Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

An Experimental Study of The Effectiveness PEOW MODEL Through Applying Quartet Card in Teaching English Writing Mandra Saragih; Novimariono Novimariono
Indonesian Journal of Education, Social Sciences and Research (IJESSR) Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Indonesian Journal of Education, Social Sciences and Research (IJESSR)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/ijessr.v1i1.4880

Abstract

This research deals with an experimental research in which aimed to investigate the effectiveness POEW model assisted Quartet Card in teaching English writing of recount text. The population and the sample of this research are the students of SMP Muhammadiyah 01 Medan academic year 2019/20120, on Jalan Demak No. 3, Sei Rengas Pertama, Medan Area. There are seven classes of garde VIII totally 270 students in which there are only 2 classes were taken as the sample of the research. The two classes are taught through two different model, the experimental class is taught through POEW model assisted Quartet Card and the control class is taught through lecturing Model. The essay test is applied for exploring the effectiveness of applying the model and it finally found that tobserve (4.67) was higher than ttable (2.01) with the degree of freedom (df=58). It means that the alternative hypothesis (Ha) was accepted. In conclusion, the POEW model assisted Quartet Card can effectively promote students’ English writing in recount text. 
MODEL BATU BASAH (BACA TULISKAN, BACA SAMPAIKAN HASILNYA) UNTUK MENGEMBANGKAN BUDAYA LITERASI SEKOLAH DI SMP NEGERI 13 DAN 14 BINJAI Mandra Saragih; Habib Syukri Nasution
JURNAL PRODIKMAS Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.632 KB) | DOI: 10.30596/jp.v1i2.1261

Abstract

Kegiatan IbM ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat baca siswa di sekolah, siswa juga mengalami kesulitan untuk menyampaikan hasil bacaannya dalam lisan dan tulisan, dan sekolah kesulitan dalam mengelola kegiatan literasi di sekolah karena belum semua warga sekolah berpartisipasi dalam kegiatan ini.Adapun metode yang ditawarkan pada kegiatan ini adalah dengan menerapkan pola “Batu Basah” yang merupakan akronim dari proses recepetif menjadi produktif yaitu Baca Tuliskan, Baca Sampaikan Hasilnya. Kegiatan program IbM ini dilaksanakan dalam bentuk pelatihan dan pengelolaan kegiatan membaca kepada pengelola perpustakaan dan seluruh guru di lokasi mitra sebagai bagian penting dalam mengembangkan budaya baca ini. Kemudian beberapa siswa turut pula dilatih tentang tips membaca efektif. Di akhir program, sudah terjadi peningkatan minat baca siswa dan menurunnya tingkat kesulitan siswa dalam menyampaikan hasil bacaan. Ditambah lagi pihak sekolah sudah mulai tersistem dalam mengelola kegiatan literasi di sekolah sehingga semua warga sekolah berpartisipasi dalam kegiatan ini, dan sudah memiliki format untuk menyampaikan hasil bacaan baik dalam bentuk lisan dan tulisan.
Peningkatan Kualitas Pembelajaran Dan Penilaian Berbasis Hots Mandra Saragih; Habib Syukri Nasution
JURNAL PRODIKMAS Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (227.058 KB) | DOI: 10.30596/jp.v4i1.6145

Abstract

AbstrakKurikulum 2013 sebagai acuan kegiatan belajar mengajar mengalami beberapa revisi. Hal tersebut membuat guru mengalami kesulitan dalam melaksanakan pembelajaran seperti yang diamanatkan Kurikulum 2013. Kesulitan tersebut ialah dalam proses pelaksanaan pembelajaran dan penilaian berorientasi keterampilan berfikir tingkat tinggi atau Higher Order Thinking Skills (HOTS), dan keterampilan ini merupakan salah satu sasaran wajib pemerintah untuk menyiapkan peserta didik menghadapi persaingan indusrti abad 21 atau industri 4.0. Situasi ini membuat pihak sekolah membutuhkan pelatihan khusus dan intensif guna memahamkan guru tentang keterampilan berfikir tingkat tinggi (HOTS). Adapun metode yang diberikan pada kegiatan ini adalah menerapkan pola “ In – On” atau ( In Service dan On Service ). Kegiatan kemitraan masyarakat ini dilaksanakan dalam bentuk Pelatihan Guru dengan pola In-On untuk meningkatkan kualitas  pembelajaran dan penilaian berbasis HOTS dengan memperkenalkan metode metakognitif dan metode pembelajaran berbasis masalah (Problem Based Learning) dilokasi sekolah mitra. Setelah dilakukan workshop, secara umum guru di SMP Muhammadiyah telah meningkat kemampuan dalam menyusun soal HOTS. Secara keseluruhan peningkatan mencapai 21, 5%. Workshop ini juga telah menghapus disparitas kemampuan guru dalam menyusun soal. Semua guru telah mampu menyusun indikator pembelajara berdasarkan kata kerja operasional masing-masing ranah pengatahuan dan ranah keterampilan.
The Effect Of Posse (Predict, Organize, Search, Summarize, Evaluate) Strategy To The Students Ability In Reading Comprehension At Grade I In Sma Swasta Tamansiswa Tapian Dolok Bertaria Sohnata Hutauruk; Rina Octavia Simarmata; Mandra Saragih; Febrika Dwi Lestari
EDUTECH Vol 8, No 2 (2022): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/edutech.v8i2.11286

