Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pengaruh Densitas dan Viskositas Biodiesel Campuran Jatropha–Sawit Terhadap Sudut Injeksi Wahyudi Wahyudi; Muhammad Nadjib; Adi Parmono
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i9.13502

Abstract

Pertumbuhan ekonomi dan bertambahnya jumlah penduduk berdampak pada peningkatan kebutuhan energi dari berbagai sektor. Bahan bakar fosil adalah sumber yang paling banyak digunakan namun tidak terbarukan. Perlunya sumber energi alternatif yang dapat diperbaharui sebagai pengganti bahan bakar fosil. Biodiesel merupakan bahan bakar alternatif pengganti minyak solar, dapat dihasilkan dari transesterifikasi minyak nabati atau lemak hewani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sifat fisik dan karakteristik injeksi bahan bakar. Bahan bakar yang digunakan adalah campuran biodiesel minyak jarak-sawit dan solar. Penelitian ini menggunakan variasi sampel bahan bakar B5, B10, B15 dan B20 serta solar murni sebagai pembanding. Hasil penelitian menunjukkan bahwa viskositas dan densitas mempengaruhi karakteristik injeksi bahan bakar. Semakin tinggi viskositasnya, semakin sempit sudut injeksi bahan bakarnya.
Pengaruh Densitas dan Viskositas terhadap Sudut Injeksi Biodiesel Jatropha-Jagung (1:4 dan 4:1) Wahyudi Wahyudi; Novi Caroko; Hanif Budi Sampurna
JMPM (Jurnal Material dan Proses Manufaktur) Vol 7, No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/jmpm.v7i2.20072

Abstract

Biodiesel has attracted attention as an alternative fuel in efforts to reduce emissions and dependence on fossil fuels. Among various potential sources for biodiesel production, jatropha and corn oil have stood out due to their availability and high yield potential. However, each has unique characteristics that affect their performance as fuels. Jatropha oil has relatively high viscosity, while corn oil is generally used as a food ingredient. This study aimed to explore the potential of combining jatropha and corn biodiesel in different proportions and its impact on fuel characteristics and diesel engine spray injection. Both types of oil were processed into biodiesel through esterification and transesterification processes. Subsequently, biodiesel mixtures were created in ratios of 1:4 and 4:1. Each mixture was then varied with diesel to produce B5, B10, B15, B20, B25, B30, B35, and B40. Each sample was tested for its physical properties such as density and viscosity, and injection spray angle. The results of this study indicated that the density and viscosity values of the 1:4 jatropha-corn biodiesel mixture were lower than those of the 4:1 jatropha-corn biodiesel mixture. There was a significant relationship between viscosity and density with the injection angle. The higher the density and viscosity, the narrower the injection angle.
PENINGKATAN KAPASITAS PRODUKSI PERAJIN BATIK TULIS HUNIAN TETAP PAGER JURANG CANGKRINGAN, SLEMAN, YOGYAKARTA Novi Caroko; Wahyudi Wahyudi; Ali Minanto; Eni Budiyati
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 5 (2023): martabe : jurnal pengabdian kepada masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i5.1816-1825

Abstract

Mitra pengabdian masyarakat ini adalah perajin batik Serat Merapi yang berdiri sejak tahun 2013. Proses identifikasi permasalahan yang ditemui dan dihadapi oleh mitra telah disepakati bersama terdapat dua masalah utama, yaitu aspek produksi dan aspek pemasaran. Secara umum tujuan dari program ini adalah peningkatan dan perbaikan usaha mitra dalam aspek produksi dan pemasaran. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan pemberdayaan masyarakat (participatory rural appraisal). Prosedur kerja kegiatan terdiri dari persiapan, sosialisasi, serta penyelesaian masalah mitra dalam aspek produksi, dan manajemen.Dilanjutkan dengan evaluasi bersama, serta terakhir pelaporan dan publikasi. Hasil pengabdian yang dilakukan untuk meningkatkan produktivitas batik tulis melalui penggunaan kompor listrik mampu meningkatkan antusiasme semua anggota kelompok batik tulis Serat Merapi. Penyuluhan dan demonstrasi alat mudah diikuti dan dipahami oleh semua anggota Serat Merapi. Hasil analisis biaya menunjukkan bahwa adanya penghematan dalam penggunaan kompor listrik dibandingkan dengan kompor minya tanah. Kebutuhan biaya dalam satu bulan untuk kompor listrik hanya sebesarRp 58.410,00 sedangkan untuk kompor minyak tanah sebesar Rp255.000,00. Selain itu, kelebihan yang ada pada kompor listrik adalahkemampuannya disesuaikan dengan daya listrik rumah produksi, terdapat pengatur suhu optimal lilin (malam), lilin lebih cepat mencair, dan kualitas lilin yang dihasilkan cukup baik. Hasil pengabdian yang dilakukan dapat dikatan berhasil, terutama karena memberikan tambahan pengetahuan dan penerapan teknologi pada kelompok batik tulis serat merapi.