Claim Missing Document
Check
Articles

Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Penyembuhan Luka Perineum pada Ibu Nifas di Puskesmas Batua Kota Makassar: Factors Associated with Perineal Wound Healing in Postpartum Mothers at Batua Health Center Makassar City Husnul Khatimah; Sitti Nurul Hikma Saleh
Promotif : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 12 No. 1: JUNE 2022
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.373 KB) | DOI: 10.56338/pjkm.v12i1.2478

Abstract

Ruptur perineum (luka perineum) merupakan suatu keadaan dimana terputusnya kontuinitas jaringan perineum yang terjadi hampir pada semua persalinan pertama dan tidak jarang juga pada semua persalinan berikutnya. Keadaan ini bila tidak ditangani dengan baik bisa terjadi infeksi dan perdarahan yang dapat mengakibatkan tingginya morbiditas dan mortalitas ibu Infeksi nifas seperti sepsis, masih merupakan penyebab utama kematian ibu di negara berkembang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan penyembuhan luka perineum pada ibu nifas. Jenis penelitian Cross-Sectional Study. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan April-Juni 2016. Populasi dalam penelitian ini adalah semua Ibu nifas yang mengalami rupture perineum yang di rawat di Puskesmas Batua Kota Makassar. Cara pengambilan sampel adalah dengan menggunakan Accidental sampling yaitu tehnik pengambilan sampel yang dilakukan yang mengambil sampel yang ada pada saat dilakukan penelitian. Tehnik pengambilan data dengan cara mengobservasi secara langsung dan melalui Kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara personal hygiene denga penyembuhan luka perineum dimana nilai p = 0,001 yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara Mobilisasi Dini denga penyembuhan luka perineum dimana nilai p = 0,000 yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara Umur dengan penyembuhan luka perineum dimana nilai p = 0,000 yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Diharapkan kepada Bidan untuk memberikan informasi tentang pentingnya menjaga personal hygiene, melakukan mobilisasi dan memperhatikan umur selama masa nifas.
Penguatan Kemandirian Kesehatan Masyarakat Pedesaan melalui Metode KIE Berbasis Prioritas Kebutuhan” Sudirman, Sudirman; Susianawati, Desak Eka; Parmi, Parmi; Purnamasari, Niluh Desy; Saleh, Sitti Nurul Hikma
Jurnal Peduli Masyarakat Vol 7 No 4 (2025): Jurnal Peduli Masyarakat: Juli 2025
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jpm.v7i4.6661

Abstract

Minimnya pemahaman masyarakat pedesaan terhadap isu kesehatan dan rendahnya akses terhadap layanan dasar menjadi tantangan utama dalam peningkatan kualitas hidup. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di pedesaan melalui pemenuhan dasar-dasar kesehatan berdasarkan hasil kajian prioritas masalah di Desa Bunga dan Desa Ue Rani, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi. Metode yang digunakan adalah pendekatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) melalui survei, observasi, FGD, dan penyuluhan dengan sasaran lima fokus utama: pemanfaatan tempat sampah, pengenalan stunting, partisipasi posyandu, pemanfaatan TOGA, serta edukasi penyakit hipertensi dan asam urat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa tiga program mencapai target 100%, yaitu edukasi sampah, stunting, dan penyakit degeneratif, sementara dua lainnya, posyandu dan TOGA, mencapai 75% dan 80%. Kegiatan ini menunjukkan efektivitas pendekatan partisipatif dalam membangun kesadaran kesehatan komunitas. Kesimpulannya, kegiatan pengabdian ini memberikan dampak positif dalam peningkatan pengetahuan dan perilaku masyarakat, serta menjadi fondasi awal bagi upaya intervensi kesehatan berbasis masyarakat yang lebih berkelanjutan.
Edukasi Pijat Oksitosin Untuk Meningkatkan Produksi ASI Pada Ibu Menyusui Muzayyana, Muzayyana; Hikma Saleh, Sitti Nurul; Alhidayah, Alhidayah
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi April - Juni
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i2.6005

