Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN METODE LANGSUNG (DIRECT METHOD) DALAM PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DI PONDOK PESANTREN TA’MIRUL ISLAM SURAKARTA Hakimuddin Salim; Muh. Nur Rochim Maksum; Deddy Ramdhani; Aimmatul Hanifah Hanifah Rosyidamalna
Iseedu: Journal of Islamic Educational Thoughts and Practices Vol 5, No 2 (2021): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/iseedu.v5i2.17800

Abstract

This study aims to determine how the Direct Method is applied in learning Arabic at the Ta'mirul Islamic Islamic Boarding School in Surakarta and also the factors that support its success. There is a problem behind the researchers because the Ta'mirul Islam Islamic Boarding School has been designed to use Arabic and English as a language to communicate, practice speaking skills without using the mother tongue, and also the importance of using methods in learning, especially in the use of the Direct Method. This study uses a qualitative method with a descriptive type of research that is by observing a phenomenon to understand a symptom. This study uses the theory of Miles and Huberman, namely data analysis in 3 ways, namely: data reduction, data presentation, and conclusions. The data obtained by the researcher is by means of observation, interviews, and documentation. The results of the research that have been obtained are the application of the Direct Method (Direct Method) in learning Arabic starting from the making of the syllabus, I'dadu tadris, the process of implementing learning, and also evaluating verbally and in writing at the end of learning. The supporting factors are Factors located in the cottage environment, Arabic language teaching teachers, the selection of learning methods and media, supporting facilities and infrastructure, interest in students and motivation given by teachers, additional extracurricular activities in the cottage.
POLA PEMBELAJARAN JARAK JAUH PADA PELAJARAN BAHASA ARAB DI SMP MUHAMMADIYAH 8 KEBAKKRAMAT Ismail Lutfiriyanto; Hakimuddin Salim; Nurul Latifatul Inayati
Iseedu: Journal of Islamic Educational Thoughts and Practices Vol 5, No 2 (2021): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/iseedu.v5i2.17804

Abstract

The Indonesian education system that has changed since the Covid-19 outbreak has caused changes in today's educational life. One of the problems that stand out is the inadequacy of distance learning which is currently being felt by the world of education in Indonesia. This distance learning teacher is required to prepare to learn as well and as creatively as possible in providing material. This distance learning process does not only involve teachers and students but also parents are required to be involved in this distance learning process.This study aims (1) to describe the pattern of distance learning towards Arabic lessons at SMP Muhammadiyah 8 Kebakkramat (2) to identify the obstacles found during the pattern being applied to distance learning at SMP Muhammadiyah 8 KebakkramatThis study uses a qualitative descriptive approach, the research subjects are Arabic Language Teacher, Deputy Head of Curriculum, and researchers also conducted research on several students in each class at SMP Muhammadiyah 8 Kebakkramat. The data collection method used in this research is the observation method, the interview method, and the documentation method. Data analysis in this study is qualitative data analysis.The results showed that (1) The pattern of distance learning in Arabic subjects at SMP Muhammadiyah 8 Kebakkramat was carried out remotely using an online learning model. Learning to use applications, namely social media Whatsapp (2) The obstacles that greatly affect the distance learning process at SMP Muhammadiyah 8 Kebakkramat for Arabic subjects are network difficulties and the absence of internet quota.
Nilai Pendidikan Profetik dalam Buku Al-Azkar An-Nawawi Muhammad Rifki Sofa Izurrohman; Mohammad Zakki Azani; Hakimuddin Salim
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 10 No 2 (2023): Juni
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/modeling.v10i2.1747