Abstract

This research is focused on the effect of POSSE (Predict, Organize, Search, Summarize, Evaluate) strategy to the students ability in reading comprehension at grade I in SMA Tamansiswa Tapian Dolok. The problem of the research are: (1) Is there any significant effect of using POSSE strategy on students ability in reading comprehension narrative text? (2) Is there any significant effect without using POSSE strategy on students ability in reading comprehension narrative text? (3) What are the effect of using POSSE strategy on students ability in reading comprehension narrative text? The researcher uses the theory (Elin (2016);Fatma (2013);Gomez (2011);Grellet (1999);Pammun (2017);Patel and Jain (2008), Ashadi (2013);Dorn and Soffos (2005);Marlini (2016);Westwood (2001), Knapp and Watkins (2005). The methodology research is quantitative research. The data of this research was collected at grade I in SMA swasta Tamansiswa Tapian Dolok. The researcher used two classes as the sample, where one class was the experimental group and the other one was the control group. The instrument for collecting data was multiple choice for both groups. The data were analyzed by applying T-Test formula. The T-test is higher than T-table (8,86 1.67) at the level sigificant is 5% (0,05) with degree of freedom (df) 60 (31+312 = 60), it means that there is an affect of using POSSE (Predict, Organize, Search, Summarize, Evaluate) strategy to the students ability in reading comprehension. The conclusion is that the students could increase their ability in comprehending narrative text by using POSSE strategy that without POSSE strategy.
Gamifikasi Digital dalam Pembelajaran Pendidikan: Penelitian Pemetaan Peta Melalui Studi Bibliometrik Menggunakan Vosviewer Muhammad Khoirul Fahmi; Mandra Saragih; Pirman Ginting
EDUTECH Vol 9, No 1 (2023): EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial
Publisher : EduTech: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Ilmu Sosial

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/edutech.v9i1.14509

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan penelitian mengenai penggunaan gamifikasi dalam proses pembelajaran dengan pendekatan studi bibliometrik menggunakan vosviewer. Gamifikasi adalah suatu pendekatan pembelajaran dengan menggunakan unsur-unsur dalam permainan atau video game dengan tujuan untuk memotivasi siswa dalam proses pembelajaran dan memaksimalkan perasaan senang dan keterlibatan dengan proses pembelajaran, selain itu media ini dapat digunakan untuk menangkap hal-hal yang menarik minat siswa dan menginspirasi mereka untuk terus melakukannya belajar. Data yang diperoleh dalam penelitian ini berasal dari pencarian jurnal Google Scholar melalui software Harzing's Publish or Perish dan terdapat 980 jurnal yang menjadi fokus data penelitian. Hasil penelitian menunjukkan kajian gamifikasi dalam dunia pembelajaran pertama kali diteliti pada tahun 1970. Juho Hamari menjadi peneliti paling aktif dalam melakukan kerjasama penelitian dengan total 35 dokumen dengan 54 link. Platform, Elemen Desain, dan Niat adalah kata-kata yang paling sering muncul. Topik gamifikasi paling sering muncul dalam penelitian di tahun 2016. Beberapa tema seperti efek motivasi, pendekatan inovatif, simulasi, publikasi merupakan topik yang minim diteliti sehingga hal ini akan membuka celah penelitian bagi peneliti selanjutnya untuk melakukan penelitian pada topik tersebut.
Perancangan Sistem Aplikasi Pembelajaran Bahasa Inggris Berbasis Virtual Reality dan Augmented Reality Indah Purnama Sari; Al-Khowarizmi Al-Khowarizmi; Mandra Saragih; Al Hamidy Hazidar; Asrar Aspia Manurung
sudo Jurnal Teknik Informatika Vol. 2 No. 2 (2023): Edisi Juni
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/sudo.v2i2.249

