Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pengaruh Latihan Side Jump Sprint terhadap Kelincahan Pemain Sepakbola Rachman, Aryadi; Ulfah, Amalia; Syarwani, Muhammad
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol 14 No 5 (2024): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v14i5.1953

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan side jump sprint terhadap kelincahan pada pemain sepakbola SMA Negeri 1 Daha Utara. Penelitian ini menggunakannya metode pra-eksperimental dengan rancangan penelitiannya yaitu Pretest dan Posttest dalam Satu Kelompok. Populasinya adalah pemain sepakbola SMA Negeri 1 Daha Utara yang berjumlah 20 0rang, dengan pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling/sampel jenuh yang mana keseluruhan populasi menjadi sampel penelitian. Instrumennya dalam mengambil data kelincahan dengan tes zig-zag run dan Analisis data yang digunakan berupa uji normalitas X1 dan X2, dengan uji kolmogorov-smirnov test, Uji chi Square, dan paired sample t test. Hasil penelitian diperoleh nilai thitung adalah sebesar 11.314 dengan Sig. (2-tailed) 0.000. Karena Sig. (2-tailed) 0.000<0.05 maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak, artinya peningkatan kelincahan pada pemain sepakbola SMA Negeri 1 Daha Utara sebelum dan sesudah diberikan latihan side jump sprint adalah tidak sama (berbeda). Kesimpulan penelitian ada pengaruh latihan side jump sprint terhadap kelincahan pemain sepakbola SMA Negeri 1 Daha Utara.
THE EFFECT OF LEG EXTENTION TRAINING ON THE LEG MUSCLE STRENGTH OF FOOTBALL PLAYERS AT SMA NEGERI 3 BANJARBARU Rachman, Aryadi; Ridha, Sahbana; Saputra, Deny Bagus; Erfandy, Wahyu
Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga Vol 7, No 2 (2024): Riyadhoh : Jurnal Pendidikan Olahraga
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/rjpo.v7i2.16038

Abstract

Leg muscle strength is an essential component in supporting the performance of soccer athletes, particularly in terms of speed and kicking power. Leg extension exercises are a form of resistance training focused on strengthening the quadriceps (front thigh muscles) by lifting weights with the legs while seated on a leg extension machine. The aim of this study is: to determine whether there is the effect of exercise on the leg extension leg muscle strength of soccer player SMAN 3 Banjarbaru. This research uses quantitative methods of pre-experimental. The study design used pretest and posttest in One Group. The population in this study is a soccer player of SMA 3 Banjarbaru of 20 people, then a sample total sampling technique or sample is saturated. The survey results revealed that leg extension exercise influences leg muscle strength in soccer players SMAN 3 Banjarbaru in accordance with the criteria of testing the value of Sig. (2-tailed) 0.000 <0.05. Leg extension exercise resulted in an increase in leg muscle strength in soccer players SMAN 3 Banjarbaru amounted to 15 440.
The Effect of Ladder Drill Side Right in Training on Increasing the Agility of the Futsal Team of SMKN 1 Kandangan Rachman, Aryadi; Ramadhan, Hafidz Mukti; Yannor, Lutfi
Journal Coaching Education Sports Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/2v771d91

Abstract

This study aims to determine the effect of ladder drill side right in training on improving agility in the futsal team of SMK Negeri 1 Kandangan. Pre-experimental was used as the research method and Pretest and Posttest in One Group as the research design. All 16 members of the SMK Negeri 1 Kandangan futsal team were the population of this study. Illinois Agility Run Test is an instrument used to measure agility. The results of the t-test analysis showed that after receiving ladder drill side right in training, the player's agility increased significantly, with the value of tcount = 15.96 which is greater than ttable = 2.13. In conclusion, the agility of the SMK Negeri 1 Kandangan futsal team increased due to ladder drill side right in training. Suggestions for coaches are to apply this form of training in a structured and disciplined manner.
PEMAHAMAN DAN TINDAKAN GURU PJOK TERHADAP PENANGANAN CEDERA DI SEKOLAH DASAR Abizar, Akhmad; Rachman, Aryadi; Arifin, Ramadhan
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v5i2.5473

