Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Analisis Kesulitan Mahasiswa Pendidikan Matematika dalam Menyelesaikan Soal Limit Trigonometri Yosepha Patricia Wua Laja
Mosharafa: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 11, No 1 (2022)
Publisher : Institut Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (318.673 KB) | DOI: 10.31980/mosharafa.v11i1.1129

Abstract

AbstrakLimit trigonometri menjadi salah satu materi penting pada mata kuliah Kalkulus. Namun mahasiswa mengakui bahwa sub-bab materi ini sangatlah sulit, sekalipun mereka sudah mempelajarinya di bangku sekolah menengah. Solusi yang ditawarkan adalah menganalisis kesulitan apa saja yang dialami mahasiswa. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan kesulitan-kesulitan mahasiswa dalam menyelesaikan soal limit trigonometri dan penyebab kesulitannya. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian yaitu mahasiswa pendidikan matematika yang berjumlah 30 mahasiswa, kemudian dianalisis tiga jawaban mahasiswa yang mewakili kesalahan yang paling banyak dilakukan oleh mahasiswa. Instrumen penelitian yang digunakan adalah soal tes sebanyak dua nomor tentang limit trigonometri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan yang ditemui pada penelitian ini adalah kesalahan konsep, kesalahan operasi dan kesalahan prinsip.   Analysis of the Difficulties of Mathematics Education Students in Solving Trigonometric Limit Problems AbstractLimit trigonometry is one of the important materials in Calculus courses. However, students admit that this sub-chapter of material is very difficult, even though they have studied it in high school. The solution offered is to analyze what difficulties are experienced by students. Therefore, the purpose of this study is to describe the difficulties of students in solving trigonometric limits and the causes of the difficulties. The research method used in this research is descriptive qualitative research. The research subjects were 30 students of mathematics education, then analyzed the three student answers that represented the most mistakes made by students. The research instrument used was a two-number test question about the limits of trigonometry. The results showed that the errors encountered in this study were conceptual errors, operating errors, and principle errors. 
Efektivitas Pengembangan Media Bahasa Pemrograman Open-Source dalam Penerapan Computational Thinking Mahasiswa Zulkaidah Nur Ahzan; Yosepha Patricia Wua Laja; Lailin Hijriani
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 7 No 2 (2023): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 7 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v7i2.2282

Abstract

Pendidikan di era 4.0 memberikan dampak dalam proses pembelajaran setelah sebelumnya hanya memanfaatkan media seadanya saja dari pengajar, dimana dengan perkembangan teknologi harus dapat memanfaatkan fasilitas internet dan dapat menunjang kompetensi mahasiswa secara teori dan praktek. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan mengembangkan media berbahasa pemrograman open-source dengan penerapan computational thinking. Oleh karena itu tujuan dari penelitian ini adalah untuk membuat media berbahasa pemrograman open-source dengan penerapan computational thinking dan untuk mengetahui efektivitas dari media yang dikembangkan terhadap hasil belajar mahasiswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode R & D serta penelitian eksperimental dengan subjek penelitian adalah mahasiswa Pendidikan Matematika Universitas Timor yang memrogram matakuliah Kalkulus Lanjut T.A. 2021/2022. Instrumen yang digunakan adalah lembar validasi ahli materi dan ahli media, angket respon mahasiswa, serta soal pre-test dan post-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan mendapatkan penilaian “sangat baik” dari ahli materi dan ahli media serta dari mahasiswa. Sebagai tambahan, terdapat peningkatan hasil tes mahasiswa sebesar 91,36 setelah diberikan perlakuan meskipun mahasiswa cenderung kurang mendapatkan penekanan pada tahap persevering. Kesimpulannya, media yang dikembangkan efektif dalam meningkatkan hasil belajar mahasiswa.
Analisis Kemampuan Berpikir Kritis Siswa SMP Ditinjau Dari Adversity Quotient Rosalinda Selan; Oktovianus Mamoh; Yosepha Patricia Wua Laja
Mandalika Mathematics and Educations Journal Vol 5 No 1 (2023): Edisi Juni
Publisher : FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The aim of this study is to describe the analysis of students’ critical thinking skills from the Adversity Quotient on the mathematical system of linear equations of two variables. The type of this study is qualitative descriptive. The subjects were 28 students of class VIIIA SMPS Mimbar Budi Manufui. The instruments used were test and subject interviews. Subject interview selected 3 students with details of students of the climber type 1 student of the camper type and quiter type students. The data analysis used were tests, interviews and documents. The results of this study indicate that the type climber students are capable fulfill all indicators of students’ critical thinking to interpret, to analyze, to evaluate and to explore. While the camper students type is able to interpret, to analyze, to evaluate but they can not infer. The other result shows that quitter students just can be interpret, analyze, but they can not evaluate and infer.
PENDAMPINGAN PEMILIHAN PROGRAM STUDI PERGURUAN TINGGI NEGERI PADA SISWA SMA Zulkaidah Nur Ahzan; Yosepha Patricia Wua Laja; Fitriani Fitriani
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 4 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i4.15724