Abstract

Moral manusia yang kita temui belakangan ini mulai mengkikis dari mulianya akhlaq al-karimah, terlebih pada manusia yang berstatus peserta didik, kemunduran moral yang mencolok ini dikarenakan minimnya pengetahuan yang tertanam dalam diri mereka. Minimnya mereka juga tidak dapat dipojokkan atau disalahakan, westernisasi-lah yang sangat mempengaruhi peradaban sekarang, ­media sosial yang marak dan dapat ditemukan di setiap mata memandang memiliki peran aktif dan berpengaruh besar terhadap kemunduran moral ini. Salah satu cara dengan mendalami ajaran Nabi Muhammad yang tertuang dalam karya-karya ulama Islam dengan model Tematik akan lebih memudahkan para peserta didik dalam memperbaiki kepribadiannya. Pendidikan profetik bertujuan memperbaiki moral dan peradaban manusia pada akhir zaman ini, yang pada akhirnya para manusia dapat menerapkan nilai-nilai pada pendidikan profetik.
PEMBINAAN KARAKTER SISWA MELALUI PROGRAM TADARUS AL-QUR’AN Yeni Muyasyaroh; Hakimuddin Salim
PAI RAFAH Vol 5 No 4 (2023): Jurnal PAI Raden Fatah
Publisher : Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Ilmu Tarbiyah Dan Keguruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/pairf.v5i4.19792

Abstract

This research aims to describe the character development of students through the Al-Qur'an tadarus program along with supporting and inhibiting factors. At the beginning of the observation at MTs Negeri 4 Sragen there was a Al-Qur'an tadarus program carried out in class, leading this activity was the teacher who taught starting from a predetermined letter. This Tadarus Al-Qur'an is carried out from Monday to Saturday together in each class, directed by the teacher before the start of the lesson. In carrying out reading the Koran, there are students who have not focused on reading, talk to their classmates, some are busy themselves, and so on. This research uses qualitative research with a descriptive phenomenological approach. The data sources obtained were the head of the curriculum, Qur'an hadith teachers, and moral aqidah teachers. Data analysis techniques use data reduction (investigating data), data display (data presentation), and data verification (drawing conclusions). validity of research data using source triangulation and technical triangulation. The process of developing student character through the Al-Qur'an tadarus program at MTs Negeri 4 Sragen has been going well, it can be seen from the habituation carried out by the school, including Al-Qur'an tadarus which can foster a personality that likes reading and discipline. Every morning at MTs Negeri 4 Sragen, they carry out Al-Qur'an tadarus activities before the start of lessons. Judging from some children today, reading the Al-Qur'an is not as good as makhroj and tajwid, but there are some children who are quite good at reading it. This is driven by the children themselves who stay at home playing on their cell phones more than reading the Koran with self-awareness and discipline. Therefore, schools organize Al-Qur'an reading activities to help students develop character by encouraging them to read the Al-Qur'an regularly and have the ability to read when they graduate.
Peran Pendidikan Agama Islam (PAI) Dalam Menjaga Kesehatan Mental Siswa di SMP Negeri 2 Wonogiri Yahsyalloh Al Mansyur; Hakimuddin Salim
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 001 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Article In Progress Special Issue 20
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i001.5573

Abstract

Kesehatan mental mengacu pada kondisi seseorang yang terbebas dari segala bentuk gangguan mental. Kesehatan mental pada peserta didik perlu diperhatikan karena berkaitan dengan permasalahan yang terjadi pada siswa. Kesehatan mental terbagi atas 3 (tiga) komponen yaitu: mental, emosional dan spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam menjaga kesehatan mental siswa di SMP Negeri 2 Wonogiri. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif fenomenologi dengan kelengkapan pengumpulan data, reduksi data, memilah data menyimpulkan serta menyajikan hasil penelitian. Pengumpulan data diperoleh melalui observasi, dokumentasi dan wawancara mendalam (in-depth interview). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang diajarkan di sekolah mampu mengoptimalkan potensi dan kemampuan siswa dalam menjaga kesehatan mentalnya. Pembinaan kesehatan mental pada siswa di SMP Negeri 2 Wonogiri dapat diketahui melalui usaha yang dilakukan guru Pendidikan Agama Islam dengan tujuan terbentuknya akhlak mulia yaitu menciptakan suasana sekolah yang religius, memberikan teladan yang baik, bekerja sama dengan orang tua/ wali murid, saling memberikan nasehat, membiasakan siswa untuk taat beribadah
Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Mendidik Karakter Disiplin Peserta Didik di SMP Negeri 3 Purwodadi Tanzillal Ula Briliantara; Hakimuddin Salim
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 2 Mei (2024): Didaktika Jurnal Kependidikan
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.607