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana tingkat pemahaman dan tindakan guru PJOK terhadap penanganan cedera di Sekolah Dasar se-Kecamatan Amuntai Tengah. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh guru PJOK yang tergabung dalam Kelompok Kerja Guru (KKG) PJOK Sekolah Dasar se-Kecamatan Amuntai Tengah, yang berjumlah 28 orang, menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner, yang disebarkan secara daring melalui Google Form (g-form). Hasil analisis data menunjukkan bahwa tingkat pemahaman guru terhadap penanganan cedera sebagian besar berada pada kategori sangat baik, yaitu sebanyak 22 orang (78,57%), kategori baik sebanyak 5 orang (17,86%), dan kategori sedang sebanyak 1 orang (3,57%). Sementara itu, untuk aspek tindakan terhadap penanganan cedera, hanya 2 orang guru (7,14%) yang berada dalam kategori sangat baik, 5 orang (17,86%) dalam kategori baik, 14 orang (50,00%) dalam kategori sedang, 5 orang (17,86%) dalam kategori kurang, dan 2 orang (7,14%) dalam kategori sangat kurang. Dari hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar guru PJOK di Sekolah Dasar se-Kecamatan Amuntai Tengah memiliki tingkat pemahaman yang sangat baik mengenai penanganan cedera. Namun, pada aspek tindakan nyata dalam penanganan cedera, masih diperlukan peningkatan kemampuan agar selaras dengan tingkat pemahaman yang sudah dimiliki.
Tingkat Power Otot Tungkai terhadap Kemampuan Shooting Pemain Sepakbola pada Sekolah Olahraga Barito Putera Banjarbaru Fauzi, Muhammad; Arifin, Ramadhan; Rachman, Aryadi
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/kejaora.v10i1.5107

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat power otot tungkai terhadap kemampuan shooting pemain sepak bola di Sekolah Olahraga Barito Putera Banjarbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif survei. Sampel dalam penelitian ini adalah 20 pemain sepak bola kelompok C usia 13-16 tahun pada sekolah Barito Putera. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah tes standing broad jump untuk mengukur power otot tungkai dan tes menendang bola ke sasaran atau shooting untuk mengukur kemampuan shooting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pemain (65%) berada dalam kategori "Buruk" dan "Sangat Buruk" dalam tes standing broad jump, dengan hanya 5% pemain yang masuk kategori "Baik". Dalam tes kemampuan shooting, 45% pemain berada dalam kategori "Sedang" dan 35% dalam kategori "Kurang", dengan hanya 10% yang mencapai kategori "Sangat Baik". Analisis statistik menunjukkan nilai korelasi Pearson sebesar 0.084 dengan signifikansi 0.726, yang berarti tidak ada hubungan signifikan antara power otot tungkai dan kemampuan shooting. Hasil ini mengindikasikan bahwa faktor lain seperti teknik menendang, koordinasi, dan pengalaman bermain lebih dominan dalam menentukan efektivitas shooting. Oleh karena itu, pelatih dan pemain harus lebih fokus pada pengembangan teknik dan strategi shooting, selain meningkatkan kekuatan fisik.
Persepsi Guru Pamong terhadap Kemampuan Mengajar Mahasiswa Asistensi Mengajar di SD dan SMP Se-Kota Banjarbaru Hidayat, Rahmat; Rakhman, Arie; Rachman, Aryadi
Jurnal Kesehatan Jasmani dan Olahraga (KEJAORA) Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Kejaora (Kesehatan Jasmani dan Olah Raga)
Publisher : Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi, Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/kejaora.v10i1.5143