Abstract

Abstrak: Pemilihan program studi yang tepat merupakan salah satu faktor yang dapat mendukung kelulusan siswa pada Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) dan Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN). Oleh karena itu dibutuhkan suatu kegiatan yang dapat menunjang kelulusan siswa. Tujuan pengabdian ini adalah untuk melakukan pendampingan pemilihan program studi perguruan tinggi negeri (PTN) pada 130 orang siswa kelas XII SMAN 2 Kefamenanu. Metode yang digunakan adalah dengan melakukan pendampingan. Tahapan kegiatan ini antara lain melakukan koordinasi dengan pihak sekolah, mengurus administrasi kegiatan seperti surat izin dan surat tugas, melaksanakan kegiatan, dan terakhir melakukan pelaporan. Berdasarkan hasil analisis angket pengetahuan awal dan akhir diperoleh bahwa terdapat peningkatan pengetahuan para siswa terkait kegiatan pengabdian ini, yaitu sebesar 21.34% dan juga terdapat perubahan dalam pemilihan program studi sebesar 4.61%. Kesimpulannya, setelah kegiatan pengabdian dilakukan sebagian besar peserta kegiatan telah memahami dengan baik mengenai hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pemilihan program studi pada PTN di Indonesia.Abstract: The selection of the right study program is one of factors that can support student success in the Joint Selection for State Higher Education Entrance (SBMPTN) and the National Selection for State University Entrance (SNMPTN) which are a series of college entrance tests. Therefore, we need an activity that can support student success. The objectives of this community service activity is to assist in the selection of state university study programs for 130 students of grade 12th of SMAN 2 Kefamenanu. The method used in this service is to provide assistance. The stages of this service activity include coordinating with the school, taking care of the administration of activities such as permit and assignment letters, carrying out service activity, and finally reporting. Based on the analysis of initial and final knowledge questionnare, it was found that there was an increase in students’ knowledge regarding this service activity, which was 21.34% and there was also a change in the selection of study programs by 4.61%. In conclusion, after the community service activity was carried out, most of the participants who were the students of grade 12th of SMAN 2 Kefamenanu had a good understanding of the things that needed to be considered in the selection of study programs at State University in Indonesia.
Pelatihan Charting dengan Microsoft Excel Sebagai Sarana Pembelajaran Matematika di SMP Kristen Kefamenanu Justin Eduardo Simarmata; Ferdinandus Mone; Yosepha Patricia Wua Laja; Hendrika Bete; Maria Naimnule; Juventianus Kenjam; Debora Chrisinta
Kreativasi : Journal of Community Empowerment Vol. 2 No. 2 (2023): Vol.2 No. 2, 2023 : September 2023
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/kreativasi.v2i2.28809

Abstract

Mathematics learning carried out at SMP Kristen Kefamenanu refers to a teacher-centered learning system. Microsoft Excel is one application that can be used as a medium for learning mathematics to make it easier for students to solve problems, especially those related to the presentation of graphs. SMP Kristen Kefamenanu has a Computer Laboratory which also has a Microsoft Excel application. The purpose of this service is to provide Charting training using Microsoft Excel as a means of mathematics learning tool to students in SMP Kristen Kefamenanu. The activity was carried out for two days, and during the course of the activity students showed enthusiasm and were able to follow directions during the activity. The results of feedback given by students on the answers to the satisfaction questionnaire showed that students gave categories of strongly agree and agree on 18 questions. This shows that the existence of PKM activities that have been carried out can help students better understand mathematics lessons delivered at school, as well as increase knowledge for students in using Microsoft Excel as a tool for mathematics learning.
Effectiveness of Using Koin Muatan Teaching Aids to Improve Numeracy Skills Deda, Yohanis Ndapa; Laja, Yosepha Patricia Wua; Talan, Nelciana
International Journal of Research in Education Vol 4, No 1 (2024): Issued in January 2024
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ijre.v4i1.16876

