Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pelatihan Strategi dan Taktik Bermain Pada Tim Sepakbola Wanita Banjarbaru Arifin, Ramadhan; Nurdiansyah, Nurdiansyah; Warni, Herita; Mashud, Mashud; Amirudin, Akhmad; Rachman, Aryadi; Nata, Ananda Muhammad Fajar Kusuma; Mustaqim , Muhammad Rizal
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 4 (2025): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/ca5s4s19

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan taktik bermain, khususnya strategi menyerang, pada tim sepakbola wanita Kota Banjarbaru. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh lemahnya pemahaman strategi bermain pada tim sepak bola wanita Kota Banjarbaru, terutama dalam penerapan pola dan strategi menyerang yang efektif. Kondisi ini berdampak pada kurang optimalnya koordinasi tim dan efektivitas permainan di lapangan. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan taktik bermain, khususnya strategi menyerang, pada tim sepak bola wanita Kota Banjarbaru. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui pendekatan pelatihan terstruktur yang meliputi penyampaian teori strategi bermain, diskusi interaktif, demonstrasi pola serangan, serta simulasi pertandingan. Peserta kegiatan berjumlah 25 orang pemain sepakbola wanita yang aktif berlatih di bawah binaan pelatih daerah. Evaluasi dilakukan menggunakan tes pemahaman strategi bermain yang diberikan sebelum dan sesudah pelatihan (pre-test dan post-test). Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada kemampuan peserta. Nilai rata-rata tes awal sebesar 53,8 meningkat menjadi 87,8 pada tes akhir, atau terjadi peningkatan sekitar 63%. Sebanyak 92% peserta menunjukkan peningkatan pemahaman dan kemampuan menerapkan strategi menyerang dalam simulasi pertandingan. Strategy and Tactics Training for the Banjarbaru Women's Football Team Abstract This Community Service (PkM) activity was carried out with the aim of improving the understanding and skills of playing tactics, particularly attacking strategies, in the Banjarbaru City women's soccer team. This activity was motivated by the weak understanding of playing strategies in the Banjarbaru City women's soccer team, especially in the implementation of effective attacking patterns and strategies. This condition has an impact on suboptimal team coordination and game effectiveness on the field. Therefore, this Community Service (PkM) activity was carried out with the aim of improving the understanding and skills of playing tactics, particularly attacking strategies, in the Banjarbaru City women's soccer team. The method of implementation was carried out through a structured training approach that included the delivery of playing strategy theory, interactive discussions, demonstrations of attack patterns, and match simulations. The activity participants numbered 25 female soccer players who actively train under the guidance of local coaches. Evaluation was carried out using a test of understanding of playing strategies given before and after the training (pre-test and post-test). The results of the activity showed a significant increase in the participants' abilities. The average score of 53.8 in the initial test increased to 87.8 in the final test, or an increase of approximately 63%. As many as 92% of participants showed an increase in understanding and ability to apply attacking strategies in match simulations.
THE EFFECT OF LEG EXTENTION TRAINING ON THE LEG MUSCLE STRENGTH OF FOOTBALL PLAYERS AT SMA NEGERI 3 BANJARBARU Rachman, Aryadi; Ridha, Sahbana; Saputra, Deny Bagus; Erfandy, Wahyu
Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 7, No 2 (2024): Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/rjpo.v7i2.16038