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kegiatan asistensi mengajar yang harus diikuti oleh mahasiswa pendidikan jasmani, yang terdiri dari kegiatan akademik dan non-akademik disekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana instruktur pembimbing melihat pembukaan, penutupan, dan deskripsi keterampilan belajar mahasiswa asisten pengajar di program studi pendidikan jasmani FKIP ULM. Penulis menyelesaikan penelitian ini dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Dari perspektif objektif, penelitian ini termasuk dalam kategori penelitian deskriptif. Kuesioner didistribusikan sebagai bagian dari metode pengumpulan data. Teknik distribusi frekuensi, yang sering dikenal sebagai statistik deskriptif, digunakan dalam metode analisis data bersama dengan perhitungan persentase. 22 instruktur pembimbing dari sekolah dasar dan menengah pertama di Banjarbaru, tempat siswa memberikan bantuan pengajaran, menjadi sampel penelitian. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan persepsi guru pamong terhadap kemampuan mengajar mahasiswa asistensi mengajar pada kegiatan membuka pelajaran dengan persentase 60% berkategori “cukup”, pada kegiatan proses pembelajaran dengan persentase sebesar 51,5% berkategori “cukup”, dan pada kegiatan menutup pelajaran dengan persentase 56,3% berkategori “cukup”.
Pengaruh Latihan Side Jump Sprint terhadap Kelincahan Pemain Sepakbola Rachman, Aryadi; Ulfah, Amalia; Syarwani, Muhammad
JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA Vol. 14 No. 5 (2024): JURNAL PENDIDIKAN OLAHRAGA
Publisher : STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpo.v14i5.1953

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan side jump sprint terhadap kelincahan pada pemain sepakbola SMA Negeri 1 Daha Utara. Penelitian ini menggunakannya metode pra-eksperimental dengan rancangan penelitiannya yaitu Pretest dan Posttest dalam Satu Kelompok. Populasinya adalah pemain sepakbola SMA Negeri 1 Daha Utara yang berjumlah 20 0rang, dengan pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling/sampel jenuh yang mana keseluruhan populasi menjadi sampel penelitian. Instrumennya dalam mengambil data kelincahan dengan tes zig-zag run dan Analisis data yang digunakan berupa uji normalitas X1 dan X2, dengan uji kolmogorov-smirnov test, Uji chi Square, dan paired sample t test. Hasil penelitian diperoleh nilai thitung adalah sebesar 11.314 dengan Sig. (2-tailed) 0.000. Karena Sig. (2-tailed) 0.000<0.05 maka dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak, artinya peningkatan kelincahan pada pemain sepakbola SMA Negeri 1 Daha Utara sebelum dan sesudah diberikan latihan side jump sprint adalah tidak sama (berbeda). Kesimpulan penelitian ada pengaruh latihan side jump sprint terhadap kelincahan pemain sepakbola SMA Negeri 1 Daha Utara.
TINGKAT KEBUGARAN JASMANI RESIMEN MAHASISWA SURYANATA SATUAN 601 NAGARUNTING UNIVERSITAS LAMBUNG MANGKURAT Rizqi, Rizqi; Rachman, Aryadi; Indah, Eka Purnama
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 10 No. 01 (2024): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpor.v10i01.57833

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Tingkat Kebugaran Jasmani Resimen Mahasiswa Suryanata Satuan 601 Nagarunting Universitas Lambung Mangkurat. Penelitian ini menggunakan metode survei, sedangkan pengumpulan data menggunakan tes dan pengukuran. Sampel berjumlah 10 Resimen Mahasiswa yang telah mengikuti pendidikan dasar (DIKSAR) dan mahasiswa aktif. Instrumen penelitian menggunakan tes Kesamaptaan A yaitu lari 12 menit dan kesamaptaan B yang terdiri dari tes gantung angkat tubuh 60 detik (Pull Up), tes baring duduk (Sit Up) 60 detik, tes angkat tubuh (Push Up) 60 detik dan tes lari bolak balik angka delapan (Shuttle Run). Teknik analisa data adalah dengan menggunakan analisa deskriptif kuantitatif dengan persentase. Hasil penelitian menjelaskan bahwa tes kesamaptaan A dan B dinyatakan Cukup. Hasil menunjukan bahwa Resimen Mahasiswa Suryanata Satuan 601 Nagarunting Universitas Lambung Mangkurat dengan persentase, Sangat kurang 0%, Katogori kurang 30%, Kategori cukup 60%, Kategori baik 10%, Kategori sangat baik 0%. Kesimpulan bahwa kondisi fisik Anggota Resimen Mahasiswa dimasa sekarang dalam keadaan Cukup baik. Berdasarkan hasil penelitian disarankan perlu adanya peningkatan program latihan dan mengarah pada karakteristik Resimen Mahasiswa.
SURVEI KETERAMPILAN PASSING DAN DRIBBLING LATIHAN PADA PEMAIN SEPAKBOLA SSB HW MANDIANGIN U12 DI KABUPATEN BANJAR Muslim, Muslim; Arifin, Ramadhan; Rachman, Aryadi
Jurnal Pedagogik Olahraga Vol. 10 No. 01 (2024): Jurnal Pedagogik Olahraga
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpor.v10i01.59325