Abstract

Literacy Numeracy is currently one of the topics in learning mathematics. A person is said to have Numerical Literacy Ability to count, distinguish and process various data symbols, and perform basic mathematical operations to fix the problem. However, the problem that is always faced by students today is the lack of understanding of the basic concepts of mathematics, one of which is integer arithmetic operations, so it won't be easy to understand more abstract mathematical concepts. The low numeracy literacy ability is due to the learning process not applying the suitable model or media. Therefore, it is necessary to have appropriate learning media so that students understand concepts well and can improve Numerical Literacy skills. One of the proper media or teaching aids for learning integer arithmetic operations is Koin Muatan, made with paper as a base material that symbolizes positive and negative charges. The type of research used was experimental research, a one-group pretest-posttest design pre-experimental design on 21 SD GMIT 4 Kefamenanu students. Data collection techniques were observation, tests and documentation. At the same time, the data analysis technique used is descriptive statistical analysis, inferential analysis and N-Gain analysis. The t-test results are used to test the average value before and after being given treatment and whether there is a significant effect. Based on the results of the tests performed, the average pretest and posttest values were 43.51 and 70.79. An N-Gain test was carried out to determine the large increase in numeracy literacy skills so that an N-Gain value of 0.45 was included in the moderate category. This result proves an increase in numeracy literacy skills after students are given the learning treatment using the Koin Muatan teaching aids at SD GMIT 4 Kefamenanu.
PELATIHAN SOAL MATEMATIKA BERBASIS METODE DRILL PADA SISWA SMP NEGERI KOTA BARU KEFAMENANU NUSA TENGGARA TIMUR Ahsan, Zulkaidah Nur; Siahaan, Meiva Marthaulina Lestari; Handayani, Rika; Fitriani, Fitriani; Laja, Yosepha Patricia Wua
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 7 No. 2 (2023): Penguatan Layanan Publik dan Inovasi Masyarakat untuk Pertumbuhan Riil
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/diklatreview.v7i2.1475

Abstract

The outcomes of situation analysis in SMP Negeri Kota Baru Kefamenanu East of Nusa Tenggara is the low achievement of students' mathematics learning outcomes seen from the evaluation results of mathematics subjects in the last four semesters and low learning motivation based on the results of teacher interviews. Therefore, we need an activity that aims to conduct training on math problems for grade 9 students and increase student motivation in learning mathematics. The drill method is a method for giving problems repeatedly. This method is considered relevant to the purpose of community service activities. The stages of community service activities begin with giving a pre-test, giving training on math questions, giving a post-test, and ending with giving a questionnaire regarding student motivation. The result of the community service activity was that there was an increase in students' understanding in working on math problems seen from a comparison of the results of the pre-test (29.05%) and post-test (94.76%) and students were increasingly motivated in learning mathematics refer to the results of the questionnaire. Based on the evidence, it’s crystal clear that service community activity is useful for training students to solve non-routine math problem and motivating students to learn mathematics.
BLENDED LEARNING DALAM PERSEPSI MAHASISWA Hijriani, Lailin; Khairunnisa, Gusti Firda; Simarmata, Justin Eduardo; Laja, Yosepha Patricia Wua
P2M STKIP Siliwangi Vol 9 No 1 (2022): Volume 9 Nomor 1: Mei 2022
Publisher : IKIP Siliwangi Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22460/p2m.v9i1.3153

