Claim Missing Document
Check
Articles

Pengaruh Media Pembelajaran Wordwall Berbasis Kebudayaan Terhadap Keterampilan Menganalisis Siswa Di Sanggar Bimbingan Muhammadiyah Kampung Bharu Malaysia Aulia Dinda Pratiwi; Mandra Saragih
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Terbit
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.32232

Abstract

Studi ini memiliki tujuan untuk mengidentifikasi dampak penggunaan media pembelajaran Wordwall berbasis kebudayaan terhadap keterampilan menganalisis siswa di Sanggar Bimbingan Muhammadiyah Kampung Bharu Malaysia. Metode digunakan dalam penelitian ini menerapkan metode kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Populasi yang dijadikan objek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV, sementara sampel yang digunakan yaitu seluruh sisva kelas IV yang terdiri dari 10 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui beberapa metode, yaitu observasi, tes, dan kuesioner. Adapun teknik analisis data yang diterapkan mencakup uji instrument data dan pengujian hipotesis, diperoleh hasil bahwa pada pre-test, diperoleh nilai t = 25.482 > 1.85955 ttabel dengan df = 9 Serta diperoleh nilai signifikansi sebesar 0.000,>dari 0.05, dengan persentase sebesar 46,40%, kemudian pada post-test, menunjukan peningkatan yang signifikan dimana diperoleh nilai t = 83.422 > 1.85955 dengan df = 9 serta nilai signifikansi 0.000 lebih kecil dari 0.05, maka hasil ini dinyatakan signifikan secara statistik dengan persentase 78,70%. Maka, penggunaan media pembelajaran Wordwall yang berbasis kebudayaan secara signifikan memberikan kontribusi dalam pengembangan keterampilan analisis siswa di Sanggar Bimbingan Muhammadiyah Kampung Bharu, Malaysia. Penggunaan media ini terbukti efektif dalam mendorong keterlibatan siswa, memfasilitasi pemahaman materi secara kontekstual, dan meningkatkan kemampuan berpikir analitis.
PENGGUNAAN MEDIA POWERPOINT INTERAKTIF DAN ALAT PERAGA UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN TEKS FIKSI DI KELAS VI UPT SDN 060857 MEDAN: Penelitian Tindakan Kelas Nurkasihani Br. Manurung; Mandra Saragih; Lydia Roida Sihombing
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.6025

Abstract

This study aims to improve student learning outcomes in fictional text learning for Grade VI students at UPT SD Negeri 060857 Medan through the use of interactive PowerPoint media and concrete teaching aids. Preliminary observations revealed low student interest and suboptimal learning outcomes due to conventional teaching methods and limited use of learning media. This research is a Classroom Action Research (CAR) with a quantitative approach, conducted in two learning cycles. The interactive PowerPoint utilized features such as hyperlinks, short videos, and quizzes, while concrete aids in the form of illustrated characters helped visualize abstract concepts in fictional texts. The findings showed a significant improvement in students’ mastery levels, increasing from 45.83% in cycle I to 95.84% in cycle II. These results indicate that the use of varied and engaging teaching methods and media can enhance student comprehension, interest, and achievement. This study also aligns with the principles of the Merdeka Curriculum, emphasizing differentiated learning and character development through creative and collaborative approaches.
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI KERAGAMAN BUDAYA DAERAHKU MELALUI MEDIA QR BOOK DENGANPENDEKATAN CRT DI KELAS V: Penelitian Tindakan Kelas Gresella Barimbing; Mandra Saragih; Siti Roliah Sari Fatma
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 02 (2025): Volume 11 No. 02 Juni 2025 In Press
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i02.6026