Abstract

Tujuan dari penelitian ingin mengetahui kemampuan passing dan dribbling pada pemain sepakbola SSB HW Mandiangin Di Kabupaten Banjar. Metode yang digunakan yaitu metode kuantitatif deskriptif dengan teknik pengambilan data secara observasi, tes dan pengukuran. Populasi yang akan diteliti yaitu pemain dari SSB HW Mandiangin di Kabupaten Banjar. Sampel dari penelitian ini atletnya berjumlah ada 15 orang. Tingkat tererampilan passing menunjukkan bahwa jumlah 3 orang pemain kategori sedang dengan hasil presentase sebesar 20%, kemudian 12 orang pemain termasuk kategori kurang dengan hasil presentase 80%. Tingkat keterampilan dribbling pemain menunjukan bahwa jumlah 2 orang pemain kategori baik dengan hasil persentase sebesar 13,3%, kemudian 9 orang pemain termasuk kategori sedang dengan hasil presentase sebesar 60%, kemudian 3 orang pemain termasuk kategori kurang dengan hasil presentase sebesar 20%, kemudian 1 pemain termasuk kategori sangat kurang dengan hasil presentase sebesar 6,7%. Kesimpulan tingkat keterampilan passing masuk dalam kategori kurang, karena rata-rata pemain kurang menguasai keakuratan passing mengarahkan bola ke target dengan hasil presentase tertinggi 80% dengan jumlah 15 orang pemain. Tingkat keterampilan dribbling dalam kategori sedang karena rata-rata pemain menggiring bola secara zig-zag melewati rintangan dengan hasil kecepatan yang sedang dengan hasil presentase tertinggi 60% dengan jumlah 15 orang pemain.
Identification of the Location, Type, and Causes of Fencers Injuries Based on Discipline Ulfah, Amalia; Rachman, Aryadi; Erliana, Mita
ACTIVE: Journal of Physical Education, Sport, Health and Recreation Vol. 13 No. 2 (2024)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/peshr.v13i2.2143

Abstract

This study aims to determine the location, type, and causes of fencers injuries based on discipline. The method used in this research is descriptive quantitative. The results showed that on epee fencers, injuries were often experienced at the location of the lower extremity of the thigh 100%, with the type of bruise injury 85.71% and the cause was from intrinsic factors due to wrong movement techniques 57.14%. On sabre  fancers, injuries are often experienced at the location of the lower extremity of the thigh 57.14%, with bruises, cramps, and abrasions 42.84% each and the cause is from intrinsic factors due to lack of warm-up 71.43%. On foil fencers, injuries are often experienced at the location of the lower extremities of the thighs 66.67%, with the types of bruises and cramps each 66.67% and the cause is from intrinsic factors due to lack of warm-up 50%. the conclusion of this study is that of all fencers, injuries are often experienced, namely at the location of the lower extremities of the thighs with the types of bruises and cramps caused by intrinsic factors, namely lack of warm-up. Degen fancers have a higher risk of injury than sabel and floret.