Abstract

Menciptakan kedisiplinan yang baik diawali dengan mengelola diri sendiri, khususnya bagi para pelajar. Ketidakdisiplinan siswa berdampak kepada jalannya pembelajaran yangsangat megganggu, sehingga perlu perannya guru untuk menanganinya. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi keterkaitan Guru Pendidikan Agama Islam dalam mengembangkan karakter disiplin peserta didik serta menganalisis faktor-faktor yang mendukung dan menghambat yang mempebgaruhi peran Guru Pendidikan Agama Islam saat membina perilaku disiplin di SMP Negeri 3 Purwodadi. Metode Penelitian yang dipakai adalah studi lapangan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Subjek yang terlibat yaitu Kepala Sekolah, Guru pendidikan agama Islam dan peserta didik. Adapun dalam pengumpulan data, peneliti memanfaatkan tiga metode pengumpulan data yakni, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Temuan dari penelitian ini mencakup, 1) guru memegang peranan penting untuk membina karakter kedisiplinan peserta didik dilaksanakan dengan memberlakukan hukuman untuk peserta didik yang terlambat saat kegiatan belajar mengajar berlangsung, memberi hukuman untuk peserta didik yang tidak taat aturan, meningkatkan karakter disiplin peserta didik dengan aktivitas pengawasan ibadah siswa di sekolah. 2) Faktor yang mempengaruhi antara lain; faktor yang mendukung asalnya dari bantuan organisasi sekolah dan faktor yang menghambat yakni; lingkungan keluarga, sarana prasarana yang telah tersedia disekolah, dan kesadaran masing-masing peserta didik mengenai pendidikan karakter disiplin.
Terminologi Evaluasi Pendidikan Dalam Surat Al-‘Ankabu>t Ayat 2-3 dan Al-Zalzalah Ayat 7-8 (Studi Komparasi Tafsir Al-Qura>n Al-‘Az}im Karya Ibnu Kas\i>r dan Tafsir Al-Azha>r Karya Buya Hamka) Inggriani Putri, Rachma Meilia; Salim, Hakimuddin; Azani, Mohammad Zakki
MODELING: Jurnal Program Studi PGMI Vol 10 No 3 (2023): September
Publisher : Program Studi PGMI Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Nahdlatul Ulama Al Hikmah Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69896/modeling.v10i3.1936

Abstract

Evaluation is a very important part of measuring the success of the learning process. The purpose of holding a learning assessment is to understand the extent to which students have experienced development or progress in three dimensions, namely cognitive, affective and psychomotor. The evaluation carried out by teachers when viewed from the fact that the world of education carried out by teachers that often occurs is not true. For example, when educators give exam questions to their students, but the questions given are not all in accordance with the material that educators have delivered to their students in the classroom during learning. This can result in low student learning outcomes. This study aims to provide an analysis of the principles of evaluation and types of evaluation in Sura Al-'Ankabut verses 2-3 and Sura Al-Zalzalah verses 7-8, as well as their relevance in education today. To obtain valid data, researchers use a qualitative paradigm with a muqaran interpretation approach, data collection techniques using documentation (document studies) with descriptive-analytical data analysis. The principles of evaluation in these two letters can be concluded including 1) The Hadaf Principle 2) the Al-kamal principle 3) the istimrar principle 4) the maudhuiyyah principle 5) the alfariq principle, and 6) the 'adula principle. The type of evaluation contained in these two surahs is the first that the evaluation carried out includes all the use of the force that in man begins to produce a work or deed. The two types of evaluation used are evaluations to test human abilities against various aspects of life problems experienced by humans.
Studi Komparasi Tafsir Al-Qur’anul Azhim dan Al-Azhar Terhadap Surah Luqman Ayat 12-14 (Peran Ayah dalam Pendidikan Karakter Anak) Wakhidia Rahmatu A; Syamsul Hidayat; Hakimuddin Salim
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v10i2.854