Abstract

This research is motivated by the low learning outcomes of fifth-grade students at SD Negeri 060857 Medan on the topic Cultural Diversity in My Region. Conventional teaching methods and the lack of culturally relevant learning materials have led to low student engagement and comprehension. The aim of this study is to improve student learning outcomes through the use of QR Book media combined with the Culturally Responsive Teaching (CRT) approach. QR Book is a printed medium enhanced with QR codes that link to instructional videos on cultural topics, while CRT emphasizes teaching that connects with students’ cultural backgrounds.This study is a Classroom Action Research (CAR) conducted in two cycles, each consisting of planning, implementation, observation, and reflection stages. The research subjects were 12 fifth-grade students. Data collection instruments included observation sheets, evaluation tests, and documentation.The results showed a gradual improvement in student learning outcomes. The percentage of students who met the learning mastery criteria increased from 33,3% in the pre-cycle to 50% in the first cycle, where interactive PowerPoint was used. In the second cycle, after implementing the QR Book media, mastery increased to 83,3%. These findings indicate that the combination of QR Book and CRT approach effectively enhances student motivation, participation, and learning outcomes.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK INDONESIA (PMRI) DI KELAS IV SDN 060857 MEDAN Riska Meisyi Putri; Mandra Saragih; Irayanti Masta M Silalahi
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 11 No. 03 (2025): Volume 11 No. 03 September 2025 In Build
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v11i03.7782

Abstract

This research is motivated by the low Mathematics learning outcomes of fourth-grade students at SDN 060857 Medan who have not yet reached the Minimum Completion Criteria (KKM) of 70. Based on initial observations, students have difficulty in understanding the concept of fractions. This study aims to improve Mathematics learning outcomes through the implementation of the Indonesian Realistic Mathematics Education Approach (PMRI). The method used is Classroom Action Research (CAR) which was implemented in two cycles in the 2024/2025 Academic Year with a total of 28 students. Each cycle consists of planning, implementation, observation, and reflection stages. The results of the study indicate that the PMRI approach is effective in improving learning outcomes. In cycle I, 19 students (67%) achieved the KKM. After improvements and adjustments to learning in cycle II, the number of students achieving the KKM increased to 26 (92%). In addition, teacher activity and student involvement in the learning process also increased. Thus, the PMRI approach is proven to be able to create contextual and meaningful learning, as well as improve Mathematics learning outcomes in fractions.
PENGARUH PENGGUNAAN MODEL PROJECT BASED LEARNING BERBANTUAN MEDIA MATH POTATO CHIPS TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA Raisha Salsabilla; Mandra Saragih
Al-Irsyad Journal of Mathematics Education Vol 5 No 1 (2026): AL–IRSYAD JOURNAL OF MATHEMATICS EDUCATION
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Darud Da'wah Wal Irsyad Pinrang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58917/ijme.v5i1.747