Abstract

Kebutuhan ASI oleh bayi yang intens membuat ibu harus ekstra dalam inisiasi menyusui bayi, khususnya untuk kehidupan pertamanya. Namun banyak ibu yang tidak dapat memberikan ASI karena ASI yang tidak lancar dan berbagai hambatan yang bisa disebabkan oleh banyak faktor. Mengingat pentingnya pemberian ASI, maka perlu dilakukan intervensi untuk melancarkan ASI salah satunya dengan pijat punggung dengan pijat oksitosin. Pelaksanaan pengmas ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pijat oksitosin terhadap kelancaran ASI pada ibu menyusui di kelurahan gogagoman. Subjek dalam pelaksanaan pengmas ini ialah beberapa ibu nifas yang memberikan ASI di Kelurahan Gogagoman Kota Kotamobagu pada tanggal 17 Februari 2025. Hasil menunjukkan bahwa Pijat oksitosin efektif dapat meningatkan kelancaran ASI pada ibu menyusui di Kecamatan Gogagoman, karena Pijat Oksitosin mampu meningkatkan kenyamanan dan produksi ASI ibu nifas. Kelancaran pengeluaran ASI ini disebabkan karena peningkatan kenyamanan pada ibu yang secara otomatis akan merangsang keluarnya hormon oksitosin ini. Efek dari hormon oksitosin ini merangsang kelancaran ASI pada ibu menyusui sehingga secara otomatis ASI pun lancar.
Pengaruh Komunikasi Terapeutik dengan Intensitas Nyeri Saat Persalinan Ani, Ani; Yuliandini, Astri; Saleh, Sitti Nurul Hikma
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol 7 No 3 (2025): Juni 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i3.6669

Abstract

Nyeri persalinan merupakan pengalaman fisiologis yang intens dan subjektif, dipengaruhi oleh faktor fisik dan psikologis. Salah satu pendekatan nonfarmakologis untuk mengurangi nyeri adalah komunikasi terapeutik, yang bertujuan memberikan kenyamanan emosional dan menurunkan kecemasan ibu bersalin. Tujuannya Mengetahui pengaruh komunikasi terapeutik terhadap intensitas nyeri saat persalinan di RSUD Batara Siang Pangkep. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 32 ibu bersalin yang dipilih dengan teknik total sampling. Intervensi berupa komunikasi terapeutik diberikan selama proses persalinan. Pengukuran nyeri menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah intervensi, lalu dianalisis menggunakan uji statistik Wilcoxon Signed-Rank Test. Sebelum intervensi, mayoritas responden mengalami nyeri berat (56,3%) dan sangat berat (21,9%). Setelah komunikasi terapeutik, intensitas nyeri menurun secara signifikan dengan mayoritas responden mengalami nyeri sedang (65,6%) dan munculnya kategori nyeri ringan (3,1%). Uji statistik menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05), yang menandakan adanya pengaruh signifikan. Komunikasi terapeutik terbukti efektif menurunkan intensitas nyeri persalinan secara signifikan.
Efforts to Control the Prevalence of Drug Use Among School Children Using a Kie Approach Sudirman, Sudirman; Saleh, Sitti Nurul Hikma; Subardin. AB, Subardin. AB; Sri Purwiningsih, Sri Purwiningsih
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 8 (2025): Volume 8 No 8 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i8.20671

Abstract

ABSTRACT Drug abuse among students is an increasingly concerning issue that requires appropriate preventive intervention in school environments. This community service activity aims to increase students' knowledge about drugs through a Communication, Information, and Education (KIE) approach. The method used involved counseling sessions for junior high school students participating in Loru Village and Pombewe Village, Sigi District. The activity lasted for two days. The material was delivered through lectures, interactive discussions, and educational media such as slides and leaflets. Evaluation was conducted using pre-tests and post-tests to measure changes in participants' knowledge levels. The results showed a significant improvement in understanding across all aspects of the material, including types, impacts, and the dangers of drug use. In conclusion, the KIE approach has proven effective in enhancing students' understanding and has the potential to serve as a preventive strategy in efforts to control drug abuse among students. Keywords: Counseling, Drugs, KIE, Students
Hubungan pemberian MP-Asi dengan status gizi balita 1 tahun di UPTD Puskesmas Pinolosian Agustin, Agustin; Saleh, Sitti Nurul Hikma; Sriwahyuningsih, Ade
Gema Wiralodra Vol. 14 No. 1 (2023): Gema Wiralodra
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/gw.v14i1.319

Abstract

Pentingnya pemberian MP-ASI > 6 bulan karena kematangan saluran pencernaan bayi terjadi pada usia 6 bulan ke atas karena sistem pencernaanya sudah relatif sempurna dan siap menerima MP-ASI. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan pemberian MP-ASI dini dengan status Gizi bayi 6-12 bulan di UPTD Puskesmas Pinolosian. Metode penelitian ini menggunakan kuantitatif menggunakan desain cross sectional. Populasi penelitian ini yaitu ibu yang mempunyai anak usia 1 tahun, ibu yang bersedia menjadi responden, bisa berkomunikasi dengan baik, dan ibu yang aktif mengikuti posyandu dengan sampel sebanyak 66 responden. Pada penelitian ini, dipilih  menggunakan metode accidental sampling. pengumpulan data menggunakan kuesioner, juga analisis data univariat serta bivariat dan juga menggunakan uji chi square dan program komputer. Populasi dalam penelitian ini berjumlah189 bayi dan sampel diambil secara purposive sampling  dengan jumlah sampel 66. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ada hubungan pemberian MP-ASI dengan status gizi Anak Usia 1 Tahun di UPTD Puskesmas Pinolosian. (P Value = 0,000). Kesimpulan dari penelitian ini adalah  ada hubungan pemberian MP-ASI dengan status gizi anak usia 1 tahun, pemberian MP-ASI selama ≥ 6 Bulan sebanyak 34 orang (51,5%), sedangkan tidak memberikan MP-ASI  ≥ 6 bulan sebanyak 32 orang (48,5%).
Penerapan Senam Hamil Untuk Menurunkan Nyeri Punggung Pada Ibu Hamil Trimester II dan III Di Kelurahan Mongkonai Kecamatan Kotamobagu Barat Muzayyana, Muzayyana; Alhidayah, Alhidayah; Nurul Hikma Saleh, Sitti; Agustin, Agustin; Hamzah, St.Rahmawati; Dewi Supu, Sri
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN)
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i1.2942

