutan Muharni, Yusraini; Janwari, Yadi; Al Hakim, Sofyan; Rahmah Kusuma, Nurul
Eco-Iqtishodi : Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Keuangan Syariah Vol. 7 No. 1 (2025): Eco-Iqtishodi: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Keuangan Syariah
Publisher : Program Studi Ekonomi Syariah Institut Manajemen Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32670/v8pnyx76

Abstract

The global environmental crisis demands the implementation of sustainable development concepts, including an environmentally friendly green economy. From an Islamic economic perspective, classical fiscal instruments such as kharāj (land tax) and ushr (zakat on agricultural produce) are relevant to supporting the transition to a green economy. This study aims to analyze the potential of kharāj and ushr as green fiscal instruments based on Sharia values. The research method uses a qualitative approach through a literature review of classical (Kitāb al-Kharāj) and modern literature (green economy and sustainable finance). The results of the study indicate that kharāj can be modernized as a green land tax that supports conservation, renewable energy, and reforestation. Meanwhile, ushr can be directed to fund organic agriculture, water management, and the empowerment of smallholder farmers. This study provides a theoretical contribution to the development of an Islamic green fiscal model that is synergistic with the Sustainable Development Goals (SDGs).Keywords: kharaj, ushr, green economy, sustainability, SDGs
Analisis Bankir Syariah sebagai Nazir Wakaf Uang Pada Bank Syariah di Indonesia) Ishandawi, Ishandawi; Hakim, Atang Abdul; Muharni, Yusraini
Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Vol. 10 No. 1 (2024): JIEI : Vol.10, No.1, 2024
Publisher : ITB AAS INDONESIA Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jiei.v10i1.11670

Abstract

Tujuan penelitian untuk mengkaji peluang perbankan syariah menjadi Nazir wakaf Uang Mengkaji keunggulan bankir syariah sebagai Nazir wakaf Uang. Objek penelitian adalah perbankan syariah di Indonesia, Metode Penelitian kualitatif, informan penelitian stakeholder perbankan syariah dengan kolektif data berupa wawancara dan data dokumentasi. Analisis data menggunakan deskriptif kualitatif. Penelitian menggunakan stakeholder theory dan agency Theory. Hasil penelitian membuktikan bankir perbankan syariah sangat berpeluang mengelola dana wakaf uang secara profesional sehingga dapat membentuk dana abadi dan merupakan sumber dana murah bagi perbankan syariah. Keuntungan Bankir syariah sebagai wakaf uang pertama dikelola oleh Lembaga profesional dan kredibel. Kedua Meningkatkan kepercayaan wakif untuk menyalurkan dana wakafnya. Ketiga Memiliki tingkat risiko rendah karena dikelola secara profesional dan akuntabel. Keempat Memberikan jaminan kepada maukuf alaih sebagai orang yang berhak menerima manfaat dari wakaf uang. Implikasi penelitian Sebagai inovasi produk baru menghimpun dana Masyarakat dalam bentuk dana abadi dan sumber dana murah sehingga memberikan keuntungan ganda bagi perbankan syariah produk penghimpunan dana abadi dan murah ini tidak dimiliki oleh perbankan konvensional. Limitasi penelitian ini, terkendala dengan regulasi sehingga bankir syariah belum dapat menjalankan fungsi nazir wakaf uang, sehingga dihimbau kepada stakeholder dapat seperti Otoritas jasa Keuangan, Badan wakaf Indonesia dan praktisi perbankan untuk mendorong regulasi menjadikan bankir syariah sebagai nazir wakaf uang. Keywords: Nazir wakaf uang, Bankir Syariah, Teori stakeholder dan teori agensi