Abstract

Guru di abad ke-21 harus bereksperimen dengan berbagai inovasi pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan. Metode pengajaran tradisional yang berpusat pada guru dan bergantung pada hafalan digantikan oleh pendekatan yang lebih interaktif dan partisipatif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh Penggunaan Model Project Based Learning Berbantuan Media Math Potato Chips Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas Iii Sd Di Sanggar Belajar Kampung Baru, Malaysia. Metode penelitian pada penelitian ini adalah metode kuantitatif. Subjek pada penelitian ini adalah siswa kelas III dengan siswa sebanyak 5 siswa. Instrumen pada penelitian ini terdiri dari 10 soal pilihan ganda. Sebelum soal diberikan di kelas III, peneliti melakukan uji validitas di kelas IV untuk mengetahui seberapa valid soal yang akan diberikan. Desain penelitian pada penelitian ini adalah One Sample t-test. Berdasarkan hasil yang telah diperoleh, Perolehan rata-rata pretest adalah 58,8. Selanjutnya peneliti melakukan penelitian dengan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning berbantuan media math potato chips. Setelah diberikan perlakuan, selanjutnya peneliti kembali memberikan postets dengan soal yang sama. Perolehan rata-rata pada postest ini adalah 97.4. Adanya peningkatan hasil belajar siswa di kelas III dengan menggunakan model pembelajaran Project Based Learning berbantuan media Math potatos Chips. Dan perolehan nilai signifikan < 0.05 dengan perolehan nilai sig 0.000. Ini berarti adanya Pengaruh Penggunaan Model Project Based Learning Berbantuan Media Math Potato Chips Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Kelas III SD Di Sanggar Belajar Kampung Baru, Malaysia.
Peningkatan Pemahaman Lingkungan Sosial melalui Media Gambar di Kelas I UPT SD Negeri 035942 Gomit Tumpak Simamora; Mandra Saragih
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 04 (2026): April 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman konsep lingkungan sosial melalui penggunaan media gambar pada siswa kelas I UPT SD Negeri 035942 Gomit. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, di mana setiap siklus terdiri atas dua pertemuan yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 15 siswa kelas I semester 1. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan teknik deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa secara bertahap. Pada pra-siklus, nilai rata-rata siswa sebesar 53 dengan ketuntasan klasikal 26,7%. Pada Siklus I, nilai rata-rata meningkat menjadi 71 dengan ketuntasan klasikal 53,3%. Selanjutnya pada Siklus II, nilai rata-rata mencapai 82 dengan ketuntasan klasikal sebesar 86,7%, sehingga telah melampaui indikator keberhasilan yang ditetapkan sebesar 75%. Selain itu, aktivitas belajar siswa juga meningkat dari 72% pada Siklus I menjadi 88% pada Siklus II dengan kategori Baik. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media gambar efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep lingkungan sosial pada siswa kelas I sekolah dasar.
Penerapan Metode Eksperimen untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Materi Organ Pernapasan Manusia pada Siswa Kelas V SD Negeri Simartugan Jehe Robinhod Tambun; Mandra Saragih
Jurnal Intelek Insan Cendikia Vol. 3 No. 05 (2026): MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar IPA materi organ pernapasan manusia pada siswa kelas V SD Negeri Simartugan Jehe akibat pembelajaran yang masih berpusat pada guru dan kurang melibatkan siswa secara aktif. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPA melalui penerapan metode eksperimen. Penelitian menggunakan jenis Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 15 siswa kelas V. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes hasil belajar, observasi, dan dokumentasi. Instrumen penelitian telah melalui validasi isi (content validity) melalui expert judgment serta dikontrol konsistensinya melalui penggunaan kisi-kisi soal, indikator observasi, dan rubrik penskoran yang sama pada setiap siklus. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar siswa secara bertahap. Pada pra siklus, nilai rata-rata kelas sebesar 59,33 dengan ketuntasan klasikal 26,67%. Pada Siklus I, nilai rata-rata meningkat menjadi 69,00 dengan ketuntasan 53,33%, sedangkan pada Siklus II meningkat menjadi 78,40 dengan ketuntasan klasikal mencapai 86,67%. Selain itu, aktivitas siswa dan kualitas pengelolaan pembelajaran guru juga mengalami peningkatan. Dengan demikian, penerapan metode eksperimen efektif dalam meningkatkan hasil belajar IPA materi organ pernapasan manusia pada siswa kelas V SD Negeri Simartugan Jehe.
Multilingual Practices in Indonesian Social Media Communication: Evidence from a Digital Sociolinguistic Survey Mandra Saragih; M Afiv Toni Suhendra Saragih
English Teaching and Linguistics Journal (ETLiJ) Vol 7, No 2 (2026): ETLiJ - English Teaching and Linguistics Journal
Publisher : English Teaching and Linguistics Journal (ETLiJ)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/etlij.v7i2.31675

Abstract

The rapid growth of social media has transformed multilingual communication practices and intensified the occurrence of code-mixing and code-switching in digital interactions. This study investigates multilingual practices among Indonesian social media users by examining the influence of social identity, digital community affiliation, and language prestige within the framework of digital sociolinguistics. A quantitative approach employing a correlational survey design was adopted involving 312 Indonesian social media users selected through proportional random sampling. Data were collected using a 35-item Likert-scale questionnaire and analyzed using descriptive statistics, Pearson correlation, and multiple regression analysis with the assistance of IBM SPSS Statistics 27. The findings revealed that multilingual practices among Indonesian users were generally high, with language prestige emerging as the strongest predictor, followed by social identity and digital community affiliation. Collectively, these variables explained 62.4% of the variance in multilingual practices. The study confirms that multilingual communication in social media is a socially situated and technologically mediated phenomenon rather than merely a reflection of bilingual competence. The findings contribute to the development of digital sociolinguistics and provide implications for multilingual literacy and language education in contemporary digital environments.
Efektivitas Modul Ajar BigBook Etnosains Panganan Pulut Sumut Terhadap Keterampilan Psikomotorik Siswa Kampung Bharu Malaysia Gema Mega Middo Air Simanjuntak; Suci Perwita Sari; Mandra Saragih
CIVICUS : Pendidikan-Penelitian-Pengabdian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 13, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/civicus.v13i1.29998

