Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Maharah

TANTANGAN MENULIS ARTIKEL UNTUK PUBLIKASI ILMIAH: PERSEPSI MAHASISWA MAGISTER PAI PASCASARJANA UIN MATARAM Ribahan Ribahan; Deddy Ramdhani
Maharah: Journal of Islamic Education Teaching and Learning Vol. 1 No. 1 (2024): Juli-Desember
Publisher : Pascasarjana UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/maharah.v1i1.30

Abstract

This study aimed to explore the perceptions of students of the Islamic Religious Education (PAI) Postgraduate Program of UIN Mataram regarding the challenges they face in writing articles for scientific publications, which include academic writing and language skills. The method used in this research was survey. The data collection technique used a questionnaire distributed to students of the Postgraduate Master of Islamic Education study program to obtain information about the challenges faced in both aspects. The collected data were then analyzed using descriptive statistical techniques which resulted in mean values and standard deviations. The research findings showed that students experience various obstacles in scientific publications, from formulating titles to compiling discussions. The main challenges included the preparation of the introduction, presentation of data, creation of complex sentences, use of grammar, and selection of academic vocabulary. An intensive and sustainable academic writing training program is needed, accompanied by comprehensive coaching, feedback, and mentoring.
Mendidik dengan Adil: Kesetaraan Gender sebagai Pilar Pendidikan Islam yang Berkemajuan Nurul Khatimah; Deddy Ramdhani
Maharah: Journal of Islamic Education Teaching and Learning Vol. 2 No. 1 (2025): Juli-Desember
Publisher : Pascasarjana UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/maharah.v2i1.95

Abstract

Kesetaraan gender merupakan nilai fundamental dalam Islam yang menegaskan hak dan kewajiban laki-laki dan perempuan sama dalam pendidikan. Namun, dalam praktiknya, ketidakadilan gender, terutama terhadap perempuan, masih terjadi akibat budaya patriarki dan stereotip negatif di masyarakat. Penelitian ini menganalisis bagaimana prinsip kesetaraan gender dapat diinternalisasikan dalam kurikulum dan metode pembelajaran di lembaga pendidikan Islam serta mengidentifikasi tantangan implementasinya, khususnya di masyarakat tradisional. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka dengan pendekatan kualitatif deskriptif, mengumpulkan data dari buku, jurnal, dokumen kebijakan, serta ayat Al-Qur’an dan hadis terkait. Analisis content analysis mengungkapkan bahwa Islam mengajarkan keadilan dan kesetaraan gender secara tegas, baik secara spiritual maupun sosial. Pendidikan Islam yang inklusif dan responsif gender mampu mengatasi hambatan budaya dan diskriminasi serta memberdayakan peserta didik mencapai potensi terbaik. Namun, budaya patriarki, norma sosial tradisional, dan kurangnya pemahaman nilai keadilan gender masih menjadi kendala utama. Oleh karena itu, diperlukan integrasi nilai kesetaraan gender secara sistematis dalam kurikulum, metode pembelajaran, dan kebijakan pendidikan Islam. Penelitian ini diharapkan menjadi rujukan bagi pendidik dan pembuat kebijakan dalam mengembangkan pendidikan Islam yang inklusif dan bebas diskriminasi gender.
Transformasi Pendidikan Islam di Era Kurikulum Merdeka: Integrasi Nilai Keislaman dan Pendekatan Pedagogis Abad ke-21 Syamsul Hadi; Deddy Ramdhani
Maharah: Journal of Islamic Education Teaching and Learning Vol. 2 No. 1 (2025): Juli-Desember
Publisher : Pascasarjana UIN Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/maharah.v2i1.96

Abstract

Transformasi pendidikan Islam di Indonesia semakin berkembang seiring implementasi Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran holistik, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik. Kurikulum ini menjadi instrumen penting dalam mengintegrasikan nilai-nilai keislaman dengan kompetensi abad ke-21 seperti kreativitas, kolaborasi, komunikasi, dan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di madrasah serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam proses transformasi tersebut. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan, meliputi analisis deskriptif terhadap berbagai sumber primer dan sekunder yang relevan, kemudian dilakukan sintesis tematik untuk memperoleh temuan konseptual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Kurikulum Merdeka berkontribusi signifikan terhadap penguatan karakter, moderasi beragama, dan internalisasi nilai-nilai Islam pada peserta didik. Namun demikian, masih terdapat kendala pada aspek kesiapan guru, keterbatasan sarana pembelajaran, serta adaptasi kurikulum di tingkat madrasah. Penelitian ini menyimpulkan perlunya peningkatan kompetensi pedagogis guru, pengembangan perangkat ajar berbasis nilai Islam, dan penelitian lanjutan mengenai penerapan model pembelajaran proyek yang kontekstual guna mendukung keberhasilan Kurikulum Merdeka di madrasah.