Abstract

Keluarga merupakan lingkungan pertama kali yang memberikan pengaruh terhadap perilaku anak. Setiap anggota keluarga mempunyai peran penting terutama peran ayah dan ibu. Lingkungan sangat besar pengaruhnya sebagai stimulus dalam perkembangan anak. Orang tua mempunyai peranan yang sangat besar dalam pembentukan karakter anak. Sosok seorang ayah di Indonesia khususnya, identik sebagai pencari nafkah dalam keluarga. Sedangkan ibu adalah pendidik anak di dalam rumah, maka tak heran jika orang terdekat bagi sebagian anak adalah ibu. Tetapi ternyata dalam islam, hubungan antara ayah dan anak sangat penting, bukan hanya sebagai pencari nafkah tetapi ayah juga menjadi sosok pendidik didalam rumah bahkan didalam al-Qur’an sendiri setidaknya ada 14 dialog antara ayah dan anak yang mengisyaratkan pentingnya peran ayah dalam membentuk karakter anak. Maka menarik bagi penulis untuk meneliti tentang konsep pendidikan karakter dalam sebuah tesis yang berjudul “Studi Komparasi Tafsir al-Qur’anul Azhim dan Al-Azhar Terhadap Surah Luqman Ayat 12-14 (Peran Ayah Dalam Pendidikan Karakter Anak).” Penelitian ini menggunakan paradigma kualitatif. Adapun jenis penelitian yang dilakukan adalah studi pustaka. Karena obyek utama dalam penelitian ini adalah ayat-ayat al-Qur’an, maka metode penelitian yang digunakan adalah metode tafsir muqarin atau komparatif. Teknik dalam mengumpulkan data sebagai bahan penelitian dengan menggunakan teknik dokumentasi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan teknik analisis isi/kajian isi. Pada penelitian, ini uji kredibilitas yang digunakan peneliti adalah triangulasi. Hasil penafsiran peran ayah dalam pendidikan karakter anak menurut prespektif Tafsir al-Qur’anul Azhim karya Ibnu Katsir dan Tafsir Al-Azhar karya Buya Hamka dalam menafsirkan surah Luqman ayat 12-14, adalah : Dalam surah Luqman ayat 12, peran ayah terhadap pendidikan karakter anak adalah sebagai orang yang berilmu pengetahuan (alim). Pada ayat 13 peran ayah terhadap pendidikan karakter anaknya adalah sebagai mauizah yaitu memberikan nasehat-nasehat yang baik kepada anaknya tentang kebaikan dan menanamkan tauhid yang benar kepada anaknya. Beribadah hanya kepada Allah dan tidak mensyirikannya dengan sesuatu apapun. Pada ayat 14 peran ayah ialah sebagai ta’dib yaitu mengajarkan adab yang baik kepada anak berupa bagaimana cara memperlakukan orang tua dengan sebaik-baiknya.
Konsep Fitrah Based Education Pada Pendidikan Anak Usia Dini Qoni’ah Al Munasiroh; Syamsul Hidayat; Hakimuddin Salim
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v10i2.856

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsep fitrah based education pada pendidikan anak usia dini. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode library research dengan jenis penelitian kualitatif non interaktif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik dokumentasi, instrumen penelitian menggunakan human instrument. Analisis data yang digunakan yakni analisis deskriptif dan analisis isi (Content Analysys). Langkah penelitian dalam library research ini antara lain: (1) Pemilihan topik, (2) Mengeksplorasi informasi, (3) Menentukan fokus penelitian, (4) Pengumpulan sumber data, (5) Persiapan penyajian data, (6) Penyusunan laporan. Berdasarkan hasil penelitian konsep fitrah based education pada pendidikan anak usia dini dimulai dengan langkah yaitu tazkiyatunnafsi dan menyatukan visi misi keluarga. Rancangan kegiatan yang dilakukan kepada anak dituangkan ke dalam framework FBE dengan metode dan subyek secara khusus. Sebagai orang tua atau pendidik memiliki khusus kegiatan bagi anak dengan jurnal kegiatan.
Use of ICT (Information and Communication Technology) in Improving the Quality of Learning in Early Childhood Rubiatin; Hakimuddin Salim; Muhammad Wildan Shihab
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 7 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v7i3.1075