Abstract

Kehamilan merupakan sebuah proses yang dimulai dari tahap konsepsi sampai lahirnya  janin, lamanya kehamilan normal adalah 280 hari. Pada kehamilan sering muncul keluhan, salah satunya nyeri punggung yang banyak dialami oleh ibu trimester II dan III. Sehingga produktivitas kegiatan ibu menjadi terganggu. Tujuan pengabdian ini diberikan kepada ibu hamil di Kelurahan Mongkonai Kecamatan Kotamobagu Barat, agar ibu hamil mengetahui manfaat senam hamil yaitu mengelastisitaskan otot dan ligamen yang ada dipanggul, memperbaiki sikap tubuh, dan relaksasi serta mengatur teknik pernapasan, dan mengurangi nyeri punggung. Metode yang digunakan pada pengabdian masyarakat adalah dengan melakukan pelatihan pada ibu hamil trimester II dan III yang memiliki keluhan selama kehamilannya terutama yang memiliki keluhan nyeri punggung. Hasil pelaksanaan kegiatan bahwa terjadi perubahan keluhan nyeri punggung ibu hamil di Kelurahan Mongkonai Kecamatan Kotamobagu Barat serta mengenai manfaat senam hamil untuk menurunkan nyeri punggung. Diharapkan pada ibu hamil untuk menerapkan senam ini dirumah untuk mengatasi nyeri punggung yang sering terjadi pada ibu hamil.
Senam Ibu Hamil Untuk Mengatasi Kecemasan Di Desa Bunong Kec. Bintauna Kab. Bolaang Mongondow Utara Muzayyana; Sitti Nurul Hikma Saleh; Agustin; Alhidayah; Siti Masyita Mokodongan
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.4872

Abstract

Masa kehamilan adalah periode dari konsepsi janin sampai kelahiran. Hamil berlangsung selama tiga trimester. Trimester satu berlangsung dari saat konsepsi hingga tiga bulan, trimester dua berlangsung dari bulan keempat hingga enam bulan, dan trimester tiga berlangsung dari saat bulan ketujuh hingga kesembilan. Wanita hamil mungkin mengalami gangguan pola tidur karena perubahan fisik dan emosi yang terjadi selama kehamilan, serta rasa tidak nyaman dan kecemasan karena persalinan. Untuk menjaga kesehatan ibu dan janin dan mengurangi risiko komplikasi kehamilan, wanita hamil disarankan untuk melakukan olahraga ringan selama kehamilan. Senam hamil adalah salah satu latihan ringan yang dapat dilakukan ibu hamil. Senam merupakan olahraga terbaik yang dapat dilakukan oleh ibu hamil menjelang persalinannya. Salah satu jenis senam yang ditujukan bagi ibu hamil adalah senam hamil, Senam hamil adalah terapi latihan gerak untuk mempersiapkan ibu hamil, secara fisik atau mental, pada persalinan cepat, aman, dan spontan. Senam hamil adalah terapi latihan gerak untuk mempersiapkan ibu hamil secara fisik atau mental pada saat persalinan agar dapat berlangsung dengan cepat, aman dan spontan Senam hamil juga merupakan suatu program bagi ibu hamil sehat untuk menjaga kondisi fisik ibu dengan menjaga otot-otot dan persendian. Ibu hamil yang mengalami kecemasan untuk menghadapi persalinan belum memahami senam hamil yang dapat mengatasi keluhannya. Kecemasan berkaitan dengan keadaan khawatir berupa rasa takut atau perasaan yang tidak pasti maupun tidak berdaya, serta keadaan emosi yang belum jelas akan objek spesifiknya. Pada kehamilan ketakutan ini sering dirasakan terutama dalam menghadapi persalinan. Beban psikologi pada seorang wanita hamil, lebih banyak terjadi pada umur kehamilan trimester II dan trimester III. Wanita yang mengalami kecemasan sewaktu hamil akan lebih banyak mengalami persalinan abnormal bahkan dapat berkomplikasi pada kematian ibu dan janin. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menambah pengetahuan ibu hamil untuk mengatasi kecemasan selama kehamilan dan mengurangi ketidaknyamanan selama hamil. Hasil yang diperoleh pada kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah peserta edukasi di desa Bunong Kecamatan Bintauna, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara adalah 10 ibu hamil. Hampir seluruh peserta berusia > 25 tahun tahun sebanyak 6 ibu hamil (60%), lebih banyak ibu hamil berpendidikan menengah 8 ibu hamil (80%) dan memiliki gravida atau kehamilan yang multigravida sebanyak 7 ibu hamil (70%) serta memiliki usia kehamilan kebanyakan trimester II sebanyak 7 ibu hamil (70%). Hasil evaluasi menurut penilaian pre test dan post test diketahui sebagian besar memiliki pengetahuan meningkat (87,67%) setelah dilakukan edukasi.
EFEKTIFITAS SENAM HAMIL SEBAGAI PELAYANAN PRENATAL DALAM MENURUNKAN KECEMASAN MENGHADAPI PERSALINAN DESA MOYAG KECAMATAN KOTAMOBAGU TIMUR KOTA KOTAMOBAGU Muzayyana, Muzayyana; Saleh, Sitti Nurul Hikma; Hamza, St. Rahmawati; Agustin, Agustin
LOSARI: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2021): Juni 2021
Publisher : LOSARI DIGITAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53860/losari.v3i1.39