Abstract

Media pembelajaran berbasis buku teks membuat suasana belajar menjadi kurang menarik bagi siswa, khususnya bagi siswa - siswa sekolah dasar. Hal ini menyebabkan transfer ilmu menjadi terhambat. Kemajuan dalam informasi teknologi telah merambah dunia pendidikan yang menerapkan teknologi informasi sebagai alat bantu dalam pengajaran dan kegiatan pembelajaran seperti animasi visual termasuk teknologi augmented reality. Realitas yang diperbesar teknologi dalam aplikasi pembelajaran bahasa inggris menjadi solusi untuk menarik minat anak SD. Aplikasi ini memiliki dua fitur utama yaitu pembelajaran dan kuis. Pertama, siswa diberikan pengenalan tentang benda-benda di sekitar rumah dalam bahasa Inggris, kemudian diminta untuk mengerjakan soal dalam lingkungan teknologi augmented reality dan virtual reality. Aplikasi ini melakukan beberapa proses yang meliputi pembacaan simbol marker menggunakan kamera, kemudian melakukan tahap pre-processing yaitu adalah proses segmentasi untuk perbandingan penanda simbol. Jika simbol penanda adalah gambar yang memiliki kemiripan dengan data referensi, citra hasil pengenalan akan digunakan untuk menampilkan 3 dimensi obyek. Hasil uji coba menunjukkan bahwa fitur aplikasi ini berjalan dengan baik, dan siswa mempersepsikannya baik membantu untuk memiliki aplikasi ini untuk belajar bahasa Inggris.
Peran Mahasiswa Dalam Peningkatan Kreativitas Atau Keterampilan Meronce Sanggar Bimbingan Kampung Bharu Inna Sabitah; Irfan Dahnial; Syamsuyurnita Syamsuyurnita; Dewi Kesuma Nasution; Mandra Saragih
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i4.2866

Abstract

Kreativitas adalah pola perilaku peserta didik yang aktif, memiliki rasa ingin tahu yang besar, yang tidak bisa diam dan ingin mengembangkan diri sendiri dan orang lain. Kreativitas dapat berupa menghasilkan karya seni, menghasilkan suatu karya kerajinan, menghasilkan suatu produk, membuat suatu gagasan ataupun gebrakan yang memiliki manfaat untuk orang banyak, dll. Kegiatan meronce merupakan salah satu kegiatan yang dapat meningkatkan daya berpikir kreatif serta keterampilan siswa. Adapun tujuan dari kegiatan kreativitas ini adalah berguna untuk meningkatkan daya serta kemampuan kreatifitas siswa, meningkatkan motivasi, merelaksasi pikiran dari jenuhnya belajar. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan sampel 25 orang peserta didik dengan observasi serta dokumentasi dilakukan sebagai bentuk pengumpulan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa persentase keberhasilan pada siklus II meningkat sebesar 20% setelah sebelumnya sudah melakukan siklus I. Hal itu dapat disimpulkan bahwa kegiatan keterampilan meronce berpengaruh pada peningkatan keterampilan dan daya berpikir kreatif peserta didin Sanggar Bimbingan belajar Muhammadiyah Kampong Bharu, Kuala Lumpur Malaysia. Berdasarkan hasil kegiatan itu, siswa jadi lebih senang serta antusias dalam kegiatan yang dibawakan.
Penggunaan Media Pembelajaran Leaflet Berbasis Culture Responsif Teaching Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas 2 Sanggar Bimbingan Kampung Bharu Malaysia Sri Antika; Syamsuyurnita Syamsuyurnita; Mandra Saragih; Suci Perwita Sari
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i3.2913