Abstract

Penelitian deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mendeskrisikan persepsi mahasiswa terkait perkuliahan secara Blended Learning. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar dampak pandemic Covid-19 terhadap pendidikan. Dikarenakan sektor pendidikan salah satu sector yang terdampak di masa pandemi ini. Wabah pandemic Covid-19 melumpuhkan semua aktivitas diberbagai bidang diseluruh negara, khususnya aktivitas dalam bidang pendidikan di perguruan tinggi Indonesia. Untuk menekan penyebaran virus Covid-19, pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk dilakukan pembelajaran secara daring. Namun, saat penerapan New Normal. Maka pemerintah mengizinkan untuk menerapkan perkuliahan secara online dan offline atau yang lebih dikenal dengan perkuliahan secara Blended Learning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan perkuliahan menggunakan metode pembelajaran blended learning efektif diterapkan dimasa pandemic. Penggunaan blended learning dapat membantu mahasiswa untuk dapat belajar secara mandiri serta bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan.Kata kunci: Blended Learning, Persepsi Mahasiswa
Pengembangan Bahan Ajar Berbasis Budaya Lokal Materi Segiempat dan Segitiga Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas VII SMP Negeri Noebesi Banu, Felicia Banu; Mamoh, Oktovianus; Wua Laja, Yosepha Patricia
MATH-EDU: Jurnal Ilmu Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 3 (2023): MATH-EDU: Jurnal Ilmu Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jipm.8.3.2023.295-308

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Bahan ajar berbasis budaya lokal materi Segiempat dan Segitiga untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas VII SMP Negeri Noebesi. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan, menggunakan model Plomp. Untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan bahan ajar berbasis budaya lokal, dilakukan pengumpulan data melalui validasi bahan ajar, observasi guru dan siswa, serta tes hasil belajar dan pengisian angket respon oleh siswa. Hasil analisis data yaitu: a) rata-rata hasil validasi bahan ajar oleh ahli materi sebesar 4,48 (kategori baik) dan validasi oleh ahli media sebesar 3,93 (kategori baik), menunjukkan bahan ajar berbasis budaya lokal memenuhi kriteria kevalidan; b) rata-rata Tingkat Kemampuan Guru mengelolah pembelajaran pada kedua pertemuan sebesar 4,18 (kategori baik), aktivitas siswa efektif sebesar 4,06(kategori baik), dan dan rata-rata total persentase respon siswa sebesar 92,95% (kategori sangat positif) menunjukkan bahan ajar berbasis budaya lokal memenuhi kriteria kepraktisan; c) hasil belajar siswa memenuhi ketuntasan klasikal sebesar 86,95%, menunjukkan bahan ajar berbasis budaya lokal memenuhi kriteria keefektifan. Kesimpulannya, bahan ajar berbasis budaya lokal yang dikembangkan dengan pendekatan etnomatematika ini valid, praktis, dan efektif.
Penerapan Model Pembelajaran Probing-Prompting Dalam Meningkatkan Kemampuan Kognitif Mahasiswa Berdasarkan Perbedaan Gender Hijriani, Lailin; Simarmata, Justin Eduardo; Laja, Yosepha Patricia Wua
MATH-EDU: Jurnal Ilmu Pendidikan Matematika Vol. 9 No. 1 (2024): Vol 9 No 1 (2024): MATH-EDU: Jurnal Ilmu Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jipm.9.1.2024.427-433

Abstract

Deskriptif kuantitatif dan deskripstif kualitatif merupakan metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini. Subjek penelitian berjumlah 22 orang. Subjek penelitian yang berjumlah 22 orang dilibatkan pada saat proses pembelajaran untuk melihat efektivitas penerapan model pembelajaran Probing-Prompting, sedangkan untuk melihat perbedaan kemampuan kognitif subjek penelitian berdasarkan gender, dipilih 6 orang subjek dari 22 orang subjek dengan teknik purposive sampling yaitu subjek yang memenuhi kriteria yang sesuai dengan kemampuan awal matematika terdiri dari 3 mahasiswa dan 3 mahasiswi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran Probing-Prompting efektif diterapkan dalam proses pembelajaran. Hal ini didasarkan pada pencapaian hasil belajar klasikal dengan rata-rata nilai sebesar 81,77 masuk dalam kategori baik, ketika proses pembelajaran berlangsung subjek penelitian mampu merespon dengan baik setiap pertanyaan yang diajukan oleh dosen. Selanjutnya untuk melihat perbedaan kemampuan kognitif berdasarkan perbedaan gender baik mahasiswa dan mahasiswi secara berturut-turut memperoleh rata-rata nilai sebesar 86,67 dan 98 masuk dalam kategori sangat baik. Kemampuan kognitif mahasiswa sampai pada level 5 yaitu mengevaluasi (C5) sedangkan kemampuan kognitif mahasiswi sampai pada level mencipta (C6). Dengan kata lain kemampuan kognitif mahasiswi lebih baik dibandingkan dengan kemampuan kognitif mahasiswa.