Abstract

Utilization of ICT in learning is the teacher's effort to provide interesting and enjoyable learning.  In early childhood, fun activities are needed to attract their interest in learning. Early age is a golden age during a child's development, this period is a phase where the child's growth develops very rapidly. Within this age range, education determines the child's next stage of development. The aim of this research is to determine the use of ICT as a learning medium for early childhood, where ICT is an interesting and enjoyable alternative learning medium that is of interest to children at Aisyiyah Bustanul Athfal II Kindergarten, Kupang City. This research uses qualitative research with case study design. This research focuses on the use of ICT as a learning medium at Aisyiyah Bustanul Athfal II Kindergarten, Kupang City. The findings from this research show that Aisyiyah Bustanul Athfal II Kindergarten students are very happy with the use of ICT as a learning medium, but the obstacle faced by schools is that there are some teachers who are not yet able to use ICT, but this obstacle can be minimized with the help of other teachers when learning.
Co-Authors Abdul Latif Abdulhakim, Luqman Adzhar Hilman Tsani Aimmatul Hanifah Hanifah Rosyidamalna Aini, Nisrina Huwaida Qurrottu Al Falaq, Hafidah Faris Al Mansyur, Yahsyalloh Al Mubarok, Fahmi Ulum Amaliah, Nisa Amanina, Nilna Andri Nirwana AN Anggraini, Fadhilla Nangroe Apriliano, Moza Azizah, Ika Fatimatun Azizah, Mufidatul Azzahroh, Husna Syifa' Bachtiar, Yusuf Bagaskara, Muhammad Dzulfikar Tri Barry, Aboubacar Biela, Jihan Salsa BUDI UTOMO Dwi Yulia Ulfiani Estu Dwi Saputro Fantofik, Didy Fatih, Muhammad Iqbal Al Fitriana, Tri Anggraini Fitriyan, Yassir Hafidh Ginting, Mohamad Zein Hamdan Athalah Hamidah, Rana Nur Hannin, Shafa Fadilah Hartati, Widiya Ihsan Faizal Ilmi, Tyara Azky Nurul Inggriani Putri, Rachma Meilia Ismail Lutfiriyanto Isman Izi, Arilana Nur Jantung Negara, Kukuh Khaeruddin Hamsin Khoiriyah, Nurul Asma Komala Sari, Putri Kurniawan, Beni Kusumaningrum, Kuswardani Dyah Ayu Kuswardani Dyah Ayu Kusumaningrum Latifah, Winiar Maksum, M. Nur Rochim Misbahati Putri, Bella Mohammad Zakki Azani Mu'izzu, Muhammad Abdul Mubarok, Fahmi Ulum Al Muh Nur Rochim Maksum Muhamad Subhi Apriantoro Muhammad Ali Muhammad Rifki Sofa Izurrohman Muhammad Rifki Sofa Izurrohman Muhammad Wildan Shihab Muhammad Yunus Misfala Muk Andhim Mulathif, Miftahul Huda Nurrokhim Mutohharun Jinan Nabighah, Mahdiani Zahra Najib, Farouq Muhammad Niar, Faathrias Permata Nisa, Arum Khairun Nur Aisyah, Aqiila Khairunisa Nurul Latifatul Inayati Prasetiyo, Wahyu Agung Qolbi, Aisyah Ainul Qoni’ah Al Munasiroh Ramdhani, Deddy Reva Ananda Rudiana Rizka Dwi Oktaviani Roja, Anfaur Rosidi, Muhammad Faruq Abbad Rubiatin Sadaruddin, Maulida Ade Suryani Salsabila, Amalia Santoso, M.A. Fattah Sobari, Ahmad Susilo, Trisno Syamsul Hidayat SYAMSUL HIDAYAT Tanzillal Ula Briliantara Triono Ali Mustofa Trisno Susilo Wakhidia Rahmatu A Widiyarto, Angga Winiar Latifah Yahsyalloh Al Mansyur Yeni Muyasyaroh