Abstract

Tujuan Penelitian Ini Mengetahui Penggunaan Media Pembelajaran Leaflet Berbasis Culture Responsif Teaching Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas 2 Sanggar Bimbingan Kampung Bharu Malaysia. Jenis data yang digunakan pada penelitian ini  yaitu penelitian kualitatif. Penelitian menghasilkan data Deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang perilaku yang dapat diamati. Adapun subjek penelitian ini adalah Kepala sekolah, Guru dan Siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Penggunaan Media Pembelajaran Leaflet Berbasis Culture Responsif Teaching Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas 2 Sanggar Bimbingan Kampung Bharu Malaysia dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Minat belajar siswa meningkat ditandai dengan antusias siswa yang sangat tinggi dalam pembelajaran didalam kelas. Siswa tidak lagi berbicara di luar materi dan bermain sendiri ketika pelajaran berlangsung, menyimak pembelajaran, dapat menjawab pertanyaan dari guru, berani bertanya dan berpendapat, senang dan bersemangat dalam kegiatan pembelajaran, dan berani maju tanpa ditunjuk oleh guru. Peningkatan Media Pembelajaran Leaflet Berbasis Culture Responsif Teaching Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Siswa Kelas 2 Sanggar Bimbingan Kampung Bharu Malaysia dapat meningkatkan semangat siswa sehingga terlibat aktif dalam proses pembelajaran
Peran Guru Menggunakan Media Kartu Huruf Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Di Sanggar Bimbingan Muhammadiyah Kepong Malaysia Chairunnisa Utami; Dewi Kesuma Nasution; Syamsuyurnita Syamsuyurnita; Mandra Saragih
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 3 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i3.2917

Abstract

Tujuan penelitian ini mengetahui Peran Guru Menggunakan Media Kartu Huruf Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Di Sanggar Bimbingan Muhammadiyah Kepong Malaysia. Jenis data yang digunakan pada penelitian ini  yaitu penelitian kualitatif. Penelitian menghasilkan data Deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang perilaku yang dapat diamati. Adapun subjek penelitian ini adalah Kepala sekolah, Guru dan Siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penggunaan media kartu huruf sudah cukup baik untuk mengembangkan keterampilan membaca peserta didik kelas 1 Sanggar Bimbingan Muhammadiyah Kepong Malaysia. Lalu setelah dilakukan perbandingan antara penilaian sebelum dan setelah tindakan penggunaan media kartu huruf, dapat disimpulkan bahwa peran guru dalam menggunakan media kartu huruf dinilai berpengaruh positif dan efektif guna meningkatkan kemampuan membaca peserta didik kelas 1 Sanggar Bimbingan Muhammadiyah Kepong Malaysia. Adapun implikasi yang bisa diberikan dari studi ini yaitu penggunaan media pembelajaran berupa kartu huruf menunjukkan adanya peningkatan kemampuan membaca peserta didik kelas 1 Sanggar Bimbingan Muhammadiyah Kepong Malaysia. Adanya beberapa kendala yang dihadapi dapat diatasi dengan berbagai inovasi yang telah dipaparkan pada kesimpulan. Penelitian ini, fokus pembahasan masih di tahap peran guru dalam pengaplikasian media pembelajaran berupa kartu huruf guna mengembangkan keterampilan membaca siswa.
Peningkatan Kemampuan Literasi Numerasi Melalui Program Calistung Di Sanggar Bimbingan Kampung Bharu Kuala Lumpur, Malaysia Sri Wahyuni; Syamsuyurnita Syamsuyurnita; Dewi Kesuma; Mandra Saragih
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 3 No. 4 (2023): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v3i4.3669

Abstract

Gerakan literasi sangat penting untuk di tingkatkan pada setiap sekolah, gerakan literasi dan numerasi pada Sanggar Bimbingan Belajar Kampung Bharu Kuala Lumpur,Malaysia masih tergolong rendah terkhususnya pada kelas rendah masih banyak ditemukan siswa yang belum mengetahui huruf dan angka serta tidak mahir dalam menulis dan membaca. Seiring dengan berkembang nya teknologi pada dunia lebih kurang nya membawa dampak negatife bagi siswa salah satu akibatnya adalah berkurangnya minat siswa untuk belajar mereka hanya senang bahkan kecanduan di depan layar televisi maupun gadget. Maka dari itu sangat di perlukan strategi, metode dan media dalam kegiatan pembelajaran sebagai penunjang aktifnya siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan numerasi siswa melalui program calistung, melalui program ini peneliti berusaha meningkatkan pengetahuan dan kemampuan siswa dalam mengenal huruf dan angka, mahir dalam membaca serta berhitung. Peneliti menggunakan metode secara bertahap yakni, perencanaan kegiatan, pelaksanaan kegiatan, pelaksanaan evaluasi. Hasil dari penelitian adalah selama 4 minggu berlangsung siswa dapat mengenal huruf dan angka serta minat baca siswa meningkat dan lebih cepat menyelesaikan tugas numerasi berupa penjumlahan maupun pengurangan.