Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

The Effect of Profitability and Dividend Policy on Firm Value : (A Case Study on Manufacturing Companies Listed in the Jakarta Islamic Index for the Period 2019–2024) Erwin, Erwin; Zuliansyah , A.; Pratomo, Dimas
Jurnal Maneksi (Management Ekonomi Dan Akuntansi) Vol. 14 No. 4 (2025)
Publisher : Politeknik Negeri Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31959/jm.v14i4.3581

Abstract

Introduction: This study aims to analyze the effect of profitability and dividend policy on firm value among manufacturing companies listed on the Jakarta Islamic Index (JII) during the 2019–2024 period. Firm value in this research is measured using the Price-to-Book Value (PBV) ratio as an indicator of investor perceptions of the company’s prospects. Methods: A quantitative approach is employed, utilizing multiple linear regression analysis with secondary data derived from the annual financial reports of six manufacturing companies selected through purposive sampling. Results: The results of this study are expected to provide empirical evidence on the role of profitability and dividend policy in influencing firm value, supporting signaling theory and stakeholder theory in the context of investment decision-making. This research also offers practical implications for company management in formulating appropriate financial strategies to enhance firm value and investor appeal. Keywords: Profitability, Dividend Policy, Firm Value, Jakarta Islamic Index, Manufacturing Companies
Pengaruh Tingkat Suku Bunga, Kurs Mata Uang Dan Inflasi Terhadap Penanaman Modal Asing (Pma) Dalam Perspektif Ekonomi Islam: Studi Pada Negara ASEAN Yang Termasuk Kategori Lower Middle Income Pada Tahun 2015 – 2024 Atmawijaya, Aldi; Pratomo, Dimas; Ermawati, Liya
EKSISBANK (Ekonomi Syariah dan Bisnis Perbankan) Vol 9 No 2 (2025): EKSISBANK (Ekonomi Syariah dan Bisnis Perbankan)
Publisher : STIES INDONESIA PURWAKARTA Dan MES PURWAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37726/j3h69z14

Abstract

Di negara-negara yang pendapatannya masih menengah kebawah umumnya memiliki keterbatasan pembiayaan untuk melakukan pembangunan, industri, pengadaan teknologi maupun sektor lainnya. Oleh karena itu, penanaman modal asing mejadi salah satu alternatif utama untuk menutupi pembiayaan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat suku bunga, kurs mata uang dan inflasi terhadap penanaman modal asing dalam perspektif ekonomi islam. Penelitian ini menggunaka metode pendekatan secara kuantitatif yang di analisisnya menggunakan metode data panel, populasi studi mencakup negara yang ada dikawasan Asean yang termasuk kategori pendapatan menengah kebawah pada sebagian besar periode tahun 2015 -2024. Metode sampel yang digunakan adalah sampling jenuh, sedangkan teknik analisis data yang dipergunakan adalah data panel dengan menggunakan perangkat lunak EViews 10. Dengan hasil temuan bahwa tingkat suku bunga dan kurs mata uang secara parsial tidak berpengaruh terhadap penanaman modal asing di Asean, sedangkan inflasi berpengaruh positif signifikan terhadap penanaman modal asing di Asean. Namun variabel Tingkat suku bunga, kurs mata uang dan inflasi secara simultan berpengaruh terhadap penanaman modal asing di Asean. Dalam perspektif Ekonomi Islam, pengelolaan variabel tingkat suku bunga, nilai tukar mata uang, dan inflasi hendaknya dilakukan berdasarkan prinsip-prinsip keadilan, transparansi, dan kemaslahatan. Tingkat suku bunga dalam sistem konvensional dipandang tidak sesuai dengan nilai-nilai syariah karena mengandung unsur riba, yang secara tegas dilarang dalam Al-Qur’an. Oleh karena itu, sistem ekonomi Islam mendorong penerapan skema investasi berbasis bagi hasil sebagai alternatif yang lebih adil dan beretika. Nilai tukar mata uang perlu distabilkan melalui kebijakan moneter yang bebas dari praktik spekulatif dan manipulatif, guna menciptakan kepastian dan kepercayaan dalam aktivitas ekonomi. Sementara itu, inflasi harus dikendalikan agar tidak merugikan masyarakat, khususnya golongan berpendapatan rendah, serta agar daya beli tetap terjaga. Dengan pengelolaan ketiga variabel tersebut yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah, diharapkan iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan dapat tercipta di negara-negara yang menerapkan ekonomi Islam.
Analisis Penyaluran Dana Zakat Melalui Program Pemberdayaan Ekonomi Pada Lembaga Zakat Dompet Dhuafa Lampung Nurfikri, M Azkia; Etika, Citra; Pratomo, Dimas
EKSISBANK (Ekonomi Syariah dan Bisnis Perbankan) Vol 9 No 2 (2025): EKSISBANK (Ekonomi Syariah dan Bisnis Perbankan)
Publisher : STIES INDONESIA PURWAKARTA Dan MES PURWAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37726/n9p7kd96