Abstract

Leg muscle strength is an essential component in supporting the performance of soccer athletes, particularly in terms of speed and kicking power. Leg extension exercises are a form of resistance training focused on strengthening the quadriceps (front thigh muscles) by lifting weights with the legs while seated on a leg extension machine. The aim of this study is: to determine whether there is the effect of exercise on the leg extension leg muscle strength of soccer player SMAN 3 Banjarbaru. This research uses quantitative methods of pre-experimental. The study design used pretest and posttest in One Group. The population in this study is a soccer player of SMA 3 Banjarbaru of 20 people, then a sample total sampling technique or sample is saturated. The survey results revealed that leg extension exercise influences leg muscle strength in soccer players SMAN 3 Banjarbaru in accordance with the criteria of testing the value of Sig. (2-tailed) 0.000 <0.05. Leg extension exercise resulted in an increase in leg muscle strength in soccer players SMAN 3 Banjarbaru amounted to 15 440.
Program Edukasi Pencegahan Cedera Dan Self-Massage Olahraga Berbasis Lapangan Dalam Meningkatkan Kesiapan Pra-Kompetisi Atlet Sepak Bola Wanita Kota Banjarbaru Rachman, Aryadi; Arifin, Ramadhan; Mashud, Mashud; Warni, Herita; Nurdiansyah, Nurdiansyah; Amirudin, Akhamd; Candra, Hardyan; Putri, Meliyani; Haqqi, Muhammad Hafiz Ihsanul
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 3 (2026): September
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v11i3.6278

Abstract

Atlet sepak bola wanita memiliki risiko cedera yang lebih tinggi dibandingkan atlet pria, khususnya pada fase pra-kompetisi akibat peningkatan intensitas latihan yang tidak diimbangi dengan program pemulihan terstruktur. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesiapan fisik pra-kompetisi atlet sepak bola wanita Kota Banjarbaru melalui program edukasi pencegahan cedera berbasis stretching terstruktur dan self-myofascial release (SMR) menggunakan foam roller. Program dilaksanakan pada tanggal 4–31 Mei 2026, diawali tahap persiapan modul/SOP dan koordinasi mitra, dilanjutkan pelaksanaan lapangan dalam empat pertemuan (10, 17, 24, dan 31 Mei 2026) yang melibatkan 27 atlet. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test, sit and reach test, serta Visual Analog Scale (VAS), dianalisis dengan uji Paired Sample t-Test menggunakan desain one-group pretest-posttest. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman atlet dari rata-rata 9,74 menjadi 14,52 (p < 0,001), peningkatan fleksibilitas dari 9,59 cm menjadi 13,74 cm (p < 0,001), dan penurunan skor nyeri otot dari 5,70 menjadi 0,37 (p < 0,001). Seluruh variabel menunjukkan perbedaan signifikan (p < 0,05) dengan besaran efek (Cohen's d) yang besar. Program edukasi pencegahan cedera berbasis stretching dan self-myofascial release menunjukkan hasil positif dalam meningkatkan pengetahuan, fleksibilitas, dan menurunkan nyeri otot atlet sepak bola wanita sebagai bagian dari kesiapan pra-kompetisi, sekaligus berkontribusi pada pencapaian SDG 3 dan konteks kesetaraan akses layanan olahraga (SDG 5). Stretching and Self-Myofascial Release Based Injury Prevention Education for Female Football Athletes in Banjarbaru City Abstract Female soccer athletes face a higher injury risk than male athletes, particularly during the pre-competition phase due to increased training intensity without a structured recovery program. This community service program aimed to improve the pre-competition physical readiness of female soccer athletes in Banjarbaru City through an injury prevention education program based on structured stretching and self-myofascial release (SMR) using a foam roller. The program was conducted from May 4 to 31, 2026, beginning with module/SOP preparation and partner coordination, followed by field implementation across four sessions (May 10, 17, 24, and 31, 2026) involving 27 athletes. Evaluation used pre-test and post-test questionnaires, a sit and reach test, and the Visual Analog Scale (VAS), analyzed using a one-group pretest-posttest design with a Paired Sample t-Test. Results showed an increase in athletes' understanding from 9.74 to 14.52 (p < .001), an increase in flexibility from 9.59 cm to 13.74 cm (p < .001), and a decrease in muscle pain scores from 5.70 to 0.37 (p < .001). All variables showed significant differences (p < .05) with large effect sizes (Cohen's d). The injury prevention education program based on stretching and self-myofascial release showed positive effects on improving knowledge, flexibility, and reducing muscle soreness in female soccer athletes as part of pre-competition readiness, while also contributing to the achievement of SDG 3 and the broader context of equitable access to sport-support services (SDG 5).