Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Pengembangan Bahan Ajar Teks Cerita Pendek Berbasis Media Aplikasi Hot Potatoes Jclose Pada Mahasiswa Universitas Khairun Roni Kurniawan; Iwan Abdy; Dwi Widyastuti Nurharyanto
ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya Vol. 7 No. 1 (2024): ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/alfabeta.v7i1.1128

Abstract

Pembelajaran bahasa Indonesia merupakan bagian dari kurikulum 2013 yang menekankan pentingnya keseimbangan, kemampuan, sikap, pengetahuan dan keterampilan.Proses belajar mengajar merupakan suatu kegiatan interaktif antara guru dan siswa.Salah satu penerapan teknologi pembelajaran yang banyak dibicarakan di kalangan peneliti, pendidik (guru), dan pemerhati pendidikan adalah penggunaan aplikasi Hot Potatoes Jclose. Metode penelitian yang digunakan adalah pengembangan, jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah R&D (Research and Development) dengan menggunakan model 4D yaitu Define, Design, Develop, dan Dissemination.It's development. Melaksanakan).Jenis data yang dikumpulkan meliputi data kualitatif dan kuantitatif. Hasil Penelitian yang diperoleh bahwa buku ajar teks cerita pendek berbasis Hot Pottaoes Jclose 86 % layak digunakan sebagai media Pembelajaran. Berdasarkan hasil verifikasi ahli bahan ajar dan ahli bahasa, kesesuaian media Jclose Hot Potatoes untuk pengajaran teks cerita pendek pada mahasiswa PGSD Universitas Kairun sangat layak dan dapat digunakan sebagai media dalam proses pembelajaran
Motivasi Belajar Meningkatkan Motivasi Belajar Menggunakan Student Teams Achievement Divisions Pembelajaran IPA Kelas IV SDN 48 Ternate Iwan Abdy; Andi Rahmadani; Dwi Widyastuti Nurharyanto
JURNAL ARMADA PENDIDIKAN Vol 3 No 3 (2025): JURNAL ARMADA PENDIDIKAN
Publisher : Kilau Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60041/jap.v3i3.205

Abstract

The research aims to determine the improvement of student learning motivation at SDN 48 Ternate in science subjects through the application of the Student Teams Achievement Divisions (STAD) model. The research design is classroom action research with the subjects being 22 students from the fourth grade of SDN 48 Ternate for the 2024/2025 academic year. This research was conducted in two cycles. Observation and Testing are the two main approaches to data collection. Student learning motivation consists of: the frequency of questions asked by students, student attention, student cooperation in groups, and the increase in learning resources utilized by students. In the pre-cycle, the average was 28.41%, in Cycle I the average was 44.32%, while in Cycle II the average reached 75%. From these results, it can be concluded that student motivation increased by 15.91% in Cycle I. The increase in student learning motivation in cycle II is greater than in cycle I by 30.68%, this indicates that the indicator of increased student learning motivation has been achieved. It can be concluded that the STAD method of learning has a positive effect and can enhance student learning motivation in science education.
Analisis Kemampuan Penyusunan Modul Ajar Mahasiswa Calon Guru dalam Implementasi Kurikulum Merdeka Dwi Widyastuti Nurharyanto; Suhardi Abdullah; M. Irfan Hasanuddin; M. Imran Hasanuddin
Journal of Education Research Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v7i1.2984

Abstract

Penyusunan modul ajar dalam implementasi kurikulum merdeka penting untuk mahasiswa kependidikan sebagai calon guru di masa depan. Modul ajar sebagai wujud perencanaan pembelajaran memiliki beberapa perbedaan komponen dengan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) pada kurikulum sebelumnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat kemampuan mahasiswa dalam menyusun modul ajar. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif berbasis produk dengan subyek penelitian mahasiswa PGSD semester IV, FKIP, Universitas Khairun. Sebanyak 30 mahasiswa membuat modul ajar dan dianalisis berdasarkan acuan pembuatan modul ajar kurikulum merdeka. Modul ajar terdiri dari tiga komponen yaitu informasi umum, komponen inti dan lampiran. Dari 17 komponen terdapat 5 komponen modul ajar yang mendapatkan kategori kurang sesuai, sementara untuk 12 komponen yang lain berada pada kategori sesuai dan sangat sesuai. Lima komponen turunan yang mendapatkan kategori kurang sesuai dengan rata-rata skor yang diperoleh adalah 3. Komponen tersebut adalah kompetensi awal, asesmen, lembar kerja peserta didik, pengayaan dan remedial serta bahan bacaan untuk peserta didik. Secara umum, kemampuan mahasiswa dalam penyunan modul ajar cukup baik. Langkah preventif dapat dilakukan untuk meminimalkan kesalahan mahasiswa apabila nanti menjadi guru dengan pelatihan pembuatan modul ajar pada mata kuliah yang berkaitan dan kegiatan tambahan lainnya seperti pelatihan, focus group discussion, dan juga program magang.
ANALISIS PEMAHAMAN MATEMATIKA DASAR MAHASISWA PGSD Dwi Widyastuti Nurharyanto; Iwan Abdy
MUST: Journal of Mathematics Education, Science and Technology Vol 10 No 1 (2025): JULY
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/must.v10i1.27106

Abstract

This research is research conducted to measure the extent to which students of the Primary School Teacher Education Study Program as prospective teachers are able to understand the basics of mathematics. These basic mathematics skills support career development as a teacher in the future. This research is a type of descriptive research with qualitative analysis. By giving a basic mathematics skills test at the start of learning, lecturers can find out which material requires in-depth study. The instrument used is a test instrument consisting of forty questions. The questions cover four main subjects, namely addition and subtraction, multiplication and division, LCM and FPB, and fractional numbers. The results of the tests given showed that the basic mathematics abilities of 36 students were seven students in the good category, 17 students in the sufficient category, and 12 students in the poor category. The material that is least mastered is the KPK and FPB material and fractional numbers. Based on these results, material strengthening can be focused on these two material categories. This research also includes a diagnostic test to create more ideal learning conditions because it can be adjusted to suit needs.