Abstract

Permasalahan Penelitian ini adalah rendahnya keterampilan psikomotorik siswa SD. Dalam rangka pemecahan masalah diperlukan yang sesuai dengan tujuan meningkatkan keterampilan psikomotorik siswa khususnya keterampilan kinerja selama  dalam proses pembelajaran. Tujuan utama penelitian untuk mengetahui Efektivitas Modul Ajar Bigbook Etnosains Panganan Pulut Khas Sumatera Utara terhadap Keterampilan Psikomotorik Siswa SD di  Kampung Bharu Kuala Lumpur Malaysia. Penelitian ini menerapkan pendekatan kuantitatif dan menerapkan metode eksperimen, pengumpulan data penelitian ini ialah performance test. Penelitian ini menggunakan sampel jenuh. Sampel penelitian yaitu 8 siswa kelas VI Sanggar Bimbingan Kampung Bharu. Sementara teknik analisis data adalah uji expert judgement dan uji hipotesis. Data yang diperoleh menggunakan uji hipotesis untuk memberikan efektivitas yang akan diterapkan. Diketahui akibat uji statistik menyatakan bahwa nilai sig (2-tailed) 0,000 yang lebih kecil  dari 0,05. Fakta ini telah diterima dan juga tidak diterima. Dengan demikian, dapat disimpulkan  Modul Ajar Bigbook Etnosains Panganan Pulut Khas Sumatera Utara mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap Keterampilan Psikomotorik Siswa SD di Sanggar Bimbingan Kampung Bharu Kuala Lumpur Malaysia. The problem of this research is the low psychomotor skills of elementary school students. In order to solve the problem, it is necessary to be in accordance with the aim of improving students' psychomotor skills, especially performance skills during the learning process. The main objective of the study was to determine the effectiveness of the Teaching Module of the Ethnoscience Bigbook Pulut Food Typical of North Sumatra on the Psychomotor Skills of Elementary Students in Kampung Bharu Kuala Lumpur Malaysia. This research applies a quantitative approach and applies experimental methods, this research data collection is performance test. This study used a saturated sample. The research sample was 8 grade VI students of the Kampung Bharu Guidance Studio. While the data analysis technique is expert judgment test and hypothesis testing. The data obtained using hypothesis testing to provide the effectiveness to be applied. It is known that the result of the statistical test states that the sig (2-tailed) value is 0.000 which is smaller than 0.05. This fact has been accepted and also not accepted. Thus, it can be concluded that the Teaching Module of Ethnoscience Bigbook Panganan Pulut Typical of North Sumatra has a significant influence on the Psychomotor Skills of Elementary Students in Guidance Studio Kampung Bharu Kuala Lumpur Malaysia
The Use of Education Game Media with Animated Videos to Improve Vocabulary Mastery of Secondary School in Thailand Henny Sembiring; Mandra Saragih
International Journal of Education, Language, Literature, Arts, Culture, and Social Humanities Vol. 4 No. 2 (2026): May: International Journal of Education, Language, Literature, Arts, Culture, a
Publisher : FKIP, Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/ijellacush.v4i2.1975

Abstract

Vocabulary mastery is a fundamental component of English language learning, particularly in EFL contexts where students have limited exposure to English outside the classroom. However, many secondary school students in Thailand still experience difficulties in acquiring basic English vocabulary, which affects their comprehension and classroom participation. This study investigates the effectiveness of education game media with animated videos in improving students’ English vocabulary mastery. The study employed a quantitative approach using a one-group pre-test and post-test quasi-experimental design. The participants were 15 secondary school students from one class in a Thai secondary school. Data were collected through vocabulary tests administered before and after the implementation of animated video-based instruction integrated with game activities. The instructional treatment was conducted over four meetings during regular English lessons. The data were analyzed using descriptive statistics and inferential analysis to examine differences between pre-test and post-test scores. The findings indicate that education game media with animated videos has a significant positive effect on students’ vocabulary mastery. The use of animated visuals, audio input, and interactive games promotes active engagement and supports vocabulary learning more effectively than traditional instruction.