Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan Ventilasi Rumah dan Jenis Bahan Bakar Memasak dengan Kejadian ISPA pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Juntinyuat Sudirman, Sudirman; Muzayyana, Muzayyana; Nurul Hikma Saleh, Sitti; Akbar, Hairil
Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia (MPPKI) Vol. 3 No. 3 (2020): September 2020
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (673.277 KB) | DOI: 10.56338/mppki.v3i3.1137

Abstract

Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) adalah infeksi akut yang berlangsung kurang dari 14 hari disebabkan oleh mikroorganisme di saluran pernafasan mulai dari hidung, telinga, laring, trachea, bronchus, bronkhiolus, sampai dengan paru-paru. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan ventilasi rumah dan jenis bahan bakar memasak dengan kejadian ISPA pada balita di wilayah kerja Puskesmas Juntinyuat Kabupaten Indramayu tahun 2018. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional Study. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 87 balita. Uji statistik yang digunakan adalah uji chi-square. Berdasarkan hasil uji statistik diperoleh nilai analisis bivariat yaitu ventilasi rumah (p value = 0,004) dan jenis bahan bakar memasak (p value = 0,000), maka dapat disimpulkan bahwa ada hubungan ventilasi rumah dan jenis bahan bakar memasak dengan kejadian ISPA pada balita di wilayah kerja Puskesmas Juntinyuat Kabupaten Indramayu. Diharapkan masyarakat hendaknya meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan, sehingga dapat menekanankan kejadian ISPA dan dapat meningkatkan derajat kesehatan.
Edukasi Herbal Healing Bath Dalam Menurunkan Tingkat Kecemasan pada Ibu Postpartum di Puskesmas Tanoyan Hikma Saleh, Sitti Nurul; Hamzah, St Rahmawati; Muzayyana, Muzayyana; Alhidayah, Alhidayah; Gonibala, Alfiana Pramasita
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.7342

Abstract

Berdasarkan data Kemenkes RI kejadian tingkat kecemasan ibu postpartum masih tinggi di berbagai negara seperti Portugal (18,2%), Bangladesh (29%), Hongkong (54%), dan Pakistan (70%), sedangkan di Indonesia yang mengalami kecemasan (28,7%). Tingkat kecemasan yang terjadi pada Ibu primipara mencapai 83,4% dengan tingkat kecemasan berat, 16,6% kecemasan sedang sedangkan yang terjadi pada ibu multipara mencapai 7% dengan tingkat kecemasan berat, 71,5% dengan kecemasan sedang dan 21,5% dengan cemas ringan. Kecemasan yang terjadi secara terus menerus pada ibu postpartum dapat mengakibatkan depresi postpartum yang akan berdampak pada kemampuan ibu dalam mengasuh bayinya jika terus berlanjut dapat mempengaruhi terhadap perkembangan kognitif, emosional, sosial dan perilaku anak. Tujuan kegiatan pengabdian untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang herbal healing bath dalam menurunkan tingkat kecamasan pada ibu postpartum. Kegiatan pengabdian ini meliputi tahapan perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Jumlah peserta sebanyak 15 ibu postpartum di wilayah kerja Puskesmas Tanoyan. Setelah  dilakukan  intervensi terjadi  perubahan  yang signifikan  pada  tingkat  kecemasan  ibu  postpartum, sebanyak 73% ibu menunjukkan   penurunan   tingkat   kecemasan   ke   kategori   ringan, sedangkan  27% ibu  masih berada   pada   kategori   kecemasan   sedang. Perbedaan rata-rata skor pengetahuan peserta tentang herbal healing bath dalam menurunkan tingkat kecemasan pada ibu adalah 7,31.