Abstract

Senam merupakan olahraga terbaik yang dapat dilakukan oleh ibu hamil menjelang persalinannya. Salah satu jenis senam yang ditujukan bagi ibu hamil adalah senam hamil, Senam hamil adalah terapi latihan gerak untuk mempersiapkan ibu hamil, secara fisik atau mental, pada persalinan cepat, aman, dan spontan. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian yaitu model praktik edukasi kelompok dengan teknik ceramah, dan diskusi. Lokasi pelaksanaan di Desa Moyag, Kotamobagu Timur, Kota Kotamobagu, pada bulan Desember 2020, selama 7 hari. Proses hamil merupakan hal yang normal pada kehidupan seseorang khususnya pada wanita, dalam proses hamil beberapa kemungkinan akan terjadi berbagai perubahan pada wanita hamil antaranya yaitu terjadi penambahan volume pada rahim (Uterus). Perubahan volume pada uterus dalam proses kehamilan menimbulkan perubahan posisi pada pusar tubuh, perubahan bentuk tubuh, serta perubahan bentuk pada tulang spinal dan dapat berakibat lordosis. Kegiatan senam dalam proses kehamilan sebagai bentuk pencegahan agar memudahkan proses dalam persalinan ibu hamil atau melancarkan proses persalinan ibu hamil secara alami dan mengurangi tingkat risiko cedera, pelayanan ANC menjadi di indonesia telah memprogramkan senam ibu hamil yang dapat diselenggarakan oleh setiap organisasi penyedia layanan kesehatan yang ada di indonesia. Kegiatan edukasi ibu hamil dimulai dengan pemberian materi kepada setiap ibu hamil dengan harapan ibu hamil dapat memahami metode atau gerakan yang dapat di lakukan dalam masa kehamilan.
Edukasi Gentle Birth Untuk Persalinan Nyaman Pada Kelas Ibu Hamil Di UPTD Puskesmas Tanoyan Hamzah, Strahmawati; Saleh, Sitti Nurul Hikma; Muzayyana, Muzayyana
Journal of Excellence Humanities and Religiosity Vol. 3 No. 1 (2026): Januari (2026)
Publisher : Journal of Excellence Humanities and Religiosity

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34304/joehr.v3i1.466

Abstract

Maternal and infant health is one of the important indicators of the success of a country’s health system. Childbirth is the final phase of pregnancy that requires optimal physical and psychological readiness because it carries a risk of serious complications. The labor process often triggers high levels of anxiety in pregnant women. High anxiety and medical interventions during childbirth not only affect the birth experience but also contribute to the risk of maternal and neonatal complications. Gentle birth is a childbirth preparation method that emphasizes a calm, minimally traumatic process and optimizes physiological capabilities. The purpose of this community service activity was to increase pregnant women’s knowledge of gentle birth for a comfortable childbirth experience. This activity consisted of three stages: the preparation and planning stage, which included the division of tasks among the service team and a pre-test; the implementation and process stage, which included gentle birth counseling; and the monitoring and evaluation stage, which included a post-test and an overall evaluation of the activity. The community service activity was carried out well and in accordance with the plan. There was an increase in pregnant women’s knowledge of gentle birth for comfortable childbirth, with a mean difference in participants’ knowledge scores before and after the counselingof 7.27.