Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Upaya Diplomasi VisitBritain dalam Mempromosikan Pariwisata Inggris Pasca Pandemi COVID-19 Heryanti, Neny; Agung Purwanto; Adhiningasih Prabhawati
Al-Ijtima`i: International Journal of Government and Social Science Vol. 10 No. 2 (2025): Al-Ijtima`i: International Journal of Government and Social Science
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Pemerintahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jai.v10i2.6291

Abstract

VisitBritain sebagai Quasi Non-Governmental Organization (Quango) terus memainkan peran penting dalam mendukung pariwisata Inggris Raya (UK). Sektor pariwisata Inggris mengalami penurunan yang signifikan karena pembatasan perjalanan di seluruh dunia menyusul pandemi penyakit virus korona 2019 (COVID-19). VisitBritain telah memimpin banyak pemulihan dengan menarik pengunjung internasional ke Inggris. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan bagaimana VisitBritain telah mempromosikan Inggris di luar negeri pasca-COVID-19. Penulis menerapkan pendekatan kualitatif, menggunakan ruang lingkup Teori Diplomasi Publik dan konsep Quasi Non-Governmental Organization (Quango) untuk menyimpulkan penelitian dari data sekunder. Hasilnya menunjukkan bahwa VisitBritain mengambil beberapa cara untuk meningkatkan volume dan nilai pariwisata masuk, seperti menghubungkan mitra dagang, mempromosikan citra positif Inggris, dan menyelenggarakan acara. Kegiatan VisitBritain dapat dibagi menjadi mendengarkan, advokasi, diplomasi budaya, pertukaran, dan penyiaran internasional untuk memastikan bahwa citra Inggris dipromosikan kepada orang asing. VisitBritain berfokus pada negara-negara dengan pemulihan terkuat termasuk Amerika Serikat, Prancis, Jerman, Spanyol, dan negara-negara Dewan Kerjasama Teluk (GCC). Sebagai kesimpulan, VisitBritain telah meningkatkan kunjungan dan pengeluaran masuk secara signifikan di Inggris
Implementasi Media Augmented Reality Terintegrasi Dengan Virtual Reality Untuk Meningkatkan Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) Bagi Guru MGMP Kimia MA DKI Jakarta Cahyana, Ucu; Agung Purwanto; Annisa Aulia Rahmah; Citra Santikasari
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): PROSIDING SEMINAR NASIONAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT - SNPPM2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan technological pedagogical content knowledge (TPACK) bagi guru kimia di Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) kimia Madrasah Aliyah (MA) Daerah Ibu Kota Jakarta melalui implementasi augmented reality terintegrasi dengan virtual reality. Metode kegiatan yang digunakan dalam kegiatan ini mencakup Focus Group Discussion (FGD), sesi pelatihan dan workshop, serta evaluasi program. Hasil evaluasi tentang pengetahuan media digital menunjukkan bahwa nilai post-test adalah 85,83 atau terdapat kenaikan nilai sebesar 16,25 point dibandingkan sebelum pelatihan. Sebanyak 93,2% peserta memberikan tanggapan positif terhadap program pelatih ini. Penilaian TPACK peserta menunjukkan bahwa pada aspek Technological Knowledge (TK) diperoleh skor di atas 75%, pada aspek Content Knowledge (CK) diperoleh skor sebesar 78%, dan pada aspek Pedagogical Knowledge (PK) dperoleh skor di atas 75%. Integrasi ketiga aspek (TK, PK, dan CK) dalam bentuk TPACK diperoleh penilaian maksimal sebesar 85,7%. Hal ini menunjukkan bahwa pendekatan teknologi media digital  berbasis AR dan VR sangat relevan dan potensial untuk diterapkan dalam meningkatkan TPACK guru-guru kimia. ABSTRACT This community service activity aims to enhance the Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) of chemistry teachers in the Chemistry Subject Teacher Forum (MGMP) at Madrasah Aliyah (MA) in the Jakarta Capital Region through the implementation of augmented reality integrated with virtual reality. The methods applied in this program included Focus Group Discussions (FGD), training and workshop sessions, as well as program evaluation. The evaluation results on digital media knowledge showed that the post-test score was 85.83, indicating an increase of 16.25 points compared to the pre-test. A total of 93.2% of participants gave positive responses to the training program. The TPACK assessment revealed that participants scored above 75% in the Technological Knowledge (TK) aspect, 78% in the Content Knowledge (CK) aspect, and above 75% in the Pedagogical Knowledge (PK) aspect. The integration of these three aspects (TK, PK, and CK) into TPACK resulted in a maximum score of 85.7%. These findings demonstrate that digital media technology based on AR and VR is highly relevant and has strong potential to be applied in enhancing the TPACK of chemistry teachers.  
Klasterisasi Sekolah Menggunakan Algoritma K-Means berdasarkan Fasilitas, Pendidik, dan Tenaga Pendidik Nurahman Nurahman; Agung Purwanto; Sigit Mulyanto
MATRIK : Jurnal Manajemen, Teknik Informatika dan Rekayasa Komputer Vol. 21 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/matrik.v21i2.1411

Abstract

Fasilitas pendidikan merupakan salah satu indikator untuk tercapainya capaian pembelajaran di sekolah. Keberadaan fasilitas, guru, dan tenaga pendidik sangat dibutuhkan pada lingkungan sekolah. Untuk memudahkan pemerintah setempat dalam penanganan pemerataan kebutuhan sekolah, maka diperlukan pengklasteran atau pengelompokan sekolah. Tujuan dari penelitian ini adalah membantu pihak pemerintah dalam mengklaster sekolah tertentu menjadi beberapa cluster, sehingga memudahkan untuk melakukan pendampingan maupun pengadaan kebutuhan sekolah dilingkungan pemerintah Kabupaten Seruyan. Klasterisasi dilakukan dengan menggunakan algoritma K-Means. Penerapan Algoritma K-Means dengan menentukan nilai Cluster yaitu 3. Hasil penelitian menunjukan bahwa setiap Cluster memiliki jumlah keanggotaannya masing-masing. Pada Cluster0 terdiri dari 178 sekolah, Cluster1 terdiri dari 3 sekolah, dan Cluster2 terdiri dari 43 sekolah. Kemudian hasil pemeringkatan Cluster secara berurutan diperoleh dari Cluster1, Cluster0, dan terakhir adalah Cluster2. Selanjutnya dalam pengujian performance algoritma K-Means dengan membagi menjadi 3 Cluster diperoleh nilai Davies Bouldin Index senilai -0,695. Dari hasil pegolahan dan analisis data terdapat 43 sekolah dalam cluster rendah, sehingga penelitian ini merekomendasikan perlu dilakukan pendampingan dan pengadaan kebutuhan sekolah terhadap sekolah cluster rendah oleh dinas pendidikan pada pemerintah kabupaten Seruyan.