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan kemiskinan yang masih menjadi tantangan di Indonesia, di mana kualitas sumber daya manusia yang rendah dan ketimpangan pendapatan menjadi faktor utama. Zakat sebagai instrumen keuangan syariah memiliki potensi besar untuk mengentaskan kemiskinan melalui penyaluran yang tepat sasaran dan pemberdayaan ekonomi. Dompet Dhuafa Lampung sebagai lembaga amil zakat nasional menjalankan berbagai program pemberdayaan ekonomi untuk meningkatkan kemandirian dan kesejahteraan mustahik, namun pelaksanaannya menghadapi kendala seperti keterbatasan sumber daya dan persaingan dengan lembaga sejenis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Dompet Dhuafa Cabang Lampung dalam menyalurkan dana zakat melalui program pemberdayaan ekonomi guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dhuafa. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi lapangan (field research) serta didukung data sekunder dari laporan lembaga dan literatur terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dompet Dhuafa Lampung telah melaksanakan berbagai program seperti DD Farm, Kantin Kontainer, Bedah Warung, dan Magotin yang berfokus pada peningkatan kemandirian mustahik. Program tersebut berdampak positif terhadap peningkatan pendapatan, keterampilan usaha, dan kesejahteraan penerima manfaat. Kendati demikian, pelaksanaannya masih menghadapi kendala seperti keterbatasan SDM pendamping, dana operasional, serta tantangan dalam mencetak local leader yang kompeten. Selain itu, persaingan dengan lembaga amil zakat (LAZ) lain turut menjadi ancaman bagi keberlangsungan dan kepercayaan muzakki. Melalui konsep no exit program dan wheel entrepreneur, Dompet Dhuafa Lampung berhasil membentuk siklus pemberdayaan berkelanjutan yang menjadikan mustahik mandiri sebagai pembina bagi mustahik baru. Dengan demikian, zakat produktif berperan penting dalam mendorong kemandirian dan pembangunan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Perilaku Konsumtif Generasi Z Di Bandar Lampung: Impulsive Buying Dan Gaya Hidup Dengan Kontrol Diri Sebagai Variabel Moderasi Dalam Perspektif Bisnis Islam Yanti, Laili Heri; Pratomo, Dimas; Nurhayati, Nurhayati
Permana : Jurnal Perpajakan, Manajemen, dan Akuntansi Vol. 17 No. 3 (2025): Special Issue
Publisher : Faculty of Economics and Business, University of Pancasakti Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24905/permana.v17i3.1443

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh impulsive buying dan gaya hidup terhadap perilaku konsumtif Generasi Z di Kota Bandar Lampung, serta menguji peran kontrol diri sebagai variabel moderasi dalam hubungan tersebut. Fokus penelitian diarahkan pada perilaku konsumsi generasi muda yang dipengaruhi oleh impulsive buying dan gaya hidup modern. Kebaruan penelitian ini terletak pada pengintegrasian impulsive buying dan gaya hidup dalam satu model perilaku konsumtif dengan menempatkan kontrol diri sebagai variabel moderasi. Selain itu, penelitian ini dilakukan pada Generasi Z di kota menengah, yaitu Kota Bandar Lampung, serta mengaitkan perilaku konsumsi dengan perspektif bisnis Islam, yang masih terbatas dikaji dalam penelitian sebelumnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data primer yang diperoleh melalui kuesioner. Sampel penelitian diambil menggunakan teknik purposive sampling pada Generasi Z di Kota Bandar Lampung. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling dengan bantuan aplikasi SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa impulsive buying dan gaya hidup berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif Generasi Z. Kontrol diri terbukti memoderasi hubungan antara impulsive buying dan perilaku konsumtif dengan arah memperkuat, sedangkan perannya dalam memoderasi hubungan gaya hidup terhadap perilaku konsumtif tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan dan cenderung melemahkan hubungan tersebut. Penelitian ini terbatas pada Generasi Z di Kota Bandar Lampung, sehingga hasilnya belum dapat digeneralisasi secara luas. Implikasi penelitian ini dapat menjadi dasar bagi akademisi dan praktisi dalam merancang edukasi dan strategi pengelolaan konsumsi yang menekankan penguatan kontrol diri dan nilai moderasi sesuai prinsip bisnis Islam.
The Effect Of Industrial Agglomeration, Education Level, Population And Labor On Regional Income Inequality In Sumatera Island (Panel Data Analysis 2015 – 2024) From The Perspective Of Islamic Economics Elvia Laili Putri; Saefurrohman, Ghina Ulfah; Pratomo, Dimas
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 7 No. 7 (2025): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v7i7.8260

Abstract

This study analyzes the influence of industrial agglomeration, education level, population, and workforce on regional income inequality in Sumatra Island for the period 2015–2024 from an Islamic economic perspective. Data were analyzed using the panel data method and measured by the Gini coefficient. The results of the study indicate that income inequality between provinces in Sumatra is fluctuating but generally still low. Industrial agglomeration, education level, population, and workforce have been shown to influence income inequality. The principle of Islamic economic justice emphasizes the importance of equitable distribution of wealth so that community welfare can be achieved. These findings recommend the need for policies for equitable development and improving the quality of human resources to reduce income inequality in Sumatra Island.
Strategi Pengembangan Pariwista untuk Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Pesisir dalam Perspektif Ekonomi Islam: Studi pada Kecamatan Pesisir Tengah Kebupaten Pesisir Barat Giovano, Andre; Pratomo, Dimas; Mukhminatul Hasimi, Diah
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 8 No. 3 (2026): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v8i3.11291

Abstract

This research aims to analyze the influence of the Tourism Development Strategy on the Economic Empowerment of Coastal Communities in Pesisir Tengah District, Pesisir Barat Regency, viewed through the perspective of Islamic Economics. Coastal tourism holds significant potential as a leading sector that can enhance the welfare of the local community. This study employed a quantitative approach using a survey method, involving 100 respondents from the coastal community in Pesisir Tengah District. The data were analyzed using Simple Linear Regression Analysis and Hypothesis Testing (T-test). The results indicate that the community's perception of both the Tourism Development Strategy and the Economic Empowerment of Coastal Communities variables is in the very high category (above 90%). Statistically, the hypothesis test proves that the Tourism Development Strategy has a positive and significant influence on the Economic Empowerment of Coastal Communities. This is evidenced by the tcount value of 2.482, which is greater than ttable (1.660), with a significance value of 0.015 which is less than 0.05. The implemented strategy, such as capacity building and access to capital, is proven effective in empowering the local economy. Furthermore, this tourism development is assessed as being in alignment with the principles of Islamic Economics, emphasizing maslahah (public interest), justice, and balance in social, economic, and environmental aspects, thereby creating comprehensive and sustainable welfare.